Home  »  Edukasi   »   Beda Potensial Antara Titik a Dan B Adalah

Beda Potensial Antara Titik a Dan B Adalah

By | 13 Agustus 2022

Beda Potensial Antara Titik a Dan B Adalah.

Cara menghitung beda potensial antara titik A dan B dilakukan dengan menginterogasi apa saja komponen pada kedua titik tersebut. Misalnya antara dua titik yang memiliki dua komponen hambatan sekaum yang dirangkai mempunyai tikai potensial yang berbeda dengan dua komponen rintangan sejenis yang dirangkai sorot.. Sahaja cedera potensial di suatu titik secara masyarakat dapat dihitung dengan rumus V = I × R. Di mana V merupakan beda potensial maupun tarikan
(satuan:
volt)
, I adalah kuat arus yang mengalir
(satuan:
ampere)
, dan R = rintangan
(asongan:
ohm)
.

Beda potensial sendiri merupkan banyaknya atau sejumlah energi elektrik yang diperlukan untuk mengalirkan setiap bahara listrik. Nilai beda potensial menunjukkan adanya perbedaan jumlah elektron nan berada dalam suatu arus listrik.

Besar kredit beda potensial

sebanding

dengan besar

arus (I)

listrik yang mengalir dan

kendala (R)

pada afiliasi. Semakin raksasa arus listrik yang mengalir, besar biji tikai potensial juga akan semakin besar. Demikian pula semakin ki akbar hambatan pada rangkaian maka semakin lautan pula beda potensialnya.

Besar arus elektrik di setiap titik plong
sangkut-paut seri
adalah sekelas. Padahal pada rangkaian paralel, ki akbar perputaran listrik plong percabangan farik-selisih bergantung pada ki akbar angka hambatannya. Bagaimana dengan nilai tegangan atau beda potensialnya?

Baca Juga: Yuridiksi Koneksi GGL Cahaya dan Paralel Terhadap Besar Kuat Persebaran yang Dihasilkan pada Suatu Afiliasi Terlayang

Bagaimana persamaan atau rumus untuk cak menjumlah tikai potensial? Bagaimana pengaruh biji rintangan pada suatu noktah maupun antara uluran dua titik? Bagaimana cara menghitung beda potensial antara bintik A dan B maupun antara dua titik lainnya? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah.

Table of Contents

  • Rumus Beda Potensial/Tekanan listrik (V)
  • Syariat Kirchoff
  • Kamil Soal dan Pembahasan

    • Hipotetis 1 – Cak menjumlah beda potensial antara tutul B dan D
    • Contoh 2 – Menghitung beda potensial antara titik A dan B
    • Contoh 3 – Menghitung Beda Potensial antara titik A dan B
Baca juga:   Zat Zat Yang Tergolong Koloid Liofil Adalah

Rumus Beda Potensial/Voltase (V)

Beda potensial ataupun tegangan listrik merupakan perbedaan jumlah elektron nan berada internal sebuah rangkaian listrik. Rincih tikai potensial dinyatakan privat

volt

(V). Pada sebuah rangkaian listrik, suatu jihat mata air distribusi listrik memiliki elektron yang berjenjang sedangkan di jihat yang tak terdapat jumlah elektron yang lebih adv minim. Perbedaan jumlah elektron ini membentuk adanya aliran elektron. Adanya distribusi elektron n domestik rangkaian listrik menyebabkan terjadinya arus listrik.

Ki akbar nilai beda potensial (V) bisa diperoleh melewati perkalian perputaran elektrik (I) dan kendala (R).


Osean nilai beda potensial kuantitas pada suatu rangkaian listrik dapat diperoleh melalui persamaan di atas. Lalu bagaimana dengan cara menghitung beda potensial antara bintik A dan B? Simak plong ulasan selanjutnya di bawah.

Baca Pula: Pendirian Menghitung Biaya Pemakaian Listrik

Syariat Kirchoff

Hukum Kirchhoff menerangkan besaran sirkuit listrik dan selisih potensial/voltase pada sebuah rangkaian setrum. Motor yang pertama boleh jadi mengenalkan syariat Kirchoff ini adalah

Gustav Robert Kirchhoff
, seorang ilmuwan Fisika asal Jerman. Cak semau dua hukum yang diperkenalkan yaitu hukum I Kirchoff dan Hukum II Kirchoff.

Hukum I Kirchoff:
Kuantitas kuat arus yang turut dalam titik percabangan sebagaimana kuantitas langgeng arus yang keluar pecah titik percabangan.

Hukum I Kirchoff

Hukum II Kirchoff:
Lega rangkaian tertutup jumlah aljabar GGL (ε) dan total penerjunan potensial (IR) sederajat dengan nihil. Atau total selisih potensial (tegangan) pada suatu koalisi tertutup yaitu nol.

Hukum II Kirchoff

Langkah – langkah penggunaan hukum II Kirchoff:
1)
Buat perumpamaan arah abadi arus, dan laksana arah loop. Arah perumpaan kuat sirkulasi yang salah tidak akan mepnegaruhi nilai, alhasil akan membentuk kredit menjadi negatif.

Baca juga:   Contoh Pidato Berbakti Kepada Orang Tua Singkat

2)
GGL diberi etiket positif jika episode loop pertama berbenturan kutub positif GGL dan diberi segel negatif jika adegan loop pertama bertemu lawan destruktif.

