Contoh Soal Elastisitas Permintaan Dan Jawabannya

By | 11 Agustus 2022

Contoh Soal Elastisitas Permintaan Dan Jawabannya.

Konotasi dan Istilah Elastisitas Permintaan.Prolog Elastisitas ataupun dalam bahasa asingnya
elasticity
dapat diartikan sebagai kekenyalan, kesurutan atau keluwesan. Dan, Elastisitas permintaan dapat diartikan bagaikan tingkat kekenduran atau tingkat kepekaan permohonan terhadap perlintasan harga.

Bersendikan pada penyebab kuantitas suatu barang boleh berubah, maka terdapat 3 (tiga) jenis elastisitas, yaitu Elastisitas Harga, Elastisitas Silang, Elastisitas Pendapatan,
Elastisitas Titik dan Elastisitas Busur

a). Elastisitas Harga

Elastisitas Harga
(Price Elasticity)
merupakan perbandingan/ratio persentase perubahan kuantitas suatu dagangan yang diminta atau yang ditawarkan dengan persentase perubahan harga dagangan itu sendiri.

Elastisitas harga bisa dibedakan menjadi 2 (dua) variasi  adalah:

  • Elastisitas Harga dari Permintaan
    (Price Elasticity of Demand)
    atau yang bertambah dikenal perumpamaan Elastisitas Petisi.
  • Elastisitas Harga berpokok Penawaran
    (Price Elasticity of Supply)
    atau lebih dikenal dengan Elastisitas Ijab.

b). Elastisitas Silang

Elastisitas Silang
(Cross Elasticity) yakni
rasio/ratio persentase perubahan kuantitas suatu barang (barang X) nan diminta alias yang ditawarkan dengan persentase pertukaran harga komoditas lain (produk Y).

c). Elastisitas Pendapatan

Elastisitas Pendapatan/Income
adalah proporsi/ratio persentase persilihan kuantitas suatu dagangan yang diminta atau yang ditawarkan dengan persentase pergantian income/pendapatan.

d). Elastisitas Bintik dan Elastisitas Gendewa

Elastisitas titik (point elasticity) adalah elastisitas yang mengukur tingkat elastisitas pada titik tertentu. Konsep elastisitas noktah digunakan jika peruhahan harga yang terjadi sedemikian kecilnya sehingga menuju 0, belaka konsep ini cacat akurat jika perubahan harga nan terjadi relatif besar. Dalam kasus tersebut, lebih tepat jika diukur dengan elastisitas lung (arch elasticity), yang mengukur elastisitas permintaan antara dua bintik.

Rumus Persamaan Elastisitas Permintaan

Elastisitas petisi dinyatakan dengan sebuah koefesien yaitu
Koefesien elastisitas
dan dinotasikan dengan huruf Ed. Dengan demikian, notasi E adalah besaran, atau koefisien yang dapat menunjukkan seberapa lentur permintaan kalau terjadi peralihan harga dan dinyatakan dengan rumus berikut ni.

E
d
= (ΔQ/Q)/(ΔP/P)

ΔQ = perlintasan besaran tuntutan

ΔP  = perubahan harga barang

P = harga permulaan

Q = jumlah permintaan permulaan

Ed
= koefesien elastisitas aplikasi

Kemiripan tersebut sebenarnya adalah rasio antara persentase perubahan jumlah aplikasi terhadap persentase perubahan harga. Koefesien elastisitas menunjukkan besar kecilnya pengaruh transisi tingkat harga terhadap transisi tingkat permintaan barangnya.

Eksemplar Pertanyaan Prediksi Elastisitas Permintaan.

Nilai Ed
sama dengan dua menujukkan bahwa perubahan puas tingkat harga akan menyebabkan transisi tingkat permintaan barang sebesar dua kali daripada perlintasan tingkat harga.

(ΔQ/Q) = persentase perubahan permitaan

(ΔP/P) = persentase perubahan harga komoditas

Jika Ed  = 2, maka

2
= (ΔQ/Q)/(ΔP/P) atau

(ΔQ/Q) =
2 x(ΔP/P)

Dengan demikian Persentase petisi sederajat dengan dua kali berpunca persentase perubahan harga barang.

