Apa Makna Mukjizat Yang Dilakukan Oleh Yesus Tersebut

By | 10 Agustus 2022

Apa Makna Mukjizat Yang Dilakukan Oleh Yesus Tersebut.

Berasal Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia objektif

Mukjizat Yesus Kristus
merupakan beberapa tindakan supranatura yang dilakukan oleh Yesual[1]
nan dikaitkan dengan Yesus semasa hidup-Nya di dunia ini n domestik naskah-skrip kristen dan Islam. Menurut Bibel Yohanes, saja sejumlah mukjizat belaka nan tercatat (Yohanes 21:25). Kebanyakan darinya adalah eksorsisme, serta menyembuhkan sosok nyeri, membangkitkan cucu adam nan telah meninggal, dan mengendalikan kalimantang.[2]
[3]
Mukjizat-mukjizat yang dilakukan Yesus bahkan diakui perumpamaan situasi nyata yang dikonfirmasi maka itu beberapa pihak nan lain menyukai Yesus Kristus.[4]

Dalam Injil Sinoptik (Matius 16:1-4, Matius 12:38-40, Markus 8:11-12, Lukas 11:29-30), Yesus mendorong untuk memberikan suatu tanda (mengerjakan mukjizat) demi membuktikan otoritas-Nya.[5]
Dalam Injil Yohanes, Yesus diceritakan melakukan sapta mukjizat yang menjadi ciri pelayanan-Nya, berangkat berpunca menidakkan air menjadi anggur sampai pada membangkitkan Lazarus nan sudah lalu meninggal.[6]

Bagi kebanyakan galangan Kristen dan Muslim, mukjizat-mukjizat tersebut adalah peristiwa sejarah yang positif.[7]
[8]
[9]
Provisional yang lain, tersurat Kekristenan liberal,[10]
menganggap narasi-cerita tersebut yaitu kiasan atau metafora;[11]
[12]
beberapa juru dari Abad Pencerahan mengambil satu pendekatan yang sangat syak terhadap klaim atas semua mukjizat tersebut.[13]

Jenis Mukjizat

[sunting
|
sunting sumber]

Privat
The Miracles of Jesus, H. Van der Loos menguraikan dua kategori terdepan terkait mukjizat-mukjizat yang dilakukan Yesus yaitu: mukjizat yang berdampak pada insan lain (misalnya: Orang buta dari Betsaida, dan disebut “pengobatan”) dan mukjizat “pengendalian alam” (misalnya: Yesus bepergian di atas air). Lampau ia mengategorikan mukjizat penyembuhan menjadi 3 diversifikasi: pengobatan di mana suatu penyakit disembuhkan, eksorsisme dimana setan-setan diusir, dan pembangkitan anak adam yang telah mati. Dalam pandangan Karl Bath, Konversi Yesus merupakan keunikan khas di antara mukjizat-mukjizat tersebut karena terjadi atas diri Yesus sendiri.[14]

Menurut Craig Blomberg, satu karakteristik yang suka-suka pada semua mukjizat yang dilakukan Yesus dalam kisahan-kisah di Injil adalah bahwa Ia melakukannya tanpa sagu hati dalam bentuk apapun atas kesembuhan yang dipedulikan orang-individu, tidak begitu juga beberapa imam raksasa sreg zaman Yesus hidup di dunia yang mengenakan biaya pada mereka yang mengalami kesembuhan.[15]
Dalam Matius 10:8 Ia meminta para peserta-Nya seyogiannya bukan memimpikan honorarium saat menghidangkan hamba allah lain: “Ia telah memperolehnya dengan belaka-doang, karena itu berikanlah pula dengan cuma-hanya”.[15]

Pengobatan khalayak sakit

[sunting
|
sunting sumber]

Kebanyakan keajaiban nan tertulis dalam Perjanjian Baru adalah yang mencantol penyakit dan cacat. Injil mengasihkan gambaran yang majemuk dalam tiap episode, kadang kala Yesus memulihkan hanya dengan mengatakan beberapa introduksi, atau dengan menempatkan tanganNya, dan lainnya menggunakan benda lainnya (seperti ludah atau lumpur) (Yohanes 9:6). Mukjizat-mukjizat itu lazimnya dicatat dalam ketiga Injil Sinoptik, dan bilang juga di Injil Yohanes.

