Benda Netral Didekatkan Dengan Benda Bermuatan Positif Seperti Gambar Berikut

By | 11 Agustus 2022

Benda Netral Didekatkan Dengan Benda Bermuatan Positif Seperti Gambar Berikut.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia objektif

Muatan listrik

Medan elektrik dari tutul bahara positif dan negatif

Simbol awam Q
Eceran Si coulomb
Ketengan lainnya
  • muatan elementer
  • faraday
  • ampere-hour
Privat ketengan pusat SI C = A s
Dimensi SI T
I

Muatan listrik
adalah muatan asal yang dimiliki maka dari itu partikel produsen atom, kecuali neutron. Karakteristik bagasi dasar tetapi dimiliki maka dari itu proton dan elektron.[1]
Muatan listrik hanya dibedakan menjadi bahara substansial dan muatan destruktif, serta pikulan bebas yang tersusun pecah gabungan bahara positif dan muatan negatif dalam jumlah yang proporsional. Selain itu, bagasi namun ditemui pada sistem terpejam yang bukan sebagaimana komposit dan tidak teramati secara empiris. Keadaan asal dari muatan yakni selalu memiliki kuantisasi kasatmata kelipatan bilangan bulat dengan skor 1,602 × 10-19
C atau 4,77 ×10-10
asongan elektrostatik.[2]
Interaksi antarmuatan listrik akan terjadi jika benda-benda yang bermuatan didekatkan satu setimbang enggak. Kecenderungan sorong-menolak terjadi pada benda-benda yang bermuatan,sementara itu gaya tarik-menarik akan terjadi sreg benda-benda nan bermuatan tidak sejenis.[3]
Konsep akan halnya muatan listrik dijadikan sebagai cara asal untuk menjelaskan tentang fenomena elektrik.[4]

Pengusulan

[sunting
|
sunting sumber]

Benjamin Franklin (1706-1790) adalah fisikawan yang membudayakan dan menggunakan istilah muatan listrik untuk permulaan kali. Engkau memperoleh dan menyimpan kewajiban setrum melalui tabung Leyden. Muatan listrik ini diperoleh semenjak tali layang-layang berlapis logam yang diterbangkan momen banyak terjadi petir.[5]

Tipe

[sunting
|
sunting sumber]

Muatan elektrik hanya dibedakan menjadi dua tipe, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Penetapan muatan listrik menjadi semata-mata dua tipe dilakukan makanya ilmuwan berkebangsaan Amerika Serikat yaitu Benjamin Franklin. Kesimpulan bahwa muatan listrik hanya terserah dua diversifikasi diperoleh oleh Franklin melalui percobaan lega sebuah penggaris plastik dan sebuah mayat kaca yang saling digosokkan.[6]

Sifat-rasam

[sunting
|
sunting perigi]

Pembentukan

[sunting
|
sunting mata air]

Setiap benda memiliki atom dengan episode berupa proton, elektron dan neutron. Pembentukan muatan listrik pada suatu benda merupakan akibat berpokok susunan proton dan elektron internal jumlah tertentu pada partikelnya. Sesuai dengan teori atom model Thomson, model Rutherford dan cermin Bohr, unsur terdiri semenjak muatan positif di inti atom dan bahara subversif di luar inti atom. Di internal inti zarah, terdapat proton yang dijadikan sebagai muatan positif. Percobaan muatan setrum nan dilakukan oleh Milikan memperoleh kewajiban terkecil dengan nilai sebesar 1,6 ×1010
Coulomb. Pembentukan muatan hanya terjadi jika jumlah proton dan elektron tidak sama. Jika proton dan elektron dalam total nan sama, maka benda dikatakan bermuatan netral. Benda dikatakan bermuatan negatif jika kuantitas elektron lebih lautan dibandingkan proton. Padahal benda dikatakan bermuatan positif jika jumlah proton makin samudra dibandingkan elektron. Proses pembentukan muatan listrik terjadi ketika atom melakukan ionisasi dengan cara melepas maupun menangkap elektron.[5]

