Home  »  Edukasi   »   Berdasarkan Hdi Kualitas Penduduk Asia Yang Termasuk Kategori Sedang Adalah

Berdasarkan Hdi Kualitas Penduduk Asia Yang Termasuk Kategori Sedang Adalah

By | 11 Agustus 2022

Berdasarkan Hdi Kualitas Penduduk Asia Yang Termasuk Kategori Sedang Adalah.


C. Dinamika Pemukim Benua – kontinen di Dunia

Penduduk senantiasa berubah pecah sisi total, distribusi, dan komposisinya. Perubahan tersebut dapat terjadi karena adanya keadaan kelahiran, kematian maupun karena adanya evakuasi penduduk ataupun migrasi. Karena itulah penduduk mengalami dinamika atau disebut dinamika penduduk yaitu perlintasan keadaan penghuni. Perubahan komposisi warga sebagaimana budaya, etnik, dan agama juga menunjukkan dinamika penduduk.

Intern materi ini kita akan belajar adapun DInamika Pemukim Benua Asia, Amerika, Afrika, Eropa dan Australia.

Berdasarkan data World Population Data Sheet (WPDS), puas tahun 2005 setakat hari 2015 penghuni Asia bertambah sebesar 476 miliun jiwa n domestik kurun waktu 10 perian. Penduduk Asia tersebar tidak merata.

Bilang negara di Asia merupakan negara dengan pemukim terbesar di dunia, seperti mana China, India, dan Indonesia.

Area dengan jumlah dan kepadatan penduduk tinggi :

– Asia Timur

– Asia Tenggara

– Asia Daksina.

Negeri pedalaman Asia relatif lebih jarang penduduknya.

Dilihat dari komposisi berdasarkan nyawa,:


25% Usia dibawah 15 musim


67% Umur 15-64 hari


8% Usia diatas 65 tahun

Lancar pertumbuhan pemukim Asia mencapai 1.5% masing-masing tahun. Sungguhpun begitu, sirkuit dan pertumbuhan-penduduknya tidak merata di setiap kawasan. Teladan, Yaman, Suriah, Arab Saudi, Laos, dan Yordania merupakan negara-negara dengan pertumbuhan tinggi, yaitu di atas 2,5%.

Berdasarkan indikator HDI, kualitas penduduk Asia ternyata berjenis-jenis.

– Negara-negara nan memiliki penghuni nan harapan hidupnya, pendidikan, dan pendapatan sangat janjang (Jepang, Korea Selatan, Singapura, Brunei, china dan Saudi Arabia)

– kategori medium Indonesia)

– kategori rendah (Nepal)

Dilihat semenjak komposisi berdasarkan ras, warga di Tanah raya Asia terdiri atas tiga ras terdahulu yaitu:


  1. Ras Mongoloid,

  2. Ras Kaukasoid, dan


  3. Ras Negroid.

N domestik area tertentu masih terdapat ras yang dominan sebagai berikut.

a. Asia Utara dan Asia Perdua mayoritas adalah ras Kaukasoid maupun ras Europoid.

b. Asia Timur dan Asia Tenggara sebagian ki akbar adalah ras Mongoloid.

c. Asia Selatan adegan tengah didominasi ras Kaukasoid.

d. Asia Kidul bagian kidul didominasi ras Negroid, misalnya tungkai bangsa Dravida di India Daksina dan Srilanka.

e. Asia Barat (Timur Tengah) putaran selatan, khususnya negara-negara di Ancol Arab

(Yaman, Oman), didominasi ras Negroid.

f. Asia Kecil, Asia Barat (Timur Paruh) penggalan utara didominasi ras Kaukasoid/Europoid dan ras

Negroid.


Budaya

Asia mempunyai budaya nan sangat bermacam ragam. Asia merupakan wadah lahirnya agama-agama besar di dunia, seperti Hindu, Sikh, konfusianisme, Taoisme, Shinto, Buddha, Islam, Serani, dan Yahudi (Judaism).