Jika perubahan tingkat harga sebesar 10 persen, maka perubahan tingkat petisi dagangan ialah 20 persen.

Jika perubahan tingkat harga sebesar 10 tip, maka (ΔP/P) = 10%, sehingga persilihan tingkat permohonan barang (ΔQ/Q) adalah 20 tip.

(ΔQ/Q) =
2x 10%

(ΔQ/Q) =
20 %

Nilai koefesien Ed
seperti mana 0,5 menunjukkan bahwa perubahan tingkat harga akan menyebabkan tingkat permintaan barang berubah sebesar sepoteng kalinya daripada perubahan tingkat harga.

Jika Ed
= 0,5, maka

0,5
= (ΔQ/Q)/(ΔP/P) atau

(ΔQ/Q) =
0,5
(ΔP/P)

Jika harga berubah sebesar 10 persen, maka  (ΔP/P)= 10%, sehingga perubahan tingkat permintaan (ΔQ/Q) yaitu lima persen.

(ΔQ/Q) =
0,5
x 10%

(ΔQ/Q) =
5
%

Keberagaman Varietas Elastisitas Harga Permintaan Barang

Poin Ed
lebih segara dari satu disebut permintaan elastisis, sedangkan seandainya biji Nilai Ed
kurang daripada suatu disebut aplikasi inelastis. Permintaan dengan skor Ed
sederajat dengan satu disebut permintaan unitary atau permintaan ketengan ataupun konvensional.

Selain itu masih ada dua jenis permintaan lagi ialah permintaan elastis sempurna dan petisi inelastis konseptual. Permintaan elastis komplet ditunjukkan dengan Nilai Ed
tak hingga, dan tuntutan inelastis sempurna ditunjukkan dengan Ed
begitu juga kosong.

1). Permintaan Elastis

Permintaan Variabel adalah permintaan ketika persentase transisi jumlah barang yang diminta lebih ki akbar daripada persentase pergantian harga, atau jika biji koefsien Ed > 1. Persilihan  harga pengaruhnya cukup besar terhadap perubahan total barang yang diminta.

Contoh Lembaga Kurva Grafik Tuntutan Elastis

Contoh Permintaan Plastis

Aplikasi elastis biasanya terwalak pada barang-barang yang memiliki tingkat substitusi banyak. Acuan permintaan harga elastis adalah dagangan barang mewah kendaraan dan elektronik, seperti mobil, televisi dan telepon seluler.

Baca juga:   Pakaian Tradisional Vietnam Yang Dipakai Pada Acara Pesta Adalah

2). Permintaan Inelastis

Permintaan Inelastis adalah perimintaan saat persentase pergantian jumlah barang yang diminta lebih mungil daripada persentase persilihan harganya (ponten koefesien Ed < 1). Perubahan harga tekor seperti itu berpengaruh terhadap perubahan total barang yang diminta.

Contoh Gambar Kurva Grafik Permintaan Inelastis
Paradigma Lembaga Kurva Tabel Permintaan Inelastis

Kamil Permintaan Inelastis

Permintaan inelastic biasanya terjadi plong produk-komoditas kebutuhan pokok ataupun primer sebagai halnya beras, gula, serat dan tak-tak.

3). Permohonan Uniter Normal

Petisi uniter adalah ketika persentase perubahan kuantitas komoditas yang diminta sama dengan persentase pertukaran harganya (nilai koefesien Ed= 1). Perubahan  harga pengaruhnya sebanding terhadap peralihan kuantitas barang yang diminta.

Contoh Gambar Kurva Grafik Permintaan Uniter Normal
Contoh Gambar Kurva Diagram Petisi Uniter Protokoler

Contoh Permintaan Uniter

Aplikasi uniter terletak pada sebagian barang kebutuhan sekunder, seperti barang elektronik vcd player dan dvd player.

4). Permintaan Elastis Ideal

Permintaan Elastik teoretis adalah permintaan saat persentase perubahan total barang yang diminta berubah namun persentase perubahan harganya tetap (nilai koefesien Ed = tak terhingga). Harga tidak berubah walaupun jumlah barang yang diminta berubah.

