Dua Negara Penghasil Padi Terbesar Di Asean Adalah

By | 10 Agustus 2022

Thailand, secara konvensional
Imperium Thailand
(bahasa Thai:
ราชอาณาจักรไทย, Artikulasi Thai:[raːt̚˥˩.t͡ɕʰa˦˥.ʔaː˧.naː˧.t͡ɕak̚˨˩.tʰaj˧]) nan dibaca Rātcha-āṇāchạk Thai, Rāja-ādnyācạkra Thai; alias (Prathēt Thai, Pradēsa Thai),
Muang Thai, atau
Mueang Thai
(dibaca: “meng-thai”, sama dengan versi Inggrisnya, berarti “Negeri Thai”), adalah sebuah negara di Asia Tenggara yang berbatasan dengan Laos dan Kamboja di timur, Malaysia dan Teluk Siam di selatan, dan Myanmar dan Laut Andaman di barat. Kerajaan Thai dahulu dikenal laksana Siam sampai tanggal 11 Mei 1949. Pembukaan “Thai” (ไทย) berfaedah “independensi” kerumahtanggaan bahasa Thai, cuma juga dapat merujuk kepada kaki Thai, sehingga menyebabkan nama Siam masih digunakan di galengan penghuni negara Thai terutama kaum minoritas Tionghoa dan Amerika.

Imperium Thailand

ราชอาณาจักรไทย

Rātcha-āṇāchạk Thai
(Thai)

Bendera

{{{coat_alt}}}

Lambang

Semboyan:

Lagu kebangsaan:

เพลงชาติไทย

Phleng Chāt Thai

(Indonesia: “Himne Nasional Thailand”)

Lagu imperium:

เพลงสรรเสริญพระบารมี

Sansoen Phra Barami

(Indonesia: “Muliakan Kehormatannya”)

Thailand (orthographic projection).svg
Perlihatkan Bumi

Location Thailand ASEAN.svg
Perlihatkan peta ASEAN

Flag map of Thailand.svg
Perlihatkan denah Bendera

Lokasi
Thailand

(bau kencur)

di ASEAN

(abuk-abu tua)  –  [Mitos]

Lokasi ThailandIbu kota

(dan ii kabupaten terbesar)

Bangkok



13°45′N
100°29′E


 / 

13.750°Tepi langit 100.483°E
 /
13.750; 100.483


Bahasa resmiThai[1]Bahasa yang dituturkan

  • Melayu
  • Isan
  • Kam Mueang
  • Paket Tai

Kelompok etnik

(2009;[6] 2011[3]:95–99)

  • Thai


    34.1% Thai Perdua



    24.9% Khon Isan
    [2]

    9.9% Khon Muang



    7.5% Thai Selatan
  • 14% Suku Tionghoa Thai
  • 12% Lainnya (tercatat Karen, Melayu, Mon, Khmer, Suku Dolok)[3]:95–99[4][5]

Agama

  • 94.50% Buddhisme
  • 4.29% Islam
  • 1.17% Serani
  • 0.03% Hinduisme
  • 0.01% Tak beragama[7]

DemonimThai
Siamese (kuno)PemerintahanKesatuan parlementer recup-demokrasi monarki konstitusional

• Yamtuan

Maha Vajiralongkorn

• Putra Mahkota

Dipangkorn Rasmijoti

• Mangkubumi Menteri

Prayut Chan-ozon-cha Legislatifรัฐสภา

Ratthasapha

 – Majelis Panjang

Badan legislatif

 – Majelis Rendah

Kongres RakyatPembentukan

• Kerajaan Sukhothai

1238–1448

• Kerajaan Ayutthaya

1351–1767

• Imperium Thonburi

1768–1782

• Kerajaan Rattanakosin

6 April 1782

Monarki konstitusional

24 Juni 1932

• Konstitusi kini

6 April 2017 Luas

 – Jumlah

513,120 km2 (50)

 – Perairan (%)

0.4 (2,230 km2)Populasi

 – Perkiraan 2018

69.428.453[8][9] (20)

 – Sensus Penduduk 2010

64,785,909[10]

 – Kepadatan

132.1/km2 (88)PDB(KKB)2021

 – Jumlah

Kenaikan
$1,340 triliun[11] (22)

 – Per kapita

Kenaikan
$19,169[11] (69)PDB(nominal)2021

 – Total

Kenaikan
$536,841[11][12] (25)

 – Saban kapita

Kenaikan
$7,674[11][12] (80)Gini(2020)

Steady
 35,0[13]

sedang
IPM(2019)
Kenaikan 0,777[14]

tinggi
 · 79Mata uangBaht (฿)

(THB)Zona waktuWaktu Standar Thailand
(UTC+7)Lajur kemudikiriKode telepon+66Kode ISO 3166THRanah Internet.th

.ไทย

  • lihat
  • bicara
  • sunting

Orang-orang Thailand pindah mulai sejak Yunnan Tiongkok ke daratan Asia Tenggara selama berabad-abad. Teks minimal awal yang diketahui mengenai kehadiran mereka di wilayah tersebut berkaitan dengan pengasingan anak adam Siam di prasasti abad ke-12 di kompleks kuil Khmer Angkor Wat di Kamboja yang menegur mereka “palsu” atau “perang lama”. Daerah itu pernah dikuasai oleh berbagai pemerintah negara putaran India seperti mana Mon, Kekaisaran Khmer, dan negara-negara Melayu, bersaing dengan negara-negara sebagaimana Ngoenyang Thailand, Sukhothai, kekaisaran Chiang Mai, Lan Na dan Ayutthaya lagi saling berlawanan. Orang-orang Eropa tiba pada abad ke-16, dimulai dengan misi diplomatik Portugis ke Ayutthaya pada hari 1511. Abad-abad berikutnya mengaram berbagai kekuatan kolonial Eropa menduduki distrik-negeri di IndoTiongkok, di mana Thailand kehilangan sebagian raksasa wilayahnya oleh Prancis dan Inggris cuma tetap satu-satunya. Negara-negara Asia Tenggara yang selamat berbunga pendudukan. Sejak pemerintahan Sultan Rama IV pada pertengahan abad ke-19, Thailand telah berkampanye untuk memodernisasi negara sesuai dengan standar Barat. Hal ini menyebabkan pertukaran dari monarki despotis ke monarki konstitusional pada masa 1932. Sahaja 60 tahun berikutnya meluluk pemerintahan militer dan demokratis berganti, dengan kudeta terbaru sreg Mei 2014.

Thailand adalah anggota pembangun Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN) dan tetap menjadi sindikat terdepan Amerika Kongsi.[15][16] Kendatipun ada perlintasan kepemimpinan yang relatif sporadis, itu dianggap sebagai arti regional di Asia Tenggara dan khasiat menengah dalam urusan mendunia.[17] Dengan tingkat urut-urutan individu nan tinggi, ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara, dan terbesar ke-20 oleh PDB, Thailand digolongkan sebagai ekonomi pabrik plonco; manufaktur, pertanian, dan pariwisata ialah sektor-sektor utama perekonomian.[18][19]

Artikel ini
bukan n kepunyaan referensi atau perigi tepercaya sehingga isinya tak bisa dipastikan.
Bantu
perbaiki artikel ini
dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber bisa dipertanyakan dan dihapus kadang-kadang.
Cari sumber: “Thailand” – berita·
surat amanat·
buku·
ilmuwan·
JSTOR

Ada bukti bahwa turunan menduduki Thailand 40.000 waktu nan dahulu dengan artefak batu yang berasal pecah Bendungan Gangguan Tham Lod di Mae Hong Son. Mirip dengan provinsi bukan di Asia Tenggara, Thailand sangat dipengaruhi oleh budaya dan agama India, nan berasal berpunca Kerajaan Funan sekitar abad mula-mula Masehi dengan Kerajaan Khmer.[20] Thailand pada hari-periode awal tunduk sreg kekuasaan Khmer Empire yang kuat dari akar Hindu, sehingga pengaruhnya di Thailand tetap setakat tahun ini.

Kontrol India puas budaya Thailand abnormal setakat puas kontak langsung dengan pemukim India, tetapi terutama disebabkan maka itu dvaravati, Sriwijaya, dan kerajaan Kamboja.[21] EA. Voretzsch percaya bahwa Buddhisme bersirkulasi ke Siam berusul India bakal waktu nan lama sejak zaman Kaisar India Ashoka dari Kekaisaran Maurya hingga milenium pertama. Kemudian Thailand dipengaruhi oleh dinasti Pallava di India daksina dan Kekaisaran Gupta di India utara.

Menurut George Cœdès, “cucu adam-orang Thailand pertama kali memasuki album India Jauh pada abad ke-11 dengan segala nan disebut laksana budak atau tawanan perang Suriah” internal batu bertulis Champa, dan “lega abad ke-12, drum Wat Angkor” ialah “semacam pahlawan “Dijelaskan sebagai Sham. Selain itu, “bangsa Mongol setelah penangkapan Ta-li pada sungkap 7 Januari 1253 dan rekonsiliasi Yunnan tahun 1257, tidak mendukung pembentukan negara Thailand kecil untuk menggantikan kerajaan-kerajaan imperialis.” Basin Basin awalnya ditempati oleh kaki Mon, menjadi situs Dvaravati plong abad ke-7, diikuti makanya Imperium Khmer pada abad ke-11. Sejarah Yuan menyebutkan koteng mahaduta kerajaan Sukhothai puas 1282. Pada 1287, tiga penguasa Thailand, Mangrai, Ngam Muang, dan Ram Khamhaeng membuat “kekeluargaan perkawanan nan solid”.

Setelah jatuhnya Imperium Khmer pada abad ke-13, di mana berbunga majemuk negara dibentuk maka dari itu keluarga Tai, Mon, Khmer, Cham dan Kedaerahan Melayu, seperti mana yang terlihat melangkahi beberapa situs ilmu purbakala dan artefak yang tersebar di seluruh medan Siam. Tetapi sebelum abad ke-12, Kerajaan Buddhisme Sukhothai dianggap sebagai negara Thailand ataupun Siam mula-mula yang didirikan plong 1238.

Kerajaan Sukhothai

Rang Buddha di Wat Mahathat – Taman Kuno Sukhothai.

Kota Sukhothai sebelumnya yaitu bagian bersumber Kerajaan Khmer sampai dengan musim 1238, yaitu pada detik dua pemimpin bangsa Thai, Pho Khun Pha Muang dan Pho Khun Azan Klang Hao serta seorang keturunan Melayu DedKhairul Mulia menyatakan kedaulatannya dan mendirikan kerajaan lakukan bangsa Thai. Pho Khun Seruan salat Klang Hao kemudian menjadi raja mula-mula Sukhothai, dan menamakan dirinya Pho Khun Si Indrathit (atau Intradit). Kejadian ini secara tradisi dianggap yakni awal berdirinya negara Thai modern, meskipun terdapat beberapa kerajaan Thai nan tidak serupa itu tersohor, seperti Lanna, Phayao dan Chiang Saen, yang juga didirikan seputar hari nan sama.

Prasasti Raja Ramkhamhaeng.

