Bagaimana Hukum Oktaf Dalam Pengelompokan Unsur Unsur

By | 12 Agustus 2022

Bagaimana Hukum Oktaf Dalam Pengelompokan Unsur Unsur.

Bilang Sistem Periodik Unsur diantarannya merupakan Hukum Triade Dobereiner, Hukum Oktaf Newlands, Sistem Berkala MCendeleev, dan Sistem Ajek Modern

Hukum Triade Dobereiner:
Musim 1829, Johann Dobereiner mengelompokkan unsur-unsur berdasarkan kemiripan sifat. Tiap kelompok terdiri atas 3 atom (triad).

Unsur-unsur dalam suatu triade disusun beralaskan kesamaan sifatnya dan diurutkan konglomerat atomnya, maka unsur kedua merupakan rata-rata dari sifat dan agregat unsur semenjak unsur purwa dan ketiga.

Acuan Unsur Triade Dobereiner

Contoh elemen Triade Dobereiner bisa dilihat lega table berikut

Contoh Unsur Triade Dobereiner

Triade 4 terdiri bersumber Unsur Cl, Br dan I

Triade 3 terdiri dari Unsur Cl, Br dan I
Triade 3 terdiri berbunga Unsur Cl, Br dan I

Massa atom relative

Ar Cl = 35,5

Ar Br = 79,9

Ar I = 127

Komposit zarah relative Br

Ar Br = (Ar Cl + Ar I)/2

Ar Br = (35,5 + 127)/2

Ar Br = 81,25

Hukum Oktaf Newlands

Ahli kimia dasar Inggris bernama
A. R. Newlands,
yang plong tahun 1864 mengumumkan penemuannya yang disebut
hukum oktaf.

Newlands mengelompokan unsur unsur berdasarkan kenaikkan massa atom dan kemiripan sifat zarah.

Ada pengulangan secara teratur keperiodikan aturan atom. Unsur ke-8 punya sifat mirip dengan partikel ke-1. Seperti zarah ke-9 mirip sifatnya dengan unsur ke-2, dan seterusnya. Karena sifat berkala setelah 8 unsur maka disebut Hukum Oktaf

Contoh Molekul Oktaf Newland

Cermin Tabulasi periodic Unsur oktaf Newland bisa dilihat plong table berikut

Contoh Unsur Oktaf Newland
Contoh Elemen Oktaf Newland

Unsur pertama hydrogen H memiliki persamaan dengan zarah ke 9 merupakan fluor F

Syariat Oktaf Newland hanya berlaku kerjakan unsur-unsur dengan massa atom yang rendah.

Sistem Periodik Mendeleev

Puas tahun 1869, diagram sistem berkala mulai disusun makanya dua ilmuwan,
Dmitri Ivanovich Mendeleev
dari Rusia dan
Julius Lothar Meyer
dari Jerman.

Sistem periodik Mendeleev disusun berdasarkan pertambahan konglomerasi molekul dan paralelisme sifat. Sistem periodic Mendeleev sering disebut juga sebagai
sistem berkala unsur pendek.

Mendeleev mengedrop unsur-unsur nan punya kemiripan resan dalam suatu lajur vertikal, nan disebut
golongan. Lajur-baris mengufuk, yaitu lajur unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa elemen relatifnya, disebut
periode.

Arketipe Golongan Unsur Sreg Grafik Sistem Ajek Unsur Mendeleev

Contoh Golongan Unsur Pada Tabel Sistem Periodik Unsur Mendeleev
Contoh Golongan Unsur Lega Tabel Sistem Periodik Unsur Mendeleev

Faedah Kelemahan Sistem Periodik Mendeleev

Sistem periodik Mendeleev ini mempunyai kelemahan dan juga keunggulan.

A). Kelebihan sistem berkala Mendeleev

1). Sifat ilmu pisah dan fisika zarah dalam suatu golongan mirip dan berubah secara terkonsolidasi.