Pengusiran setan

[sunting
|
sunting sumber]

Menurut Injil Sinoptik, Yesus melakukan banyak pengusiran setan bermula hamba allah-makhluk yang kemasukan setan. Mereka dicatat privat ketiga Injil Sinoptik, tetapi tak di Injil Yohanes.

Mengendalikan umbul-umbul

[sunting
|
sunting sumber]

Injil menyadari bilang kisah tentang kuasa Yesus terhadap alam, sebagaimana memberi makan 5000 manusia, menghentikan badai ki akbar, dan berjalan di atas air.

Kuasa atas mortalitas

[sunting
|
sunting mata air]

Keempat kitab Alkitab n domestik bagian Perjanjian Baru Alkitab Kristen melaporkan tiga peristiwa di mana Yesus menggarangkan orang mati

  1. anak kuntum Yairus,
  2. anak asuh adam janda di Nain
  3. Lazarus

Selain itu, Yesus koteng angot dari mortalitas, yang yaitu mukjizat terbesar, karena jika ketiga individu nan dibangkitkan itu kemudian senyap kembali, kebangkitan Yesus bukan berparak sampai sejauh-lamanya. Lain ada pun mortalitas kedua.

Mujizat nan dicatat

[sunting
|
sunting sumber]

privat Injil Matius

[sunting
|
sunting sumur]

  • Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta (Matius 8:1-4)
  • Yesus mengobati hamba seorang perwira di Kapernaum (Matius 8:5-13)
  • Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus dan makhluk-orang lain (Matius 8:14-17)
  • Yesus meredakan kilangangin kincir bersanggit (Matius 8:23-27)
  • Yesus menyembuhkan dua orang nan kerasukan (Matius 8:28-34)
  • Yesus memulihkan hamba allah mandek (Matius 9:1-8)
  • Yesus mengobati anak asuh kepala rumah fetis dan perempuan nan sakit pendarahan (Matius 9:18-26)
  • Yesus menyembuhkan mata dua orang buta (Matius 9:27-31)
  • Yesus memulihkan seorang tunawicara (Matius 9:32-34)
  • Yesus menyembuhkan orang plong hari Sabat (Matius 12:9-15a; orang yang tangannya mati jihat)
  • Yesus menyembuhkan koteng yang kerasukan setan (Matius 12:22-37)
  • Yesus memberi makan lima ribu orang (Matius 14:13-21)
  • Yesus melanglang di atas air (Matius 14:22-33)
  • Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret (Matius 14:34-36)
  • Yesus menyembuhkan anak perempuan seorang perempuan Kanaan (Matius 15:22-28)
  • Yesus memulihkan banyak orang sakit (Matius 15:29-31)
  • Yesus memberi makan catur ribu sosok (Matius 15:32-39)
  • Yesus menyembuhkan koteng anak cukup umur yang ngilu ayan (Matius 17:14-18)
  • Yesus membayar bea bikin Kuplet Almalik (Matius 17:27)
  • Yesus mengobati dua orang buta (Matius 20:29-34)
  • Yesus mengutuk tanaman ara (Matius 21:18-19)
  • Kebangkitan Yesus
    (Matius 28:1-10)

dalam Injil Markus

[sunting
|
sunting sumber]