Contoh Gambar Kurva Grafik Permintaan Elastis Sempurna
Contoh Susuk Kurva Grafik Permintaan Fleksibel Hipotetis

Contoh Permintaan Laur Sempurna

Permintaan elastis sempurna terdapat barang yang diproduksi oleh negara hontohnya harga harga bensin, harga setrum. Atau harga barang dan jasa yang ditetapkan oleh pemerintah tarif angkutan, jasa telekomunikasi telephone.

5). Permintaan Inelastis Arketipe

Petisi inelastis abstrak adalah permintaan ketika persentase persilihan jumlah barang nan diminta adalah nol atau tidah ada perubahan, namun persentase harganya berubah (kredit koefesien Ed = 0).

Perubahan harga sebesar apapun sebanding sekali tidak berkarisma terhadap total yang diminta. Kasus permintaan inelastis lengkap terjadi bila konsumen kerumahtanggaan membeli barang bukan lagi memperhatikan harganya,

Contoh Gambar Kurva Grafik Permintaan Inelastis Sempurna
Eksemplar Gambar Kurva Grafik Permintaan Inelastis Transendental

Kamil Permintaan Inelastis Kamil

Permintaan inelastis sempurna terdapat dagangan ataupun jasa yang benar sopan dibutuhkan oleh masyarakat dan tidak ada saringan, seperti obat, air minum.

Contoh Pertanyaan Ujian Perhitungan Elastisitas Petisi Barang

Plong ketika harga
barang
Rp 3,200.000 total nan diminta adalah 80 unit. Kemudian harga naik menjadi Rp4.000.000 kuantitas nan diminta roboh menjadi 40 unit. Berapakah ponten koefesien elastisitas lega harga permintaan barang terebut

Jawab:

Diketahui:

P = Rp3.200.000,00

Q = 80 unit

ΔP = Rp4.000.000 – Rp3.200.000 = Rp800.000

ΔQ = 40 unit – 80 unit = – 40 unit

Ed =(ΔQ/ΔP) x (P/Q)

Ed = (-40/800.000) x (3.200.000/80)

Ed =(-3.200.000/1.600.000)

Ed = -2 seandainya nilainya negative maka diambil biji absolutnya, jadi

Ed = 2

Permintaan produk bersifat elastik karena nilai koefesien Ed lebih besar berasal 1. Angka elastisitas tersebut menguraikan bahwa apabila harga panjat sebesar 1%, maka jumlah yang diminta akan berkurang sebesar 2%.

Contoh Soal Perhitungan Koefisien Elastisitas Pada Tabel Daftar Skedul Permintaan

Plong table di bawah ditunjukkan daftar atau skedul harga dan permintaan barang pada rembulan Januari dan Februari. Hitung koefesien elastisitas permohonan tersebut.

Tabel Daftar Skedul Kuantitas Jumlah Harga Permintaan Barang
Tabel Daftar Skedul Kuantitas Kuantitas Harga Permintaan Dagangan

Jawab:

Diketahui:

P = Rp16.000 /kg

Q = 200 kg

ΔP = Rp 12.000– Rp 16.000= Rp -4.000

ΔQ = 300 kg – 200 kg = 100 kg

Ed =(ΔQ/ΔP) x (P/Q)

Ed = (-100/4.000) x (16.000/200)

Ed = (-16.000/8000)= -2

Ed = -2 jika nilainya negative, maka diambil nilai absolutnya, jadi

Ed = 2 ataupun

Ed > 1

Karena biji koefesian elastisitas permintaan barang lebih dari suatu, maka disebut aplikasi elastis. Hal  ini berarti persentase perubahan harga lebih kecil daripada persentase perubahan kuantitas yang diminta atau apabila terjadi pergantian harga yang relative kecil akan diikuti perubahan jumlah barang yang diminta dalam jumlah nan lebih besar.

Kamil Soal Ancangan Koefesien Elastisitas Petisi Barang Inelastis

Harga barang lokal di suatu pasar tradisional naik berpokok Rp 12.000 menjadi Rp14.000 sendirisendiri kilogram. Kenaikan harga ini menyebabkan permintaan produk lokal runtuh dari 700 kg menjadi 600 kg. berapakah  koefisien elastisitas aplikasi barang tersebut.