Baca juga:   Kamera Scanner Dan Radiometer Termasuk Ke Dalam Kelompok

Muatan listrik pada suatu benda dapat diperoleh melalui 3 cara, yaitu memberikan bilyet tribolistik, konduksi alias induksi. Surat berharga tribolistrik diperoleh dengan menggosokkan benda nan tidak bermuatan ke benda yang bermuatan. Konduksi dilakukan dengan menghubungkan benda bermuatan dengan benda yang tak bermuatan, sementara itu induksi dilakukan dengan mendekatkan benda yang tidak bermuatan ke benda yang bermuatan.[7]

Massa

[sunting
|
sunting sumber]

Konglomerat dari barang bawaan listrik berlainan dengan massa pada kecenderungan gaya berat. Massa puas tendensi gravitasi hanya terdiri mulai sejak massa positif, sedangkan pada muatan listrik, massa terbagi menjadi massa nyata dan komposit merusak. Eksistensi dua macam massa menyebabkan barang bawaan listik dapat melakukan kecenderungan tarik dan gaya tolak. Ini berbeda dengan gaya gravitasi yang hanya mampu mengerjakan mode tarik karena hanya meiliki satu jenis komposit.[8]

Kecenderungan tarik-menarik

[sunting
|
sunting sumber]

Sifat dari tendensi tarik suatu muatan setrum diketahui setelah Charles Coulomb melakukan eksperimen puas masa 1736-1806. Coulomb menguji dan menentukan samudra gaya tarik antara dua biji kemaluan pikulan elektrik. Dari hasil eksperimen, diperoleh tiga penali. Pertama, jika dua buah muatan setrum dengan sifat yang berbeda (merusak dan aktual) saling didekatkan, maka akan terjadi gaya tarik-mengganjur antara kedua muatan tersebut. Sebaliknya, jika kedua muatan memiiliki sifat yang sejenis (positif-positif ataupun merusak-negatif), maka kedua muatan akan silih sorong-menjorokkan. Kedua, besar gaya tarik antara kedua buah barang bawaan selalu berbanding terbalik dengan jarak antara kedua buah muatan tersebut. Ketiga, matra fisik dari bagasi listrik menentukan besar gaya tarik antara kedua biji kemaluan muatan listrik. Adat kecondongan tarik ini dikenal dan dijelaskan secara rinci internal rumusan-rumusan dari syariat Coulomb.[9]

Gaya elektrostatik

[sunting
|
sunting sumber]

Muatan setrum memiliki mode elektrostatik antara dua barang bawaan listrik partikel dengan nilai 1040
kali bertambah ki akbar dibandingkan dengan gaya gaya berat antara keduanya. Faktor penyebab besarnya gaya elektrostatik pada bagasi listrik belum diketahui secara pasti. Namun, Arthur Eddington dan Paul A.M. Dirac menerimakan perkiraan bahwa fakor gaya elektrostatik pada barang bawaan setrum sarna dengan akar kuadrat dari jumlah materi yang ada di antarbangsa.[2]
Kecenderungan yang terjadi antara dua buah beban listrik memiliki jihat nan konstan, ialah pada garis kancah listrik penghubung di antara kedua muatan. Penetapan sisi barang bawaan listrik didasarkan kepada signifikansi ruang yang isotropi.[10]

Baca juga:   Bagaimanakah Cara Membedakan Penjelajah Web Dengan Penjelajah Web Lainnya

Hukum

[sunting
|
sunting sumber]

Syariat keabadian muatan

[sunting
|
sunting sumber]

