Apa Yang Dimaksud Dengan Wayang Motekar

By | 11 Agustus 2022

Apa Yang Dimaksud Dengan Wayang Motekar.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Wayang
ꦮꦪꦁ
Jenis Teater boneka Tradisional
Seni pendahulu Suku Jawa
Budaya awal Indonesia
Awal berkembang Hindu-Buddha
Teater Wayang golek

Warisan Budaya Bukan Benda UNESCO

Wayang Performance.jpg

Atraksi wayang kulit makanya penggagas tersohor Indonesia, Ki Manteb Soedharsono


Negara Indonesia
Standar Seni atraksi, Kerajinan tradisional
Teks 063
Kawasan Asia dan Pasifik
Sejarah Inskripsi
Inskripsi 2008 (sesi ke-3rd)
Daftar Daftar Perwakilan
Unesco Cultural Heritage logo.svg

Wayang golek kulit, wayang kelitik klithik, dan wayang golek

Wayang
(berasal dari bahasa Jawa:
ꦮꦪꦁ,

translit.



n komedi didong

,
har.‘cerminan’) merupakan seni pertunjukkan tradisional asli Indonesia nan berasal dan berkembang pesat di pulau Jawa dan Bali.

UNESCO, lembaga yang membawahi kultur dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang kelitik sebagai pertunjukan boneka bayangan terkenal mulai sejak Indonesia, sebuah Warisan Mahakarya Dunia yang Tak Terhingga intern Seni Berfirman (bahasa Inggris:

Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity
).[1]
[2]
[3]

Sampai saat ini, karangan awal yang bisa didapat akan halnya pementasan wayang berasal dari Epigraf Balitung pada Abad ke 4 yang berbunyi
si Galigi mawayang.

Ketika agama Hindu turut ke Indonesia dan menyesuaikan peradaban yang sudah ada, seni pementasan ini menjadi media efektif menyebarkan agama Hindu. Pementasan wayang golek menggunakan cerita Ramayana dan Mahabharata.

Para Pengasuh Songo di Jawa, sudah menjatah wayang menjadi tiga. N komedi didong Selerang di timur, wayang patung wong di Jawa Tengah dan wayang golek di Jawa Barat. Yaitu Raden Patah dan Sunan Kelihatannya Jaga nan signifikan ki akbar. Carilah wayang di Jawa Barat, golek ono dalam bahasa melayu, sebatas ketemu wong nya isinya yang di tengah, jangan hanya ketemu kulit nya saja di Timur di wetan wiwitan. Mencari jati diri itu di Barat atau Kulon atau kula yang ada di privat dada hati basyar. Maksud para Penanggung jawab berlebih indah dan strata filosofi nya. Wayang itu tulen terbit Jawa suci, pakeliran itu artinya pasangan antara bayang bayang dan dagangan aslinya. Seperti dua kalimah pengakuan. Tentang Sang pencipta masyrik wal maghrib itu harus diterjemahkan ke internal bahasa jawa tinggal nan artinya wetan kawitan dan kulon atau kula atau saya nan ada di privat. Carilah sang pencipta yang kawitan mula-mula dan yang ada di dalam lever sosok. (sik)

Baca juga:   Jelaskan Langkah Langkah Membuat Model Lampu Lalu Lintas Sederhana

Demikian juga saat masuknya Islam, ketika pertunjukan yang menampilkan “Halikuljabbar” atau “Betara” privat wujud basyar dilarang, munculah boneka wayang nan terbuat dari alat peraba sapi, di mana saat atraksi yang ditonton hanyalah bayangannya saja. Wayang inilah yang sekarang kita kenal umpama wayang kerucil kulit. Buat menyebarkan Islam, berkembang kembali wayang patung Sadat yang membudayakan nilai-kredit Islam.

Momen misionaris Katolik, Bruder Timotheus L. Wignyosubroto, FIC pada tahun 1960 dalam misinya mengawurkan agama Katolik, ia mengembangkan Wayang Petunjuk, yang mata air ceritanya bermula dari Alkitab.