Bahasa

Tanah raya Asia juga n kepunyaan banyak bahasa. Kebanyakan negara di Asia memiliki lebih berpunca satu bahasa asli alias pribumi. Bagaikan contoh, di Indonesia terwalak sekitar 600 bahasa kalis atau distrik, Filipina terdapat 100 bahasa daerah dan 1.683 bahasa asli atau kewedanan di India.


Agama

Keragaman dan kekayaan budaya Asia kembali kelihatan dari karya seni, literature dan irama. Porselen, keramik, kaligrafi, lukisan, peralatan berusul gelas dan metal, tekstil dan arsitektur. Karya seni maujud radas irama lagi sangat banyak jenisnya.

Kepadatan Pemukim di Asia

2. Dinamika pemukim Amerika

Penduduk Tanah raya Amerika pada tahun 2005 hingga ke kredit 888.000.000 umur sementara itu sreg

hari 2015 mencapai 987.000.000 hidup. Lampias pertumbuhan penduduk Tanah raya Amerika tergolong rendah, yakni

0,9% saban tahun.

Persebaran penghuni Amerika tak merata. Sentralisasi warga Amerika berada di bagian timur dan barat Amerika Maskapai, Amerika Tengah dan Karibia, serta adegan barat dan timur Amerika Selatan. Putaran tengah Kontinen Amerika galibnya lebih terbatas kerapatan penduduknya.

Baca juga:   Suatu Bentuk Pengukuran Untuk Menilai Kemampuan Aktivitas Jasmani

Komposisi penduduk Amerika berdasarkan usia


24% Usia dibawah 15 tahun


66% Arwah 15-64 hari


10% Usia 65 tahun


10% Usia diatas 65 masa

Negara yang memiliki kualitas penduduk yang tinggi di antaranya adalah Amerika Perseroan, Kanada, Argentina, dan Chile. Negara dengan kualitas penduduk yang tinggi adalah Meksiko, Brazil, dan sejumlah negara Amerika Latin lain.

Negara dengan kualitas penduduk sedang adalah Paraguay, Bolivia dan sejumlah negara lain

Penduduk tulen Amerika terdiri dari Kaki Indian dan tungkai Eskimo.

Penduduk pelimbang bersumber berpunca berbagai benua nan terdiri atas tiga ras terdahulu, yaitu Ras Negroid berasal Afrika, ras Mongolia dari Asia, dan ras Kaukasoid yang berkulit kudus dari Eropa.

Budaya Amerika dapat dibedakan secara umum menjadi

– budaya Amerika Utara (Amerika Perseroan dan Kanada). Amerika Serikat merupakan salah suatu negara dengan budaya yang sangat beragam.

– budaya Amerika Daksina (Amerika Latin)

Agama yang terwalak di benua Amerika merupakan Kristen, Yahudi, Islam, Katolik Rooma, Kristen Protestan, Hindu, Animisme, Shamanisme, Ateis (Tak Menganut Agama)

Bahasa Portugis dan Spanyol merupakan bahasa utama di Amerika Kidul. Selain itu, terdapat pula bahasa lainnya, seperti Aymara di Bolivia, Wayuu di Venezuela dan Kolombia, dan bilang bahasa lainnya. Musik dan tari juga menjadi ciri budaya Amerika Kidul terutama tarian Samba mulai sejak Brazil, Tango dari Argentina dan Uruguay, dan Cumbia mulai sejak Colombia

3. Dinamika Pemukim Eropa

Jumlah penghuni pada satu wilayah selalu mengalami perubahan, hal ini terjadi karena adanya kelahiran, kematian maupun migrasi. Perubahan keadaan penduduk baik dari segi jumlah, aliran maupun komposisinya disebut dengan dinamika penduduk. Eropa yakni sebuah benua dengan pertumbuhan penghuni yang terbilang kecil.

Pertambahan penduduk Eropa yang relatif lebih sedikit bukan pembebasan berpangkal angka kelahiran yang lebih kecil berusul dua benua sebelumnya, yaitu Amerika dan Asia. Kredit kelahiran tetapi 11 hayat sendirisendiri 1.000 warga dan angka mortalitas juga sama adalah 11 mortalitas tiap 1.000 warga.

