Apa Yang Harus Kita Lakukan Untuk Mendapatkan Hidup Berkelimpahan

By | 10 Agustus 2022

Apa Yang Harus Kita Lakukan Untuk Mendapatkan Hidup Berkelimpahan.

Makanya: Yenny Indra





Pada awalnya Tuhan menciptakan manusia di Ujana Eden dengan kemudahan contoh dan dipenuhi kebahagiaan. Manusia bekerja dengan ingatan senang, spirit bebas dari stress, ranah, berdamai dan penuh sukacita. Itulah harapan semula Allah menciptakan bani adam.

Namun pada kenyataannya, hidup khalayak saat ini kian banyak “baku-jamak” namun, atau justru lebih banyak stressnya dan tetapi terkadang merasa berbahagia. Bahkan terserah orang-bani adam nan memilih basmi diri karena tidak tahan dengan beratnya beban kehidupan.

Di mana letak kesalahannya? Apakah boleh jadi kita hidup seperti yang dikehendaki Allah: merasakan surga di dunia -– hidup penuh kebahagiaan, berkelimpahan, dan bebas depresi?

Coba kita tatap kunci apa nan diberikan Almalik:

Diberkatilah orang nan mengandalkan Halikuljabbar, yang menurunkan harapannya pada Allah! Ia akan seperti mana pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke selokan batang air, dan yang tidak mengalami datangnya merangsang terik, yang daunnya patuh hijau, nan tidak kuatir intern tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. (Yeremia 17:vii-8).

Jika hidup kita bagaikan pohon yang merambatkan akar-akarnya ke tepi mayit air, daunnya terus menerus menghijau berharga kita bersemi mampu, fit, antusias, sehat dan bahagia. Silam dikatakan kembali bagaikan pohon yang tidak berhenti menghasilkan buah berharga hidup kita berkelimpahan dan bukan pernah kekurangan apa pun yang kita perlukan. Buah menyantirkan berkat buat keluarga dan sesama. Artinya nyawa kita bahagia doang sekali lagi mengirimkan kemustajaban dan kebahagiaan bagi orang lain.

Selain itu dituliskan pula bahwa tidak mengalami datangnya panas keras dan tidak kuatir dalam perian-perian kering. Meski pun dunia dilanda krisis, bisikan, kehilangan dan malapetaka, namun kita diluputkan berpangkal semua itu. Hidup kita sejati dari penyakit.

Baca juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Prosedur Dalam Berkarya Seni Rupa

Woww… Sungguh luar baku kehidupan seperti itu. Inilah surga di dalam manjapada.

Apa syaratnya lakukan memperoleh hidup seindah itu? Mengandalkan Tuhan dan menaruh maksud kepada Halikuljabbar. Kelihatannya mudah bukan memenuhi syaratnya? Kita merasa: ah, pasti bisa… tetapi pada kenyataannya tidaklah mudah. Terbiasa kebulatan hati, kedisiplinan dan pemahaman terus menerus untuk menjaga pikiran kita senantiasa terpatok kepada Halikuljabbar, berhasrat dan mengandalkan Ia.

Ketika merencanakan sesuatu dan ternyata rang gagal. Seringkali kita mengomel dan kecewa. Mengapa Tuhan ijinkan ini terjadi? Bukankah saya sudah sembahyang? Ternyata kita tidak mendalam mengandalkan Tuhan. Insan yang sungguh-sungguh mengandalkan Almalik reaksinya berbeda. Ketika rancangannya gagal, kamu akan bersyukur. Sira kukuh percaya bahwa Almalik buruk perut baik. Tuhan mengijinkan rancangan kita gagal, karena Tuhan melindungi mulai sejak situasi nan kurang baik. Orang nan mengandalkan Sang pencipta akan memberi ira kepada Tuhan bakal menunjukkan rancanganNYA yang jauh makin baik. Anda akan tunak berdoa. Engkau melakukan yang terbaik sepanjang dalam penyongsongan. Dia bergaya waspada, agar momen Tuhan menunjukkan jalan yang makin baik, maka sira cepat tanggap dan memanfaatkan kesempatan itu dengan bijak. Tentu saja keberhasilan dan kebahagiaan diraihnya.

Bagaimana khuluk insan nan menaruh harapannya kepada Tuhan? Dia tentu khalayak yang baik hati, suka menolong, bebas berasal sirik hati, jujur dan dapat dipercaya karena engkau tahu mata air berkatnya datang mulai sejak Almalik. Dia tidak menjadi kecewa ketika ada nan berbuat curang kepadanya. Beliau tahu bahwa tidak ada seorang pun nan bisa merebut berkatnya. Takdirnya pun ada orang lain yang bertelur merebutnya, itu akan menjadi kutuk bagi orang itu. Tuhan akan memulihkan berkat yang menjadi bagiannya dan Halikuljabbar tetap akan membawanya ke tempat di mana seharusnya dia berada. Sehingga kamu senantiasa merasa kesepakatan. Dia bukan main-sungguh mengasihi Tuhan maka kasih Tuhan melimpah melewati hidupnya. Ia menjaga pikirannya agar sekadar situasi-hal yang baik, mulia, netral, suci, manis, mengademkan dan layak dipuji, itulah yang dipikirkannya. Hatinya senantiasa merasa tenang dan damai. Tentunya dengan punya khuluk seperti ini, semua orang demen, menghargai dan menghormati anda. Menerobos hidupnya, orang-orang di sekelilingnya bisa melihat budi Sang pencipta yang terpancar melalui kepribadiannya.

Baca juga:   Berapa Ketinggian Pesawat a Dalam Satuan Km

Ternyata suralaya di manjapada itu ada. Hukumnya yakni: jika syaratnya dipenuhi, maka janjiNYA pasti digenapi. Hidup semata-mata sekali. Mari kita berjuang meraih nyawa “keindraan”: hayat yang bahagia, berharga, membanggakan dan menjadi pola bagi generasi mendatang.


Segala yang lain pernah dilihat maka itu mata,
dan tidak rangkaian didengar oleh telinga,
dan yang tidak perantaraan kulur di n domestik hati manusia:
semua yang disediakan Tuhan untuk mereka yang mengasihi-Nya.
one Korintus 2:9

Apa Yang Harus Kita Lakukan Untuk Mendapatkan Hidup Berkelimpahan

Source: https://asriportal.com/apa-yang-harus-kita-lakukan-untuk-mendapatkan-hidup-berkelimpahan/