15 Persen Diubah Menjadi Pecahan Biasa

By | 13 Agustus 2022

15 Persen Diubah Menjadi Pecahan Biasa.


Unduh PDF


Unduh PDF

Menidakkan bilangan antara uang, pecahan (fraksi), dan desimal merupakan keterampilan ilmu hitung nan terdahulu. Setelah mempelajarinya Anda akan luang bahwa konsepnya lalu keteter. Anda enggak akan cuma mengarifi mandu mengubah bilangan-suratan kerdil yang mendukung Anda mengerjakan tentamen, tetapi pun berguna bakal melakukan kalkulasi keuangan/finansial.

  1. 1

    Bikin menafsirkan uang jasa menjadi desimal, pindahkan tanda desimal dua tempat ke kiri.
    Kecuali tertulis sebaliknya, dalam uang jasa, tera puluh terdapat di ujung angka terakhir. Andai contoh, bayangkan 75% sebenarnya terbantah sebagai 75,0%. Menularkan tanda desimal dua arena ke kiri meniadakan persen menjadi desimal. Cara tersebut setolok halnya dengan membagi kodrat dengan 100. Konseptual:
    [1]

    • 75% diubah menjadi 0,75
    • 3,1% diubah menjadi 0,031
    • 0,5% diubah menjadi 0,005
  2. 2

    Tampilkan persen bak retakan 100.
    Menuliskan sebuah ketentuan sebagai pecahan 100 adalah cara sederhana lain lakukan menggambar tip. Nilai berpunca persen menjadi pembilang dari pecahan tersebut, sedangkan 100 menjadi penyebutnya. Sederhanakan rekahan ke bentuknya yang terkecil.

    • Ideal: 36% berubah menjadi 36/100.
    • Untuk mudahnya, carilah ponten tertinggi yang timbrung ke dalam bilangan 36 dan 100. Dalam kasus ini, skor tersebut adalah 4.
    • Tentukan berapa kali 4 masuk ke privat bilangan 36 dan 100. Saat Anda sederhanakan, jawabannya merupakan 9/25.
    • Lakukan menyelidiki bahwa Anda mutakadim mengerjakan pengubahan dengan bermoral, bagilah 9 dengan 35 (0,36) dan kalikan dengan 100 (36%). Skor tersebut harus begitu juga angka persen semula.
  3. 3

    Hilanglah tanda uang jasa.
    Lekas setelah uang jasa diubah menjadi desimal ataupun pecahan, pemakaian nama % bukan tepat lagi. Ingatlah bahwa persen berarti “perseratus”, jadi jika Beliau lupa bikin menghilangkan tanda persen setelah mengubahnya (menjadi bentuk desimal atau pecahan), jawaban Anda enggak akan lagi terhubung dengan seratus.
    [2]

    Iklan

Baca juga:   Apa Yang Terjadi Setelah Para Rasul Menerima Roh Kudus
  1. 1

    Kalikan desimal dengan 100 kerjakan mengubahnya menjadi persen.
    Dengan perkenalan awal lain yaitu menularkan tera puluh dua tempat ke sebelah kanan. Persen berarti “perseratus”, jadi desimal akan menjadi “perseratus” sesudah dikalikan. Jangan pangling untuk menambahkan merek/bunyi bahasa uang lelah (%) setelah mengamalkan perkalian.
    [3]

    Bagaikan contoh: 0,32 menjadi 32%, 0,07 menjadi 7%, 1,25 menjadi 125%, 0,083 menjadi 8,3%.

  2. 2

    Ubah puluh berakhir menjadi pecahan.
    Desimal berakhir merupakan takdir desimal yang tak tautologis. Pindahkan nama puluh ke tempat sebelah kanan sebanyak nilai puluh yang ada. Ketentuan tersebut sekarang menjadi pembilang berpangkal pecahan tersebut. Tentatif angka penyebutnya yakni 1 dengan ponten nihil sebanyak desimal yang ada dalam ganjaran awal. Sebagai langkah akhir, sederhanakan pecahan tersebut.
    [4]

    • Sebagai contoh: 0,32 memiliki dua wadah desimal. Pindahkan tanda desimal dua tempat ke kanan dan bagilah dengan 100, hasilnya: 32/100. Dengan 4 sebagai faktor persemakmuran (pembilang dan penyebut), pecahan tersebut dapat disederhanakan menjadi 8/25.
    • Contoh lain: 0,8 hanya memiliki suatu gelanggang desimal. Pindahkan cap puluh suatu tempat di sebelah kanan dan bagilah dengan 10, hasilnya: 8/10. Dengan 2 sebagai faktor persekutuan, pecahan tersebut dapat disederhanakan menjadi 4/5.
    • Buat memeriksanya, Engkau layak menjatah retakan yang dihasilkan, dan pastikan bilangan tersebut sama dengan puluh semula: 8/25 = 0,32.
  3. 3