Jenis-jenis wayang golek

[sunting
|
sunting sumber]


[sunting
|
sunting sumber]

Wayang Kulit

[sunting
|
sunting sumber]

  • N komedi didong Purwa
    • Wayang Alat peraba Gagrag Surakarta
    • Wayang patung Alat peraba Gagrag Yogyakarta
    • Wayang kelitik Kulit Gagrag Jawa Timur (Jek Dong)
    • Wayang Selerang Gagrag Kedu
    • Wayang patung Kulit Gagrag Banyumasan
    • Wayang patung Kulit Gagrag Pesisiran
    • Wayang golek Kulit Bali
  • Wayang Madya
  • Wayang Gedog
  • Wayang patung Dupara
  • Wayang Wahi
  • Wayang patung Oncor
  • Wayang kerucil Kancil
  • N komedi didong Calonarang
  • Wayang kerucil Krucil
  • N komedi didong Ajen
  • Wayang Sasak
  • Wayang kelitik Sadat
  • Wayang kelitik Parwa
  • Wayang Arja
  • Wayang Gambuh
  • Wayang golek Cupak
  • Wayang golek Beber

Wayang Bambu

[sunting
|
sunting sumber]

  1. Wayang Bambu
  2. Wayang Golek Langkung

Wayang kelitik Papan

[sunting
|
sunting sumber]

  1. Wayang Golek/Wayang Thengul
  2. Wayang Menak
  3. Wayang kerucil Papak/Wayang kelitik Isapan jempol
  4. N komedi didong Klithik
  5. Wayang Timplong
  6. N komedi didong Potehi
  7. Wayang patung Golek Techno
  8. Wayang patung Ajen

N sandiwara

[sunting
|
sunting sumber]

  1. Wayang Gung
  2. Wayang patung Kedok

Wayang Motekar

[sunting
|
sunting sumber]

  • N komedi didong Plastik Berwarna

Wayang potehi

[sunting
|
sunting sumber]

  • Wayang potehi

Wayang Rumput

[sunting
|
sunting sendang]

  • Wayang Suket

Wayang suket adalah gambar buatan berpangkal beraneka ragam figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang rumput biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita perwayangan lega momongan-anak di desa-desa Jawa.

Buat membuatnya, beberapa helai patera rerumputan dijalin lampau dirangkai (dengan melipat) membentuk figur serupa wayang selerang. Karena bahannya, wayang jukut galibnya tidak tarik urat lama.

Seniman asal Tegal, Slamet Gundono, dikenal seumpama tokoh yang berusaha mengangkat wayang suket plong tingkat tontonan panggung.

Bahkan jika menyebut wayang patung jukut, sekarang sudah lekat dengan atraksi wayangnya Slamet Gundono lulusan STSI (waktu ini ISI Surakarta)Pedalangan yang kini menetap di Surakarta. Wayang Suket slamet Gundono, awalnya bermediakan wayang yang terbuat berasal suket, tetapi Slamet Gundono makin mengandalkan molekul teatrikal dan kebaikan berceritera. N domestik pementasan wayang golek suketnya, Slamet Gundono menggunakan beberapa radas irama yang terdiri bermula klonengan, alat petik, tiup dan beberapa perangkat musik tradisi lainnya.

Baca juga:   Penyebab Runtuhnya Kekuasaan Sumeria Di Mesopotamia Adalah

Slamet juga dibantu bilang pengrawit, penari nan merangkap jadi pemain, bikin melengkapi pertunjukannya. Seting panggungnya berubah-silih sesuai tema yang ditentukan.

Media bertutur Slamet Gundono tidak hanya wayang suket doang pula wayang kulit dan kadang memakai dedaunan untuk dijadikan tokoh wayang golek.

Kehebatan mengomong (penutur) dalang satu ini sudah tidak diragukan lagi. Banyak pematang Dalang muda nan memuji kemampuan bertutur Slamet Gundono. Misalnya Ki Sigit Ariyanto; ” Jangkan dengan wayang kelitik, dengan pecahan genteng alias serpihan plastik Gundono bisa mendalang dengan baik”. Bahkan menurut Ki Bambang Asmoro, dengan ki alat yang ada, Slamet Gundono bisa menuntun penonton ke dalam imajinasi yang lebih dalam, sehingga umur ataupun esensi wayang sebagai atraksi bayangan “wewayanganing aurip” menjadi bertambah bermakna dan multi tafsir.

Wayang Motekar

[sunting
|
sunting sumber]

  • Wayang Motekar

Wayang Motekar adalah sejenis pertunjukan teater fatamorgana atau di dalam peradaban Sunda, Jawa, dan Indonesia pada umumnya dikenal dengan sebutan wayang kulit.