Jawab:

Diketahui:

P = Rp12.000 /kg

Q = 700 kg

ΔP = Rp 14.000– Rp 12.000= Rp 2.000

ΔQ = 600 kg – 700 kg = -100 kg

Ed =(ΔQ/ΔP) x (P/Q)

Ed = (-100/2.000) x (12.000/700)

Ed = (-12.000/14.000) = -0,86

Ed = -0.86 jika nilainya negative, maka diambil nilai absolutnya, makara

Baca juga:   Kreativitas Yang Dipunyai Oleh Seseorang Bisa Diartikan Sebagai

Ed = 0,86

Ed < 1

Karena biji koefesian elastisitas permintaan dagangan abnormal dari satu, maka disebut permohonan inelastic. Keadaan ini berarti persentase perubahan harga lebih osean daripada persentase perubahan kuantitas yang diminta atau pergantian yang osean dalam harga tidak diikuti oleh perubahan nan cukup berarti dalam jumlah yang diminta.

Transendental Tanya Ancangan Elastisitas Permintaan Uniter

Harga buah buahan drop dari Rp 70.000 menjadi Rp 63.000,00, sehingga aplikasi buah buahan naik yang tadinya 10.000 kg menjadi 11.000 kg. Berapakan koefesien elastistas permintaan buah tersebut.

Jawab:

Diketahui:

P = Rp70.000 /kg

Q = 10.000 kg

ΔP = Rp 63.000– Rp 70.000= Rp -7.000

ΔQ = 11.000 kg – 10.000 kg = 1000 kg

Ed =(ΔQ/ΔP) x (P/Q)

Ed = (-1000/7.000) x (70.000/10.000)

Ed = (-70.000/70.000) = -1

Ed = -1 jikalau nilainya negative, maka diambil skor absolutnya.

Karena nilai koefesian elastisitas permintaan produk seperti mana satu, maka disebut
permintaan uniter.
Hal ini berarti bahwa persentase perubahan harga sebagaimana persentase perubahan kuantitas yang diminta.

Contoh Soal Antisipasi Koefisien Elastisitas Permohonan Inelastis Sempeurna

Harga sayuran di pasar tradisional pada suatu daerah selalu berubah tiap minggunya antara Rp 5.000 sampai Rp 7.000. Namun kuantitas permintaannya selalu konstan ialah sebesar 2000 kg. hitung berapa koefesien elastisitas permintaannya.

Jawab.

Diketahui:

P = Rp 5000

Q = 2000 kg

ΔP = Rp 7.000– Rp 5.000 = Rp 2.000

ΔQ = 2000 kg – 2.000 kg = 0 kg

Ed =(ΔQ/ΔP) x (P/Q)

Ed = (0/2.000) x (7.000/2.000)

Ed = (0/4000.000) = 0

Ed = 0

Karena nilai koefesian elastisitas permintaan barang sama dengan nol, maka disebut permintaan inelastis model. Peristiwa ini bermakna besarnya perlintasan harga enggak diikuti maka dari itu transisi dalam kuantitas yang diminta. Atau perubahan harga tidak mempengaruhi kuantitas permintaan produk.

Contoh Pertanyaan Anggaran Koefesien Elastisitas Aplikasi Elastis Sempurna

Harga daging di pasar tradisional pada suatu daerah buruk perut kukuh tiap minggunya yaitu Rp 50.000 per kg. Namun jumlah permintaannya selalu berubah antara 2000 sampai dengan 3000 kg. hitung berapa koefesien elastisitas permintaannya.

Jawab.

Diketahui:

P = Rp 50.000

Q = 2000 kg

ΔP = Rp 50.000– Rp 50.000 = Rp 0.0

ΔQ = 3000 kg – 2.000 kg = 1.000 kg

Ed =(ΔQ/ΔP) x (P/Q)

Ed = (1.000/0) x (50.000/2.000)

Ed = (50.000.000/0) = ~

Ed =  ~ tidak tertaksir

Karena nilai koefesian elastisitas tuntutan barang sebabat dengan tak terhingga, maka disebut permintaan variabel sempurna. Hal ini berjasa tuntutan dapat mencapai jumlah yang tak abnormal dengan harga dagangan tetap. Ataupun pertukaran kuantitas dagangan yang diminta tak mempengaruhi harga barang yang diminta.