    Ubahlah puluh iteratif menjadi pecahan.
    Desimal repetitif merupakan predestinasi desimal yang mempunyai rangkaian kredit yang repetitif secara terus-menerus. Misal contoh, jika kadar desimal berulang tersebut yakni 0,131313… dalam angka tersebut ada 2 puluh berulang (13 adalah iteratif). Tentukan berapa banyak desimal berulang yang terserah kemudian kalikan desimal tersebut dengan 10n, di mana n yaitu jumlah desimal berulang.
    [5]

    • Seumpama contoh, 0,131313… dikalikan dengan 100 (10 pangkat 2) dan kita akan mendapatkan hasil 13,131313…
    • Untuk menentukan pembilang (angka nan suka-suka di atas), kurangkan adegan berulang dari desimal. Misal paradigma, 13,131313… – 0,131313… = 13, sehingga pembilangnya adalah 13.
      [6]
    • Untuk menentukan penyebutnya (angka nan ada di bawah), kurangkan 1 berusul angka yang Dia gunakan cak bagi mengalikan. Bagaikan eksemplar, 0,131313… dikalikan dengan 100, makara penyebutnya adalah 100 – 1 = 99.
    • Belahan penghabisan buat 0,131313… merupakan 13/99
    • Beberapa contoh tambahan:
      • 0,333… menjadi 3/9
      • 0,123123123… menjadi 123/999
      • 0,142857142857… menjadi 142857/999999
      • Jika perlu, jadikan pecahan tersebut menjadi bentuk terkecil. Bagaikan teoretis, 142857/999999 menjadi 1/7.

    Iklan

Baca juga:   Garis Sejajar Pada Gambar Berikut Ditunjukkan Oleh
  1. 1

    Bagilah pembilang dengan penyebut bagi memungkiri retakan menjadi desimal.
    Artikan garis pemisah antra pembilang dan penyebut sebagai “dibagi dengan”. Dengan kata tak setiap rekahan x/y dapat diartikan seumpama x dibagi dengan y.
    [7]

    • Umpama cermin: Pecahan 4/8 menghasilkan angka desimal 0,5.
  2. 2

    Tentukan jumlah titik desimal.
    Banyak bilangan tidak saling menjatah rata satu sepadan bukan. Jikalau Kamu membaginya, Ia harus menentukan berapa banyak tempat desimal yang perlu diberikan pada jawaban Beliau. Sering kali, standarnya adalah dua tempat desimal. Ingatlah aturan pembulatan detik memendekkan sebuah pecahan: takdirnya angka berikutnya ialah 5, lakukan pembulatan ke atas kerjakan angka sebelumnya. Sebagai contoh, 0,145 dibulatkan menjadi 0,15.

    • Sebagai contoh: Pecahan 5/17 menghasilkan angka desimal 0,2941176470588…
    • Angka desimal buncit dapat ditulis sebagai 0,29.
  3. 3

    Bagilah retakan dan kemudian kalikan dengan 100 untuk mengubahnya menjadi uang jasa.
    Seperti halnya Sira menafsirkan pecahan menjadi desimal, bagilah pembilang dengan penyebut. Kalikan angka desimal nan dihasilkan dengan 100 dan tambahkan simbol komisi (%) bagi mengakhiri proses pengubahan.
    [8]

    • Jika Anda mempunyai 4/8, pendistribusian 4 dengan 8 akan memberi hasil 0,50, kemudian mengalikan angka tersebut dengan 100 akan memberi hasil 50. Penyisipan label persen (%) membentuk jawaban akhir Anda menjadi 50%.
    • Beberapa paradigma pelengkap:
      • 3/10 = 0,30 * 100 = 30%
      • 5/8= 0,625 * 100 = 62,5%

    Iklan

  • Mengetahui tabulasi waktu akan banyak membantu Anda.
  • Waspadalah para hawa pada umumnya tahu jika seseorang sudah lalu memperalat mesin hitung. Sekiranya (menurut kebiasaan) Kamu tidak semoga menggunakan mesin hitung, mungkin yang terbaik ialah tidak menggunakannya.
  • Banyak kalkulator yang punya tombol pecahan. Hal ini bisa kaprikornus memungkinkan untuk menggunakan kalkulator untuk mengurangi pecahan ke buram terkecil. Lakukan mengetahuinya lebih rinci, bacalah kunci petunjuk (manual) kalkulator tersebut.
Baca juga:   Fermentasi Asam Laktat Ditandai Dengan Tidak Terbentuknya

Iklan

Peringatan

  • Pastikan bahwa tanda desimal mampu plong kancah yang tepat.
  • Ketika melakukan pengubahan bersumber pecahan menjadi puluh, pastikan cak bagi menjatah pembilang dengan penyebut.

Iklan

Hal nan Anda Butuhkan

  • Plano dan pensil
  • Kalkulator tolok

Mengenai wikiHow ini

Pekarangan ini sudah diakses sebanyak 1.607.349 boleh jadi.

Apakah artikel ini mendukung Anda?

15 Persen Diubah Menjadi Pecahan Biasa

Source: https://id.wikihow.com/Mengubah-Persen,-Pecahan,-dan-Desimal