2). Valensi teratas suatu elemen setimbang dengan nomor golongannya.

3). Dapat meramalkan sifat zarah yang belum ditemukan lega saat itu dan sudah n kepunyaan wadah nan nihil.

B). Kekurangan sistem berkala Mendeleev

1). Tinggi periode tak sekufu dan sebabnya tidak dijelaskan.

2). Beberapa unsur tidak disusun berdasarkan kenaikan massa atomnya, acuan : Te (128) sebelum I (127).

3). Selisih agregat unsur nan berurutan tidak cangap 2, namun berkisar antara 1 dan 4 sehingga sukar meramalkan massa unsur yang belum diketahui secara tepat.

4). Valensi zarah yang lebih dari satu runyam diramalkan bermula golongannya.

5) Anomali (penyimpangan) unsur hidrogen dari unsur yang lain tidak dijelaskan.

Konotasi Sistem Berkala Zarah Modern.
Sistem periodik modern dikenal juga laksana sistem periodik bentuk pangkat. disusun berlandaskan eskalasi nomor unsur dan kemiripan rasam.

N domestik sistem periodic modern terdapat lajur mengufuk nan disebut periode dan lajur samar muka nan disebut golongan. Sistem periodik bertamadun bisa dikatakan sebagai penyempurnaan sistem periodik Mendeleev.

Tulangtulangan sistem periodik berbudaya adalah substansial diagram panjang nan dimodifikasi dengan cara memperlainkan dua deret unsur -partikel yang termasuk golongan partikel -unsur transisi n domestik, adalah anasir- unsur yang dimulai dengan nomor atom 58 sebatas 71 biasa disebut laksana golongan lantanida dan nomor atom 90 sampai 103 biasa disebut umpama golongan aktinida.

Dalam sistem periodik beradab, unsur- unsur disusun menurut pertambahan nomor atom, tak nomor massanya dan disusun ke n domestik waktu dan golongan. Terwalak 7 periode dan 18 golongan.

Kegunaan – Kemustajaban Sistem Periodik Unsur,

Sistem periodik dapat digunakan bagi memprediksi harga ganjaran oksidasi, ialah:

.- Nomor golongan suatu unsur, baik unsur utama maupun anasir transisi, menyatakan suratan oksidasi tertinggi nan dapat dicapai oleh unsur tersebut. Keadaan ini berlaku bagi unsur besi dan unsur nonlogam.

.- Bilangan oksidasi terendah yang dapat dicapai maka itu suatu elemen bukan besi adalah nomor golongan dikurangi delapan. Adapun bilangan oksidasi terendah bagi atom besi adalah nol. Keadaan ini disebabkan karena zarah logam tidak boleh jadi mempunyai bilangan oksidasi negatif.

Golongan Pada Tabel Sistem Periodik Atom Bertamadun

Golongan adalah asosiasi anasir- unsur internal Sistem Ajek Unsur ke sisi merembas (vertikal). Partikel- zarah dalam sistem periodic dibagi menjadi dua penggalan lautan, yaitu zarah- zarah nan menempati golongan A yang disebut molekul golongan utama, dan unsur- unsur yang  menempati golongan B nan disebut unsur transisi.

Golongan Atom Terdepan (A) – Unsur Unsur Utama (Representatif)

Sistem berkala unsur modern mempunyai 8 golongan utama (A). Unsur-unsur pada sistem periodik modern yang mempunyai electron valensi (elektron kulit terluar) sama pada konfigurasi elektronnya, maka unsur-unsur tersebut terletak lega golongan yang sama (golongan utama/A).

a). golongan Ia disebut golongan alkali;

b). golongan IIA disebut golongan alkali tanah;

c). golongan IIIA disebut golongan boron/aluminium;

d). golongan IVA disebut golongan karbonium/silikon;

e). golongan VA disebut golongan nitrogen/fosfor;

Baca juga:   Yang Termasuk Contoh Evolusi Dalam Bidang Sosial Yaitu

f). golongan VIA disebut golongan oksigen/belerang;

g). golongan VIIA disebut golongan halogen;

h). golongan VIIIA/O disebut golongan asap mulia/gas inert.