Contoh Soal Ancangan Koefesien Elastisitas Tutul Permintaan

Fungsi permintaan adalah Qd
= 400 – 2P dengan table skedul permintaannya ialah seperti berikut:

Table Skedul Elastisitas Permintaan Titik Busur Point Arc Demand Elasticity
Table Skedul Elastisitas Petisi Titik Gendewa Point Arc Demand Elasticity

Koefisien elastistas harga permintaan dari titik B ke titil D terjadi perubahan harga berbunga Rp 50 menjadi Rp 150 dan perubahan kuantitas komoditas semenjak 300 unit menjadi 100 unit. Maka elastisitas noktah aplikasi nya ialah

P1
= 50

P2= 150 sehingga

ΔP = 150 –50 = 100

Q1
= 300

Q2= 100  sehingga

ΔQ = 100 –  300 = -200

Ed =(ΔQ/ΔP) x (P1/Q1)

Ed = -200/100

Ed = -2

Kekuatan Elastisitas -2 adalah kalau harga naik satu persen, maka jumlah barang yang diminta jatuh sebesar 2 persen. Alias sebaliknya, kalau harga jebluk suatu perrsen, maka barang nan diminta akan naik 2 persen.

Contoh Soal Perhitungan Koefesien Elastisitas Titik Guna Aplikasi

Hitung elastisitas titik pada harga Rp 50 dan jumlah dagangan nan diminta 300, jika kekuatan permintaannya  merupakan Qd
= 400 – 2P.

Elastisitas permintaan titik dapat dihitung dengan rumus seperti berikut

Ed = (dQ/dP) x (P/Q)

dQ/dP = diferensial pertama fungsi Q terhadap P

Keefektifan permohonan Qd
= 400 – 2P

Turunan purwa fungsi permintaans Q terhadap P adalah

dQ/dP = 2 sehingga

Ed = 2 x (50/300)

Ed = 100/300 =1/3

Elastisitas bintik pada harga Rp 150 dengan jumlah dagangan yang diminta 100 unit.

dQ/dP = 2 sehingga

Ed = 2 x (150/100)

Ed = 300/100 = 3

Elastisitas titik pada harga Rp 100 dengan jumlah komoditas yang diminta 200 unit.

dQ/dP = 2 sehingga

Ed = 2 x (100/200)

Ed = 200/200 = 1

Elastisitas Permintaan Busur
, Arc Elasticity Demand ataupun Elastisitas Tutul Tengah

Koefesien Elastisitas Busur adalah matra elastisitas petisi antara dua titik pada kurva kemustajaban permintaan.

Baca juga:   James Blunt You Re Beautiful Lirik

Contoh Pertanyaan Antisipasi Koefesien Elastisitas Lung,

Dengan menggunakan table skedul di atas, Hitung elastisitas lung antara harga Rp 50 dan Rp 150 dengan jumlah produk yang diminta antara 300 dan 100 unit.

Elastisitas permintaan gendewa alias tutul tengan dapat dihitung dengan rumus sebagai halnya berikut

Ed = (ΔQ/ΔP) x (P1
+ P2)/(Q1
+ Q2)

ΔQ = 100 – 300 = -200

ΔP = 150 – 50 = 100

P1
+ P2
= 150 + 50 = 200

Q1
+ Q2
= 100 + 300 = 400

Ed = (-200/100) x (200/400)

Ed = -2 x ½

Ed = -1

Kaprikornus elastiaitas busurnya yaitu -1

Penawaran Fleksibel Uniter Inelastis Teladan Konotasi Jenis Pola Soal Pembahasan Elastisitas

Signifikasi Definisi Elastisitas Penawaran.  Elastisitas penawaraan atau elasticity of supply dapat diartikan sebagai tingkat kelenturan atau tingkat kepekaan …

Pengertian Permintaan Elastis Inelastis Konseptual Uniter, Penjelasan Contoh Cak bertanya

Signifikasi dan Istilah Elastisitas Permohonan.  Alas kata Elastisitas atau dalam bahasa asingnya elasticity bisa diartikan sebagai kekenyalan, kelenturan …

Konotasi, Fungsi, Keberagaman Pasar Substansial Tanwujud Pasar Lokal Kawasan Kebangsaan Internasional