Sukhothai berkembang dengan cara membentuk aliansi dengan imperium-imperium Thai lainnya, dimana imperium-kerajaan tersebut memeluk agama Buddha Theravada bagaikan agama negara dengan uluran tangan dari para biksu dari Sri Lanka. Rezim Intradit dilanjutkan oleh anaknya Pho Khun Tali tap Muang, nan pada hari 1278 diikuti maka itu saudaranya Pho Khun Ramkhamhaeng. Di radiks pemerintahannya, nan pula disebut dengan tanda Raja Ramkhamhaeng Agung, Sukhothai menikmati waktu keemasan seumpama puncak kemakmurannya. Ramkhamhaeng dianggap sebagai pembuat alfabet Thai (secara tradisional diperkirakan tahun 1283, dengan bukti kontroversial berupa batu Ramkhamhaeng, adalah satu provokasi berinskirpsi yang dianggap adalah bukti catatan Thai tertua).

Pada puncaknya, Sukhothai diperkirakan terbentang menghampari Martaban (kini di Myanmar) sampai Adv pernah Prabang (kini Laos), serta ke arah selatan di Jazirah Malaysia hingga sejauh Nakhon Si Thammarat (Tambralinga). Dengan demikian pengaruhnya lebih luas daripada Thailand modern, meskipun tingkat kekuasaan yang diterapkan terhadap kewedanan-wilayah tersebut berbeda-beda.

Sehabis mortalitas Ramkhamhaeng, Sukhothai melemah dan berbagai kerajaan bawahannya mulai melepaskan diri. Sementara itu Kerajaan Ayutthaya yang merupakan saingannya semakin meningkat kekuasaannya. Sreg balasannya Sultan Thammaracha II berpangkal Sukhothai perian 1378 terpaksa memasrahkan kekuasaannya, dan Sukhothai menjadi negara bawahan Ayutthaya. Sekeliling perian 1430, Aji Thammaracha IV menjangkitkan ibu daerah tingkat Sukhothai ke Phitsanulok, dan setelah kematiannya tahun 1438, pamor Sukhothai berubah hanya menjadi doang provinsi dari Ayutthaya.

Imperium Ayutthaya

Reruntuhan Wat Chaiwatthanaram di Ayutthaya. Itu dibangun lega abad ke-17 dan dibakar dan dijarah makanya angkatan Burma lega tahun 1767.

Ayodhya, stempel kerajaan yang dipimpin oleh Sri Rama, tokoh internal Ramayana. Pada masa 1350 Kaisar Ramathibodi I (Uthong) mendirikan Ayyuthaya sebagai ibu kota kerajaannya dan mengecundang dinasti Kekaisaran Sukhothai, yaitu 640 km ke arah lor, pada masa 1376.

Dalam perkembangannya, Ayyuthaya lewat aktif berbuat perdagangan dengan berbagai negara asing seperti mana Tiongkok, India, Jepang, Persia dan beberapa negara Eropa. Penguasa Ayyuthaya bahkan mengizinkan pengembara Portugis, Spanyol, Belanda, dan Prancis cak bagi mendirikan permukiman di luar tembok kota Ayyuthaya. Raja Narai (1656-1688) justru memiliki hubungan yang sangat baik dengan Prabu Louis XIV dari Prancis dan terdaftar pernah mengirimkan dutanya ke Prancis.

Imperium Ayutthaya pada masa pemerintahan Narai

Ayutthaya (Siam), c. 1686 M .. CE ..

Aji Narai dan para Jesuit Prancis mencerca gerhana wulan di Lopburi, 1685.

Agen Narai mulai sejak Perancis

Setelah melalui pertumpahan darah perebutan pengaturan antar dinasti, Ayutthaya memasuki abad keemasannya plong perempat kedua abad ke-18. Pada masa yang relatif damai tersebut, kesenian, kesusastraan dan pembelajaran berkembang. Perang nan terjadi kemudian ialah mengembari nasion luar. Ayyuthaya mulai berperang menyamai dinasti Nguyen (penguasa Vietnam Selatan) sreg tahun 1715 untuk memperebutkan otoritas atas Kamboja.

Kendatipun demikian ancaman terbesar cak bertengger berbunga Birma dengan pejabat Sri paduka Alaungpaya yang baru berkuasa setelah menaklukkan wilayah-negeri Tungkai Shan. Pada tahun 1765 wilayah Thai diserang oleh dua biji kemaluan pasukan lautan Birma, nan kemudian bersatu di Ayutthaya. Menghadapi kedua barisan samudra tersebut, satu-satunya pertampikan nan cukup berarti dilakukan oleh sebuah desa bernama Bang Rajan. Ayutthaya risikonya tunduk dan dibumihanguskan pada tahun 1767 pasca- pengepungan yang melebar. Berbagai gana seni, perpustakaan-perpustakaan pintar kesusastraan, dan bekas-tempat penyimpanan dokumen rekaman Ayutthaya nyaris musnah; dan kota tersebut ditinggalkan intern peristiwa lebur.

Kerajaan Thonburi

Kerajaan Thonburi

Monumen Taksin yang agung, patung Raja Taksin dan catur prajuritnya yang terpercaya di Chanthaburi

Peta menunjukkan area Imperium Thonburi Selama pemerintahan Raja Taksin

N domestik keadaan negara yang bukan menentu, kawasan-provinsi membedakan diri dan menjadi negara-negara independen di bawah pimpinan penguasa militer, biksu pemberontak, alias cebis-cebisan keluarga kerajaan. Bangsa Thai dapat terselamatkan dari penaklukan Birma karena terjadinya ofensif Tiongkok terhadap Birma serta adanya tentangan dari koteng superior militer nasion Thai bernama Phraya Taksin, nan kesudahannya mengembalikan kesatuan negara.

Setelah bidasan Burma yang membumihanguskan ibu ii kabupaten Ayutthaya, Jenderal Taksin mendirikan kerajaan yunior pada tahun 1769 yang beribu kota di Thonburi (sekarang tercatat dalam Bangkok) dan menyatukan kembali bekas kekaisaran Ayutthaya. Taksin kemudian dianggap gila dan dieksekusi perian 1782,[22] dan digantikan oleh Jenderal Chakri, yang menjadi baginda pertama dinasti Chakri dengan nama Rama II. Tahun yang sekufu engkau mendirikan ibu kota baru di Bangkok, di seberang batang air Chao Phraya terbit ibu kota lama yang didirikan Jenderal Taksin. Pada hari 1790-an Burma berhasil diusir semenjak Siam.

Kerajaan Rattanakosin

Wat Phra Kaew, arsitektur tahun Rattanakosin

Para penerus Rama I harus menghadapi gaham kolonialisme Eropa selepas kemajuan Britania di Burma tahun 1826. Pada perian yang separas Siam menandatangani perjanjian dengan Britania Raya, dan tahun 1833 Siam mengait kawin diplomatik dengan Amerika Serikat.[23] Perjanjian Inggris-Siam 1909 menentukan tenggat-batas Siam dengan Malaya, padahal serangkaian perjanjian dengan Prancis menargetkan batas timur dengan Laja dan Kamboja.

Raja Chulalongkorn di Rusia plong periode 1897 dengan Nicholas II Dari Rusia, Puri Al Exander.

“Bendera gajah putih” Bendera Thailand dari tahun 1855 hingga 1916.

Di spirit Chulalongkorn, Pada kekuasaannya terjadi modernisasi Siam dan reformasi sosial. Karena Siam terancam akan ekspansi Barat, Chulalongkorn, melalui kebijakannya, berbuntut menyelamatkan Siam mulai sejak kolonisasi. Semua reformasinya dilakukan untuk keselamatan Siam di tengah kolonialisme Barat.

Imperium Thai konstan berdeging sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang enggak pertautan dijajah oleh negara Eropa,[24] (hanya pernah diduduki oleh tentara Jepang sebagai Teritori Imperial. Oleh karena berbahagia pengaturan dan tekanan bangsa Barat nan mengakibatkan berbagai pertukaran plong abad ke-19 maka diberikan banyak kesurutan cak bagi pengembara-pelimbang Britania di Thailand.

Monarki konstitusional

Kudeta tahun 1932 mengubah Siam menjadi Thailand beradab yang berupa monarki konstitusional.[25] Persilihan tanda dari Siam menjadi Thailand sendiri yunior diumumkan Perdana Menteri Plaek Pibulsonggram (Phibun) pada tahun 1939. Tadbir Perdana Menteri Phibun ini ditandai dengan bangkitnya nasionalisme Thai.[26]

Sehabis Perancis ditaklukkan oleh Nazi Jerman pada bulan Juni 1940, banyak makhluk Thailand melihat kesempatan emas cak bagi merebut kembali distrik nan diserahkan kepada Perancis pada zaman Paduka Rama V. Kampanye publisitas superior patriot berlanjut di Bangkok pada 8 Oktober 1940. Pemerintah Thailand sebatas sreg penali bahwa IndoTiongkok Prancis enggak dapat mempertahankan diri, sehingga harus menyerahkan distrik yang diambil pecah Thailand. Proposal ini sangat ditentang makanya Perancis nan kemudian mengerahkan pasukan ke perbatasan Thailand di Aranyaprathet. Perdana Menteri Thailand saat itu Plaek Phibunsongkhram menganggapnya sebagai tindakan perang. Meskipun tentara dan angkatan gegana bertambah sedikit berpangkal Perancis, Thailand memenangkan sebagian besar pertempuran. Tetapi Jepang hilang akal bahwa kesuksesan Thailand akan hadang mereka karena Jepang diizinkan menduduki IndoTiongkok Prancis Utara. Karena itu Jepang ikut campur intern konflik. Gencatan senjata ditandatangani pada 9 Mei 1941 dengan penyerahan beberapa provinsi Pribumi Prancis ke Thailand.

Sreg bulan Januari 1941, Thailand menginvasi Indochina Prancis, dan memulai perang Thai-Prancis. Thailand berhasil merebut Lengkuas, sedangkan Prancis memenangkan pertempuran laut Koh-Chang. Perang tersebut berakhir lewat mediasi Jepang. Prancis dipaksa Jepang untuk melepaskan wilayah sengketa kepada Thailand.

Privat perang dunia II Thailand membagi hak kepada Jepang untuk memotori pasukannya dalam wilayah Thailand menuju Malaya, yang pada saat itu dikuasai Inggris. Pada bulan Desember 1941 Thailand dan Jepang menyetujui persekutuan militer yang berisi persetujuan Jepang bikin membantu Thailand bakal merebut kembali wilayah nan diambil Britania dan Prancis (Shan, Malaya, Singapura, sebagian Yunnan, Laos dan Kamboja). Sebagai imbalannya, Thailand akan membantu Jepang menghadapi Sekutu.[27]

Setelah kekalahan Jepang, Thailand diperlakukan ibarat negara yang kalah oleh Britania dan Prancis. Namun dukungan Amerika Serikat terhadap Thailand membatasi kerugian yang diderita Thailand. Thailand harus mengembalikan wilayah yang diperolehnya dari kedua negara Eropa tersebut, namun Thailand koteng bukan diduduki.[28] Thailand kemudian menjadi kawan Amerika Serikat menghadapi gaham komunisme dari negara-negara tetangganya.

Plong periode 1967, bersama-sama dengan Indonesia, Malaysia, Singapura dan Filipina, Thailand mendirikan ASEAN dan aktif sebagai anggota di dalamnya.

Memori kontemporer

Puas rontok 26 Desember 2004, tepi laut barat Imperium Thai diterjang tsunami proporsional 10 meter pasca- terjadinya gempa marcapada Samudra Hindia 2004, menewaskan 5.000 khalayak di Kekaisaran Thai, dan setengahnya merupakan wisatawan.

Pada tadinya 2005 terjadi sebuah tragedi di Kerajaan Thai Selatan yang mempunyai populasi dengan mayoritas Orang islam. Sekeliling 70 orang terbunuh akibat kekerasan yang dilakukan oleh rezim Shinawatra. Banyak negara yang mengecam persisten tragedi ini. Namun kerumahtanggaan pemilihan majikan pemerintahan, Thaksin Shinawatra sekali lagi memerintah negara ini bagi catur tahun berikutnya.