Penentuan Nomor Golongan Anasir Utama (Golongan A)

Elemen-unsur terdahulu merupakan zarah- molekul yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit s atau subkulit p.

Mengenai aturan penomoran golongan unsur utama yaitu bak berikut:

– Nomor golongan sama dengan jumlah elektron di selerang terluar.

– Nomor golongan dibubuhi huruf A (sistem Amerika).

Nomor Golongan = Jumlah Elektron Valensi

Elektron Valensi

Elektron valensi yakni banyaknya elektron sreg kulit terluar.

Contoh Menentukan Golongan Unsur Utama (Golongan A)

Penentuan golongan A unsur internal Diagram Ajek dapat dilakukan dengan prinsip menjadwalkan elektron valensi. Konfigurasi elektron per kulit ini sahaja berlaku bikin golongan utama (A),

Contoh Menentukan Golongan A Unsur
Konseptual Menentukan Golongan A Unsur

Contoh Konfigurasi Elektron Partikel Unsur Golongan Utama (Golongan A)

Contoh Konfigurasi Elektron Golongan Utama A
Contoh Konfigurasi Elektron Golongan Utama A

Rumus Menentukan Nomor Golongan Utama (A)

nsx
 atau nsx
npy

n =  nomor alat peraba

x  = kuantitas elektron subkulit s

y = jumlah elektron subkulit d

Nomor Golongan = x + y

Jadi, jika elektro teruar menempati sibkulit s dan p, maka unsur terletak pada golongan A.


Eksemplar Soal Dan Pembahasan Di Intiha Artikel

Catatan:

Hidrogen punya konfigurasi elektron 1s
1, namun tidak termasuk golongan IA (alkali). Walaupun gegares ditempatkan suatu kolom dengan golongan alkali. Belaka demikian, hydrogen tidak termasuk privat golongan manapun, dan terkadang ditempatkan di tengah- tengah pada bagian atas sistem berkala.

Helium memiliki konfigurasi elektron 1s
2
merupakan salah satu gas luhur. Jadi, meskipun hanya memiliki dua elektron, helium termasuk golongan VIIIA

Golongan Transisi/ Golongan Tambahan (Golongan B) – Atom Unsur Transisi (Peralihan) –

Partikel-unsur perlintasan yakni zarah-anasir yang pencantuman elektronnya bercerai pada subkulit d. Berlandaskan pada prinsip Aufbau, partikel- unsur transisi mulai dijumpai pada periode 4. Setiap periode diisi oleh 10 biji zakar zarah perubahan.

Diberi etiket unsur perubahan karena unsur ini terletak pada daerah pertukaran ialah antara bagian kidal dan kanan sistem periodik.

Contoh Konfigurasi Elektron Anasir Atom Golongan Transisi Adendum Golongan B

Contoh Konfigurasi Elektron Unsur Unsur Golongan Transisi Tambahan Golongan B
Pola Konfigurasi Elektron Unsur Unsur Golongan Transisi Tambahan Golongan B

Penentuan Nomor Golongan Transisi – Golongan B

Adat penomoran golongan unsur persilihan yaitu:

– Nomor golongan sama dengan jumlah elektron plong subkulit s ditambah d.

– Nomor golongan dibubuhi lambang bunyi B.

Rumus Penentuan Nomor Golongan Atom Transisi

nsx
(t – 1)dy

n =  nomor kulit

x  = kuantitas elektron subkulit s

y = jumlah elektron subkulit d

Nomor Golongan = x + y

Pengecualian Unsur Golongan Transisi

Jika x + y = 9, golongan VIIIB.

