Cermin Yang Permukaan Pemantulnya Tidak Melengkung Disebut Cermin

By | 15 Agustus 2022

Cermin Yang Permukaan Pemantulnya Tidak Melengkung Disebut Cermin.

Lengkap bidang dengan vas anak uang

Sebuah cermin cembung di kereta angin motor

Acuan

merupakan bidang nan licin dan dapat menciptakan pantulan bayangan benda dengan sempurna.

Sejarah



[sunting

|
sunting sumur]



Cermin yang dibuat paling semula adalah kepingan gangguan mengkilap seperti batu gelas, sebuah kaca volkanik yang terbentuk secara alami. Lengkap obsidian nan ditemukan di Anatolia (kini Turki), berumur sekeliling 6000 SM. Contoh alai-belai mengkilap semenjak Amerika tengah dan selatan berusia sekitar 2000 SM.[1]

Sempurna dari tembaga nan mengkilap telah dibuat di Mesopotamia pada 4000 SM dan di Mesir purba sreg 3000 SM.[2]

Di China, teoretis dari kuningan dibuat pada 2000 SM.[3]

Cermin gelas berlapis ferum diciptakan di Sidon (kini Lebanon) puas abad permulaan Yard,[4]

dan cermin gelas dengan sandaran dari daun emas disebutkan oleh sendiri pengarang dari Romawi bernama Pliny n domestik buku
Natural History

miliknya, yang dikarang sekitar tahun 77 M.[5]

Bani adam Romawi juga mengembangkan teknik menciptakan cermin yang bergairah dari gelas hembus yang dilapisi dengan timah nan dilelehkan.[vi]

Contoh parabola pantul purwa barangkali dideskripsikan oleh fisikawan berpokok Arab bernama Ibn Sahl pada abad 10.[7]

Ibn al-Haytham mendiskusikan cermin jeluk dan konkaf dalam geometri bola dan tabung,[8]

melakukan beberapa percobaan dengan cermin, dan menyelesaikan permasalahan menemukan titik di sebuah sempurna cembung di mana cerah yang datang pecah satu titik dipantulkan ke bintik yang enggak.[9]

pada abad 11, cermin kaca yang jernih diproduksi di Al-Andalus.[ten]

Puas awal Abad Renaisans, orang Eropa menyempurnakan metode melapisi kaca dengan constructing timah-raksa. Baik copot serta lokasi invensi itu masih belum diketahui, tetapi pada abad ke-16, Venesia, sebuah daerah tingkat nan terkenal dengan keahilan membuat gelas, menjadi sentral produksi cermin dengan mempergunakan teknik ini. Acuan kaca berpunca periode itu dulunya merupakan produk berbenda yang amat mahal.[11]

Justus Liebig menemukan cermin kaca pantul pada masa 1835. Prosesnya melibatkan pengendapan lapisan fidah metalik ke kaca melintasi korting kimia argentum nitrat. Proses melapisi kaca dengan substansi bersifat reflektif (silvering) ini diadaptasi bakal memproduksi cermin secara massal. Saat ini, kamil sering diproduksi dengan pengendapan vakumnya aluminium (maupun kadang-kadang galuh) langsung ke substrat kaca.

Komposisi



[sunting

|
sunting sumber]



Model awalnya terbuat dari kepingan maupun lembaran besi mengkilap, umumnya logam selaka atau tembaga apabila cerminan yang dipantullan kembali adalah untuk dilihat hanya sekali lagi bisa bermula besi lain apabila hanya digunakan kerjakan memfokuskan kilauan.

Baca juga:   Klasifikasi Pasar Menurut Wujudnya Dikategorikan Menjadi Pasar

Kebanyakan teladan mod terdiri dari lapisan tipis aluminium disalut dengan paisan kaca. Transendental ini disebut “sepuh pinggul” (back silvered), di mana meres memantul dilihat melintasi kepingan kaca. Pelapisan arketipe dengan beling membuat model tahan, tetapi mengurangi kualitas cermin karena tambahan biasan bidang depan kaca. Cermin sebagaimana ini membalikkan sekitar 80% berusul cahaya nan cak bertengger. “Adegan belakang” cermin buruk perut dicat hitam sepenuhnya bakal melindung logam mulai sejak abrasi.

Teleskop dan peralatan optik yang bukan menggunakan ideal “sepuh depan” (front silvered), di mana rataan pemantul diletakan di rataan kaca, nan mengasihkan kualitas bayangan lebih baik. kadang perak digunakan, semata-mata kebanyakannya model ini menggunakan aluminum, yang memantulkan gelombang listrik sumir kian baik terbit perak.

Cermin sepuh depan memantulkan 90% sampai 95% dari cahaya cak bertengger.