Tapi, bedanya, jikalau n komedi didong selerang atau seperti semua bentuk shadow puppet itu berupa pertunjukan bayang-bayang (shadow) satu warna hitam; sementara itu Wayang patung Motekar telah menemukan teknik baru sehingga bayang-bayang wayang itu bisa tampil dengan corak penuh. Kemungkinan itu terjadi karena kaidah dasar Wayang Motekar menggunakan bahan plastik, pencelup transparan, dan sistem cahaya dan layar khas.

Wayang Motekar ditemukan dan dikembangkan oleh Herry Dim setelah melewati eksperimen bertambah dari okta- tahun (1993 – 2001). Kelihatannya mula-mula dipentaskan di Bandung pada 30 Juni 2001, detik itu diberi logo oleh Arthur S Nalan dengan sebutan “gambar motekar,” dan pada perkembangan berikutnya Prof. Dr. Yus Rusyana menambahkan sebutan “teater kalangkang” sehingga menjadi “Teater Kalangkang Gambar Motekar.”

Waktu ini, demi mendapatkan label yang kian singkat serta sambil terhubung kepada induk keseniannya, maka disebut Wayang kelitik Motekar. Puas awalnya merupakan pertunjukan Meta Teater (1991-1992) yang antara lain menunggangi perabot OHP (Overhead Projector). Setelah pementasan tersebut, Herry Dim berbuat uji-coba membuat beberapa wayang untuk dimainkan di atas OHP.

Baca juga:   Mengapa Warga Menyediakan Dua Macam Tempat Sampah

Seluruh eksperimen berlangsung di Bengkel seni Pohaci, Bandung, bersama pencetus utamanya yaitu Herry Dim. Di jemah, 1997, barulah eksperimen ini melibatkan pula M. Tavip hingga kemudian ditemukan moda “n komedi didong motekar” sebagai halnya yang kita kenal sekarang, yaitu tidak menggunakan pun OHP melainkan dengan lampu dan layar khusus.

Setelah ditemukan inilah kemudian kita mengenal “N komedi didong Tavip” yang dikembangkan oleh M. Tavip; wayang “Kakufi” (kayu, jangat, dan fiber) yang dikembangkan oleh Arthur S. Nalan; darurat Herry Dim bersama Sanggar Pohaci patuh menunggangi merek Wayang patung Motekar.*


[sunting
|
sunting sendang]

Pertunjukan wayang selerang.

Beberapa seni budaya wayang selain menggunakan bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa Bali sekali lagi ada yang menggunakan bahasa Melayu lokal seperti bahasa Betawi, bahasa Palembang, dan bahasa Banjar. Beberapa di antaranya antara lain:

  • Wayang kerucil Kulit Surakarta
  • Wayang Kulit Yogyakarta
  • N komedi didong Alat peraba Jawa Timuran
  • Wayang Kulit Kedu
  • Wayang patung Selerang Kaligesing Purworejo
  • Wayang kerucil Kulit Banyumasan
  • Wayang kerucil Kulit Pesisiran Huma
  • Wayang Bali
  • Wayang patung Sasak (NTB)
  • Wayang patung Kulit Banjar (Kalimantan Selatan)
  • Wayang Palembang (Sumatra Selatan)
  • Wayang Betawi (Jakarta)
  • N komedi didong Cirebon (Jawa Barat)
  • Wayang Madura (telah punah)
  • Wayang golek Siam (Kelantan, Malaysia)

Karakter

[sunting
|
sunting sumber]

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumber]

  • Museum Wayang golek
  • Museum Wayang Kekayon
  • Museum Wayang Sendang Mas
  • Daftar tokoh wayang patung
  • Nang talung

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    Wayang golek puppet theatre”, Inscribed in 2008 (3.COM) on the Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity (originally proclaimed in 2003)”. UNESCO. Diakses sungkap
    10 Oktober
    2014
    .





  2. ^


    “Wayang: Indonesian Theatre”.
    Encyclopaedia Britannica. 2012.





  3. ^


    “History and Etymology for Wayang kelitik”.
    Merriam-Webster
    . Diakses tanggal
    22 Desember
    2020
    .




Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • Galeri Wayang Kulit
  • Wayang-wayang kerucil Indonesia
  • Mengenal Tokoh Pewayangan Jawa
  • (Inggris)
    The Wayang golek Puppet Theatre – UNESCO: Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity – 2008



Apa Yang Dimaksud Dengan Wayang Motekar

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Wayang