Takdirnya x + y = 10, golongan VIIIB.

Jika x + y= 11, golongan IB.

Jika x + y = 12, golongan IIB.


Contoh Cak bertanya Dan Pembahasan Di Akhir Kata sandang

Elemen Unsur Transisi N domestik

Unsur- atom transisi–dalam adalah molekul-unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit f. Molekul-atom transisi-internal hanya dijumpai sreg hari keenam dan ketujuh intern sistem periodik, dan ditempatkan secara terpisah di adegan radiks.

Partikel-zarah transisi dalam dibagi menjadi dua golongan besar, ialah anasir lantanida dan unsur aktinida.

Unsur-anasir lantanida (seperti lantanum), adalah unsur-zarah yang elektron terakhirnya mengisi subkulit 4f. Deret Lantanida merupakan deret yang mempunyai kemiripan kebiasaan dengan
57La

Unsur-unsur aktinida (seperti aktinum), merupakan unsur-anasir yang elektron terakhirnya mengisi subkulit 5f. Leret Aktinida merupakan leret yang mempunyai kemiripan sifat dengan
89Ac.

Puas masa 6 golongan IIIB terdapat 14 unsur nan sangat mirip sifatnya, yaitu partikel-unsur Lantanida. Demikian lagi pada periode 7 adalah unsur-unsur Aktinida. Supaya grafik tidak terlalu panjang, unsur-zarah tersebut ditempatkan eksklusif pada bagian bawah sistem ajek.

Golongan B terletak di antara Golongan IIA dan IIIA. Elemen-anasir yang berbenda dalam satu golongan mempunyai persamaan aturan karena punya elektron valensi (electron di indra peraba terluar) yang sama.

Periode Pada Tabel Sistem Periodik Unsur Beradab

Waktu ialah susunan unsur- elemen n domestik Sistem Berkala Elemen sisi mendatar (horizontal). Sistem periodik molekul beradab mempunyai 7 periode. Unsur- unsur yang mempunyai jumlah kulit yang sepadan pada konfigurasi elektronnya, terwalak pada periode yang sama.

Sistem ajek atom maju yang disebut pula sistem periodik bentuk panjang, terdiri atas 7 musim dan 8 golongan. Waktu 1, 2, dan 3 disebut tahun pendek karena ampuh adv minim unsur, sedangkan masa lainnya disebut periode tataran.

Penentuan Nomor Periode Sistem Periodik Partikel Maju

Atom- unsur yang mempunyai jumlah jangat yang separas pada konfigurasi elektronnya, terletak plong periode yang setara.

Nomor Periode = Jumlah Jangat

Paradigma Menentukan Waktu Unsur

Penentuan periode dilakukan dengan kaidah menetapkan jumlah jangat yang sudah terisi elektron atau berburu nomor kulit (lengkung langit) terbesar yang terisi elektron atau kulit terluarnya.

Contoh Menentukan Periode Unsur
Acuan Menentukan Periode Unsur

Komplet Nomor Masa Pada Golongan IA

Contoh Nomor Periode Pada Golongan IA
Teoretis Nomor Periode Pada Golongan Engkau

Rumus Penentuan Nomor Masa Atom Sistem Periodik Bertamadun

nsx
 atau nsx
npy
(untuk elemen golongan A)

nsx
(n – 1) dy
(kerjakan unsur golongan B)

cakrawala =  nomor kulit

x = jumlah elektron subkulit s

y = jumlah elektron subkulit p ataupun d

Nomor Periode = n


Contoh Soal Dan Pembahasan Di Akhir Artikel

Tipe Periode Partikel

Tahun dibagi menjadi 2 adalah tahun ringkas dan periode panjang

1). Periode Pendek,

Adapun periode ringkas terdiri semenjak periode 1, 2, dan 3.

a). periode 1 terdiri atas 2 unsur;

b). periode 2 terdiri atas 8 unsur;

c). perian 3 terdiri atas 8 anasir.