  • Yesus mengusir ifrit di Kapernaum (Markus 1:23-28)
  • Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus dan orang-orang tidak (Markus 1:29-34)
  • Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta (Markus 1:40-45)
  • Yesus menyembuhkan cucu adam lumpuh (Markus 2:1-12)
  • Yesus menyembuhkan bani adam pada hari Sabat (Markus 3:1-6)
  • Yesus menyembuhkan banyak bani adam (Markus 3:7-12)
  • Yesus meredakan badai (Markus 4:35-41)
  • Yesus melagak hantu puaka berbunga orang Gerasa (Markus 5:1-20)
  • Yesus membangkitkan anak pemudi Yairus dan menyembuhkan seorang kuntum yang sakit pendarahan (Markus 5:21-43)
  • Yesus membagi bersantap lima ribu orang (Markus 6:30-44)
  • Yesus bepergian di atas air (Markus 6:45-52)
  • Yesus menyembuhkan orang-manusia sakit di Genesaret (Markus 6:53-56)
  • Perempuan Siro-Fenisia yang percaya (Markus 7:24-30)
  • Yesus menyembuhkan sendiri tuli (Markus 7:31-37)
  • Yesus membagi makan empat ribu anak adam (Markus 8:1-10)
  • Yesus menyembuhkan seorang buta di Betsaida (Markus 8:22-26)
  • Yesus melagak vitalitas dari seorang anak asuh yang tunawicara (Markus 9:14-29)
  • Yesus memulihkan Bartimeus (Markus 10:46-52)
  • Yesus mengutuk pokok kayu ara (Markus 11:12-14; 20-26)
  • Kebangkitan Yesus
    (Markus 16:1-8)
Baca juga:   Sikap Awal Gerakan Langkah Silang Dalam Aktivitas Gerak Berirama Adalah

dalam Injil Lukas

[sunting
|
sunting sumber]

  • Yesus mengeluarkan diri berbunga orang-khalayak yang hendak mencurangi Engkau (Lukas 4:28-30)
  • Yesus menyembuhkan ibu mertua Simon Petrus dan orang-manusia lain (Lukas 4:38-41)
  • Yesus memanggil Petrus dan saudaranya (Lukas 5:1-11)*Yesus mengamalkan mukjizat menerobos Simon
  • Yesus memulihkan seorang nan lindu kusta (Lukas 5:12-16)
  • Yesus mengobati bani adam lumpuh (Lukas 5:17-26)
  • Yesus menyembuhkan orang puas perian Sabat (Lukas 6:6-11)
  • Yesus memulihkan hamba sendiri perwira di Kapernaum (Lukas 7:1-10)
  • Yesus membangkitkan anak muda di Nain (Lukas 7:11-17)
  • Yesus meredakan angin bersanggit (Lukas 8:22-25)
  • Yesus mencerai-beraikan demit dari orang Gerasa (Lukas 8:26-39)
  • Yesus membangkitkan anak asuh perempuan Yairus dan memulihkan koteng perempuan yang remai pendarahan (Lukas 8:40-56)
  • Yesus membagi makan lima ribu orang (Lukas 9:10-17)
  • Yesus gebah nyawa bermula seorang anak nan remai (Lukas 9:37-43a)
  • Yesus menyembuhkan pemudi bungkuk nan dirasuk roh (Lukas 13:10-17)
  • Yesus memulihkan makhluk yang sakit busung air (Lukas 14:1-6)
  • Yesus mengobati sepuluh orang kusta (Lukas 17:11-19)
  • Yesus menyembuhkan seorang buta damping Yerikho (Lukas 18:35-43)
  • Yesus menyembuhkan telinga Malkhus nan abtar (Lukas 22:50-51)
  • Kebangkitan Yesus
    (Lukas 24:1-12)

n domestik Injil Yohanes

[sunting
|
sunting sumber]

  • Yesus meniadakan air menjadi berpangku tangan (Yohanes 2:1-10)
  • Yesus menyembuhkan momongan seorang sida-sida istana (Yohanes 4:46-53)
  • Yesus mengobati sendiri rewel di Betesda (Yohanes 5:1-9)
  • Yesus memberi makan panca mili turunan (Yohanes 6:1-15)
  • Yesus bepergian di atas air (Yohanes 6:16-21)
  • Yesus mencelikkan alat penglihatan koteng yang buta sejak lahir (Yohanes 9:1-12)
  • Yesus menggiatkan Lazarus dari kematian (Yohanes 11:38)
  • Kebangkitan Yesus
    (Yohanes 20:1-10)
  • Yesus memberikan hasil tangkapan 153 ekor ikan (Yohanes 21:4-6)

Pandangan dan penafsiran

[sunting
|
sunting sumber]

Latar belakang budaya

[sunting
|
sunting sendang]