3)
Awet arus diberi tanda faktual jika sesuai dengan jihat putaran loop.

Perhatikan sebuah contoh eksploitasi hukum II Kirchoff di dasar bikin menambah pemahaman sobat idschool.

Penggunaan Hukum II kIRCHOFF

Persiapan berikutnya yaitu membentuk persamaan mengimak pertepatan pada hukum II Kirchoff. Start pertama semenjak arus nan melangkahi R1
umpama anju: IR1
+ IR2
+ IR3
– E = 0.

Note:
Tutul berangkat bisa dimulai dari mana sahaja.

Setelah mendapat habuan pertepatan, awalan selanjutnya adalah menyelesaikan persamaan tersebut. Untuk laporan nan diketahui nyata besar semua hambatan dan selisih potensial akan diperoleh lautan arus listrik yang mengalir. Selanjutnya, besar sirkulasi elektrik tersebut bisa digunakan lega mandu menghitung beda potensial antara titik A dan B.

Baca Lagi: Rumus pada Panggung Listrik dan Hukum Coulomb

Paradigma Pertanyaan dan Pembahasan

Soal-soal latihan dapat melatih dan kognisi akan suatu materi, termasuk cara menotal beda potensial antara bintik A dan B. Sobat idschool dapat melatih kemampuan cara menghitung tikai potensial atau tegangan melintasi contoh-teladan soal di pangkal. Masing-masing arketipe tanya mutakadim dilengkapi dengan pembahasan yang dapat digunakan seumpama tolak ukur kognisi. Selamat Membiasakan!

Kamil 1 – Menghitung selisih potensial antara titik B dan D

Perhatikan susuk rangkaian listrik berikut!

Contoh Soal Menentukan Beda Potensial atau Tegangan

Tikai potensial antara titik B dan  D adalah ….
A. 0,5 V
B. 1 V
C. 3 V
D. 4 V
E. 8 V

Pembahasan:

Misalkan revolusi listrik (I) sreg sebuah pertalian setrum mengalir dari kutub positif (beda potensial dengan garis lurus bertambah panjang) ke kutub negatif (selisih potensial dengan garis harfiah lebih sumir). Ambil titik A misal sediakala aliran listrik (arus listrik dapat berawal berbunga mana saja).

Menghitung arus elektrik nan bergerak:
∑E + ∑IR = 0
4I – 4,5 + 6I + 2I – 1,5 = 0
4I + 6I + 2I = 4,5 + 1,5
12I = 6
I = 6 : 12 = 0,5 A

Baca juga:   Sebutkan 4 Keuntungan Arus Gulfstream Bagi Negara Inggris

Menghitung selisih potensial antara titik B dan  D (terdapat obstruksi R = 6 Ω):
V = IR
VBD
= 0,5 × 6
VBD
= 3 V

Jadi, beda potensial antara tutul B dan  D adalah 3 V.

Jawaban: C

Baca Juga: Perkariban Elektrik Kilauan, Paralel, dan Sintesis

Contoh 2 – Menghitung beda potensial antara titik A dan B

Perhatikan lembaga rangkaian setrum berikut ini!

Soal Menghitung Beda Potensial Antara Titik A dan B

Pembahasan:

Misalkan arus setrum (I) sreg sebuah pertautan elektrik mengalir bermula kebalikan positif (cedera potensial dengan garis lurus bertambah panjang) ke bandingan negatif (beda potensial dengan garis lurus lebih singkat). Ambil titik A andai mulanya persebaran elektrik (distribusi listrik bisa berawal dari mana saja).

Menghitung aliran listrik nan bersirkulasi:
∑E + ∑IR = 0
3I + 10 + 4I + 8 + 2I = 0
9I + 18 = 0
9I = –18
I = –18 : 9 =  –2 A (
Note:


tanda abnormal menunjukkan jihat pemisalah loop yang berkebalikan)

Menghitung tikai potensial antara titik A dan  B (terdapat kendala R = 3 Ω):
V = IR
VBD
= 2 × 3
VBD
= 6 V

Jadi, cedera potensial antara titik A dan B merupakan 6 V.

Jawaban: C

Contoh 3 – Menghitung Beda Potensial antara tutul A dan B

Perhatikan rangkaian elektrik berikut!

Contoh Soal Menentukan Beda Potensial Antara Titik A dan B

Beda potensial antara titik A dan B sebesar ….
A. 16 V
B. 32 V
C. 160 V
D. 320 V
E. 1.600 V

Pembahasan:

Langkah pertama yaitu menghitung sirkuit listrik nan bergerak pada percabangan (satu cabang dengan bintik A dan B):
I =
skala ditunjuk/skala maksimal
× batas ukur
I =
40/100
× 0,5
I = 0,2 A [Baca Juga: Prinsip Membaca Amperemeter]

Menghitung cedera potensial antara noktah A dan B:
VAB
= IR
VAB
= 0,2 × 80
VAB
= 16 V

Jadi, cedera potensial antara tutul A dan B sebesar 16 V.

Jawaban: A

Sekian ulasan cara cak menjumlah selisih potensial antara titik A dan B. Peroleh kasih sudah mengunjungi idschool(dot)seser, semoga bermanfaat.

Baca Juga: Cara Membuat Benda Bermuatan Listrik Statis






Beda Potensial Antara Titik a Dan B Adalah

Source: https://idschool.net/sma/beda-potensial-antara-titik-a-dan-b/