Home  »  Edukasi   »   Analisis Kebutuhan Sumber Daya Dalam Telekomunikasi

Analisis Kebutuhan Sumber Daya Dalam Telekomunikasi

By | 11 Agustus 2022

Analisis Kebutuhan Sumber Daya Dalam Telekomunikasi.

Kebutuhan Sumber Daya dalam Jaringan-Telekomunikasi


Menganalisis Kebutuhan Sendang Gerendel intern Telekomunikasi


A. Kebutuhan Telepon dalam Telekomunikasi


           Saat ini telepon kepal sepertinya sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kita.


Tak peduli tingkat ekonomi, justru usia, telepon kepal sudah menjadi suatu beban bakal dimiliki.Telepon genggam adalah kendaraan telekomunikasi dua sisi nan bisa memunculkan dan merespon kabar puas saat bersamaan. Telepon genggam tidak lagi belaka berfungsi perumpamaan media komunikasi pada era kini, tetapi bisa bagi melicinkan jalannya memikul, menunjukkan who we are dengan brand telepon genggam itu sendiri, bahkan bikin sebuah media hiburan dan media sosialisasi (seperti facebook, twitter yang sekarang sudah lalu bisa diakses melalui ponsel dengan mudahnya).


B.   Dampak Riil pecah Eksploitasi Ponsel


            Privat kehidupan sosial ponsel telah mengubah kehidupan manusia dengan pendirian nan berlainan, nan mempengaruhi cara bekerja, arwah pribadi dan hubungan antar cucu adam.




1. Perikatan Antar Manusia.


            Dampak positif ponsel pertama merupakan, eksploitasi ponsel meningkatkan konektivitas, baik jarak dekat maupun jarak jauh, dan mengurangi jumlah hari dimana kita lain bisa berkomunikasi dengan basyar lain. Dahulu kita mesti hadir secara fisik dengan seseorang di era pra-handphone, tetapi waktu ini kita dapat berucap dengan seseorang dimana belaka, sambil berjalan-jalan alias duduk di cafe.


2. Manjapada Kerja dan Komersial


             Selain mempengaruhi komunikasi pribadi kita, dampak positif ponsel bak kebutuhan primer lagi telah mempengaruhi cara kita berbuat bisnis.


3. Dampak Demografis


             Dampak riil ponsel memiliki yuridiksi yang farik pada demografis yang berbeda. Pemukim yang tua lontok, terutama mereka nan memiliki masalah mobilitas, bisa mengurangi rasa terisolasi dengan menggunakan ponsel dan tidak bergantung pada kunjungan dari hamba allah lain untuk tetap berhubungan dengan dunia luar.


4. Keberagaman Komunikasi


             Dampak positif ponsel yang terakhir ini adalah memungkinkan seseotrang untuk berkomunikasi dalam beraneka macam pendirian, terdaftar panggilan, pesan teks, IM (Instant Messaging), dan email. Berkomunikasi melalui teks memungkinkan seseorang lakukan melakukan percakapan dengan manusia lainyang mungkin tidak tepat kerjakan dilakukan di depan awam atau di programa tertentu, seperti dalam sebuah acara bersebelahan.




C.   Dampak Negatif Telepon.


             Dampak merusak ini merupakan ketagihan ponsel tersebut sekiranya namun hanya dibiarkan begitu doang akan berhasil fatal terhadap kondisi penggunaaan ponsel. Efek ketergantungan nan terjadi akan semakin samudra dan merusak psikologis terhadap dirinya seorang. Salah satu penyebab utama yang demap menjadi arketipe kecanduan ponsel yaitu fasilitas akses yang diberikan oleh ponsel digdaya tersebut. Dengan kemudahan semua akal masuk itulah pengguna merasa mempunyai kesan spesifik terhadap hal baru yang ditawarkan oleh ponsel pintarnya tersebut.


1. Kepribadian Momongan.


             Dampak negatif penggunaan ponsel yang paling kecil mencolok lega anak adalah perubahan tingkah laku.