Adanya mukjizat sudah diyakini secara luas plong masa sekitar masa kehidupan Yesus di dunia ini. Para batara dan sekeping dewa sama dengan Herakles (lebih dikenal dengan nama Romawinya: Herkules), Asklepios (batara pengobatan Yunani) dan Isis dari Mesir, semuanya dianggap telah menyembuhkan orang sakit dan menggalakkan orang yang sudah sunyi.[16]
Sejumlah nanang bahwa basyar biasa (fana), jika patut terkenal dan berbudi sani, bisa melakukan kejadian nan sama; ada pun mitos-saga mengenai pemikir begitu juga Pythagoras dan Empedocles meredakan badai di laut, menghalau wabah problem, disambut sebagai dewa.[17]
Bilang makhluk Yahudi lagi mempercayai bahwa Nabi Elisa menyembuhkan penderita kusta dan menggalakkan orang yang telah meninggal.[18]
Pencapaian Apollonius terbit Tyana pada abad pertama, walau terjadi setelah kehidupan Yesus, digunakan oleh penentang Kekristenan pada abad ke-3 untuk menyatakan bahwa Yesus Kristus tidaklah kalis ataupun ilahi (Eusebius dari Kaisarea adalah penentang kritikan tersebut).[19]

Bibel-bibel permulaan ditulis bentrok dengan latar pinggul periode Helenistik dan keyakinan Yahudi akan mukjizat dan perbuatan-ragam menakjubkan lainnya sebagai pertanda — istilah ini digunakan secara eksplisit intern Bibel Yohanes untuk menggambarkan mukjizat Yesus — dipandang melegalkan kredibilitas dari anak adam-basyar bijak yang ilahi.[20]

Penafsiran terdepan Kekristenan

[sunting
|
sunting sumber]

Kebanyakan umat Kristen meyakini bahwa mukjizat-mukjizat nan dilakukan Yesus merupakan peristiwa memori dan bahwa karier-pekerjaan ajaib-Nya itu ialah satu bagian terdahulu dalam kisah hidup-Nya di manjapada, ogok keAllahan-Nya dan persatuan hipostatik dalam diri-Nya (dua kodrat Yesus andai bani adam dan Yang mahakuasa).[21]
Mereka memandang Yesus yang mengalami rasa lapar, erak, dan meninggal marcapada saat spirit di manjapada ini sebagai bukti manusiawi-Nya; dan mukjizat-mukjizat yang dilakukan-Nya dipandang andai bukti keilahian-Nya.[22]
[23]
[24]

Berbagai notulis Kristiani juga memandang mukjizat-mukjizat yang dilakukan Yesus bukanlah sekadar tindakan nan menunjukkan kurnia dan kemahakuasaan-Nya, sekadar lebih sebagai perbuatan selalu belas kasih dan kemurahan hati yang dilakukan-Nya untuk menunjukkan rahmat kepada khalayak-orang berdosa dan yang mengalami kesengsaraan.[21]
Setiap mukjizat-Nya mengandung ajaran-ajaran tertentu.[25]
[26]

Seperti yang disampaikan n domestik Injil Yohanes 20:30, tidaklah mungkin menuliskan semua mukjizat nan dilakukan Yesus saat Dia hidup di dunia, sekadar mukjizat-mukjizat yang dituliskan dalam kitab-kitab Alkitab dipilih untuk dituliskan dengan alasan: umpama penyataan kemuliaan Allah dan misal pembuktian. Yesus mengemukakan bahwa “pekerjaan”-Nya merupakan bukti perutusan-Nya dan ilahiah-Nya, dan plong Yohanes 5:36 Yesus menyatakan bahwa “pekerjaan” yang dilakukan-Nya punya nilai validasi yang jauh lebih lautan dibandingkan dengan kesaksian Yohanes Pembaptis.[21]
Yohanes 10:37-38 mengutip kata-prolog Yesus:[27]

“Seandainya Aku tidak melakukan jalan hidup-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi takdirnya Aku melakukannya dan sira tak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pencahanan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengarifi dan mengarifi, bahwa Bapa di kerumahtanggaan Aku dan Aku di internal Bapa.”[28]
Baca juga:   Jelaskan Pengertian Alquran Secara Etimologi Menurut Pendapat Al Lihyani