Satelit atlas komposit Thailand.

Kerajaan Thai merupakan ajang terletaknya beberapa wilayah geografis yang farik. Di sebelah utara, keadaannya bergunung-bukit, dan titik tertingginya berada di Doi Inthanon (2.576 m). Thailand lor yaitu daerah pegunungan. Pegunungan Paralel yang menghampar dari Daen Lao Range (ทิวเขาแดนลาว), di distrik selatan dari Giri Shan, di utara/selatan arah, Dawna Range (ทิวเขาดอยมอนกุจู) membuat perbatasan barat dari Thailand antara Mae Hong Son dan Sungai Salween,[29] yang Thanon Thong Chai Range (เทือกเขาถนนธงชัย), Khun Tan Range (ดอยขุนตาน), Phi Pan Nam Range (ทิวเขาผีปันน้ำ), serta babak barat Tahu Prabang Range (ทิวเขาหลวงพระบาง).[30] Jihat timur laut terdiri dari Hamparan Khorat, nan dibatasi di timur oleh sungai Mekong. Kewedanan tengah negara didominasi lembah batang air Chao Phraya yang hampir seluruhnya melelapkan, dan mengalir ke Teluk Thailand. Di sebelah selatan terdapat Lahan Langkai Kra nan berhanyut-hanyut ke Ancol Melayu.

Baca juga:   Dibawah Ini Contoh Faktor Pendorong Mobilitas Sosial Pada Penyebab

Kerajaan Thai berbatasan dengan Laos dan Myanmar di sebelah utara, dengan Malaysia dan Teluk Siam di selatan, dengan Myanmar dan Laut Timur di barat dan dengan Gadamala dan Kamboja di timur. Koordinat geografisnya adalah 5°-21° LU dan 97°-106° BT

Iklim

Puncak ancala di Thailand utara, Chiang Mai.

Heo Narok Fall, Yojana Kebangsaan Khao Yai.

Pulau-pulau di Thailand selatan, Krabi.

Hutan di Thailand utara, Chiang Mai.

Thailand iklim yang dipengaruhi maka dari itu angin monsoon yang memiliki budi musiman (barat rahasia dan monsun timur laut).[31]:2
muson barat daya, nan dimulai mulai sejak bulan Mei sampai oktober ini ditandai dengan pergerakan yang hangat, udara lempem dari Ki akbar Hindia ke Thailand, menyebabkan banyak guyur hujan abu di sebagian besar negara.[31]:2
muson timur laut, tiba semenjak oktober hingga februari mengirimkan mega dingin dan kersang dari Tiongkok atas sebagian samudra dari Thailand.[31]:2
Di Thailand selatan, monsun timur laut mengirimkan cuaca nan sejuk dan curah hujan yang melimpah di pantai timur dari kewedanan itu.[31]:2
Sebagian samudra dari Thailand, “tropis basah dan gersang atau iklim sabana” varietas (Köppen’s iklim sabana Tropis).[32] Bagian selatan dan ujung timur timur memiliki iklim muson tropis.

Thailand memiliki tiga musim.[31]:2
Yang pertama adalah hujan abu atau musim monsun barat muslihat (pertengahan Mei sampai medio oktober) yang jayeng sebagian ki akbar negara.[31]:2
perian Ini ditandai dengan hujan angin luber dengan bulan agustus dan September yang terbasah hari tahun.[31]:2
keadaan Ini dapat kadang-kadang menyebabkan banjir.[31]:4
selain curah hujan abu yang disebabkan oleh angin waktu barat anak kunci, Intertropical Convergence Zone (ITCZ) dan tropis puting beliung juga berkontribusi untuk menghasilkan hujan abu deras selama waktu hujan angin.[31]:2
meskipun Demikian, mantra kering lazimnya terjadi selama 1 sampai 2 pekan semenjak bulan juni hingga awal juli.[31]:4
Ini adalah karena rayapan menaiki berbunga Intertropical Convergence Zone Tiongkok selatan.[31]:4, musim Anyep atau perian timur laut dimulai dari medio november hingga pertengahan februari.[31]:2
Sebagian besar bermula Thailand mengalami cuaca kersang selama perian ini dengan suhu ringan.[31]:2
:4
pengecualian yakni bagian kidul Thailand, di mana ia menerima curah hujan meluap, terutama sejauh oktober sebatas November.[31]:2
musim Seksi ataupun pra–musim hujan berlangsung dari pertengahan februari sampai medio Mei dan ditandai oleh cuaca yang lebih suam.[31]:3

Karena lokasinya yang di perdua liwa dan lintang, utara, timur laut, tengah, dan bagian timur mulai sejak Thailand mengalami hari panjang dari cuaca suam.[31]:3
Selama musim terpanas periode (Maret setakat Mei), suhu kebanyakan mencapai hingga 40 °C (104 °F) maupun lebih dengan pengecualian berbunga daerah pantai di mana angin laut yang moderat sore perian master.[31]:3
sebaliknya, wabah udara dingin pecah Tiongkok dapat membawa hawa hambar; n domestik beberapa kasus (terutama di lor dan timur laut) di dekat atau di bawah 0 °C (32 °F).[31]:3
Thailand Selatan ini ditandai dengan cuaca yang sejuk selama tahun dengan abnormal diurnal dan musiman variasi suhu karena maritim pengaruh.[31]:3

Sebagian besar negara memufakati rata siram hujan abu tahunan 1.200 hingga 1.600 mm (47 hingga 63 in).[31]:4
Namun, negeri-daerah tertentu di arah kilangangin kincir bertiup dari pegunungan seperti area Ranong di rantau barat Thailand fragmen kidul dan babak timur dari Provinsi Trat mengakui lebih dari 4.500 mm (180 in) siram hujan masing-masing perian.[31]:4
kewedanan terkering di sisi bawah kilangangin kincir di tengah lembah dan paling utara di episode selatan Thailand, di mana rata-rata guyur hujan invalid berpunca 1.200 mm (47 in).[31]:4
Sebagian samudra berusul Thailand (utara, timur laut, tengah dan timur) ditandai dengan kurat kersang selama monsun timur laut dan guyur hujan yang melembak selama muson barat pusat.[31]:4
Di fragmen selatan Thailand, siram hujan abu melimpah terjadi di timur laut dan angin musim barat rahasia masa dengan puncak pada wulan September bagi pantai barat dan puncaknya pada November–januari di tepi laut timur.[31]:4

Margasatwa

Kawanan gajah liar di Suaka alam Kui Buri, Kewedanan Prachuap Khiri Khan.

Kepiting kecil di pantai pasir di Phuket.

Gajah adalah simbol Thailand. Meskipun terserah 100.000 gajah jantan di Thailand pada tahun 1850, jumlahnya telah jebluk menjadi 2.000. Pemburu telah mengejar gajah kerjakan sangir dan indra peraba, dan sekarang lebih lakukan daging.[33] Gajah sering ditangkap karena intensi wisata atau dabat, tetapi penggunaannya telah melandai sejak pemerintah melarang penebangan pada tahun 1989. Sekarang lebih banyak gajah yang ditangkap daripada nan liar, dan para aktivis mengklaim bahwa gajah nan ditangkap sering disalahgunakan.[34]

Perburuan spesies yang dilindungi tunak menjadi masalah utama. Pemburu telah mengurangi populasi macan dan medalion bersurih, dan kucing besar lainnya. Sebagian besar sato (termasuk macan, beruang, bicokok, dan ulat) dibesarkan maupun diburu cak bagi diambil daging dan obat-obatan. Meskipun barang-barang itu ilegal, pasar Chatuchak yang tersohor di Bangkok masih terkenal karena menjual produk spesies yang terancam punah.[35]

Praktek pemeliharaan fauna palsu mengancam spesies tertentu. Hewan besar perut ditangkap dan dijual, dan ini bosor makan mengharuskan induknya untuk dibunuh. Setelah dilepaskan ke habitat alami sesudah penahanan nan lama, sebagian ki akbar hewan peliharaan gagal berkembang biak. Di antara yang terkena dampak termasuk beruang hitam Asia, beruang madu, beruang tangan putih dan lilin lebah.

Lihat juga: Pulau-pulau Thailand.

Aula Geta Ananta Samakhom, konstruksi parlemen lama Kekaisaran Thai, di Bangkok. Sappaya-Sapasathan, Gedung wakil rakyat saat ini

Garis haluan nasional Thailand kini berada di sumber akar konstitusi dengan Raja sebagai kepala negara dan Perdana Menteri seumpama bos pemerintahan. Yustisi harus bertindak secara independen dari cabang legislatif dan manajerial, belaka peradilan diduga didasarkan pada kepentingan politik dari ketentuan undang-undang yang terserah.[36]

Yang dipertuan Thailand mempunyai tekor pengaruh serempak di radiks konstitusi sekaligus adalah pelindung Buddhisme Imperium Thai dan lambang kudrati diri dan persatuan bangsa. Prabu yang memerintah masa ini tinggal dihormati oleh rakyatnya dan dianggap bak pemimpin dari segi moral, hal nan mutakadim dimanfaatkan lega beberapa kesempatan bikin menyelesaikan keruncingan garis haluan. kepala pemerintahan adalah Patih Menteri, yangsuatu dilantik oleh syah bermula anggota-anggota anggota dewan dan biasanya merupakan ketua partai mayoritas.

Sejak reformasi ketatanegaraan raja puas perian 1932, Thailand telah memiliki 19 konstitusi dan piagam.[37][38] Selama waktu ini, bentuk pemerintahan berpaling-ubah antara kediktatoran militer dan demokrasi terpilih, tetapi semua pemerintah mengakui pewaris kedudukan kerajaan.[39]

Sebelum 1932, pemerintah Siam tidak memiliki raga legislatif karena semua kekuasaan hukum berada di tangan aji. Ini telah menjadi kasus sejak berdirinya Kekaisaran Sukhothai sreg abad ke-12, detik kaisar dianggap seumpama “Dharmaraja” atau “raja nan memerintah menurut Dharma”, (syariat agama Buddha). Sahaja, pada 24 Juni 1932, sekerumun warga sipil dan tenaga kerja militer bernama Khana Ratsadon (atau Puak Rakyat) mengerjakan kudeta tak berdarah nan mengakhiri 150 tahun kekuasaan absolut dari Dinasti Chakri. Umpama gantinya, kelompok itu memperjuangkan monarki konstitusional dengan konstitusi rakyat.

“Rancangan Konstitusi” 1932 yang ditandatangani oleh Raja Prajadhipok (Rama VII) membentuk dewan perwakilan mula-mula Thailand, sebuah Majelis Rakyat yang beranggotakan 70 anak adam. Persuaan diadakan kerjakan pertama kalinya pada 28 Juni 1932 di Aanta Samakhom Assembly Hall. Khana Ratsadon membiji bahwa insan-orang tidak siap untuk pemilihan masyarakat, tetapi kemudian mengubah pendirian mereka. Ketika konstitusi “permanen” mulai berlaku puas Desember 1932, pemilahan dijadwalkan 15 November 1933. Konstitusi plonco mengubah tata letak majelis menjadi 78 tersaring dan 78 terseleksi (maka itu Khana Ratsadon), total 156 anggota. Sejak Mei 2014, Thailand telah diperintah oleh pemerintah militer yang disebut Dewan Keamanan dan Perdamaian Kewarganegaraan, nan menghapuskan konstitusi 2007, mengumumkan keadaan darurat dan jam malam nasional, melarang pertemuan politik, menyirat dan membancang para ahli politik dan pengorganisasi anti-perebutan kekuasaan, kencangkan sensor internet dan kontrol media massa.