2. Kesehatan.


             Dampak negatif pendayagunaan ponsel bakal kesehatan tertuju puas pola tidur seseorang detik seorang anak menggunakan telepon dan GSM secara berlebihan akan mengakibatkan kesulitan tidur pada lilin batik hari.


3. Tingkat Usia Umum.


             Dengan menggangap ponsel itu primer,itu menandakan banyak org yang mempunya atma sendiri dengan ponselnya,dan artinya banyak org yg semakin lain peka lega lingkungan itu mengakibatkan Semakin melunturnya angka kepatutan dan sopan santun.


4. Kemalasan.


             Dengan ponsel publik kini lebih cenderung menjadi mahajana yang berat tulang karena hanya dengan ponsel dapat mengerjakan berbagai aktifitas komunikasi sehingga proses interaksi secara bersama-sama atau berhadapan dengan hamba allah bukan pelik dilakukan.






1.     Analisis dan Peninjauan Lapangan.


          Cara menganalisis dan peninjauan lapangan kerjakan membangun jaringan telekomunikasi yaitu dengan melakukan tinjauan daerah nan akan dilalui jaringan  sebagaimana medan area, jarak antar pemakai dan bukan sebagainya. Karena hal-hal tersebut sangat mempengaruhi cara membangun jaringan telekomunikasi, baik perubahan peranti nan dipakai, sampai kecepatan transfer yang dapat digunakan jaringan tersebut.


2.     Analisis Kebutuhan Mata air Pusat Telekomunikasi.


          Sumberdaya n domestik komunikasi menjadi tonjolan / pusat perhatian makanya setiap orang yang menggunakan telekomunikasi tersebut, baik itu client/pengguna maupun administrator jaringan telekomunikasi tersebut.


Privat menganalisis sumberdaya komunikasi ada beberapa faktor ideal bagi dipertimbangkan setiap administrator ialah      :


1.  Kebutuhan pemakai/client.


2.  Total Pengguna Lazimnya


3.  Kecepatan Transfer


4.  Biaya Oprasional.


Sekiranya kebutuhan pemakai adv amat banyak/complite maka sumberdaya telekomuniksi tersebut harus ditingkatkan juga,sama dengan faktor lainnya.


3.     Amatan Kebutuhan Perangkat Dalam Telekomunikasi.


            Selain menganalisis sumberdaya, menganalisis kebutuhan radas privat telekomunikasi sekali lagi merupakan keadaan terdahulu.


      Pendirian analisisnya diantaranya yaitu      :


Meninjau/melihat perangkat apa saja yang digunakan oleh setiap user internal mengakses telekomunikasi. Karena tidak semua user memperalat gawai nan sama dalam bertelekomunikasi.


Tambahan pula lagi dengan keberagaman radas komunikasi nan digunakan user, juga mempengaruhi alat-alat yang terbiasa disediakan oleh administrator jaringan komputer seyogiannya dapat mengkompitablekan telekomunikasi lega perangkat user.




 Macam – macam jaringan telekomunikasi            :


1.      Wireline   (Jaringan Kabel)


2.      Wireless (Jaringan Tanpa Benang tembaga)


3.      Jaringan dengan modem


4.      Jaringan dengan bintang beredar


      Jaringan dawai yang dapat digunakan privat wireless yakni       :


1.      Benang besi coaxial


2.      Twisted pair


3.      Serabut optik


      Variasi-jenis kabel    :


1. Kabel coaxial


2. Twisted pair


3. Serat optik


4. Kabel UTP


  # NIC


  # Router


  # Switch


  # PC


  # Modem


  # Antena penyinar.





Analisis kebutuhan perlengkapan dalam telekomunikasi



1. WIRELINE ( Berkabel ).


  Wireline yaitu bineka sendang resep yang dimiliki bikin berkomunikasi secara elektronik,atau Jaringan internet tanpa benang kuningan. Kabel nan digunakan yakni :


  1. Kabel Coaxcial.


      Kabel coaxial ialah jenis kabel yang punya dua buah penghantar konduktor konkret kabel solid terbuat bermula tembaga sebagai inti, kemudian dilapisi penjolok isolator dan dililit kembali oleh penghantar berupa kabel serabut yang terbuat mulai sejak tembaga atau alumunium sebagai penghantar episode asing. Kelebihan Kabel Coaxial.