Dalam wahi Masehi, mukjizat-mukjizat Yesus lebih sebagai suatu sarana bagi menyodorkan pesan-Nya —sebagaimana juga pengajaran-Nya. Banyak diantaranya menekankan pentingnya iman dari sang penyambut mukjizat, misalnya saat mukjizat berjalan di atas air Rasul Petrus berbintang terang suatu pelajaran berguna dimana plong saat itu imannya goyah dan engkau berangkat tenggelam.[29]
Kemudian saat penyembuhan sepuluh basyar abras Yesus mengatakan:[30]
[31]

“Berdirilah dan pergilah, imanmu mutakadim mengetanahkan beliau.”[32]

Bermacam ragam penulis Kristen telah membahas mukjizat-mukjizat nan dilakukan Yesus secara panjang gempal dan menempakan motif tertentu sreg setiap mukjizat, misalnya Dwight Pentecost menyatakan bahwa mukjizat “berjalan di atas air” lebih berfokus sreg pertautan Yesus dengan para murid-Nya ketimbang bahaya yang dialami mereka atau mukjizat itu sendiri. Dan mukjizat tersebut dirancang secara khusus oleh Yesus buat mengajar para pelajar sepatutnya, saat mengalami ki kesulitan, mereka teradat mengelepai sepenuhnya sreg iman mereka akan Yesus.[33]
Tentatif Donahue dan Harrington berpendapat bahwa narasi mukjizat atas momongan perempuan Yairus mengajarkan mengenai iman nan teguh cak semau dalam si perempuan yang mengalami pendarahan walau sira berada intern situasi nan tampaknya tiada maksud; dan kesembuhan diperoleh beruntung keyakinannya, dimana saat perempuan tersebut disembuhkan, Yesus mengatakan padanya: “Imanmu telah menyelamatkan engkau”.[34]

Dalam Islam

[sunting
|
sunting sendang]

Kerumahtanggaan Selam, juga diakui adalnya Mukjizat Yesus atau
Mukjizat Isa
(Arab:معجزات عيسى) laksana kemampuan luar lazim yang dimiliki Nabi Isa lakukan membuktikan kenabiannya, karena Isa diperkuat oleh
Ruhul Qudus.[35]
[36]

Mukjizat Isa diantaranya adalah:

  • Dapat berbicara sewaktu masih bayi,[37]
    bakal menerangkan bahwa engkau sendiri nabi yang diutus kerjakan bani Israel
  • Membuat tanah seperti burung kemudian meniupkan spirit, lalu tanah itu menjadi burung,[38]
  • Menyembuhkan orang buta,[38]
  • Memulihkan manusia yang berpenyakit sopak,[38]
  • Menghidupkan pula orang nan mutakadim sepi,[38]
  • Diberi kemampuan mengawasi situasi-peristiwa nan ghaib melalui panca inderanya sungguhpun ia lain menyaksikannya secara langsung,[38]
  • Mengedrop nafkah dari langit karena permintaan Hawariyun,[39]

Wacana

[sunting
|
sunting mata air]


  1. ^


    (Inggris)
    Elwell, Walter A., ed. (2001).
    Baker Theological Dictionary of the Bible. Baker Academic. ISBN 978-0801022562.





  2. ^


    (Inggris)
    Graham H. Twelftree, Jesus the Miracle Worker: A Historical and Theological Study (InterVarsity Press, 1999) page 263.

  3. ^


    (Inggris)
    H. Van der Loos, 1965
    The Miracles of Jesus, E.J. Brill Press, Netherlands.

  4. ^


    (Inggris)
    Lee Strobel.
    The Case for Faith: A Journalist Investigates the Toughest Objections to Christianity, October 1, 2000, Zondervan, ISBN 0-310-22015-7.

  5. ^


    (Inggris)
    Robert W. Funk, Roy W. Hoover, and the Jesus Seminar.
    The five gospels.
    HarperSanFrancisco. 1993. p. 72-73.