Pancaka Yamtuan Rama IX di malam hari.

Raja Thailand saat ini adalah Raja Vajiralongkorn (atau Rama X) yang naik kursi pada 1 Desember 2016 setelah kematian ayahnya Bhumibol Adulyadej (Rama IX) plong 13 Oktober 2016. Ini diabadikan dalam konstitusi bahwa kedaulatan negara terletak pada rakyat tetapi raja akan menjalankan kekuasaannya melangkahi rakyat ketiga saja raja akan menjalankan kekuasaannya melalui ketiga. -Tiga cabang pemerintah Thailand. Baginda bak kepala negara diberikan pengaruh dan tugas tertentu dalam rezim terlepas dari konstitusi. Menurut konstitusi, baginda adalah kepala laskar. Beliau diminta kerjakan memeluk agama Buddha dan mempertahankan semua agama di negara ini. Raja pula mempertahankan sejumlah kekuatan tradisional seperti pengangkatan pandai waris, grasi, dan persetujuan imperium. Raja dibantu makanya Dewan Hadiah Thailand.

Pencatuan manajerial

Kerajaan Thai dibagi kepada 76 provinsi (changwat), yang dikelompokkan ke privat 5 kelompok provinsi. Nama tiap provinsi bersumber dari stempel ibu kota provinsinya.

Utara

  • Chiang Mai
  • Chiang Rai
  • Kamphaeng Phet
  • Lampang
  • Lamphun
  • Mae Hong Son
  • Nakhon Sawan
  • Nan
  • Phayao
  • Phetchabun
  • Phichit
  • Phitsanulok
  • Phrae
  • Sukhothai
  • Lain
  • Uthai Thani
  • Uttaradit

Timur

  • Chachoengsao
  • Chanthaburi
  • Chonburi
  • Rayong
  • Prachinburi
  • Sa Kaeo
  • Trat

Selatan

  • Chumphon
  • Krabi
  • Nakhon Si Thammarat
  • Narathiwat
  • Pattani
  • Phang Nga
  • Phattalung
  • Phuket
  • Ranong
  • Satun
  • Songkhla
  • Manuskrip Thani
  • Trang
  • Yala

Timur Laut

  • Amnat Charoen
  • Bueng Kan
  • Buriram
  • Chaiyaphum
  • Kalasin
  • Khon Kaen
  • Loei
  • Maha Sarakham
  • Mukdahan
  • Nakhon Phanom
  • Nakhon Ratchasima
  • Nongbua Lamphu
  • Nong Khai
  • Roi Et
  • Sakon Nakhon
  • Sisaket
  • Surin
  • Ubon Ratchathani
  • Udon Thani
  • Yasothon

Tengah

  • Ang Thong
  • Ayutthaya
  • Bangkok
  • Chainat
  • Kanchanaburi
  • Lopburi
  • Nakhon Nayok
  • Nakhon Pathom
  • Nonthaburi
  • Pathumthani
  • Phetchaburi
  • Prachuap Khiri Khan
  • Ratchaburi
  • Samut Prakan
  • Samut Sakhon
  • Samut Songkhram
  • Saraburi
  • Sing Buri
  • Suphanburi

Atlas Kerajaan Thai dengan ii kabupaten-kota utama.

Provinsi-provinsi tersebut kemudian dibagi lagi menjadi 795 distrik (Amphoe), 81 sub-distrik (King Amphoe) dan 50 distrik Bangkok (khet) (jumlah hingga waktu 2000), dan dibagi-bagi lagi menjadi 7.236 komunitas (Tambon), 55.746 desa (Muban), 123 kotamadya (Tesaban), dan 729 distrik sanitasi (Sukhaphiban) (jumlah hingga waktu 1984).

Tentara Kerajaan Thailand menembakkan howitzer M198 ketika latihan

Pasukan Kerajaan Thailand (กองทัพ ไทย) adalah tentara Pemerintah Thailand yang terdiri dari Barisan Kerajaan Thailand (กองทัพ บก ไทย), Angkatan Laut Kerajaan Thailand (กองทัพ เรือ ไทย), dan Angkatan Udara Kerajaan Thailand (กองทัพ อากาศ ไทย), serta heterogen kekuatan tunas-militer.

Boros Thai Army memiliki 306.000 anggota aktif dan 245.000 pasokan. Pembesar Pasukan Kerajaan Thailand (จอมทัพ ไทย, Chom Thap Thai) dipegang maka dari itu Sinuhun,[40] tetapi hanya atas segel. Barisan ini dikelola oleh Kementerian Pertahanan Thailand yang dipimpin oleh Nayaka Pertahanan (anggota kabinet Thailand) dan diketuai oleh Markas Samudra Bala Darat Kerajaan Thailand nan dipimpin maka dari itu Kepala Bala Pertahanan Thailand.[41] Pada 2011, pengeluaran militer Thailand diperkirakan sekitar US $ 5,1 miliar.

Menurut konstitusi, melayani di militer adalah tugas semua penduduk negara Thailand.[42] Namun, cuma laki-suami berusia 21 masa alias bertambah yang belum pergaulan mengimak pelatihan Cadangan Pelajar Sipil yang diberi sortiran cak bagi menjadi sukarelawan untuk dinas militer maupun “pendakyahan acak”. Calon diharuskan untuk menjalani periode heksa- hingga dua tahun munjung sesuai dengan tingkat pendidikan mereka, sejauh mana mereka menjalani pelatihan tabungan, dan apakah mereka mengundurkan diri sebelum copot kelulusan (biasanya 1 April setiap tahun).

Hari Laskar dirayakan pada copot 18 Januari bersamaan dengan keberhasilan Raja Naresuan atas Kerajaan Ayutthaya atas Raja Taungoo muda lega perian 1593.

Bangkok, ibu kota, kembali merupakan kota terbesar dan pusat ekonomi dan keuangan negara

Pasca- menikmati rata-rata pertumbuhan tertinggi di dunia semenjak tahun 1985 hingga 1995 – rata-rata 9% per masa – tekanan spekulatif nan meningkat terhadap peso Kerajaan Thai, Baht, puas tahun 1997 menyebabkan terjadinya kegentingan yang mengekspos kelemahan sektor finansial dan memaksa pemerintah lakukan mengambangkan Baht. Setelah sekian lama dipatok plong nilai 25 Baht buat suatu dolar AS, Baht mencapai titik terendahnya pada kisaran 56 Baht sreg Januari 1998 dan ekonominya melemah sebesar 10,2% pada tahun yang sama. Krisis ini kemudian menjangkit ke kemelut finansial Asia.

Kerajaan Thai memasuki episode pemulihan pada tahun 1999; ekonominya menguat 4,2% dan bertunas 4,4% lega hari 2000, kebanyakan merupakan hasil terbit ekspor nan kuat – yang meningkat sekitar 20% pada tahun 2000. Pertumbuhan sempat diperlambat ekonomi dunia yang melunak puas tahun 2001, cuma kembali melebat pada perian-tahun berikut berkat pertumbuhan yang kuat di Tiongkok dan sejumlah program stimulan dalam provinsi serta Kebijakan Dua Kolek yang ditempuh pemerintah Thaksin Shinawatra. Pertumbuhan pada tahun 2003 diperkirakan mencecah 6,3%, dan diperkirakan pada 8% dan 10% lega musim 2004 dan 2005.

Sektor pariwisata menyumbang banyak kepada ekonomi Imperium Thai, dan industri ini memperoleh keuntungan tambahan pecah melemahnya Baht dan stabilitas Imperium Thai. Kesediaan wisatawan plong waktu 2002 (10,9 miliun) mencerminkan peningkatan sebesar 7,3% terbit tahun sebelumnya (10,1 miliun).

Pertanian

Thailand adalah pengekspor beras terbesar kedua di marcapada.

Thailand ketika ini merupakan negara pengekspor terbesar produk pertanian dunia. Ekonomi Thailand gelimbir pada ekspor, dengan ponten ekspor sekitar 60% PDB, dan dari seputar 60 % berbunga seluruh angkatan kerja Thailand dipekerjakan di parasan pertanaman. Komoditas pertanian nan dihasilkan yakni beras dengan kualitas super, tapioka, karet, biji-bijian, sakarosa, ikan dan komoditas perikanan lainnya. Thailand adalah penyusun sekaligus eksportir terbesar dunia bagi beras, gula, perca, bunga cucuk, sari tanaman, minyak kerambil sawit, tapioka, buah-buahan dan tidak-lain dagangan pertanian, teragendakan makanan jadi. Hal ini terpuaskan berkat tingginya perhatian dan persuasi yang diberikan oleh pemerintah Thailand dalam meningkatkan pendapatan petani, dan tentunya, kejadian ini juga didukung makanya model atau sistem perladangan yang baik sehingga dihasilkan kualitas alas yang lalu baik. Itu sebabnya, negara mengelola sektor ini secara dahulu betul-betul, bahkan didukung penelitian dan rekayasa teknologi yang melibatkan para ahli dan pakar bumi. Melalui hasil riset dan konspirasi teknologi ini Pemerintah Thailand mengambil garis haluan bakal mengembangkan satu produk pada satu wilayah yang dikenal dengan kebijakan suatu desa satu barang (one village one commodity) dengan memperhatikan aspek keterkaitannya dengan sektor-sektor tak (backward and forward linkages), perbandingan ekonomi dan hubungannya dengan outlet (pangkalan). Peristiwa ini mendorong tumbuhnya kerubungan-kelompok bisnis, sehingga sendirisendiri wilayah memiliki kekhasan seorang sesuai dengan potensi wilayahnya.

Pemerintah Thailand kembali memproteksi produk pertanian dengan memberikan insentif dan subsidi kepada petani. Kebijakan ini telah mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong dan tak produktif bagi ditanami dengan pokok kayu yang berprospek ekspor. Sistem contract farming yang dipakai di Thailand berbeda berpokok yang biasa kita kenal di Indonesia. Perusahaan melakukan kontrak dengan petambak tanpa mengharuskan orang tani menyerahkan acaram. Di Indonesia, umumnya kapling petani menjadi cekram, sehingga kalau pembajak gagal, lahan mereka akan disita. Kegagalan petani akan ditanggung maka dari itu negara. Statuta utama dalam carter tersebut yaitu firma menjamin harga paling kecil bermula produk yang dimintanya untuk ditaman oleh pembajak. Jika harga pasar diatas harga sewa, petambak nonblok untuk menjualnya ke pihak lain. Selain itu di Thailand juga menunggangi pola pertanian Hidroponik untuk meminimalisir penggunaan petak. Karena, di sana kualitas dan kuantitas kapling terbatas memadai.

Pelancongan

Wat Arun, Bangkok; Thailand kembali merupakan salah suatu maksud wisata internasional paling penting.

Pariwisata menerimakan kontribusi sampai 6% berasal jumlah ekonomi Thailand. Thailand yakni negara yang paling banyak dikunjungi di Asia Tenggara pada 2013 menurut Organisasi Pariwisata Dunia. Otoritas Pariwisata Thailand menggunakan slogan Amazing Thailand untuk mempromosikan Thailand secara alam semesta. Thailand memiliki kunci tarik wisata berjenis-jenis seperti menyelam, pantai tropis, nyawa malam, kuil Buddha, museum, situs arkeologis hingga beberapa situs warisan dunia. Wisata belanja di Bangkok menawarkan beragam merek lokal maupun alam semesta serta mudah dijangkau dengan beragam transportasi. Pasar Chatuchak di Bangkok menjual berbagai ragam peralatan rumah tingkatan sebatas binatang eksotis.

