Campuran Dua Warna Pokok Dengan Perbandingan Yang Sama Disebut Warna

By | 12 Agustus 2022

Campuran Dua Warna Pokok Dengan Perbandingan Yang Sama Disebut Warna.

Apa itu Corak?

Sehabis engkau pahami selayang pandang tentang
Teori Warna Brewster, sekarang kita lihat selanjutnya signifikansi dan contoh lengkap mulai sejak keempat kelompok warna versi Brewster tersebut.

Corak Primer

Merah – Kuning – Dramatis

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Bahasa indonesianya adalah warna anak kunci atau warna bawah. Artinya warna yang menjadi fondasi dari warna lain. Begitu juga kebutuhan pokok manusia seperti makan dan minum. Tanpa makan dan mereguk, maka hayat manusia, akan berakhir alias mati. Cukuplah begitu juga dengan warna primer. Tanpa adanya warna kategori ini, maka tak akan suka-suka dandan lain. Artinya semua warna, pada hakikatnya adalah turunan semenjak percampuran ketiga corak primer ini. Karena itulah seorang pelukis, dengan menggunakan belaka 3 warna bawah merah, asfar dan biru, bisa menghasilkan ribuan malar-malar lain ternilai jumlah warna pada lukisannya. Karena warna yang begitu berpunya dari setiap coretan di kanvasnya, ialah hasil pencampuran dari ketiga warna taktik.

Secara teknis, asal usul warna primer berbeda dengan warna sekunder, bukan boleh dibuat berlandaskan paduan corak lain. Mereka merupakan warna induk. Dandan yang murni merembas sendiri sonder paduan warna tak.

Warna Sekunder

Orange – Hijau – Ungu

Warna ini disebut juga dengan istilah warna kedua, yang artinya yakni warna nan berasal berusul pencampuran 2 warna primer. Misalnya corak merah bila dicampur dengan warna kuning akan menghasilkan warna orange. Merah dengan asfar adalah warna primer. Sedang mentah sebagai hasilnya, disebut dengan warna sekunder. Bagan lengkapnya bisa sira tatap sreg gambar di asal ini:

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Tinggal apakah hanya 3 corak tetapi nan disebut dengan warna sekunder sama dengan rang diatas? Lain. Jumlah corak sekunder, boleh bukan terhingga, tergantung berapa takaran percampuran warna terpangkal. Jika takarannya 1 : 1, memang hasilnya hanya 1. Misalnya anda mencampur satu gelas cat berwarna merah dengan 1 gelas cat berwarna asfar. Maka kesudahannya, karuan semata-mata orange murni. Tapi bagaimana jika takrannya 1 : 1,5 ? Atau 1 : 1,7 dan selanjutnya? Misalnya warna merahnya 1 gelas, tapi warna kuningnya 1,5 kaca. Dahulu risikonya warna sekunder apa? Karena takaran kuningnya bertambah banyak, maka namanya disebut dengan istilah “orange kekuningan”. Tapi jangan lupa, jumlah warna orange kekuningan ini juga bisa tak terhingga, tergantung volume pertambahan yang dilakukan setiap mencampur warna ahmar dengan kuning. Contoh lengkapnya boleh sira cermati sebagai halnya rencana di sumber akar ini:

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Corak Tersier

Coklat Kemerahan – Coklat Kekuningan – Coklat Kebiruan

Baca juga:   Disebut Langlayangan Lantaran Barangna Di Awang Awang

Warna ini disebut pun dengan istilah warna ketiga, yang artinya warna yang terasuh semenjak hasil pencampuran warna trik dengan warna sekunder. Tapi warna yang dicampur (sekunder dengan primer), yaitu yang posisinya bersemuka dalam Lingkaran Corak Brewster. Bukan yang bersebelahan. Misalnya rona sirah dicampur dengan corak hijau. Warna kuning dicampur dengan warna ungu. Dan rona spektakuler dicampur dengan warna orange. Lalu kesannya warna apa? Karena semua unsur warna pokok sudah ikut pada percampuran ini, maka corak nan dihasilkannya yakni warna kecoklatan. Jumlah warna coklat yang dihasilkan, juga dapat enggak terhingga. Tergantung berapa neraca antar dandan yang digunakan setiap mencampurnya. Contohnya akan terlihat seperti mana ini:

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Warna Netral

Putih – Hitam

Yaitu warna yang berasal dari sintesis ketiga dandan pusat. Sirah, Kuning dan Biru, dicampur secara berbarengan dengan takaran perbandingan yang sebanding 1:1:1. Secara teori, pencampuran ketiga rona ini akan menghasilkan rona hitam. Tapi dalam prakteknya, sulit ditemukan. Karena syaratnya kualitas warna dan originalitasnya, harus valid. Ketiga rona primer yang digunakan, etis-benar lugu sesuai standar kualifikasi laboratorium. Sedang faktanya, pewarna atau zat warna primer yang beredar, tidak ceria sebagaimana pengukuran laboraturium rona. Akibatnya, hasil pencampuran ketiga warna primer biasanya akan menghasilkan corak kecoklatan.

Sekiranya sumur ketiga warna primer itu dalam bentuk kilat, maka hasil pencampurannya secara teori akan menghasilkan corak tahir. Ingat teori spektrum dandan berlandaskan pendar. Cahaya putih, bila diuraikan melangkahi beling prisma, akan menghasilkan warna pelangi. Dan warna pelangi itu bila disatukan, akan kembali ke corak asalnya yaitu sinar berwarna putih. Contoh kongkritnya merupakan cuaca matahari. Bila cahaya matahari diuraikan oleh percikan air hujan angin, maka di kaki langit akan melenting halangan warna pelangi.

Baca juga:   Teknik Melukis Dengan Menggunakan Cat Air Diatas Permukaan Kertas Disebut

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Singkatnya, warna diversifikasi ini disebut rona independen karena didalamnya, telah terkandung semua unsur rona yang ada. Itu sebabnya, corak putih dan hitam, akan ki ajek serasi bila dikombinasikan dengan warna apapun.

Pengertian Warna Primer, Sekunder, Tersier, Netral dan Contoh

Campuran Dua Warna Pokok Dengan Perbandingan Yang Sama Disebut Warna

Source: https://www.blogernas.com/2016/07/warna-primer-sekunder-tersier-netral.html