Karena ferum berkarat dengan adanya oksigen dan kelembapan, cermin sepuh hadapan perlu diganti permukaannya secara berulang bakal mempertahankan kualitas. Prinsip lain adalah, tentunya, menggunakan kancah vakum bikin meletakkan sempurna ini.

Macam-Macam Contoh



[sunting

|
sunting sumber]



Menurut bentuk permukaannya sempurna dibagi menjadi tiga, yaitu:

Cermin Menjemukan



[sunting

|
sunting sumber]



Pemantulan pada dua cermin menjemukan dengan sudut 60 derajat.

Cermin datar adalah arketipe yang n kepunyaan permukaan datar begitu juga sebuah garis lurus. Gambaran benda yang dibentuk maka dari itu kamil datar punya dimensi ukuran (panjang dan lebar) selaras persis dengan format benda. Jarak yang dibentuk antara benda dengan cermin sama dengan jarak antara contoh dengan bayangan. Resan bayangan benda nan dibentuk oleh cermin melelapkan adalah
maya, tegak, dan separas raksasa. Contoh pendayagunaan cermin menjemukan sebagaimana pada arketipe rias.

Cermin Konkaf



[sunting

|
sunting sumber]



Pola konkaf adalah komplet nan permukaannya berbentuk lengkung terstruktur ke dalam menyerupai fragmen semenjak permukaan bola. Episode tengah model memiliki jarak seterusnya ke benda ketimbang bagian tepi cermin. Ada sebuah tutul imajiner yang menjadi sendi kelengkungan cermin yang memiliki jarak yang sebagai halnya setiap tutul di parasan cermin. Cermin cekung digunakan puas permukaan pemantul lampu busur ki alat, lampu busur senter, dan lampu diversifikasi sorot lainnya. Gambaran yang dibentuk oleh cermin cekung tergantung pada letak benda terhadap eksemplar dengan ketentuan:

  • Jumlah urat kayu letak benda dan letak bayangan comar begitu juga 5.
  • Jika ruang bayangan > ruang benda maka sifat bayangannya diperbesar.
  • Seandainya ruang bayangan < ruang benda maka sifat bayangannya diperkecil.
  • Sahaja cerminan di urat kayu 4 yang bersifat maya dan tegak selebihnya bersifat riil dan terbalik.
Baca juga:   Laporan Hasil Survei Gangguan Sistem Pencernaan

Cermin konkaf bersifat konvergen dan nilai fokusnya aktual.

Cermin Cembung



[sunting

|
sunting sumber]



Cermin lekuk adalah transendental yang permukaannya berbentuk lengkung teratur ke luar. Bagian tengah konseptual memiliki jarak liebih dekat ke benda ketimbang fragmen tepinya. Ada sebuah tutul imajiner nan menjadi siasat kelengkungan cermin nan mempunyai jarak yang begitu juga setiap titik di rataan paradigma. Bayangan yang dibentuk maka itu cermin jeluk merupakan
maya, tegak, dan diperkecil. Cermin cembung banyak digunakan umpama kaca spion sarana kaca pembantu pada persimpangan jalan bagi mencegah terjadinya kemalangan.

Cermin mungkum bersifat divergen dan nilai fokusnya negatif.

Ira Benda Ulas Bayangan Letak bayangan Aturan cerminan
I 4 belakang maya, tegak, diperbesar
2 III depan nyata, terbalik, diperbesar
3 II depan nyata, terjungkir, diperkecil
Four I belakang maya, tegak, diperkecil
f ~ tidak terlatih bayangan
R R depan nyata, terbalik, sama besar

Kepantulan



[sunting

|
sunting sumur]



Kepantulan penahapan ideal bergantung pada jenjang gelombang elektronik cahaya dan pula pada logam itu sendiri, hal ini digunakan dalam kerja optik bagi menghasilkan sempurna
sejuk

dan
semok. Cermin sejuk dihasilkan dengan menggunakan substrat transparan dan target pelapisan yang memantulkan kian banyak cahaya terbantah dan merambatkan kurang cahaya inframerah. Cermin panas ialah kebalikannya, lebih memantulkan kilauan inframerah. Rataan cermin kadang diberikan pelapisan tambahan (overcoating) untuk mengurangi degradasi permukaan dan meningkatkan kepantulan pada Bagian-Putaran spektrum nan akan digunakan. Misalnya, cermin aluminum biasanya dilapisi dengan magnesium florida. Kepantulan umpama kebaikan penjang gelombang listrik gelimbir kepada ketebalan pelapisan dan bagaimana saduran tersebut diletakkan.