Kabel coaxial memiliki harga nan lebih murah dibandingkan dengan kabel fiber optik. · Kabel coaxial memiliki kecepatan transmisi cukup tinggi biarpun memiliki keterbatasan kerumahtanggaan hal jangkauan. · Walaupun internal proses instalasinya cukup rumit, namun Benang tembaga coaxial peka terhadap pertanda. · Teknologi nan digunakan pada jaringan kabel coaxial habis umum, mengingat kabel ini mutakadim digunakan sejak puluhan tahun lalu. Kelemahan Dawai Coaxial ·

Untuk ki memenungkan ukurannya kabel coaxial memerlukan ketelitian yang strata, sehingga memadai rumit dalam proses instalasi.
Kabel coaxial cenderung bertambah mahal dalam biaya pemeliharaan yang dibutuhkan. Kabel jenis ini lewat rentan terhadap temperature di dalam kabel. Lingkup persneling data berbunga kabel coaxial terbilang terbatas, sehingga membutuhkan repeater yang digunakan untuk memperkukuh sinyal di jarak yang jauh.
2. Benang tembaga Twisted Pair.

Gambar-Jenis-Jenis-Kabel-Jaringan-Twisted-Pair


Kabel Twisted Pair ialah sebuah tulang beragangan model berbunga suatu kabel di mana 2 (dua) konduktornya digabungkan dengan pamrih bagi mengurangi ataupun tambahan pula meniadakan dari adanya gangguan elektromagnetik nan cak semau berpokok luar. Kabel ini dibedakan menjadi 3, ialah UTP,STP,dan,FTP
 denotasi twisted pair cable yakni sebuah buram benang kuningan yang dua konduktornya digabungkan dengan tujuan bikin mengurangi alias memungkirkan gangguan elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari benang tembaga n partner terpilin tak terlindung (UTP cables), dan wicara cagak (crosstalk) di antara saingan telegram nan berdekatan.
3. Dawai Serat Optik (Fiber Optik)
 Kabel jaringan fiber optik yakni satu jenis benang tembaga nan diperuntukkan sebagai media transmisi melekat (guieded/wireline) keefektifan kemustajaban pengungsian perputaran data internal dunia jaringan komputer.




Kebaikan Kabel FO:
Transmisi data 10 s.d. 100 Mbps,
Delay ataupun perian koneksi antarkomputer cepat,
Transmisi data berjalan dengan lampias
Biaya peralatan tercapai
 Kelemahan Benang kuningan FO:
Penggunaan kurang pada suatu tempat yang tergapai kabel
Waktu bagi instalasi lama
Membutuhkan gelanggang dan lokasi jaringan permanen
Membutuhkan biaya perawatan rutin
Sulit untuk berpindah medan

 2. WIRELESS ( Minus Kabel).

  Wireless ialah jaringan komputer yang menghubungkan komputer tak atau dengan internet tanpa memperalat kabel, dapat diganti dengan menunggangi:




1. Gelombang elektronik Radio
2. Sinar inframerah
3. Bluetooth
4. Gelombang mikro



 Kepentingan :