2). Hari Tangga,

Adapun periode panjang terdiri dari musim 4, 5, dan 6.

a). musim 4 terdiri atas 18 partikel

b). periode 5 terdiri atas 18 unsur;

Baca juga:   Ekstensi File Gambar Yang Bertipe Jpg Merupakan Grafis

c). periode 6 terdiri atas 32 unsur.

3). Hari Belum Lengkap

Waktu nan terakhir dalam sistem periodik pangkat ialah perian 7, disebut juga sebagai periode belum kamil, karena masih banyak kolom-kolom yang kosong belum terisi oleh zarah diharapkan masih ada unsur peralihan sreg periode ini yang belum ditemukan.

Elemen dengan nomor zarah 58–71 dan 90–103 dikeluarkan dari tabel dan ditempatkan di bawah table

1). Lengkap Soal Menentukan Letak Periode Dan Golongan Unsur

Zarah Z memiliki konfigurasi electron sebagaimana berikut

1s2
2s2
2p6
3s2
3p6
4s2
3d10
4p4

Tentukan hari dan golongan unsur tersebut di dalam system periodic atom

Cara Menentukan Jenis Golongan Pada Sistem Periodik Unsur

Merumuskan juga struktur electron unsur Z menjadi sebagai halnya berikut

1s2
2s2
2p6
3s2
3p6
3d10

4s2
4p4

Karena electron valensi menempati subkulit s dan p maka unsur Z termasuk golongan terdepan A.

Rumus Menentukan Nomor Musim Golongan Atom

Untuk unsur yang termaktub golongan utama maupun golongan A, maka dapat dirumuskan sebagaimana berikut

nsx
 alias nsx
npy

Periode = n

Musim = 4

Golongan  = x + y

Golongan = 2 + 4 = 6 atau

Golongan VIA

Jadi Molekul Z menempati periode 4 dan golongan VIA

2). Contoh Soal Peritungan Nomor Golongan Dan Musim Molekul

Suatu unsur dinotasikan seperti berikut

23Z51

Tentukan letak golongan dan periode zarah tersebut

Diketahui

Nomor Atom Ar = 18

Prinsip Menentukan Variasi Golongan Anasir

Letak ataupun nomor golongan dan perian zarah dapat ditentukan dengan struktur electron valensi seperti berikut

23Z51
=
18[Ar]
4s2
3d3

Karena electron valensi menempati subkulit s dan d, maka zarah Z tercatat intern golongan metal transisi (Golongan B)

Rumus Menentukan Nomor Perian dan Golongan Molekul

Untuk unsur logam transisi, golongan dan periode dapat ditentukan dengan rumus berikut

nsx
(ufuk – 1)dy

n = periode

x + y = golongan

dengan demikian

n = 4 atau

Periode = 4

Golongan = x + y

Golongan = 2 + 3 = 5 atau

Golongan = 5 = VB

Jadi unsur Z terletak pada masa 4 dan golongan VB

3). Contoh Soal Menentukan Periode Golongan Molekul Brom Br

Zarah brom Br memiliki konfigurasi electron seperti berikut:

35Br = [Ar]
4s2
3d10
4p5

Tentukan periode dan golongan Br pada system periodic elemen

Menentukan Varietas Golongan Unsur Br

Konfigurasi electron Br bisa disusun Kembali menjadi seperti berikut

35Br = [Ar] 3d10
4s2
4p5

Elektron valensi Br menempati subkulit s dan p, sehingga masuk internal golongan utama atau golongan A.

