Dipandang Dari Penyaluran Aspirasi Rakyat Demokrasi Terbagi Atas

By | 9 Agustus 2022








KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 Klasifikasi Demokrasi






A. Tujuan Pembelajaran


Setelah kegiatan penelaahan 2 ini diharapkan kalian dapat menguraikan klasifikasi alias neko-neko kerakyatan yang ada di marcapada ini berdasarkan sudut pandang nan berlainan, baik berdasarkan pada penyaluran niat rakyat, kaidah ideologi, maupun berdasarkan nan menjadi titik perhatian.


Kalian juga diharapkan memiliki kemampuan membedakan per demokrasi sesuai klasifikasi yang ada.




B. Uraian Materi


Kini kita lanjutkan kembali pembahasan kita mengenai klasifikasi demokrasi di dunia bersendikan sudut pandang yang berbeda agar pemahaman kalian menjadi bertambah adapun demokrasi.


Berdasarkan teori, kita ketahui bahwa klasifikasi demokrasi itu bisa dilihat berusul tiga sudut pandang, yaitu :


– terserah yang membagi demokrasi berdasarkan penyaluran kehendak rakyat yang melahirkan demokrasi serempak dan tidak kontan.


– Ada sekali lagi yang membaginya berdasarkan ideologi yang melahirkan demokrasi konstitusional dan kerakyatan rakyat,


– sementara itu nan lain membagi berdasarkan yang menjadi titik perhatian, dan ini melahirkan demokrasi formal, material, dan perantaraan.






Mengapa kita harus mempelajari materi ini ? ya, karena kita harus memahami dan memahami klasifikasi demokrasi yang ada di dunia dan menentukan manakah demokrasi yang terbaik yang akan digunakan maka dari itu negara kita tercinta.


Apakah demokrasi yang sudah dibangun ini sudah sejalan dengan cita-cita dan tujuan nasion ini dibuat oleh para pendiri bangsa. Dan begitu banyak pertanyaan yang akan muncul di benak kita, yang membentuk kita lain akan mengetem untuk berpikir demi kemenangan bangsa ini.


Berikut  penjelasan terkait jabaran materi diatas mudahmudahan wawasan kalian  semakin bertambah dan dapat berkontribusi lakukan kemajuan demokrasi di Indonesia, aamiin.

Klasifikasi kerakyatan yang mutakadim kita ketahui diatas dapat dijabarkan andai berikut:


1. Atas dasar penyaluran kehendak rakyat


Menurut cara penyaluran kehendak rakyat , demokrasi dibedakan atas :


a. demokrasi langsung,

yakni demokrasi nan melibatkan rakyatnya secara langsung dalam menentukan kebijakan negara.

Baca juga:   Gambar Di Bawah Ini Merupakan Contoh Keseimbangan



Hal ini sudah lalu diterapkan di Yunani Historis, tepatnya di Sparta dan Athena dengan menciptakan menjadikan polis ataupun negara daerah tingkat.


Ini bisa terjadi dikarenakan wilayah negara kota masih kecil, tidak seperti negara yang cak semau saat ini, komplikasi yang ditangani masih bersifat
sederhana alias belum kegandrungan, dan kuantitas anggota negara kota masih terbilang sedikit.


b. Demokrasi tidak langsung,

yakni demokrasi yang dilakukan melalui sistem perwakilan, artinya rakyat bikin boleh ikut serta dalam menentukan kebijakan negara tidak dilakukan secara langsung melainkan melangkaui konsul-duta yang sudah lalu mereka membeda-bedakan privat pemilu.



Penerapan demokrasi ini kian banyak digunakan mengingat jumlah pemukim dalam satu negara yang senantiasa bertambah, contoh yang minimum mudah yakni negara kita sendiri, Indonesia.


Buat memilih anggota DPR, DPD, DPRD tingkat negeri maupun kabupaten, maka sudah ditentukan berdasarkan UU Pemilu, berapa quota yang dibutuhkan, sehingga enggak semua rakyat Indonesia menjadi wakil rakyat yang akan duduk di raga legislatif


2. Atas dasar prinsip ideologi

Atas dasar ideologi, terdapat dua macam bentuk demokrasi :

a. Demokrasi konstitusional ( demokrasi liberal )


Kerakyatan konstitusional ataupun kerakyatan liberal yaitu demokrasi yang mengedepankan kedaulatan atau individualisme.





Ciri khas kerakyatan konstitusional ialah kekuasaan pemerintahannya terbatas dan tidak diperkenankan banyak campur tangan dan bertindak despotis terhadap warganya. Kekuasaan pemerintah dibatasi oleh konstitusi.






b. Demokrasi rakyat (demokrasi komunis)


Demokrasi rakyat disebut pula demokrasi proletar yang berhaluan marxisme-komunisme.




Demokrasi rakyat mencita-citakan nyawa yang tidak mengenal kelas sosial. Manusia dibebaskan pecah keterikatannya kepada pemilikan pribadi tanpa ada penindasan serta paksaan.







Akan tetapi, bakal hingga ke masyarakat tersebut, apabila diperlukan, dapat dilakukan dengan cara paksa atau kekerasan.



Menurut Mr. Kranenburg demokrasi rakyat makin mendewakan penasihat.




Sementara menurut pandangan Miriam Budiardjo, komunisme tidak hanya merupakan sistem politik, saja sekali lagi mencerminkan gaya kehidupan nan berdasarkan kredit-nilai tertentu.