  6. ^


    (Inggris)
    Stephen L. Harris, Understanding the Bible. Palo Alto: Mayfield. 1985. “John” p. 302-310

  7. ^


    (Inggris)
    Heribert Busse, 1998
    Selam, Judaism, and Christianity, ISBN 1-55876-144-6 page 114

  8. ^


    (Inggris)
    Graham H. Twelftree,
    Jesus the miracle worker: a historical & theological study
    ISBN 0-8308-1596-1 page 19

  9. ^


    (Inggris)
    Gary R. Habermas, 1996
    The historical Jesus: ancient evidence for the life of Christ
    ISBN 0-89900-732-5 page 60

  10. ^


    (Inggris)
    Ann-Marie Brandom, “The Role of Language in Religious Education,” in
    Learning to Teach Religious Education in the Secondary School: A Companion to School Experience
    (Routledge, 2000), p. 76

  11. ^


    (Inggris)
    Linda Woodhead, “Christianity,” in
    Religions in the Beradab World
    (Routledge, 2002), pp. 186

  12. ^


    (Inggris)
    The Making of American Liberal Theology: Imagining Progressive Religion 1805–1900, edited by Gary J. Dorrien (Westminster John Knox Press, 2001)

  13. ^


    (Inggris)
    Mark Allan Powell,
    Jesus as a Figure in History: How Modern Historians View the Man from Galilee
    (Westminster John Knox Press, 1998), page 22.

  14. ^


    (Inggris)
    Karl Barth
    Church dogmatics
    ISBN 0-567-05089-0 page 478
  15. ^


    a




    b




    (Inggris)
    Craig L. Blomberg (2009).
    Jesus and the Gospels: An Introduction and Survey. B & H Academic. hlm. 197. ISBN 0-8054-4482-3.





  16. ^


    (Inggris)
    Wendy Cotter, “Miracles in Greco-Roman antiquity: a sourcebook” (Routledge, 1999) pp.11-12

  17. ^


    (Inggris)
    Wendy Cotter, “Miracles in Greco-Roman antiquity: a sourcebook” (Routledge, 1999) pp.37-38

  18. ^


    (Inggris)
    Wendy Cotter, “Miracles in Greco-Wajah antiquity: a sourcebook” (Routledge, 1999) pp.50-53

  19. ^


    (Inggris)
    Everett Ferguson, Michael P. McHugh, Frederick W. Norris, “Encyclopedia of early Christianity, Volume 1”, p.804

  20. ^


    (Inggris)
    Watson E. Mills, Roger Aubrey Bullard, “Mercer dictionary of the Bible” (Mercer University Press, 1991) p.61
  21. ^


    a




    b




    c




    (Inggris)
    Driscoll, J.Tepi langit. (1911), “Miracle”,
    The Catholic Encyclopedia, Transcribed for New Advent by Don Ross, New York: Robert Appleton Company





  22. ^


    (Inggris)
    Lockyer, Herbert.
    All the Parables of the Bible. Zondervan, 1988. ISBN 978-0-310-28111-5. p.25

  23. ^


    (Inggris)
    Brande, William Thomas, George William Cox.
    A dictionary of science, literature, & art. London, 1867, also Published by Old Classics on Kindle, 2009, page 655

  24. ^


    (Inggris)
    Ramm, Bernard L.
    An Evangelical Christology: Ecumenic and Historic. Regent College Publishing, 1993. ISBN 1-57383-008-9. p.45

  25. ^


    (Inggris)
    Maguire, Robert.
    The Miracles of Christ. Ulan Press, 2012. Asin: B009QMIYOW. p.133

  26. ^


    (Inggris)
    Wiersbe, Warren W.
    Classic Sermons on the Miracles of Jesus. Kregel Academic & Professional, 1995. ISBN 0-8254-3999-X. p.132

  27. ^


    (Inggris)
    The emergence of Christian theology
    by Eric Francis Osborn 1993 ISBN 0-521-43078-X page 100

  28. ^


    Yohanes 10:37-38

  29. ^


    Perkins, Pheme (1988).
    Reading the New Testament: An Introduction. Paulist Press. hlm. 54. ISBN 0-8091-2939-6.





  30. ^


    (Inggris)
    Marthaler, Berard L. (1993).
    The creed: the apostolic faith in contemporary theology. Twenty-Third Publications; 3rd Revised edition. hlm. 220. ISBN 0-89622-537-2.





  31. ^


    (Inggris)
    Lockyer, Herbert (1988).
    All the Parables of the Bible. Zondervan. hlm. 235. ISBN 978-0-310-28111-5.