Thailand n kepunyaan populasi 69.950.850[43] puas sensus musim 2021. Sebagian raksasa orang Thailand tinggal di daerah pedesaan, berkonsentrasi lega provinsi penghijauan antah di sekitar kunci.

Etnisitas

Nona-gadis kaki Hill di Timur Laut Thailand.

Mayoritas warga negara Thailand adalah orang Thailand, terhitung 95.9% pada tahun 2010. Sisanya 4.1% adalah orang Burma (2.0%), lainnya 1.3%, dan 0.9% tak sedikit.

Menurut Laporan Nasional Thailand 2011 kepada Komite PBB yang bertanggung jawab atas Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial, dari Kementerian Hak dan Kebebasan Kementerian Kehakiman Thailand, ada 62 kelompok etnis yang diakui secara biasa di Thailand. 20 juta Thailand Tengah (dan sekitar 650,000 Thailand) merupakan sekitar 34.1 tip berusul populasi negara itu bermula 60,544,937 orang[44] pron bila penyelesaian data Peta Etnolinguistik Thailand (1997) maka dari itu Universitas Mahidol.[45]

Baca juga:   Bentuk Desimal Dari 7 Per 50 Adalah

Wanita Thailand mengenakan sabai, Jim Thompson House

Pemberitaan Negara Thailand 2011 berkontribusi sreg statistik orang-orang kelas menengah-atas dan kerumunan kesukuan di Timur Laut, jelas menyatakan ketergantungan mereka pada Peta Etnolinguistik Thailand data oleh Perkumpulan Mahidol. Dengan demikian, meskipun bertambah dari 3.288 miliun orang di Timur Tengah semata-mata tidak dapat dikategorikan, populasi dan keramaian kedaerahan tidak selingkung tahun 1997 dikenal di seluruh Thailand dan merupakan populasi minimal. Kelompok kedaerahan minoritas terbesar di Thailand yakni sebagai berikut:

  1. 15.080.000 Lao (24,9 persen), terdiri dari: Thai Lao (14 juta), Thailand Loei (400-500,000), Lao Lom (350,000), Lao Wiang / Klang (200,000), Lao Khrang (90,000), Lao Ngaew (30,000) , dan Lao Ti (10,000);
  2. 6,000,000 Muang Utara / Khon Thailand (9.9 uang)
  3. 4,500,000 Pak Tai / Thailand Selatan (7.5 persen)
  4. 400,000 Khmer Leu / Khmer Utara (2.3 persen)
  5. 900,000 Melayu (1.5 persen)
  6. 500,000 Ngaw (0.8 uang jasa)
  7. 470,000 Phu Thai (0.8 tip)
  8. 400,000 Kuy / Kuay / Suay (0.7 persen)
  9. 350,000 Karen (0.6 persen).

Tiongkok Thai, yang merupakan Tiongkok haus darah, ialah 14% berpokok populasi negara itu, temporer sepiak Tiongkok Thailand takhlik 40%.[46] Bahasa Melayu Thailand mewakili 3% berasal populasi dan wadah tinggal terdiri semenjak Sen, Khmer dan berbagai ras, “kepala”.

Meningkatnya total imigran bermula negara tetangga Myanmar, Laos, dan Kamboja, serta sejauh Nepal dan India, telah menjadikan jumlah tak penduduk menjadi 3,5 juta sejak 2009, naik berpokok selingkung 1,3 juta pada 2000.[47]

Agama

Agama di Thailand (2018)[48]
Religion Percent
Buddha 93.46%
Islam 5.37%
Kristen 1.13%
Hindu 0.018%
Sonder Agama/Lainnya 0.002%

Agama Menurut Wilayah atau Regional di Thailand (2018)[48] dari 67,726,416 jiwa, dengan spesifik sebagai berikut:

arca Budha, Distrik Yang

Populasi Kerajaan Thai didominasi kedaerahan Thai dan rasial Lao, nan berjumlah 3/4 berasal seluruh penduduk. Selain itu pula terdapat kekerabatan samudra kedaerahan Tionghoa nan secara sejarah menjawat peranan yang besar dalam bidang ekonomi. Etnis lainnya termasuk etnis Melayu di selatan, Mon, Khmer dan beraneka ragam suku sosok argo.

Sekitar 93.5% penduduk Imperium Thai merupakan pemeluk agama Buddha aliran Theravada, tetapi ada minoritas kecil pemeluk agama Islam, Kristen dan Hindu. Bahasa Thai yaitu bahasa nasional Kekaisaran Thai, yang ditulis menggunakan aksaranya koteng, sekadar ada banyak juga bahasa daerah lainnya. Bahasa Inggris juga diajarkan secara luas di sekolah.

Budaya dan tradisi Thailand mutakadim menyepakati banyak pengaturan dari luar, terutama berusul India, Lao, Burma, Kamboja dan Tiongkok.

Thailand adalah kondominium bakal banyak etnis minoritas, beberapa di antaranya menyebelah pinggiran ke Myanmar, Laos, Kamboja dan Malaysia dan menanggung pikulan pengaruh budaya domestik, nasional, dan menyeluruh. Hamba allah-orang pertalian keluarga Tiongkok terdahulu dalam masyarakat Thailand, terutama di sekitar Bangkok. Kemenangan mereka dalam bergabung dengan komunitas Thailand memungkinkan mereka bikin menyandang posisi ekonomi dan kebijakan. Bisnis Thailand Thailand berkembang pesat di “jaringan bambu”, jaringan bisnis Tiongkok di luar negeri nan beroperasi di pasar Asia Tenggara yang berbagi perhubungan anak bini dan budaya.[49]

Thailand dikenal dengan imitasi tangan internal bentuk pengultusan (genggam) yang disebut wai, sering dilakukan oleh orang mulai dewasa ataupun begundal ketika bersesuai ibu bapak ataupun atasan, sering disertai dengan pelisanan “sawatdi khrap” oleh laki-laki atau “sawatdi kha” oleh wanita. Orang yang lebih lanjut usia atau kian hierarki juga bisa merespons dalam ibadat. Peringkat mendominasi usia dalam menentukan siapa nan memuja pertama, terutama dalam urusan seremonial. Misalnya, pengunjung ke jawatan pemerintah beribadah terlebih dulu meskipun mereka sudah lebih tua. Momongan-anak nan ingin bersekolah diajarkan bagi menyembah ayah bunda mereka sebagai tanda penghormatan.

Upacara guru (Wai Kru)

Seperti mana banyak budaya Asia lainnya, Thailand lewat menekankan lakukan menghormati pitarah kita. Orang-makhluk Thailand suntuk ramah dan murah hati, belaka mereka lagi memiliki hierarki sosial yang kuat. Ayah bunda memiliki kekuatan kerjakan menciptakan menjadikan keputusan keluarga ataupun melakukan upacara. Kakak laki-junjungan harus merawat adik-adiknya.

Perkataan penyambutan nan masyarakat di Kerajaan Thai adalah isyarat bernama wai, nan gerakannya mirip dengan aksi sembahyang. Peristiwa-hal yang pantangan dilakukan di antaranya menjejak pejabat seseorang dan menunjuk dengan suku, karena kepala dan kaki masing-masing adalah bagian jasmani nan minimum atas dan bawah.

Di Thailand itu larangan untuk memasukkan menyentuh kepala seseorang atau menunjuk kaki, karena itu adalah yang paling kecil suci sementara kaki lebih rendah.

Arsitektur

Wat Phra Kaew, Bangkok

Arsitektur adalah media utama dari warisan budaya negara dan mencerminkan tantangan hidup di iklim Thailand nan terkadang ekstrim serta, secara historis, pentingnya arsitektur bagi rasa komunitas dan keyakinan agama masyarakat Thailand. Dipengaruhi maka dari itu tradisi arsitektur banyak jiran Thailand, Thailand juga mengembangkan jenis regional yang signifikan dalam bangunan vernakular dan keagamaannya.

Kerajaan Ayutthaya, yang berlangsung dari sekitar 1350 hingga 1767, adalah salah satu musim paling produktif dan fertil dalam arsitektur Thailand. Identitas arsitektur puas periode Ayutthaya dirancang lakukan menampilkan kekuatan dan kekayaan sehingga memiliki matra dan performa yang hebat. Kuil-kuil di Ayutthaya jarang membangun sengkuap yang membentang dari masterhead. Fitur dominan mode ini adalah sinar matahari menerangi bangunan. Sejauh bagian keladak dari periode Ayutthaya, arsitektur dianggap sebagai pencapaian puncak yang menanggapi persyaratan manusia dan memformulasikan keanggunan Thainess.[50]

Wat

Wat thai “Krueng Lamyong”

Kuil Budha di Thailand dikenal sebagai “wat”, yang berarti sebuah kandang. Sebuah kuil mempunyai tembok penutup yang memisahkannya berasal dunia sekuler. Arsitektur Wat telah mengintai banyak peralihan di Thailand dalam pertualangan sejarah. Sungguhpun suka-suka banyak perbedaan intern tata letak dan gaya, semuanya menganut cara yang sebabat.[51]

mondop, Wat Ratchanatdaram.

  • Mondop (Thai: มณฑป): biasanya sebuah bangunan persegi melenggong dengan empat lengkungan dan atap piramidal, digunakan untuk menyembah teks ataupun benda keagamaan.
  • Bot (Thai: โบสถ์): ruang ratib paling safi, juga disebut “auditorium penahbisan” karena di sinilah para bhikkhu cekut serapah mereka.
  • Chedi (Thai: เจดีย์): Juga dikenal andai stupa. Kebanyakan gedung berbentuk kerucut atau lonceng, Mereka sering berisi peninggalan Buddha. Guci berisi abu orang yang dikremasi disimpan di sini dan berfungsi sebagai peringatan bagi kakek moyang tersebut.
  • Wihan (Thai: วิหาร): ira pertemuan dan sholat.
  • Kuti (Thai: กุฏิ): tempat lampau para bhikkhu terpisah pecah bangunan tahir.
  • Ho trai (Thai: หอไตร): perpustakaan tempat teks Buddha disimpan.sala, Humburg.
  • Sala (Thai: ศาลา): artinya aula, kamar raksasa ataupun pakus. Anjungan bikin relaksasi dan berbagai kegiatan lainnya. Di Kamboja, sala lagi berfungsi sebagai pusat pendidikan Buddha di sebuah wat, tetapi bukan setiap wat memiliki satu wat. Itu dapat ditemukan di luar wat yang pas.

Apartemen tradisional

Mereka dibangun di atas panggung kerjakan melindunginya dari air bah. Atap jerami caruk diganti dengan atap seng.

Lantai pertama diakses oleh tangga eksternal, dikurangi menjadi tangga sederhana di daerah pedesaan. Kami biasanya melepas sepatu kami di dasar tangga. Tangga mengarah ke semacam beranda tertutup dengan lantai kayu. Beranda ini berfungsi sebagai ira makan. Dari berengkau, cak semau akses ke ruangan besar, sesekali amung di rumah. Di belakang, balkon panggung tidak menghadap ke bangunan kecil nan terisolasi yang berfungsi sebagai ketuhar.[52]

Musik dan tarian

Tarian khon.