Signifikasi Pasar – Market.  Pasar atau market adalah palagan bertemunya pembeli dan penjual kerjakan mengamalkan transaksi ekonomi yaitu membeli maupun menjual …

Ciri-Ciri Pasar Oligopoli. Pengertian Macam dan Kamil

Penegrtian Pasar Oligopoli.  Oligopoli berasal dari perkenalan awal olio yang berguna beberapa, dan prolog poli nan bermakna penjual. Secara sederhana Oligopoli adalah …

Faktor Penyebab Timbulnya Pasar Monopoli

Pengrtian Pasar Monopoli.  Pasar atau perusahaan menjadi monopoli karena n kepunyaan sejumlah faktor pendukung kuat nan bisa menjamin berlangsungnya kegiatan …

Faktor Penyebab Timbulnya Pasar Oligopoli

Signifikasi Ciri-Ciri Pasar Oligopoli.  Oligopoli berasal berbunga kata olio yang berguna beberapa, dan kata poli yang bermakna penjual. Secara sederhana Oligopoli …

Pasar Monopoli: Signifikansi, Ciri, Contoh, Penyebab, Untung Rugi.

Pengertian Pasar Monopoli . Pasar monopoli adalah suatu lembaga atau jenis pasar nan doang terdapat satu maslahat maupun satu penjual atau satu perusahaan…

Pasar Persaingan Komplet, Perfect Competition Market

Penegertian Pasar Persaingan Sempurna.  Pasar persaingan kamil yaitu riuk suatu pasar yang terdiri dari banyak remedi dan penjual, namun demikian…

Teori Biaya Produksi: Pengertian Short Run Cost – Long Run Cost – Eksplisit – Implisit – Setia – Variabel – Perbatasan – Contoh Soal

Denotasi Biaya Produksi.  Biaya produksi merupakan biaya dari semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan faktor-faktor produksi …

Teori Keefektifan Produksi Suatu Faktor Input Variabel, Denotasi Contoh Cak bertanya

Pengertian Teori Keistimewaan Produksi. Secara umum, produksi dapat diartikan andai kegiatan optimalisasi dari faktor-faktor produksi seperti, tenaga kerja,…

  1. Ahman, H., E., Rohmana, Y., 2007,”Ilmu Ekonomi Dalam PIPS”, Edisi Kedua, Cetakan Pertama, Penerbit Universitas Terbuka, Jakarta.
  2. Sukirno, S, 2011, “Mikroekonomi Teori Pengantar”, PT Raja Grafindo Persada, Edisi Ketiga, Cetatakan Ke 26, Jakarta.
  3. Pengertian dan Istilah Elastisitas Aplikasi dengan Signifikansi elasticity of demand dan tingkat kelenturan atau sensitivitas tuntutan terhadap perubahan harga. Pengaruh perubahan harga terhadap perubahan permintaan komoditas dengan koefesien elastisitas permintaan dan lambang symbol notasi elastisitas petisi.
  4. Rumus paralelisme koefesien elastisitas permintaan dengan paradigma soal perhitungan koefesien elastisitas permintaan dan permintaan elastis sempurna. Permintaan inelastis sempurna dengan Permintaan elastis sempurna Nilai koefesion tak hingga. Permintaan inelastis ideal nilai koefesien sama dengan hampa.
  5. Tuntutan elastis momen nilai koefesien lebih pecah satu 1 dan permintaan inelastis ketika angka koefesien terbatas pecah satu 1. Permintaan unitary ketengan normal ketika nilai koefesien seperti satu.
  6. Elastisitas Permintaan Titik, Elastisitas Permintaan Lung, Pengertian Elastisitas Petisi Busur, Arc Elasticity Demand atau Elastisitas Bintik Tengah, Contoh Rekapitulasi Rumus Elastisitas Permintaan Bintik, Eksemplar Antisipasi Rumus Elastisitas Permintaan Gandi, Pengertian Elastisitas Permintaan Busur, Arc Elasticity Demand, Elastisitas Titik Perdua, Konotasi Elastisitas Permintaan Titik, Abstrak Soal Elastisitas Permintaan Titik Dan Busur,


Contoh Soal Elastisitas Permintaan Dan Jawabannya

Source: https://ardra.biz/topik/contoh-soal-dan-jawaban-elastisitas-permintaan/