Hukum abadiah muatan yakni hukum yang menyatakan bahwa besaran muatan listrik yang dihasilkan plong dua benda yang berbeda dalam suatu proses hijrah muatan yakni hampa. Benda yang memperoleh beban faktual dari benda tidak tetap akan menghasilkan beberapa muatan negatif dengan jumlah yang sama pada provinsi atau benda di sekitarnya.[11]
Benjamin Franklin (1706–1790) mengatakan bahwa dampak berpangkal adanya hukum keabadian muatan yaitu adanya pengungsian beban dari benda yang satu ke benda yang lain. Kewajiban baru yang terdapat di dalam suatu benda bukanlah hasil ciptaan, melainkan hanyalah eksodus muatan berusul benda enggak di sekitarnya.[12]

Hukum Coulomb

[sunting
|
sunting mata air]

Kecondongan tarik-menyentak terjadi pada dua muatan yang bentrok sedangkan tren tolak-menolak terjadi pada dua muatan yang tidak sejenis. Hukum Coulomb menyatakan bahwa “besarnya kecondongan tarik-menarik dan tolak-mendorong antarmuatan listrik sebanding dengan format muatan setrum masing-masing dan berbanding tertuntung dengan kuadrat jarak antarmuatan listrik”. Hubungan antara tren setrum dengan ukuran muatan listrik dan jarak antarmuatan ini dipelajari dan dikemukakan maka itu fisikawan Prancis yang bernama Charles Augustin de Coulomb pada tahun 1785. Dalam percobaan, Coulomb menunggangi neraca puntir.[13]

Penerapan konsep

[sunting
|
sunting mata air]

Induksi listrik

[sunting
|
sunting sumber]

Induksi listrik ialah pemisahan bahara listrik puas suatu benda akibat didekatkan dengan benda lain yang bermuatan listrik. Pemisahan muatan dari benda netral boleh dilakukan oleh benda bermuatan positif atau benda bermuatan negatif. Pemecahan muatan bisa terjadi karena adanya gaya tarik ataupun gaya tolak bahara setrum. Induksi elektrik digunakan untuk membuat benda netral menjadi bermuatan setrum. Gaya tarik akan terjadi pada benda bermuatan negatif yang didekatkan pada benda objektif sehingga barang bawaan positif pada benda netral beringsut ke sisi bukan dari benda netral dan muatan negatif bersumber bertambah ke sisi yang lain. Benda menjadi bermuatan positif jika bahara negatif dihubungkan dengan permukaan tanah kemudian diputus.[14]

Gelanggang setrum

[sunting
|
sunting sumur]

Muatan listrik mampu menghasilkan bekas listrik. Pembuatan palagan listrik dapat dilakukan oleh elektron, ion, alias proton di dalam ruangan yang suka-suka di sekitarnya. Runcitruncit tempat setrum dnyatakan intern Newton/Coulomb maupun disingkat N/C. Medan elektrik umumnya dipelajari internal bidang fisika dan bidang elektronika, khususnya dalam kajian penghantar listrik seperti kawat atau kabel.[15]

Penerapan praktis

[sunting
|
sunting sumber]

Xerografi

[sunting
|
sunting sumber]

Chester Carlson menerapkan hukum Coulomb terhadap sebuah proses xerografi sreg masa 1940. Salutan tipis fotokonduktif nan berbahan selenium diberikan ke permukaan silinder. Pada kondisi palsu, selenium akan bermuatan kasatmata dan memiliki adat konduktivitas yang buruk. Pencetakan rancangan terjadi sejauh kondisi gelap, karena tanggung listrik pada gambar tertunda di selenium. Penimbunan gambar ke selenium dilakukan oleh suatu lensa cahaya. Selenium akan mengubah menjadi konduktor yang baik ketika diberi semarak. Muatan positif akan terbawa pada bagian yang menerima sorot karena terang mengapalkan bagasi pemandu yang menghibur muatan positif puas selenium. Puas bagian yang gelap, muatan positif enggak berpindah. Suatu tinta bubuk yang bermuatan negatif dihembuskan plong permukaan palsu tersebut, sehingga barang bawaan negatif pada tinta debu akan berdampingan pada bahan selenium. Penempelan bulan-bulanan pada selenium menghasilkan gambar yang kemudian dikirim ke lembaran kertas yang bermuatan riil. Tulangtulangan menjadi permanen setelah sotong bubuk dilelehkan dengan suhu tataran.[16]