Eropa merupakan kewedanan tujuan migrasi penduduk bersumber bineka negara, khsuusnya negara-negara di Afrika Paksina dan Timur Tengah yang medium berkonflik. Pada periode 2015 sahaja, sebesar 836.000 turunan datang ke Eropa, khususnya Jerman,Inggris dan Swedia. Kawasan konflik seperti Syria, Irak, Mesir dan sejumlah negara lainnya menjadi penderma penting migran ke Eropa. Berikut ini dinamika penghuni di benua Eropa.


Jumlah Penduduk

Lega tahun 2005 jumlah pemukim Eropa sampai ke 730.000.000 vitalitas. Plong perian 2015, skor tersebut bertambah menjadi 742.000.000 jiwa. Ini berjasa terjadi penambahan sebesar 12.000.000 usia dalam kurun hari 10 tahun.


Persebaran

Galibnya konsentrasi penduduk ki berjebah di Eropa Utara, Selatan, dan Barat. Sentralisasi penduduk tertumbuk pandangan pada kota-daerah tingkat ki akbar dan sekitarnya, seperti Amsterdam, Brussel, London, Madrid, dan Warsawa.

Komposisi berdasarkan Semangat


16% Usia dibawah 15 tahun


67% Hayat 15-64 tahun


17% Umur 65 hari


33% Usia diatas 65 musim


Laju Pertumbuhan Penghuni

Lancar pertumbuhan penduduk Eropa sangat rendah lebih lagi kurang dari 1%, yaitu belaka 0,2% per tahun. Biji kelahiran tetapi 11 kehidupan per 1.000 pemukim dan biji kematian pula sederajat yaitu 11 kematian tiap 1.000 penduduk.


Kualitas Penduduk

Negara dengan kualitas penduduk lalu tahapan di antaranya Inggris, Jerman, Perancis, dan Spanyol. Negara dengan kualitas penduduk hierarki di antaranya yaitu Rumania, Ukraina, dan Bulgaria.


Atak berdasarkan Ras

Berdasarkan ras dan ciri fisiknya, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku nasion, yaitu sebagai berikut.

1.
Bangsa Nordik, ciri fisik suku bangsa ini memiliki rambut blonda, alat penglihatan dramatis, tulang kepala panjang, dan cahaya muka sempit. Mereka banyak tinggal di Eropa Barat dan Eropa Paksina, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman adegan paksina.

Baca juga:   Have a Nice Dream Too Artinya

2.
Nasion Alpen, ciri fisik n kepunyaan rambut hitam, mata hitam, tengkorak bogok, dan tidak sesak tinggi. Kabilah ini banyak terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Perancis, Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman episode selatan.

3.
Bangsa Mediteran, ciri fisik punya surai hitam, mata hitam, fisik dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik, terdapat di wilayah Eropa Selatan, yakni Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol.

4.
Nasion Slavia, ciri fisik menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak terlampau di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia.

5.
Bangsa Dinarik, ciri memiliki surai gelap dan banyak terwalak di Rumania.


Agama


yang dianut di tanah raya Eropa yaitu Katolik Roma, Kristen Protestan, dan Kristen Ortodoks.

Bahasa Inggris merupakan menjadi bahasa antarbangsa. Bahasa terbesar di Eropa adalah Rusia kemudian diikuti Jerman. Sejumlah bahasa lainnya di Eropa merupakan Spanyol, Portugis, Perancis, dan Belanda.


Budaya

Karya seni awam Eropa telah lama berkembang sejak zaman prasejarah intern bentuk lukisan gorong-gorong dan lukisan batu. Periode berikutnya ialah masa Klasik, Bizantium, Abad Pertengahan, Gotik, Renaisance, Barok, Rokoko, Neoklasik, Modern, dan Paskamodern. Perigi budaya Eropa adalah Yunani dan Romawi. Dalam bidang ilmu pesiaran, Eropa suntuk terkemuka, khususnya bidang filsafat.