Mobilitas : Jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara sungguhan-time kepada pengguna jaringan di mana saja sejauh produktif intern batas aksesnya.
Kederasan Instalasi : Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena enggak membutuhkan kabel nan harus dipasang ibarat penghubung.
Fleksibilitas ajang : Jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksibel terhadap tempat, farik dengan jaringan kabel yang tak mungkin untuk dipasang tanpa kabel.
Hemat Biaya : Bila terjadi perpindahan gelanggang, rekapitulasi biaya dapat ditekan walaupun investasi awal sreg jaringan nirkabel ini bertambah samudra biayanya berpokok pada jaringan kabel. Biaya instalasi bisa diperkecil karena enggak membutuhkan kawat dan biaya proteksi pun lebih murah.
Kemampuan Lingkup : Konfigurasi jaringan dapat diubah berpunca jaringan peer-to-peer cak bagi kuantitas pengguna yang sedikit menjadi jaringan infrastuktur yang lebih banyak.
 Kehilangan :
Gigi data tetapi 1-2 Mbps yang jumlahnya jauh lebih minus bila dibandingkan dengan jaringan yang memperalat kabel.
Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu suatu sama lainnya.
Biaya peralatannya mahal.
Adanya delay alias waktu koneksi yang lautan.
Adanya problem propagasi radio, seperti tertunda, terpantul, dan banyak sumber interferensi.
Produktivitas jaringan mempunyai keterbatasan yang disebabkan spektrumnya enggak besar (pita frekuensiny a tidak dapat diperlebar).
Keamanan data maupun kerahasiaan data abnormal terjamin.
Sinyalnya berputusan (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda yang mencegat sinyal.

3. JARINGAN DENGAN MODEM.

Modem yakni perangkat keras pada jaringan komputer untuk menghubungkan Local Distrik Network dengan jaringan Internet. Modem mengubah komunikasi dua arah yang awalnya dari sinyal digital menjadi sinyal analog ataupun sebaliknya. Sinyal digital dikirimkan bersumber komputer jinjing kemudian berubah menjadi sinyal analog.

 Jenis – jenis modem pada jaringan internet :
Modem Privat merupakan sebuah kartu nan dipasangkan pada slot motherboard. Keuntungan modem ini adalah prinsip pemasangannya mudah dan harganya relatif lebih murah.
Modem Eksternal adalah modem yang dipasang diluar komputer, biasanya ditancapkan lega slot USB.
Modem nan memperalat alat angkut telegram yaitu sebuah modem nan menggunakan kabel sebagai media perantaranya (konseptual: TV benang tembaga dan jaringan telepon).
Modem tanpa benang besi, modem ini memperalat media tanpa benang tembaga bikin perantaranya (ideal: modem GSM, Modem CDMA dan lain-lain).
4. KOMUNIKASI DENGAN SATELIT
 Komunikasi tanpa kabel yang memperalat satelit sebagai penerang, akseptor dan penguat. Sistem komunikasi ini menggunakan gelombang sebagai penghantar datanya.Contohnya :


Antena : Fragmen vital berpunca suatu pemancar atau penyambut yang berfungsi kerjakan mengacapi sinyal radio ke awan. Fungsi : Menidakkan sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke mega / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena kembali bisa berfungsi buat memufakati sinyal elektromagnetik (Akseptor energy elektromagnetik berusul ruang objektif ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Plong radar atau sistem komunikasi satelit, sering dijumpai sebuah antena nan melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) serta merta. Cuma, lega sebuah teleskop radio, antena hanya menjalankan fungsi penerima saja.
Televisi dan radio Alat penyampaian informasi yg menunggangi gelombang laksana penghantar sinyal suara miring dan lembaga.
Komunikasi selular Menggunakan transmisi radio untuk mengirimkan sinyal informasi.
VSAT (dari Very Small Aperture Halte) yakni stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan penampang kurang terbit tiga meter. Kebaikan utama dari VSAT adalah untuk memufakati dan mengirim data ke satelit.

Analisis Kebutuhan Sumber Daya Dalam Telekomunikasi

Source: https://muhammadsetiawanfajar.blogspot.com/2019/11/kebutuhan-sumber-daya-dalam-jaringan.html

Baca juga:   Persamaan Berikut Yang Termasuk Persamaan Garis Lurus Adalah