Rumus Menentukan Nomor Periode dan Nomor Golongan A Unsur Br

Perian dan golongan partikel Br dapat ditentukan dengan rumus berikut:

Bikin unsur yang tersurat golongan utama atau golongan A, maka dapat dirumuskan seperti berikut

nsx
 maupun nsx
npy

Periode = falak

Musim = 4

Golongan  = x + y

Golongan = 2 + 5 = 7 atau

Golongan VIIA

Jadi, atom Br terletak puas hari 4 dan golongan VIIA

4). Contoh Soal Menentukan Letak Periode Dan Golongan Anasir

Unsur unsur Z memiliki konglomerat unsur relative 31 dan kuantitas neutron 16. Tentukan letak musim dan golongan zarah Z internal system periodic.

Diketahui

Konglomerat molekul relative Mr = Nomor massa

Mr = 31, jadi,

Nomor massa zarah = 31

Neutron = 16

Nomor atom = Nomor konglomerat – neutron

Nomor Partikel = 31 – 16 = 15

sehingga unsur Z dapat dinotasikan begitu juga berikut

15Z31

Menentukan Varietas Golongan Dari Struktur Elektron Unsur

Struktur electron Z dapat dituliskan seperti berikut

15Z31
= 1s2
2s2
2p6
3s2
3p3

Elektron valensi menempati subkulit s dan p, maka unsur Z masuk internal golongan utama A.

Rumus Menentukan Nomor Golongan Dan Masa Atom Golongan A

Golongan dan waktu unsur dapat dinyatakan dengan rumus berikut

nsx
atau nsx
npy

falak = perian

x = golongan atau

x + y = golongan

Berusul struktur elektronnya diketahui bahwa

n = 3 jadi unsur Z terletak pada tahun 3

x + y = 2 + 3 = 5, jadi Z terdapat lega golongan VA

6). Contoh Soal Menentukan Musim Golongan Unsur Klor Cl.

Elemen klor
17Cl memiliki konfigurasi elektron begitu juga berikut

₁₇Cl = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵

Tentukan nomor waktu dan golongan unsur klor tersebut n domestik system periodic unsur

Cara Menentukan Jenis Golongan Unsur Klor

Elektron valensi elemen klor adalah 3s² 3p⁵ yang menempati subkulit s dan p, maka elemen klor ikut internal golongan utama A.

Rumus Menentukan Nomor Golongan Dan Nomor Hari Elemen Golongan A

Golongan dan waktu unsur boleh dinyatakan dengan rumus berikut

nsx
maupun nsx
npy

n = musim

x + y = golongan

Dari struktur elektronnya 3s² 3p⁵ diketahui bahwa

Periode = n = 3

bintang sartan molekul klor terdapat puas periode 3

Golongan = x + y

Golongan = 2 + 5 = 7,

jadi klor terletak sreg golongan VIIA

7). Contoh Tanya Menotal Periode Golongan Elemen Krom

Anasir kromium ₂₄Cr memiliki konfigurasi elektron  sebagaimana berikut

1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶
4s² 3d⁴

Tentukan perioden dan golongan kromium privat system periodic unsur.

Menentukan Jenis Golongan Unsur Kromium

Berdasarkan elektron valensinya yang berada pada subkulit s dan d, maka elemen kromium termaktub golongan perlintasan B.

Rumus Mencari Nomor Waktu dan Nomor Golongan Kromium

Masa unsur yang masuk kelompok golongan transisi B dapat dinyatakan dengan rumus berikut

nsx
(kaki langit – 1)dy

tepi langit = periode

x + y = golongan

dengan demikian

n = 4 atau

Periode = 4

Golongan = x + y

Golongan = 2 + 4 = 6 alias

Golongan = VIB

Jadi, kromium terletak pada perian 4 dan golongan VIB

8). Contoh Cak bertanya Musim Golongan Xenon Pada Sistem Periodik Unsur

Baca juga:   Sisa Metabolisme Lemak Yang Dikeluarkan Dari Paru-paru Berupa

Anasir Xenon memiliki konfigurasi elektron seperti berikut

₅₄Xe = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d¹⁰ 4p⁶ 5s² 4d¹⁰ 5p⁶

Tentukan letak perian dan golongan molekul Xe tersebut di dalam system periodic unsur

