Bagaimana Dampak Pemberlakuan Afta Bagi Barang Produksi Negara Asean

By | 9 Agustus 2022

Lihat Foto

Etiket ASEAN Free Trade Area (AFTA)

KOMPAS.com
– ASEAN Free Trade Kewedanan maupun AFTA adalah perjanjian perdagangan nonblok antara negara-negara ASEAN.

Tahukah kamu sejarah berdiri, tujuan, dan dampak dari AFTA?

Rekaman berdirinya AFTA

Perniagaan bebas yang dianut banyak negara di dunia tak dapat dihindari maka itu negara-negara di Asia Tenggara.

Konsep free trade area lahir untuk mempermudah dan meningkatkan perkulakan di antara negara-negara di Asia Tenggara.

Baca juga: Tujuan ASEAN

Dikutip dari situs ASEAN, perjanjian AFTA ditandatangani pada 28 Januari 1992. Saat itu, digelar persuaan tingkat presiden (ASEAN Summit) ke-4 di Singapura.

Tempat prinsip organisasi perdagangan objektif adalah Singapura.

Ketika AFTA ditandatangani, anggota ASEAN hijau heksa- negara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam.

Empat anggota ASEAN lainnya baru meratifikasi AFTA selepas bergabung dengan ASEAN.

AFTA bertujuan menjadikan daerah ASEAN sebagai tempat produksi yang kompetitif. Sehingga komoditas-produk ASEAN punya daya taring abadi di pasar global.

Baca juga: Riwayat hidup Negara ASEAN

Lihat Foto

ASEAN.org

Penandatanganan AFTA pada pertemuan tingkat pembesar negara (ASEAN Summit) ke-4 di Singapura, 28 Januari 1992.

Basis produksi diwujudkan dengan menghapus batasan/hambatan tarif dan nontarif yang selama ini terjadi antarnegara.

Tujuan AFTA secara singkat adalah:

  • Menjadikan ASEAN pusat produksi dunia
  • Menarik investasi asing
  • Meciptakan pasar regional bikin mahajana di Asia Tenggara

Baca juga: Sendang Daya Negara-negara ASEAN

Dampak AFTA

Dengan AFTA, negara-negara di ASEAN masih bisa memberlakukan tarif terhadap produk-komoditas impor.

Namun khusus dagangan-komoditas impor dari sesama ASEAN, tarifnya ditekan menjadi 0 sampai 5 uang doang.

Dapatkan update
berita sortiran
dan
breaking news
setiap masa dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Dawai “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Ia harus install aplikasi Kabel terlebih lewat di ponsel.

Baca juga:   1 2 3 4 5 6 7 8 100

Baca berikutnya

Lihat Foto

ASEAN.org

Logo ASEAN Free Trade Negeri (AFTA)

KOMPAS.com
– Wujud dari kerukunan dari negara-negara ASEAN buat mewujudkan suatu kawasan bebas perdagangan dalam gambar meningkatkan daya saing ekonomi wilayah regional ASEAN dengan menjadikan asean perumpamaan basis produksi dunia ialah AFTA.

AFTA adalah abreviasi bersumber ASEAN Free Trade Distrik atau kawasan perniagaan objektif ASEAN adalah perjanjian perdagangan bebas di kawasan negara-negara anggota ASEAN.

Perjanjian AFTA ditandatangani oleh 10 anggota ASEAN adalah Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, serta Kamboja pada 28 Januari 1992.

Manfaat penting terbentuknya AFTA sebagai organisasi ekonomi sejagat yakni meningkatnya pendapatan perkapita dan daya saing ekonomi.

AFTA berniat menjadikan ASEAN bagaikan resep produksi yang kuat agar dapat berlomba secara ekonomi di dunia dan menarik penanam modal asing bagi meningkatkan perkulakan anggotanya.

Pasar bebas tersebut diharapkan dapat mengurangi obstruksi kerumahtanggaan ekspor impor dengan menghapuskan biaya impor antar-anggotanya. Berikut merupakan maslahat diadakannya AFTA:

Terbukanya peluang samudra

Manfaat pertama yang dirasakan dari AFTA yakni terbukanya peluang perdagangan yang sangat segara dan luas. Dengan dihapuskannya biaya bea cukai dan impor, melancarkan Indonesia lakukan lego produk ke seluruh ASEAN.

Baca pula: ASEAN Free Trade Wilayah (AFTA): Sejarah, Tujuan, dan Dampaknya

AFTA pula membeberkan kronologi kian ki akbar bakal ekspor ke negara lain di luar ASEAN. Dilansir dari Association of Southeast Mujur Nation, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Jepang yaitu pasar ekspor terbesar ASEAN. Peluang pun tercipta dari banyaknya kolaborasi para penggiat ekonomi perdagangan.

AFTA lain hanya membuka jalan bagi perantau besar, sahaja pun pedagang ekonomi kecil. Minus adanya biaya impor, akan lebih mudah memasarkan komoditas pengusaha katai ke luar distrik dan bukan hanya dalam negeri.

Baca juga:   Sebutkan Metode Pemisahan Komponen Dari Bahan Berikut

Pertambahan kerja proporsional dengan pihak luar

AFTA mendedahkan peluang kooperasi antaranggota ASEAN yang bertambah osean dan enggak terbatas. AFTA juga menjorokkan ASEAN menjadi kunci produksi bumi di mana akan mendatangkan investor-investor luar untuk membuka bisnis di negara anggota ASEAN.


Soekarasa1292
@Soekarasa1292


May 2020


1


519


Report

Bagaimana dampak pemberlakuan AFTA bagi barang produksi negara anggota asean


dora62

Dampak destruktif:
1. hilangnya pasar produk ekspor karena kalah bersaing dengan barang negara lain
2. membanjirnya produk impor dipasaran sehingga mematikan usaha usaha negara berkembang

46 votes

Thanks 31

Recommend Questions



manullanganne
May 2021 | 0 Replies

jawab dong ………..


ahmadfikrialfatah
May 2021 | 0 Replies

upaya nan minimal tepat kerjakan menkondisikan peladang menjadipetani menetap


zahra1198
May 2021 | 0 Replies

sikap yang baik ketika bermain dengan teman misalnya


IlhamLahia123
May 2021 | 0 Replies

kekaisaran matras raja2nya barangkali saja?


putriwldrr
May 2021 | 0 Replies

bagi perkembangan agama Hindu, Sriwijaya berperan ibarat? a. lahirnya agama hindu b. pengembangan agama hindu didunia c.pembelajaran hindu sebelum belajar ke India d.pendidikan biksu diseluruh dunia


Kesah21
May 2021 | 0 Replies

mengapa pemerintah membangjn profram KB?


indah2286
May 2021 | 0 Replies

[tex] \sqrt{8 + \sqrt{80} } [/tex]


khesyaandr
May 2021 | 0 Replies

garis bujur barat dan bujur timur dibatasi maka itu


alwieeysk
May 2021 | 0 Replies

Apa yang dimaksud dengan valuta luar fisik dan valuta asing nonfisik


rm1778577
May 2021 | 0 Replies

Bagaimana bangsa indonesia memandang keberadaan keberadaan negara negara enggak disekitarnya


Bagaimana Dampak Pemberlakuan Afta Bagi Barang Produksi Negara Asean

Source: https://sepuluhteratas.com/apa-dampak-positif-pemberlakuan-afta-bagi-barang-produksi-negara-asean