  32. ^


    Lukas 17:19

  33. ^


    (Inggris)
    Dwight Pentecost .The words and works of Jesus Christ.
    Zondervan, 1980. ISBN 0-310-30940-9, p.234

  34. ^


    (Inggris)
    John R. Donahue, Daniel J. Harrington.
    The Gospel of Mark.
    Zondervan 1981. ISBN 0-8146-5965-9 p.182

  35. ^


    …dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam bilang mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus.
    (Al Baqarah 2:253)

  36. ^


    (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu pada periode Aku melantangkan kamu dengan Ruhul Qudus. Sira dapat berucap dengan manusia pada perian masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) lega waktu Aku mengajar kamu menggambar, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu ia mewujudkan dari tanah (suatu bentuk) yang berwujud zakar dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi titit (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) plong tahun kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) pada musim kamu mengeluarkan orang lengang dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) pada masa Aku membancang Bani Israil (terbit keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengutarakan kepada mereka wara-wara-keterangan yang konkret, suntuk insan-orang kafir di antara mereka bercakap: “Ini tidak tak melainkan sihir yang nyata”.
    (Al Maa’idah 5:110).

  37. ^

    Al-Qur’an:
    “…dan anda berbicara dengan makhluk dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan anda adalah tertera individu-khalayak yang alim.”
    (Al-Imran 3:46)
  38. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    …dan (sebagai) Nabi kepada Anak laki-laki Israil (yang bersuara kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah menclok kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membentuk buat dia semenjak tanah berbentuk ceceh; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor ceceh dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang nan buta sejak bersumber lahirnya dan orang nan berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang beliau makan dan barang apa nan sira simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada nan demikian itu yaitu suatu tanda (legalitas kerasulanku) bagimu, sekiranya kamu bukan main-sungguh beriman.
    (Al-Imran 3:49)

  39. ^


    (Ingatlah), detik pengikut-pengikut Isa berkata: “Hai Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu memangkalkan hidangan dari langit kepada kami?.” Isa menjawab: “Bertakwalah kepada Allah jika kamu serius hamba allah yang beriman.” Mereka berkata: “Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami optimistis bahwa kamu sudah lalu berkata bersusila kepada kami, dan kami menjadi anak adam-cucu adam nan menyaksikan hidangan itu.” Isa putera Maryam berdoa: “Ya Tuhan kami turunkanlah semoga kepada kami satu suguhan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya cak bagi kami yaitu orang-hamba allah yang bersama kami dan nan datang setelah kami, dan menjadi label bikin otoritas Sira; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki Yang Minimum Utama.”
    (Al-Maidah 5:112-115)
Baca juga:   Computational Thinking Melatih Otak Untuk Terbiasa Berpikir Secara

Bibliografi

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Indonesia)
    Bob Phillips, “Find It in the Bible – Lists, Lists, and more List”, Immanuel, Jakarta 2007
  • Trench, Richard Chenevix,
    Notes on the miracles of our Lord, London: John W. Parker, 1846 and many later editions
  • Brown, Raymond E.
    An Introduction to the New Testament,
    Doubleday, 1997 ISBN 0-385-24767-2
  • Brown, Raymond E. et al.
    The New Jerome Biblical Commentary
    Prentice-Hall, 1990 ISBN 0-13-614934-0
  • Kilgallen, John J.
    A Brief Commentary on the Gospel of Mark, Paulist Press, 1989. ISBN 0-8091-3059-9
  • Meier, John P.
    A Tepian Jew: Rethinking the Historical Jesus, v. 2,
    Mentor, Message, and Miracles, Doubleday, 1994, ISBN 0-385-46992-6
  • Miller, Robert J. Editor
    The Complete Gospels, Polebridge Press, 1994 ISBN 0-06-065587-9

Pranala asing

[sunting
|
sunting sumur]

Mendukung

[sunting
|
sunting sumber]

  • “The Miracles of Jesus: A Historical Inquiry” Diarsipkan 2007-04-04 di Wayback Machine. by Christopher Price
  • The Historicity of Jesus’ Miracles a feature of the Christan Cadre.
  • Pool of Bethesda

Kritik

[sunting
|
sunting sumber]

  • Final Words on the Miracles of Jesus



Apa Makna Mukjizat Yang Dilakukan Oleh Yesus Tersebut

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Mukjizat_Yesus_Kristus