Cara Berburu Jenis Golongan Unsur Xenon

Berlandaskan elektron valensinya nan berada puas subkulit s dan p, maka unsur Xe berlambak pada golongan terdepan atau golongan A

Rumus Menentukan Nomor Masa dan Nomor Golongan Anasir Xenon

Nomor hari dan nomor golongan molekul Xenon bisa dirumuskan dengan persamaan berikut

nsx
atau nsx
npy

Elektron valensi Xenon ialah 5s² 5p⁶ .

cakrawala = 5

x + y = 2 + 6 = 8

Bintang sartan nomor perian Xenon = 5

nomor golongan Xenon = VIIIA

9) Pola Soal Menentukan Nomor Perian Golongan Natrium

Unsur ₁₁Na memiliki  konfigurasi electron seperti berikut

₁₁Na = 1s² 2s² 2p⁶ 3s¹

Tentukan nomor perian dan golongan natrium dalam system periodic atom

Menentukan Jenis Golongan Unsur Sodium

Elektron valensi natrium terletak lega 3s1
sehingga natrimu termasuk golongan unsur terdahulu atau golongan A.

Rumus Menentukan Nomor Periode dan Golongan Unsur Sodium Pada Sistem Ajek

Lakukan unsur golongan terdepan maka nomor musim dan nomor golongan bisa dirumuskan dengan persamaan berikut

nsx
maupun nsx
npy

Elektron valensi natrium 3s1
sehingga

n = 3

x = 1

Makara sodium terletak pada

Periode = 3

Golongan = Sira

10). Contoh Soal Penentuan Nomor Musim Dan Golongan Cobolt Co

Konfigurasi Elektron Kobalt ₂₇Co menurut aturan Aufbau adalah

₂₇Co =  1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d⁷

Elektron valensi kobalt adalah 4s2
3d7

Karena electron valensi berada puas subkulit s dan d, maka cobalt termasuk golongan B

Rumus Menentukan Nomor Hari dan Golongan Cobalt

nsx
(ufuk – 1)dy

Lakukan kobalt

n = 4

Musim Kobat = 4

x + y = 2 + 7 = 9

Pengecualian untul x + y = 9 menjadi VIIIB dan bukan golongan IXB

Golongan = VIIIB

Pola Tanya Ujian Nasional Sistem Berkala Modern

Cak bertanya 1. Periode dalam susunan berkala unsur menyatakan ….

  1. banyak elektron pada pelintasan yang terluar
  2. banyak elektron puas atom
  3. banyak neutron pada inti atom
  4. banyak kulit elektron
  5. banyak proton lega inti atom unsur

Tanya 2. N domestik sistem periodik beradab, atom- unsur logam terletak lega golongan ….

  1. Anda dan IIA
  2. IA dan IVA
  3. IIA dan VIA
  4. VA dan VIIA
  5. IVA

Soal 3. Dalam sistem periodik modern, unsur- zarah bukan logam terwalak pada golongan ….

  1. IA dan IIA
  2. IA dan IVA
  3. IIA dan VIA
  4. VA dan VIIA
  5. IIIA

Soal 4. Dalam sistem periodik modern, unsur- unsur yang tergolong semi-logam adalah ….

  1. Mg
  2. C
  3. Ge
  4. Se
  5. Br

S.oal 5 Dalam sistem periodik modern, elemen- unsur transisi intern terdapat pada periode ….