Baca juga:   Gerak Representasional Disebut Juga Dengan Gerak


Negara merupakan alat lakukan menyentuh komunisme dan kekerasaan dipandang sebagai perkakas yang sah.




3. Atas dasar yang menjadi titik perhatiannya


Berdasar titik berat yang menjadi perhatiannya kerakyatan dapat dibedakan atas:




a. Demokrasi Protokoler (negara-negara liberal)


Yaitu suatu demokrasi nan menjunjung tinggi persamaan dalam parasan politik, tanpa disertai upaya untuk mengurangi ataupun menghilangkan kesenjangan privat bidang ekonomi.



Dalam demokrasi sahih, semua orang dianggap memiliki derajat dan nasib baik yang selaras.


Negara yang menerapkan demokrasi ini pada umumnya adalah negara-negara Barat, seperti : Amerika, Inggris, Belanda, Kanada, Swiss, Australia, Selandia Baru, dan sebagainya.




b. Kerakyatan Material (negara-negara komunis)


Yaitu demokrasi yang dititikberatkan pada upaya menghilangkan disekuilibrium dalam bidang ekonomi, sedangkan kemiripan dalam bidang politik kurang diperhatikan bahkan kadang-kadang dihilangkan.



Usaha untuk mengurangi perbedaan di bidang ekonomi dilakukan maka dari itu organisasi politik penguasa dengan mengatasnamakan negara, dimana barang apa sesuatu sebagai eigendom milik negara dan hak milik pribadi tidak diakui.


Negara nan menganut kerakyatan ini merupakan : RRC, Korea Utara,
Rusia.




c. Demokrasi Korespondensi (negara-negara non blok)


Merupakan kerakyatan nan menjeput dan menggabungkan kebaikan serta membuang penyakit demorasi biasa dan demokrasi material.



Persamaan derajat dan properti setiap orang diakui, sekadar demi kesejahteraan, seluruh aktivitas rakyat dibatasi.


Upaya yang dilakukan pemerintah untuk kesejahteraan rakyat, jangan sampai menghilangkan kemiripan derajat dan kepunyaan asasi manusia.






Negara yang menganut demokrasi gabungan adalah : Yugoslavia, Mesir, Zambia, Aljazair, Sri Lanka, India, Zimbabwe, Indonesia, Kolombia, Afrika Selatan dan Malaysia.



C. Ikhtisar





Aneh-aneh demokrasi didasarkan atas tiga tesmak pandang nan farik, ialah
1. Berdasarkan penyaluran kehendak rakyat, mandu ideologi, dan yang menjadi tutul perhatian.
Berdasarkan tesmak pandang penyaluran niat rakyat dikenal dua keberagaman demokrasi, yakni demokrasi langsung dan enggak langsung/perwakilan.
2. Beralaskan sudut pandang prinsip ideologi dikenal dua keberagaman demokrasi, merupakan kerakyatan konstitusional dan demokrasi rakyat.
Negara Republik Indonesia ikut dalam klasifikasi berdasarkan penyaluran kehendak rakyat, merupakan kerakyatan lain serta merta, dan beralaskan sudut pandang yang menjadi tutul perhatian, yaitu kerakyatan persaudaraan.

Baca juga:   Perbedaan Present Tense Dan Past Tense




3. Berlandaskan kacamata pandang yang menjadi titik pikiran dikenal tiga macam kerakyatan, yakni demokrasi formal, material, dan relasi.





D. Latihan Soal

1. Dipandang dari penyaluran aspirasi rakyat, kerakyatan terbagi atas …
A. Sambil dan tidak spontan
B. Berupa dan destruktif
C. Formal dan material
D. Gayutan dan anak adam
E. Umum dan khusus



2. Atas dasar ideologi, terletak dua macam tulangtulangan demokrasi Negara Korea Lor menganut ideologi yang berwatak tertutup yakni…
A. fasis
B. sosialis
C. liberal
D. komunis
E. Pancasila


3. Berdasar aksen yang menjadi perhatiannya demokrasi bisa dibedakan atas..
A. Formal, material, gabungan
B. Serampak dan tidak langsung
C. Konstitusional dan rakyat
D. Melenggong dan tertutup
E. Awam dan distingtif


4. Setiap negara demokrasi harus memenuhi 2 asas taktik, ialah pengakuan partisipasi rakyat di dalam pemerintahan dan ….
A. tanggap terhadap kepentingan bersama
B. pengakuan harkat dan martabat manusia
C. bukan diskriminasi terhadap warga negaranya
D. memiliki konsul-wakil rakyat dalam tadbir
E. n kepunyaan undang-undang dan badan penegak syariat


5. Perbedaan ideologi Pancasila dengan liberalisme di parasan politik ialah Pancasila mengutamakan keseimbangan antara hak dan kewajiban, sementara liberalisme mengutamakan….
A. paralelisme pendapat dan oposisi yang bersifat liberal
B. kepentingan awam dan kebebasan individu
C. kebebasan parpol dan pemagaran parpol
D. sistem banyak puak dan sistem dua puak
E. sistem presidensial dan sistem parlementer

Dipandang Dari Penyaluran Aspirasi Rakyat Demokrasi Terbagi Atas

Source: https://www.kompasbelajar.com/2021/08/materi-pkn-kelas-xi-bab-ii-bklasifikasi.html