Selain dari tarian rakyat dan area (Menora (tarian) Thailand daksina dan Ramwong, misalnya), dua kerangka utama dari drama tari klasik Thailand adalah Khon dan Lakhon nai. Pada awalnya, keduanya secara khusus merupakan hiburan istana dan tidak lama kemudian tren teater dansa nan populer, likay, berkembang sebagai pengalihan bagi wong cilik yang tidak n kepunyaan akses ke pementasan kerajaan.[53]

Kedok khon.

Bentuk tarian rakyat termasuk bentuk teater tari sebagaimana likay, banyak tarian daerah (ram), tarian ritual ram muay, dan penghargaan kepada master, wai khru. Baik ram muay dan wai khru berlanjut sebelum semua pertandingan tradisional muay Thai. Wai juga merupakan ritual tahunan yang dilakukan maka itu kerubungan tari klasik Thailand bakal menghormati pitarah artistik mereka.

Musik klasik Thailand identik dengan ansambel dan repertoar bergaya yang unjuk kerumahtanggaan rangka mereka sekarang di pusat-anak kunci kerajaan Thailand Paruh selingkung 800 hari yang lewat.  Tentatif tiga ansambel klasik utama, Piphat, Khrueang sai dan Mahori berlainan secara signifikan, mereka semua memiliki instrumentasi dasar dan pendekatan teoritis. Masing-masing menggunakan simbal tangan ching mungil dan tongkat kayu krap lakukan menandai referensi ketukan terdepan. Irama klasik Thailand memiliki pengaruh nan luas pada adat istiadat musik di negara tetangga.

Masakan

Masakan Thailand mencaplok lima rasa radiks, ialah manis, pedas, asam, pahit, dan asin. Di antara sasaran utama masakan Thailand termaktub bawang zakiah, cabai, sari buah jeruk nipis, serai, ketumbar, lengkuas, tebu, dan capak ikan (nam pla). Makanan daya Thailand adalah nasi, terutama dari beras jasmin (hom mali) yang ditemukan di hampir setiap makanan. Orang-insan Thailand di intern wilayah mengonsumsi lebih dari 100 kg beras intern setahun. Lebih dari 5.000 spesies padi bermula Thailand dikelola dalam dana genom padi oleh International Rice Research Institute (IRRI) yang berbasis di Filipina. Pelindung sahih IRRI Raja Thailand.[54]

Hiburan

Film Thailand diekspor dan dipamerkan di Asia Tenggara.[55] Sinema Thailand sudah mengembangkan identitas uniknya sendiri dan kini diakui secara internasional karena didorong oleh budaya mereka.[56] Gambar hidup begitu juga Ong Bak (2003) dan Tom-Yum-Goong (2005), dibintangi oleh Tony Jaa, menampilkan aspek-aspek khas seni bela diri Thailand “Muay Thai”.

Tony Jaa

Lalisa Manoban

Thailand horor selalu memiliki penyembah yang bermakna, mengambil kisah unik dari asing kubur. Baru-yunior ini, bioskop horor sama dengan Shutter (2004), adalah salah satu film horor Thailand paling kecil naik daun dan diakui di seluruh manjapada.[57] Konseptual lain termuat Alone (2007), Body (2007), Coming Soon (2008), 4bia (2008), Ladda Land (2011), dan The Promise (2017).

Film thriller pencurian Heist Thailand, Bad Genius (2017), yaitu pelecok satu film Thailand yang minimal sukses secara internasional, film ini memecahkan rekor penghasilan Thailand di beberapa negara Asia,[58] Bad Genius menang kerumahtanggaan 12 kategori di Suphannahong National Sinema Awards ke-27 , dan juga memenangkan Apresiasi Penengah di Festival Komidi gambar Asia New York ke-16 dengan koleksi lebih mulai sejak $ 42 juta di seluruh dunia.[59]

Komedi sentimental Thailand nan sudah lalu populer di Asia Tenggara seperti Hello Stranger (2010), First Love (A Little Thing Called Love) (2010), ATM Errak Error (2012), Pee Mak (2013), and I Fine..Thank You, Love You (2014).

Drama televisi Thailand seperti Hormones: The Series (2013), Girl From Nowhere (2018), and 2gether: The Series (2020).

Industri hiburan (film dan televisi) diperkirakan secara berbarengan menyumbang $ 2,1 miliar dalam dagangan domestik bruto (PDB) untuk ekonomi Thailand lega periode 2011. Mereka sekali lagi secara langsung mendukung 86.600 karier.[60] Di antara beberapa artis Dance-pop yang sudah mewujudkan sukses jagat rat dapat disebutkan “Lisa” Lalisa Manoban[61] dan Manajemen Young.

Folklor

Mae Nak Phra Khanong

Inti Folklor Thailand berasal dari agama etnis. Kerjakan waktu yang lama, kepercayaan rakyat diturunkan dari suatu generasi ke generasi lainnya secara oral. Banyak semangat ditemukan dalam cerita rakyat Thailand: Mae Nak (แม่นาก), Krasue (กระสือ), Preta (เปรต),[62] Nang Thani (นางตานี).[63] Kisahan-kisahan rakyat dan saga Thailand digunakan oleh para penatua buat menggembleng generasi taruna. Banyak dari kisah itu mengandung tutorial kesopansantunan dan etika yang ki memasukkan rasa hormat kepada ibu bapak, orang tua lontok, dan bos. Kisahan-kisah tentang dunia vitalitas mengajarkan anak-anak asuh bagi berhati-hati, lewat di rumah di lilin lebah hari, dan menghormati kebiasaan dan ritual setempat. Banyak folklor Thailand didasarkan pada teks-wacana Buddha. Folklor diciptakan melalui film seperti Peemak (kisah Mae Nak), Inhuman Kiss (kisah Krasue), dan Karma (kisah Preta).[64]

Media

Masyarakat Thailand dipengaruhi oleh media dari apa bentuk dan bahasa. Selain bahasa Thailand, bahasa Inggris dan Tiongkok juga digunakan di pertinggal kabar dan majalah. Sebagian segara majalah pop Thailand menggunakan kop bahasa Inggris untuk alasan glamor. Banyak menggalas segara di Bangkok beroperasi dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya.

Olah tubuh

Muay Thai

Ram Muay, ritual sebelum perang.

Pertandingan Muay Thai di Bangkok.

Buakaw, pekerja muay thai alam semesta terkenal

Panggung olahraga prestisius di Asia tenggara Southeast Bernasib baik Games 2007 diadakan di Nakhon Ratchasima, Kerajaan Thai bersumber 6 Desember sebatas 15 Desember 2007. Ini merupakan keenam kalinya, Kerajaan Thai menjadi sahibulbait Southeast Mendapat habuan Games. Dan puas Southeast Asian Games 2009 Kerajaan Thai memimpin klasemen di posisi pertama.[65]

Muay Thai, sejenis seni bela diri kickboxing ala Kerajaan Thai, adalah olahraga kewarganegaraan di Imperium Thai dan merupakan seni beladiri setempat. Popularitasnya memuncak 9di seluruh dunia puas periode 1990-an. Cak semau juga seni beladiri yang mirip dengan muay Thai di negara-negara bukan di Asia Tenggara.

  • Daftar pelopor Thailand

Wikimedia Commons memiliki alat angkut mengenai
ประเทศไทย.

Wikivoyage memiliki panduan wisata
Thailand.

  • (Inggris)
    Pemerintah Kerajaan Thailand Diarsipkan 2004-09-19 di Wayback Machine. – Situs resmi pemerintah
  • (Indonesia)
    Kekuasaan Pelancongan Thailand – Situs resmi wisata

  1. ^

    Thailand Diarsipkan 3 July 2015 di Wayback Machine., The World Factbook.

  2. ^

    Draper, John; Kamnuansilpa, Peerasit (2016). “The Thai Lao Question: The Reappearance of Thailand’s Ethnic Lao Community and Related Policy Questions”. Membujur Ethnicity.
    19: 81–105. doi:10.1080/14631369.2016.1258300.


  3. ^
    a
    b

    International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination; Reports submitted by States parties under article 9 of the Convention: Thailand
    (PDF)
    (dalam bahasa English and Thai). United Nations Committee on the Elimination of Racial Discrimination. 28 July 2011. Diarsipkan
    (PDF)
    dari versi putih tanggal 9 October 2016. Diakses rontok
    8 October
    2016
    .


    Penjagaan CS1: Bahasa nan enggak diketahui (link)


  4. ^

    David Levinson (1998), Ethnic Groups Worldwide: A Ready Reference Handbook, Oryx Pres, hlm. 287, ISBN 978-1-57356-019-1



  5. ^

    Paul, Lewis M.; Simons, Gary F.; Fennig, Charles D. (2013), Ethnologue: Languages of the World, SIL International, ISBN 978-1-55671-216-6, diarsipkan dari varian kudus sungkap 27 December 2007



  6. ^

    Barbara A. West (2009), Encyclopedia of the Peoples of Asia and Oceania, Facts on File, hlm. 794, ISBN 978-1-4381-1913-7



  7. ^

    “Population by religion, region and area, 2015”
    (PDF). NSO. Diarsipkan berusul versi ceria
    (PDF)
    tanggal 10 December 2017. Diakses copot
    12 October
    2017
    .



  8. ^

    World Population prospects – Population Division“. population.un.org (dalam bahasa Inggris). Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa, Divisi Kependudukan. 2019. Diakses tanggal
    9 November
    2019
    .



  9. ^

    Overall kuantitas population” – World Population Prospects: The 2019 Revision”
    (xslx). population.un.org (Data khas nan diperoleh melintasi situs web) (dalam bahasa Inggris). Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial Institut Bangsa-Nasion, Divisi Kependudukan. 2019. Diakses sungkap
    9 November
    2019
    .



  10. ^


    (Thai)
    National Statistics Office, “100th anniversary of population censuses in Thailand: Population and housing census 2010: 11th census of Thailand” Diarsipkan 12 July 2012 di Wayback Machine.. popcensus.nso.go.th.
  11. ^
    a
    b
    c
    d

    “World Economic Outlook Database, October 2020” (dalam bahasa Inggris). International Monetary Fund. Diakses copot
    12 April
    2021
    .


  12. ^
    a
    b

    “Thai Economic Performance in Q4 and 2017 and Outlook for 2018”. Badan Pengembangan Ekonomi dan Sosial Nasional. Diarsipkan terbit varian safi rontok 22 February 2018. Diakses tanggal
    21 February
    2018
    .



  13. ^

    “Gini Index”. World Bank. Diarsipkan dari varian asli sungkap 4 December 2017. Diakses tanggal
    3 December
    2017
    .



  14. ^

    “Human Development Report 2020”
    (PDF)
    (dalam bahasa Inggris). United Nations Development Programme. 15 Desember 2020. Diakses tanggal
    12 April
    2021
    .



  15. ^

    “American foreign policy. 1950-1955; basic documents”. avalon.law.yale.edu. Diakses copot
    2020-06-09
    .



  16. ^

    “22 U.S. Code § 2321k – Designation of major non-NATO allies”. LII / Seremonial Information Institute (n domestik bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2020-06-09
    .



  17. ^

    Ping, Jonathan H. (2005). Middle Power Statecraft: Indonesia, Malaysia, and the Asia Pacific (dalam bahasa Inggris). Ashgate. ISBN 978-0-7546-4467-5.



  18. ^

    Thailand and the World Bank Diarsipkan 16 Desember 2005 di Wayback Machine., World Bank on Thailand country overview.

  19. ^

    The Guardian, [1], 25 April 2009.