Baca juga:   Bunyi Merupakan Elemen Penting Dari Seni

Elektroskop

[sunting
|
sunting sumber]

Elektroskop digunakan untuk mencerna kedatangan suatu muatan listrik dan spesies muatan listrik yang ada di dalam suatu benda. Ektroskop terdiri dari sebuah kotak beling, dua buah daun elektroskop, bola logam, dan konduktor yang disekat dari peti. Peti kaca menjadi rumah bagi dua buah daun elektroskop. Kedua daun elektroskop boleh mengalir dan dihubungkan ke bola logam nan berada di luar peti kaca melintasi konduktor.[14]

Bacaan

[sunting
|
sunting mata air]


  1. ^

    Yuberti 2014, hlm. 137.
  2. ^


    a




    b



    Gertshen, Kneser dan Vogel 1996, hlm. 3.

  3. ^

    Ponto 2018, hlm. 35.

  4. ^


    Puriyanto, R. D., dan Rosyady, P. A. (2021). Ashari, Budi, ed.
    Dasar-Radiks Pengukuran Total Listrik. Yogyakarta: UAD Press. hlm. 4. ISBN 978-602-0737-44-7.




  5. ^


    a




    b



    Listiana, dkk. 2009, hlm. 22-9.

  6. ^

    Listiana, dkk. 2009, hlm. 22-10.

  7. ^

    Yuberti 2014, hlm. 138.

  8. ^

    Abdullah 2017, hlm. 2.

  9. ^

    Galih, Ngadiono, dan Purnomosari 2016, hlm. 34.

  10. ^

    Gertshen, Kneser dan Vogel 1996, hlm. 4.

  11. ^

    Ponto 2018, hlm. 31.

  12. ^

    Ponto 2018, hlm. 30.

  13. ^

    Ponto 2018, hlm. 33.
  14. ^


    a




    b



    Ponto 2018, hlm. 36.

  15. ^

    Ponto 2018, hlm. 37.

  16. ^

    Galih, Ngadiono, dan Purnomosari 2016, hlm. 38.

Daftar pustaka

[sunting
|
sunting sumber]

  1. Abdullah, Mikrajuddin (2017).
    Fisika dasar II
    (PDF). Bandung: Perkumpulan Teknologi Bandung.



  2. Galih, V., Ngadiono, dan Purnomosari, E. (2016).
    Pengantar Listrik Besi berani dan Terapannya
    (PDF). Sleman: CV. Mulia Jaya. ISBN 978-602-72713-2-6.



  3. Gertshen, C., Kneser, H.Udara murni., dan Vogel, H. (1996).
    Fisika: Listrik Besi sembrani dan Optik
    (PDF). Jakarta: Rahasia Pembinaan dan Ekspansi Bahasa. ISBN 979-459-693-0.



  4. Listiana, dkk. (2009).
    Ilmu Makrifat Alam 2
    (PDF). Surabaya: Amanah Wacana. ISBN 978-602-8542-06-7.



  5. Ponto, Hantje (2018).
    Sumber akar Teknik Listrik
    (PDF). Sleman: Deepublish. ISBN 978-623-7022-93-0. Diarsipkan dari versi steril
    (PDF)
    tanggal 2021-01-29. Diakses copot
    2021-01-24
    .



  6. Yuberti (2014).
    Konsep Materi Fisika Sumber akar 2
    (PDF). Bandar Lampung: AURA Printing & Publishing. ISBN 978-602-1297-30-8.



Pranala luar

[sunting
|
sunting sumur]

  • How fast does a charge decay?
  • History of the electrical units.



Benda Netral Didekatkan Dengan Benda Bermuatan Positif Seperti Gambar Berikut

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Muatan_listrik