Waspadai Kerusakan di Tulang Rawan yang dapat Mengganggu Aktivitas Anda

Waspadai Kerusakan di Tulang Rawan yang dapat Mengganggu Aktivitas Anda –  Tulang rawan dapat mengalami kerusakan dan apabila kondisi tersebut menimpa, maka tulang rawan pun akan menipis, serta pada permukaan dari tulang rawan tersebut jadi tak rata. Efek yang ditimbulkan yakni adanya gesekan antara tulang dan mengakibatkan rasa nyeri. Tak hanya itu, pengapuran pada sendi lutut juga bisa diakibatkan karena bentuk sendi tak normal. Disebutkan jika tindakan valgus atau menekuk ke luar, maupun varus atau menekuk ke dalam. Keadaan atau kondisi tersebut dapat menyebabkan beban tubuh tak lagi di tempat yang ideal atau seharusnya, tetapi bergeser menuju arah dalam atau luar. Untuk bagian yang mengalami beban berat pun akan mengalami pengapuran dengan lebih cepat, dibandingkan pada bagian yang tak ada beban. Mari baca selengkapnya.

Kerusakan di tulang Rawan

Jika kerusakan di tulang rawan dialami oleh Anda maka gerakan tak lagi mulus. Dan ujung-ujung tulang akan bertemu kemudian bergesekan satu dengan yang lainnya. Kerusakan tulang rawan dapat merangsang pertumbuhan tulang baru dalam sendi di tubuh, di mana istilah medis untuk ini adalah “Osteofit”. Apabila ada Osteofit tersebut maka rasa nyeri pun akan bertambah parah dibandingkan sebelumnya, yang sudah pasti akan mengakibatkan aktivitas sehari-hari Anda menjadi ikut terganggu.

Anda harus mengetahui jika sejauh ini pada kalangan orang awam, masih banyak yang salah kaprah dalam mengartikan osteoporosis dengan pengapuran. Di mana untuk osteoporosis itu merupakan kondisi di mana terjadi pengeroposan tulang, sementara untuk osteoarthritis merupakan kerusakan di kartilago atau tulang rawan sendi. Dalam menentukan jika pengapuran di sendi itu terjadi atau tidak, tak hanya dengan menjalankan pemeriksaan fisik saja, melainkan dokter pun akan menjalankan pemeriksaan penunjang yang memang dibutuhkan. Contohnya saja dengan pemeriksaan foto rontgen, metode pemeriksaan ini memiliki peranan penting dalam mengetahui keadaan atau kondisi dari sendi lutut, serta membantu memperkirakan derajat kerusakan. Apabila memang dicurigai terdapat masalah di jaringan lunak, contohnya yakni di ligamen atau urat, maupun di tendon pada sendi lutut, pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging atau MRI perlu untuk dilakukan.

kenali kerusakan tulang rawan - Waspadai Kerusakan di Tulang Rawan yang dapat Mengganggu Aktivitas Anda

Dengan pemeriksaan tersebut maka adanya robekan akan dapat ditemukan, dan juga penyakit yang lainnya. Di jaringan lunak pada daerah lutut, contohnya adalah tendon, ligamen, atau otot. Faktor penyebab terjadinya kerusakan itu bervariasi, beberapa di antaranya karena infeksi atau trauma. Mengenai proses pengobatan silahkan baca di bawah ini.

Pengobatan

Berdasarkan pendapat seorang dokter yang memang spesialis di bidang ini disebutkan jika terdapat beberapa lini terapi yang bisa dipakai dalam mengatasi problem pengapuran di sendi lutut. Umumnya tahap awal akan diberikan obat untuk menghilangkan rasa nyeri. Atau AINS, Obat Anti Inflamasi Non Steroid, ibuprofen, seminal asam mefenamat, dan piroksikam pun juga bisa dipakai.

Efek samping

Penggunaan obat-obatan tersebut ternyata juga memiliki efek samping, efek samping yang dapat terjadi yaitu gangguan lambung. Selain obat yang diminum, juga ada yang bisa diberikan untuk anti-nyeri, dengan cara dioleskan langsung pada permukaan kulit. Dengan bentuk spray atau jel yang disemprotkan langsung pada area kulit di sekitar lutut. Untuk jenis AINS terbaru dikenal dengan nama COX-2 inhibitor. Jika memakai obat ini, maka efek sampingnya yakni juga ke saluran cerna, tetapi lebih kecil, dibandingkan menggunakan obat AINS yang biasa. Memang belakangan diketahui juga jika penggunaan obat ini dapat mengakibatkan resiko terserang stroke dan jantung, karena itu pemakaian obat tersebut untuk penderita yang mempunyai serangan stroke dan jantung harus lebih berhati-hati, dokter juga akan melihat histori pasien. Sekian artikel tentang waspada kerusakan di tulang rawan, semoga bermanfaat.