  20. ^

    “Thailand | Geography, Economy, History, & Facts”. Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2020-06-09
    .



  21. ^

    Thakur, Upendra (1986). Some Aspects of Asian History and Culture (dalam bahasa Inggris). Abhinav Publications. ISBN 978-81-7017-207-9.



  22. ^

    THE BANGKOK PERIOD, 1767-1932 Thailand: A Country Study

  23. ^

    The Chakkri Dynasty Thailand. A Country Study

  24. ^

    “King, country and the coup”. The Indian Express. Mumbai. 22 September 2006. Diakses tanggal
    3 November
    2011
    .



  25. ^

    1932 Coup Thailand: A Country Study

  26. ^

    Phibun and the Nationalist Regime Thailand: A Country Study

  27. ^

    World War II Thailand: A Country Study

  28. ^

    Pridi and the Civilian Regime, 1944-47 Thailand: A Country Study

  29. ^

    Northern Thailand Archived
    January 28, 2012, at the
    Wayback Machine.

  30. ^

    ดร.กระมล ทองธรรมชาติ และคณะ, สังคมศึกษา ศาสนาและวัฒนธรรม ม.1, สำนักพิมพ์ อักษรเจริญทัศน์ อจท. จำกัด, 2548, หน้า 24-25
  31. ^
    a
    b
    c
    d
    e
    f
    g
    h
    i
    j
    k
    l
    m
    kaki langit
    o
    p
    q
    r
    s
    t
    u
    v
    w
    x

    “The Climate of Thailand” (PDF).

  32. ^

    Dr. Susan L. Woodward (1997–2014).

  33. ^

    “Poaching for meat poses new extinction risk to Thai elephants | Environment | The Guardian”. web.archive.org. 2018-02-05. Archived from the original on 2018-02-05. Diakses tanggal
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url tak sepan (link)


  34. ^

    “Activists Denounce Thailand’s Elephant “Crushing” Ritual”. web.archive.org. 2007-02-18. Archived from the original on 2007-02-18. Diakses tanggal
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url lain layak (link)


  35. ^

    “(2/18/97) Endangered Animals on Restaurant Menus”. web.archive.org. 2007-05-16. Archived from the original on 2007-05-16. Diakses tanggal
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url tak layak (link)


  36. ^

    “Thailand’s juristocracy”. web.archive.org. 2015-09-05. Archived from the original on 2015-09-05. Diakses tanggal
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url enggak layak (link)


  37. ^

    “Bangkok Post article”. www.bangkokpost.com. Diakses sungkap
    2020-06-09
    .



  38. ^

    “Wayback Machine”
    (PDF). web.archive.org. 2008-02-26. Archived from the original on 2008-02-26. Diakses tanggal
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url tidak cukup (link)


  39. ^

    “CTV.ca | A list of previous coups in Thailand”. web.archive.org. 2007-10-16. Archived from the original on 2007-10-16. Diakses sungkap
    2020-06-09
    .


    Penjagaan CS1: Url tak cukup (link)


  40. ^

    Constitution of the Kingdom of Thailand.



  41. ^

    “Ministry of Defense”. web.archive.org. 2010-04-09. Archived from the original on 2010-04-09. Diakses tanggal
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url tidak layak (link)


  42. ^

    Constitution of the Kingdom of Thailand.



  43. ^

    “Thailand Population 1950-2021”.



  44. ^

    “Population, total – Thailand | Data”. data.worldbank.org. Diakses terlepas
    2020-06-09
    .



  45. ^

    “Universal Services Location Index – A.T. Kearney”. web.archive.org. 2013-12-03. Archived from the original on 2013-12-03. Diakses tanggal
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url tak cukup (link)


  46. ^

    “CIA World Factbook”. Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2017-11-24.



  47. ^

    “Burmese migrant children missing out on education”. The New Humanitarian (dalam bahasa Inggris). 2009-06-15. Diakses tanggal
    2020-06-09
    .


  48. ^
    a
    b

    “Population by religion, region and area, 2018”. NSO. Diakses copot
    9 March
    2021
    .



  49. ^

    “The Bamboo Network: How Expatriate Chinese Entrepreneurs are Creating a New … – Murray L. Weidenbaum, Samuel Hughes – Google Books”. web.archive.org. 2015-09-05. Archived from the original on 2016-01-01. Diakses rontok
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url lain cukup (link)


  50. ^

    โครงการจักทำองค์ความรู้ด้านการสำรวจสถาปัตยกรรมเพื่อการอนุรักษ์โบราณสถาน
    (PDF). web.archive.org. 2019-12-13. Archived from the original on 2019-12-13. Diakses copot
    2020-08-05
    .


    Pemeliharaan CS1: Url tak layak (link)


  51. ^

    วัด
    (PDF). Diarsipkan dari versi kudus
    (PDF)
    tanggal 2020-06-17.



  52. ^

    Limited, Bangkok Post Public Company. “Virtues of the traditional Thai house”. https://www.bangkokpost.com. Diakses tanggal
    2020-08-05
    .


    Hapus pranala luar di parameter |website= (uluran tangan)

  53. ^

    “Thai Traditional Dances – Dance costume Thailand”. www.thai2siam.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2020-08-05
    .



  54. ^

    “Wayback Machine”
    (PDF). web.archive.org. 2005-06-30. Archived from the original on 2005-06-30. Diakses sungkap
    2020-06-09
    .


    Pemeliharaan CS1: Url tak layak (link)


  55. ^

    Limited, Bangkok Post Public Company. “Expanding the Asean screen”. https://www.bangkokpost.com. Diakses tanggal
    2020-08-05
    .


    Musnahkan pranala luar di parameter |website= (bantuan)

  56. ^

    “Thai films get in on the action”. The Hollywood Reporter (privat bahasa Inggris). Diakses rontok
    2020-08-05
    .



  57. ^

    Shutter” a bland horror remake”. Reuters (dalam bahasa Inggris). 2008-03-24. Diakses tanggal
    2020-08-05
    .



  58. ^

    Thai wave’ in showbiz poised for big splash in China”. Nikkei Mendapat Review (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2020-08-05
    .



  59. ^

    “Singapore – From Singapore to Malaysia: Markets Leading the Expansion of Southeast Bernasib baik Cinema”. The Hollywood Reporter (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2020-08-05
    .



  60. ^

    “Entertainment Indrustries in Thailand”
    (PDF).



  61. ^

    Okwodu, Janelle. “7 Rising Style Stars to Watch in 2020”. Vogue (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2020-08-05
    .



  62. ^

    Dobscha, Susan (2015-12-22). Death in a Consumer Culture (dalam bahasa Inggris). Routledge. ISBN 978-1-317-53619-2.



  63. ^

    Hulme, Kyle. “10 Popular Thai Myths and Legends”. Culture Trip. Diakses rontok
    2020-08-05
    .



  64. ^

    Vathanaprida, Supaporn; MacDonald, Margaret Read (1994). Thai Tales: Folktales of Thailand (dalam bahasa Inggris). Libraries Unlimited. ISBN 978-1-56308-096-8.



  65. ^

    “Sea Games 2009”. Diarsipkan dari varian murni sungkap 2010-04-19. Diakses sungkap
    2009-12-13
    .


Baca juga:   9 Jam 40 Menit 4 Jam 45 Menit

Diperoleh bersumber “https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Thailand&oldid=21482224”


Page 2

4bia
atau Phobia (bahasa Thai:
สี่แพร่ง
atau See Prang) film horor Thailand yang terbagi atas catur segmen yang sendirisendiri segmen ditulis dan disutradarai oleh Youngyooth Thongkonthun, Banjong Pisanthanakun, Parkpoom Wongpoom, and Paween Purijitpanya.

4bia.jpg4Bia

Poster Resmi Thailand

Sutradara

  • Youngyooth Thongkonthun
  • Banjong Pisanthanakun
  • Parkpoom Wongpoom
  • Paween Purijitpanya

Produser

  • Jira Maligool

Penulis

  • Youngyooth Thongkonthun
  • Banjong Pisanthanakun
  • Parkpoom Wongpoom
  • Paween Purikitpanya
  • Eakasit Thairatana

PemeranLaila Boonyasak
Maneerat Kham-uan
Apinya SakuljaroensukSinematograferEakasit ThairatanaPenyuntingPaween Purikitpanya

Perusahaan
produksi

GMM Tai Hub

DistributorGMM Tai Hub

Copot rilis

25 April 2008Durasi240 menitNegara

  • Thailand

Bahasa

  • Thai

SekuelPhobia 2

1. Kebahagiaan/Kesendirian
(Kop kalis – Ngao/Loneliness; Sutradara: Youngyooth Thongkonthun)

Pin adalah sendiri perempuan mulai dewasa nan sangat terkoteng-koteng di apartemennya. Kemalangan nan menyebabkan kakinya harus digips sukses menyabotase kesehariannya, dan membuatnya terus berada di kamarnya. Kesehariannya hanya mengintai internet dan kirim sms dengan temannya, sampai satu ketika ada sebuah sms pecah nomor tak dikenal yang ingin kenalan dengan Pin. Awalnya Pin merasa sangsi, tetapi karena anda ter-hormat-benar tidak ada pekerjaan, ia akibatnya melayani pengirim itu. Pin pun senang ketika tahu bahwa pengirim sms itu adalah seorang lanang.

Keseharian Pin berubah menjadi lebih ceria, karena pria itu mengganjar sms-sms Pin cepat sekali, lain seperti lawan-temannya. Sesuai judul segmen ini, Pin akan merasa bahagia jika sms-nya langsung direspon, tetapi silam kebisuan jikalau sms-nya tak ronda direspon. Pria itu pun minta Pin mengapalkan fotonya, dan Pin menanyakan sebaliknya. Setelah mengirimkan fotonya, Pin dikejutkan karena lanang tadi tetapi mengangkut kembali foto nan Pin kirimkan padanya. Pin merasa si lelaki mempermainkannya, sebatas lelaki itu meminang Pin untuk melihat lebih jelas di fotonya, dan detik dilihat, terlihatlah siluet seorang pria sedang ikut berfoto dengan Pin.

Ketakuan, Pin lagi memilih untuk tidak selalu mengembari sms pria itu. Tapi anehnya, adam itu rajin tahu dan sayang minta Pin membalas smsnya. Pin tambah terkejut saat pria itu beberapa kelak. Lampu-lampu pun mulai mati dengan sendirinya, dan ketika pria itu bilang ia sudah sampai, hantunya muncul dan mewujudkan Pin terlontar dari jendela. Silam flashback dimulai. Maskulin itu ternyata bunuh diri karena diputuskan sepihak oleh pacarnya. Ia sekali lagi menabrakkan diri kedepan taksi yang kebetulan sedang ditumpangi Pin, dan menyebabkan kesialan yang mematahkan suku Pin. Kamera kembali ke Pin dan handphone-nya yang turut mengendap. Handphone yang awal sepi itu hidup kembali, dan layarnya menampilkan paras Pin dan pria itu, karena keduanya yang sama-sepadan kesenyapan telah bersama selamanya.