  1. 1 dan 2
  2. 3 dan 4
  3. 4 dan 5
  4. 5 dan 6
  5. 6 dan 7
  • Sistem Koloid, Konotasi Maslahat Abstrak Soal Estimasi
  • 10+ Lengkap Soal Pembahasan: Sasaran Kimia Zat Aditif Lambung Pemanis Pencelup Pengawet Alami Sintetik Bikinan,
  • 10+ Contoh Tanya Ujian Jawaban Pembahasan pH Larutan Asam Basa Garam Bebas Kertas Indikator Mendunia Lakmus pH Meter,
  • Ester: Pengertian Sifat Raga Kimia Tata Nama IUPAC Rumus Struktur Isomer Reaksi Pembuatan Kegunaan
  • Tetapan Kesetimbangan Reaksi: Signifikasi Syariat Rumus Korespondensi Kc – Kp Contoh Soal Taksiran 10
  • Alkena: Pengertian Resan Ragawi Kimia Rumus Struktur Isomer Geometri Reaksi Adisi Hidrogen Halogen Asam Halida
  • Teori Tumbukan Reaksi Kimia
  • Hukum Proust Perbandingan Teguh Reaksi Kimia: Signifikansi Rumus Contoh Tanya Kalkulasi,
  • Resan Halogen: Pengertian Sifat Ragawi Ilmu pisah Reaksi Pembentukan Kegunaan Fusi Halogen Flour Klor Brom Iodium
  • Partikel Paduan Campuran: Pengertian Diversifikasi Lambang Resan Ciri Heterogen Non Logam
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • >>

Daftar Referensi:

  1. Sunarya, Yayan, 2014, “Kimia Dasar 1, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Ketiga, Yrama Widya, Bandung.
  2. Hiskia Achmad, 1996, “K imia Larutan”, Citra Aditya Bakti,
  3. Sunarya, Yayan, 2013, “Kimia Dasar 2, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Kedua, Yrama Widya, Bandung.
  4. Syukri, S., 1999, “Kimia Dasar 2”, Jillid 2, Penerbit ITB, Bandung
  5. Chang, Raymond, 2004, “Kimia Dasar, Konsep -konsep Inti”, Edisi Ketiga, Jilid Suatu, Penerbit, Erlangga, Jakarta.
  6. Brady, James, E,1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Suatu, Binarupa Fonem, Jakarta,
  7. Brady, James, E., 1999, “Kimia Perguruan tinggi Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Dua, Binarupa Fonem, Jakarta.
  8. Rangkuman Ringkasan:
    Sistem periodik unsur merupakan sistem penggolongan unsur-partikel berdasarkan kenaikan nomor anasir, dan dikelompokkan ke dalam golongan dan masa.
  9. Triade Dobereiner: setiap kelompok terdiri atas 3 molekul beralaskan kemiripan sifat dan kenaikkan nomor agregat.
  10. Oktaf Newlands: setiap unsur ke-8 sifatnya mirip dengan atom purwa seperti tangga nada. Dasar pengelompokannya adalah kenaikkan nomor massa.
  11. Lothar Meyer/Mendeleyev: anasir-molekul disusun beralaskan kenaikkan massa atom. Atom-unsur yang mempunyai sifat mirip terletak pada satu kolom sama yang disebut golongan, sedangkan tubian sifat menghasilkan baris yang disebut tahun.
  12. Moseley: elemen-unsur dikelompokkan berlandaskan kenaikkan nomor partikel, yang kemudian menjadi Sistem Periodik Berbudaya.
  13. Penentuan golongan satu unsur didasarkan pada jumlah elektron valensi yang dimiliki.
  14. Penentuan periode suatu anasir didasarkan pada jumlah alat peraba yang terisi elektron.
  15. Sifat-adat periodik merupakan kebiasaan yang berhubungan dengan letak unsur kerumahtanggaan sistem periodik.
  16. Sistem Periodik Unsur: Denotasi Menentukan Tahun Golongan Tebel Unsur Beradab, Hukum Triade Dobereiner, Oktaf Newlands, Mendeleev, Contoh Soal Perhitungan 10


Bagaimana Hukum Oktaf Dalam Pengelompokan Unsur Unsur

Source: https://ardra.biz/topik/pengertian-hukum-oktaf-newland/