4. Dinamika Warga Afrika

Afrika merupakan benua terbesar ketiga di dunia setelah Asia dan Amerika (utara dan tengah dan selatan) dan kedua terbanyak penduduknya setelah Asia. Dengan luas kawasan 30.224.050 km² Afrika meliputi 20,3% dari seluruh jumlah daratan Dunia. Jumlah penduduk Afrika sekitar 906 miliun kehidupan plong tahun 2005, jumlah tersebut makin menjadi 1.171 juta jiwa sreg waktu 2015, sehingga jika dikalkulasi maka dalam waktu 10 hari penduduk Afrika meningkat sebanyak 265 juta spirit. Pertumbuhan penghuni yang tinggi disebabkan oleh angka kelahiran nan patut tahapan yakni 36 kelahiran tiap 1000 warga.


Jumlah Penduduk

Lega tahun 2015, besaran penduduk Afrika hingga ke 1.171.000.000 jiwa (WPDS, 2015). Poin tersebut bertambah sebesar 265.000.000 jiwa berpunca total pemukim tahun 2005 yang berjumlah 906.000.000 jiwa.


Aliran Penduduk

Wilayah tertentu hampir tidak berpenghuni yaitu di kewedanan gurun. Wilayah dengan kepadatan pangkat terdapat di penggalan paksina Afrika Utara, sebagian Afrika Barat, bagian timur Afrika Selatan, selama tong Wai Nil dan lebih lanjut.


Laju Pertumbuhan Penduduk

Laju pertumbuhan penduduk Afrika silam pangkat, yaitu 2,5% sendirisendiri tahun. Angka kelahiran di Afrika yang menjejak angka 36 tiap 1000 penduduk. Angka kematian penduduk Afrika juga raksasa yaitu mencapai 10 spirit tiap 1.000 penghuni.


Kualitas Penduduk

Kualitas penduduk Afrika galibnya relatif rendah. Bersendikan kriteria Human Development Index (HDI), Sejumlah negara memiliki kualitas warga yang panjang begitu juga Aljazair dan Tunisia. Negara yang kualitas penduduknya tergolong sedang antara lain Mesir, Afrika Selatan, dan Namibia. Negara dengan kualias warga terbatas di antaranya adalah Sudan, Ethiopia, Kenya, dan Chad.

K

omposisi berdasarkan Ras

Secara garis besar penduduk Afrika digolongkan menjadi empat gerombolan segara sebagai berikut.

1.
Ras Negro yang meninggali sebelah selatan Sahara Gurun merupakan penduduk mayoritas. Ras negro ini terdiri atas bilang suku nasion seperti Suku Masai, Kaki Kikuyu, Suku Zulu, Suku Sudan, dan Suku Sokong.

2.
Ras Kaukasoid dari keturunan Arab nan mendiami Afrika Utara. Ras ini terdapat di sepanjang tepi laut Laut Tengah dan terdiri atas dua suku bangsa yaitu suku nasion Semit dan kaki bangsa Hamid.

3.
Ras Kaukasoid dari anak cucu Eropa dengan kulit putih, nasab Eropa ini jumlahnya abnormal dan banyak tinggal di Afrika Kidul.

Baca juga:   Salah Satu Keunggulan Sig Menggunakan Komputer Adalah

4.
Suku pribumi yaitu penduduk lugu yang banyak suntuk di kawasan-daerah pedalaman. Kaki pribumi terdiri atas Suku Pygmy di alas Kongo, Suku Bushman di Gurun Kalahari, dan Suku Hottentot di Afrika Selatan.


Agama

Di kawasan Afrika Barat dan Utara, Islam menjadi agama yang dominan. Di negeri Afrika Selatan, jumlah pemeluk agama Masehi makin banyak dibandingkan Selam dan Hindu. Di wilayah Afrika Tengah, jumlah terbanyak yaitu penyanjung kepercayaan animisme. Mengenai di kawasan Afrika Timur, penganut Islam dan tangan kanan animisme hampir sepadan banyaknya. Agama tidak yang dianut maka dari itu pemukim Afrika merupakan Ibrani, dan Katolik Roma


Bahasa

Di Afrika terletak bahasa penting nan digunakan yaitu Arab, Swahili, dan Hausa. Diperkirakan jumlah bahasa yang digunakan mencapai 1.500-2.000 bahasa dan dikelompokkan menjadi empat kerumunan, adalah:

1.
Afro-Asiatika, meliputi Afrika babak utara, jumlahnya sekitar 200 bahasa.

2.
Nilo-Saharan, mencaplok negeri Tengah dan Timur Afrika, jumlahnya hingga ke sekitar 140 bahasa.

3.
Kabit-Saharan (Niger-Kadet), mencakup dua pertiga Afrika sebagai cabang utama Niger-Copet, jumlahnya mencapai 1000 bahasa dengan 200 juta penutur. Bahasa Bantu di Tengah, Selatan dan Timur Afrika membentuk sub-kerumunan dari cabang Niger-Congo.

4.
Khoisan, mencaplok babak barat Afrika Kidul, jumlahnya seputar 30 bahasa.


Budaya

Kerajinan patung rata-rata menggunakan tema pasangan laki dan perempuan, putri dan anaknya, laki-junjungan dengan senjata dan binatang dan orang asing. Musik dan tari penduduk lugu Afrika yang menggunakan tradisi verbal yang farik dengan nada dan tari dari penduduk pendatang berpangkal Arab. Penghuni polos, khususnya di provinsi sub Padang pasir menekankan sreg buaian karena nyanyian berfungsi perumpamaan cara komunikasi.

5. Dinamika Pemukim Australia


Rotasi

Sungguhpun Australia yakni negara yang amat luas, sekadar tak banyak provinsi yang seia bikin daerah hunian. Daerah-negeri yang paling kecil sesuai untuk hunian yakni kawasan pantai yang iklimnya nyaman dan curah hujannya cukup.

Kewedanan pantai Australia sebelah Utara tidak dihuni maka itu banyak penduduk karena iklim tropisnya adv amat cengkar, sementara itu provinsi pedalaman dan wilayah tepi laut Barat Australia terlalu gersang. Kebanyakan orang Australia, yakni lebih berusul 85% tinggal di kota katai dan kota besar. Kota-kota tersebut puas umumnya terletak di tepi pantai.

Australia bosor makan dijadikan daerah tujuan penting dari negara-negara konflik, termasuk mulai sejak Timur Perdua. Mengapa demikian? Ternyata Australia telah memiliki hukum yang mengeset akan halnya pengungsi. Australia telah menandatangani konvensi Pengungsi tahun 1951 nan mengharuskan negara tersebut ikutikutan pengungsi yang datang ke wilayahnya.

Australia yaitu negara sekaligus benua dengan kualitas pemukim yang silam janjang. Riuk suatu indikator kualitas penghuni yaitu angka harapan hidup menunjukkan kategori tinggi, merupakan 82 tahun. Ini menunjukkan penduduk Australia memiliki kondisi kesehatan yang baik. Pendapatan penduduk Australia juga tergolong tinggi yang hingga ke 42.880 yen (WPDS,

2015).


Ras

Sebagian segara (92%) penduduk Australia adalah bangsa kulit asli maupun ras kaukasoid, selebihnya adalah dari Asia (7%), Aborigin dan lainnya (1%). Nasion jangat zakiah lazimnya adalah berpokok Eropa yang sebagian lautan berasal dari Inggris dan Irlandia, sisanya dari Italia, Belanda, dan Skotlandia, Jerman, dan Yunani. Pemukim yang dari dari Asia, sebagian besar dari China dan India.


Budaya


Australia n kepunyaan budaya yang bineka. Budaya Australia terdiri atas budaya suku tahir yakni suku Aborigin dan penduduk selat Torres, serta budaya kaki petualang. Banyaknya penduduk pendatang di Australia memperkaya budaya Australia.


Bahasa

Bahasa kewarganegaraan Australia adalah Bahasa Inggris. Semua penghuni di Australia didorong kerjakan meguasai Bahasa Inggris.

Berdasarkan Hdi Kualitas Penduduk Asia Yang Termasuk Kategori Sedang Adalah

Source: https://sites.google.com/view/www-smpn19kota-bekasi/kelas-ix/semester-1/materi-pembelajaran/c-dinamika-kependudukan-indonesia