2.Netra Silih Mata
(Kepala karangan Murni – Yan Sang Tai/Deadly Charm; Sutradara: Paween Purikitpanya)

Pink adalah siswi SMU yang juga anggota dari geng sekolah yang paling berhak. Suatu hari, gengnya kecuali Pink dan Chieko, anggota lain, dilaporkan maka dari itu koteng siswa nerd bernama Ngid karena ketahuan medium menghisap ganja. Ngid pula dihajar habis-habisan maka dari itu geng itu. Beberapa hari selepas lilin lebah “penghajaran” Ngid, ia kembali kehadapan geng itu, dengan membawa buku yang jika sebuah gambar dilihat, yang melihatnya akan taajul mati. Geng itu pula menangkap Ngid, tetapi Chieko melihat rajah itu dan terperenyuk kederetan metal tajam nan menggurdi lehernya. Pemimpin geng yang berang karena Chieko terluka pun mendorong Ngid dan secara tak sengaja membuatnya melihat rajah itu sendiri. Ngid pun ketakutan karena beliau sekarang terkena kutukan, dan karena tidak eklektik ia pun terjatuh dari jendela dan tertusuk tiang liwa di luar.

Di saat peserta-siswi enggak sibuk dengan mayat Ngid, geng itu pun membawa Chieko keapartemennya, tetapi sederhana. Geng itu sekali lagi terharu karena salah satu anggotanya meninggal, tetapi salah satu anggota lain melihat kertas yang menyebabkan kutukan itu, dan ia pun meninggal karena tertimpa AC dan meledak. Baling-baling AC pun melayang dan menebas salah satu kepala anggota lain. Kertas itu pun masa ini didapatkan oleh ketua geng, dan ia pun meninggal karena tercatak dari apartemen. Sekarang tersisa Pink sendirian. Engkau pun berusaha kerjakan bukan mengaram daluang itu, tetapi arwah Ngid ki ajek berusaha memaksanya. Alhasil, Pink berhasil diselamatkan petugas keamanan sebelum mengawasi daluang itu.

Penjaga keamanan menginterogasi Pink dan tidak percaya dengan semua ceritanya. Karena sebuah keributan terjadi, petugas keamanan harus menghindari Pink cak seorang diri. Di detik itulah Pink didatangi arwah Ngid yang sekali lagi memaksanya melihat kertas itu. Monster-monster pun berdatangan dan memegangi penasihat Pink sepatutnya sira bukan boleh menutup matanya. Pasca- mengendalikan keributan, penjaga keamanan kembali teringat puas Pink dan kembali kepadanya, tetapi polisi itu sangat tergemap terhadap kondisi Pink. Suatu persatu tetesan bakat mulai mengalir dari wajahnya, dan ada dua buah manik mata berlumuran darah di atas meja. Pink sekadar tertawa dan mengatakan dengan mencabut kedua bola matanya, hantu itu enggak akan pertalian bisa memaksanya bikin melihat plano itu.

3.Orang di Tengah
(Judul asli – Kon Klang/Person or Persons Unknown; Sutradara: Banjong Pisanthanakun)

Aey, Puak, Shin dan Aspal adalah pemuda yang menyukai rafting. Sebelum tidur, mereka tukar mengarang dan menghina, tetapi salah satu di antaranya, Aey, bercanda bahwa jika beliau mati di sana, ia akan mengajak orang nan tidur di paruh lakukan tidur bersamanya. Keesokan harinya, ketika medium bermain arung jeram, karena kebebalan Organisasi politik nan berdiri di atas kapal, kapal mereka lagi sukses tertunggang dan menjatuhkan semua penumpangnya. Aey, Puak dan Shin berbuah sampai ketepian, tetapi Ter masih tenggelam. Aey sekali lagi berinisiatif menolongnya, hanya momen Ter hingga ketepian, Aey mutakadim bukan terlihat sekali lagi.

Malamnya ketika akan tidur, Belangkin pun teringat terhadap candaan Aey lilin batik sebelumnya, yang diikuti dengan persetujuan bermula Shin. Puak yang awalnya lain peduli, jadinya membelakangkan bahwa mereka akan tidur dengan posisi segitiga sama kaki seyogiannya tak ada yang tidur di tengah. Belum tertidur lama, sesuatu datang ketenda mereka. Grup itu ketakutan sebelum mengingat-ingat bahwa sesuatu itu yaitu Aey. Mereka pun dengan lega boleh melanjutkan rafting, tetapi Shin dan Pek menyadari keanehan Aey yang diam semata-mata sejak kembali. Mereka membangunkan Puak dan berdiskusi di luar, tetapi saat kembali ketenda, Aey yang sediakala tidur sudah lalu tidak ada disana.

Mereka sekali lagi berasumsi bahwa Aey sudah meninggal dan juga sebagai hantu, namun engkau muncul kembali dan lamar ditemani buang air katai. Aspal pun menemani Aey, tetapi di wai, Belangkin terperangah menemukan mayat Aey dan meninggalkan Aey yang sedang buang air disana. Shin dan Partai mengemudiankan bahwa mereka harus pergi dari sana menggunakan perahu. Ditambah lagi, mereka menemukan batang Aey di sebelah perahu. Tapi Pek merasa lain, dan ia memanggil nama-nama Aey dengan maksud Aey akan muncul dan melihat mayatnya seorang, sehingga engkau tidak akan menghantui mereka bertiga lagi. Aey kembali muncul, dan Ter mengangkat mayat itu kepada Aey. Shin menyadari bahwa kunarpa yang diangkat Ter bukanlah kunarpa Aey, sahaja mayat Ter sendiri.

Ter terperangah setengah mati ketika menyadari bahwa itu adalah mayatnya. Shin dan Puak tambah terkejut lagi saat mengaram mayat Aey dan mayat mereka empat mata. Ternyata selepas jatuh dari kapal, mereka selayaknya tak koneksi kembali kedaratan dan meninggal karena tergenang. Aey pun tersenyum senang karena balasannya jodoh-temannya mengerti bahwa mereka semua sudah meninggal.

4.Penerbangan 224
(Tajuk zakiah – Teaw Bin 224/Flight 224; Sutradara: Parkpoom Wongpoon)

Pim, seorang pramugari dikejutkan bahwa kamu harus mengudara pada hari liburnya lakukan menjemput seorang kuntum berpokok kerajaan Vanistan, Sophia. Awalnya sira akan empat mata dengan temannya, Tui, tetapi Tui menengah ada ki kesulitan dan Pim pun cak seorang diri bersama cewek Sophia di pesawat itu. Junjungan putri Sophia, sultan Albert sudah lalu terlebih dahulu berada di Thailand. Selama di pesawat, amoi Sophia dolan semena-mena pada Pim, mulai dari melabu kopi panas ketangan Pim sampai menceritakan bagaimana hukuman bagi yang berselingkuh di kerajaannya, merupakan wanita itu akan disiksa, dan sebelum meninggal, engkau harus berlutut pada istri berusul pria yang diselingkuhinya bakal minta ampun. Pim kembali bermaksud balas kejijikan, yaitu tindasan yang baru dibuatnya ia aduk dengan hak sepatunya. Namun sialnya, putri Sophia tidak cak hendak lagi minum salinan.

Putri Sophia pun sadar bahwa Pim memakai cincin nan sama dengannya, gelang-gelang nan diberikan pangeran Albert. Setelah mulai cincin itu, Pim kembali memencilkan kebelakang dan menelepon nakhoda pesawat dengan harapan beliau bisa mengerjakan sesuatu daripada semata-mata disuruh dengan semena-mena makanya putri itu. Sayang, sang mualim lain membutuhkan barang apa-apa. Momen perian makan siang, Pim kembali menyediakan makan siang buat pemudi Sophia, tetapi ia menolaknya. Putri Sophia tidak kekeringan akal kerjakan menyusahkan Pim, sira meminang bersantap siang Pim cak bagi dimakannya. Pim dulu membuka makan siangnya, yaitu mi dengan sayur dan benur, tetapi ternyata putri Sophia memiliki alergi terhadap urang. Pim sempat tak ingin menyisihkan makanan itu, tetapi ketika putri Sophia terus menerus memanggilnya, anda pun mengeluarkan ebi-udangnya dan menyediakan mienya saja untuk perawan Sophia.

Di asing dugaan Pim, putri Sophia terlihat menikmati mienya itu. Namun ketika ia kembali kebelakang, kuntum Sophia tertumbuk pandangan batu berdahak-batuk darah keras. Saat Pim menawarinya menenggak, putri Sophia langsung menyerobot ketoilet. Pim pun menyadari bahwa suka-suka beberapa foto di singgasana sebelah geta putri Sophia, dan terkuaklah bahwa sebenarnya Pim pernah berselingkuh dengan pangeran Albert selama ia subur di Thailand, dan kesediaan pemudi Sophia kesana hanyalah bakal membuktikan apakah Pim moralistis-benar seorang pramugari di penerbangan itu. Pim nan akan pergi singgasana putri Sophia bertemu dengannya berusul toilet, dan sekarang jelas bahwa putri Sophia sudah memakan udang yang menyebabkannya alergi.

Senja itu pula dara Sophia langsung dikabarkan meninggal, dan akan langsung dibawa kembali kekerajaannya. Sialnya lagi, Pim harus kembali menjadi pramugari seorang diri di pesawat itu menemani mayat nona Sophia. Pim mulai mendapatkan penglihatan-pandangan tentang mayat yang bergerak koteng. Pim melaporkannya plong juragan kapal pesawat, tetapi tidak direspon karena sedikit bukti. Mayat dara Sophia kembali hidup, dan Pim yang terkunci di WC bersama mayat itu sekali lagi menjadi tak tertanggulangi. Juragan kapal pesawat pun mendudukkannya tepat di depan batang putri Sophia dan mengikat tangannya moga dia tidak bisa ke mana-mana. Pim gugup saat jenazah putri Sophia menginjak nyawa di depan matanya seorang, dan cucur menjadi gelap.

Detik sampai di kerajaan Vanistan, para penjemput mayat putri Sophia dari imperium pun tersentak melihat situasi. Sesuai cerita putri Sophia adapun perselingkuhan sebelumnya, Pim tampak sedang bersujud di depan mayat dayang Sophia yang senyatanya bukan bergerak sekali-kali, hanya saja kepala Pim sudah terpelintir kebelakang.

Komidi gambar 4Bia maupun Phobia mempunyai sejumlah petunjuk urut-urutan secara tidak langsung, jalan itu acak kerumahtanggaan peruntunan cerita.

  • Narasi ketiga, In the Middle atau Sosok di Perdua. Yaitu seorang taruna bernama Ter.
  • Cerita keempat, Flight 224 atau Penerbangan 224. Pramugari yang seharusnya masuk bersama Pim, Tui, tidak boleh meninggalkan pengurusan pemakaman Pek.
  • Cerita kesatu, Happiness/Loneliness alias Kesukaan/Wahdah. Pin mematamatai berita Amoi Sophia di Internet.
  • Cerita kedua, Tit for Tat maupun Mata Ubah Indra penglihatan. Foto kutukan yang digunakan adalah foto mayat Pin.

Komidi gambar ini pertama kali rilis pada 25 April 2008 dan turut berpartisipasi di Toronto After Dark Film Festival, dan Festival gambar hidup Rotterdam. Di Inggris, film ini dirilis langsung ke video pada 10 Mei 2010.[1] Darurat di Indonesia, sinema ini didistribusikan dan ditayangkan maka dari itu Blitz Megaplex dan distribusi videonya maka itu Jive Entertainment.

Phobia 2 dirilis musim 2009.


  1. ^

    UK to Face Thai Phobia This May!
  • Website Resmi
  • (Inggris)
    4Bia di IMDb

Diperoleh terbit “https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=4Bia&oldid=20508651”

Video yang berbimbing

Dua Negara Penghasil Padi Terbesar Di Asean Adalah

Source: https://toptenid.com/bahasa-siam-adalah-bahasa-resmi-yang-di-gunakan-oleh-negaraaaa