Untuk jalan hidup
optical

ilmiah,
cermin dielektrik

biasanya digunakan. Transendental tersebut merupakan substrat kaca (atau kadang-kadang incaran bukan) di satu alias beberapa lapisan dielektrik diendapkan, buat membentuk sebuah lapisan optik. Dengan jimat-jimat mengidas tipe serta ketebalan sepuhan dielektrik, jangkauan panjang gelombang dan jumlah cahaya yang terpantul dari cermin boleh diperinci. Model terbaik semenjak tipe ini rani memantulkan 99.999% cahaya (dalam sebuah radius strata gelombang nan sempit) dan cerbak digunakan internal laser.

Efek



[sunting

|
sunting sumber]



Dalam sebuah cermin rataan, berkas sinar yang sejajar mengalami perubahan arah secara keseluruhan, tetapi masih konstan setinggi; bayangan terdidik di sebuah eksemplar permukaan merupakan cerminan maya, yang besarnya sama dengan objek aslinya. Ada pula model kolong, di mana seberkas cahaya sejajar menjadi seberkas panah nan konvergen, yang sinarnya bertaut dalam fokus (titik imagi) cermin. Yang keladak merupakan contoh kolong, di mana sebuah sinar nan sebabat menjadi tersebar (divergen), dengan kilauan tersebar berpangkal sebuah titik perpotongan “di pinggul” cermin. Kekurangan pecah lensa cekung nan berbentuk bola serta transendental cembung adalah tak dapat mengfokuskan sinar sejajar ke sebuah tutul tunggal dalam kaitan dengan lanturan (aberasi) sferis. Reflektor parabola menuntaskan masalah ini dengan membuat cuaca sejajar yang nomplok (misalnya, cahaya berpunca sebuah bintang yang jauh) untuk difokuskan ke sebuah titik yang kecil; menentang suatu titik nan platonic. Reflektor parabola lain semupakat untuk mencitrakan benda terdekat karena sinar cahaya yang tidak sama.

Baca juga:   Indonesia Adalah Negara Hukum Pernyataan Tersebut Mengandung Arti Bahwa

Seberkas sinar yang terpantul di lengkap sreg sebuah sudut pantul yang sebagai halnya sudut hinggap (sekiranya ukuran sebuah cermin jauh kian besar dari panjang gelombang kilap). Jikalau jaras panah mendatangi parasan cermin pada sudut 30° pecah vertikal, lalu terpantul dari sudut datang dengan ki perspektif 30° semenjak vertikal dalam arah nan anti.

Hukum ini secara matematis menuruti interferensi sebuah gelombang elektronik satah di sebuah batas membosankan.

Tatap pula



[sunting

|
sunting mata air]



  • Lensa
  • Periskop
  • Paradigma tanpa batas

Rujukan



[sunting

|
sunting sumber]





  1. ^



    History of Mirrors Dating Back 8000 Years Diarsipkan 2020-03-22 di Wayback Motorcar., Jay M. Enoch, School of Optometry, University of California at Berkeley


  2. ^





    “The National Museum of Science and Technology, Stockholm”. Diarsipkan dari varian asli tanggal 2009-07-03. Diakses copot
    2009-01-17

    .










  3. ^





    “Chinavoc.com”. Diarsipkan dari varian putih tanggal 2013-ten-19. Diakses copot
    2009-01-17

    .










  4. ^



    Mirrors in Egypt, Digital Egypt for Universities


  5. ^



    Wondrous Glass: Images and Allegories Diarsipkan 2007-12-xiii di Wayback Machine., Kelsey Museum of Archaeology


  6. ^



    The Book of the Mirror Diarsipkan 2008-04-eleven di Wayback Machine., Cambridge Scholars Publishing, edited by Miranda Anderson


  7. ^



    The Forgotten Revolution Past Lucio Russo, Silvio Levy Folio 331


  8. ^



    R. Due south. Elliott (1966).
    Electromagnetics, Affiliate 1. McGraw-Loma.


  9. ^



    Dr. Mahmoud Al Deek. “Ibn Al-Haitham: Principal of Optics, Mathematics, Physics and Medicine,
    Al Shindagah, November-December 2004.


  10. ^





    Dr. Kasem Ajram (1992).
    The Miracle of Islam Science

    (edisi ke-second Edition). Noesis House Publishers. ISBN 0-911119-43-iv.










  11. ^



    The Perunggu-Mercury Mirror: Its Manufacturing Technique and Deterioration Processes, Sendirisendiri Hadsund, Studies in Conservation, Vol. 38, No. 1 (Feb., 1993)

Pranala asing



[sunting

|
sunting sumur]



  • California penal lawmaking (meet art. 653n about ii-style mirrors)
  • mirror.sytes.org

    [

    pranala bebas tugas permanen

    ]


    : text is simply in reversed letter of the alphabet gild.
  • Cermin Datar, Cekung, dan Relung

Cermin Yang Permukaan Pemantulnya Tidak Melengkung Disebut Cermin

Source: https://asriportal.com/cermin-yang-permukaan-pemantulnya-tidak-melengkung-disebut-cermin/