File System Yang Digunakan Pada Sistem Operasi Linux Adalah

By | 11 Agustus 2022

File System Yang Digunakan Pada Sistem Operasi Linux Adalah.

Mengenal Sistem File (File System) Linux

Pengertian Sistem File (File System)

Sistem file (file system) atau sistem berkas merupakan struktur akal sehat yang digunakan untuk mengamankan akses terhadap data yang ada puas disk. Dengan pembukaan lain, sistem file adalah database istimewa buat penyimpanan, pengelolaan, manipulasi dan pengambilan data, agar mudah ditemukan dan diakses.

Hubungan antara sistem operasi dengan sistem file ialah sistem file (file system) merupakan interface yang merintih sistem operasi dengan disk. Momen acara merindukan pembacaan berpokok hard disk atau media penyimpanan lainnya, sistem operasi akan mempersunting sistem file bakal mengejar lokasi pecah file yang diinginkan. Sesudah file ditemukan, sistem file (file system) akan membuka dan membaca file tersebut, kemudian membawa informasinya kepada sistem manuver dan risikonya dapat dibaca maka itu pemakai.

Sistem File Linux

Sistem operasi Linux membantu banyak File System yang berbeda, tapi pilihan yang awam digunakan yaitu tanggungan Ext* (Ext2, Ext3 dan Ext4) dan ReiserFS. Berikut sistem file nan umumnya digunakan pada sistem usaha Linux:

1. Ext2 (2nd
Extended)

Ext2 merupakan macam sistem file Linux minimal tua yang masih ada. Sistem file ini pertama kali dikenalkan plong Januari 1993. File system ini ditulis oleh Rémy Card, Theodore T. dan Stephen Tweedie. File system ini merupakan penulisan ulang besar-besaran dari Extended file system. Ext2 yaitu sistem file yang paling pintar di Linux dan menjadi dasar dari apa arus linux.

Pada sistem file Ext2, file data disimpan umpama data blok. Data blok ini mempunyai jenjang yang ekuivalen dan lamun panjangnya berbagai macam di antara sistem file Ext2, besar blok tersebut ditentukan pada saat sistem file dibuat dengan mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file.

Baca juga:   Usaha Yang Dapat Dilakukan Untuk Mewujudkan Pewilayahan Adalah

Sistem file Ext2 menyimpan data secara hirarki standar nan banyak digunakan oleh sistem persuasi. Data tersimpan di dalam file, file tersimpan di intern direktori. Sebuah direktori bisa mencakup file dan direktori pula di dalamnya yang disebut sub direktori.Ext2 mendefinisikan topologi sistem file dengan memberikan maslahat bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana intern suatu file tentang hak akal masuk setiap file, waktu modifikasi file, dan spesies file. Setiap file dalam sistem file Ext2 terdiri dari inode partikular dan setiap inode memiliki nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori kerumahtanggaan sistem file Ext2 adalah file spesifik nan mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.

Gufron Rajo Kaciak

Struktur Sistem File Ext2

a. Inode dalam Ext2

Inode yakni kerangka pangkal yang membangun Ext2. Inode dari setiap kumpulan blok disimpan dalam tabel inode bersama dengan peta bit yang menyebabkan sistem dapat mengetahui inode mana yang sudah teralokasi dana inode mana nan belum. Inode juga bisa menunjuk pada device khusus dan dapat menangani acara sehingga acara dapat mengakses ke device. Semua file device di dalam drektori /dev dapat membantu program mengakses device.

b. Superblok privat Ext2

Superblok mengandung makrifat mengenai dimensi dasar dan bentuk file sistem. Informasi di dalamnya memungkinkan file system manager kerjakan menunggangi dan merawat sistem file. Kebanyakan, hanya superblok di blok group 0 saat file sistem di-mount sahaja setiap blok grup mengandung duplikatnya untuk menjaga sekiranya file sistem menjadi rusak. Informasi nan dikandung merupakan:

  • Magic Number, kredibel software bahwa ini adalah superblok berpokok sistem file Ext2.
  • Revision Level, menunjukkan revisi mayor dan minor dari sistem file.
  • Mount Count dan Maximum Mount Count, menunjukkan sreg sistem jika harus dilakukan testimoni dan maksimum mount yang diijikan sebelum e2fsck dijalankan.
  • Blocks saban Size, raksasa blok kerumahtanggaan file sistem, contohnya 1024 bytes.
  • Blocks per Group, banyaknya blok per grup.
  • Block Group Number, nomor blok grup yang mengadung copy dari superblok.
  • Free Blocks, banyaknya blok yang kosong dalam file sistem.
  • Free Inode, banyak inode kosong kerumahtanggaan file sistem.
  • First Inode, nomor inode dalam inode permulaan dalam file sistem, inode pertama dalam Ext2 root file sistem ialah direktori “/”.
Baca juga:   Sayuran Yang Dibiarkan Di Luar Akan Mengalami

2. Ext3 (3rd
Extended)

Ext3 yaitu pertambahan bersumber sistem file Ext2. Pertambahan ini punya sejumlah keuntungan, diantaranya:

  • Journaling,
    dengan menggunakan journaling, maka waktu recovery pada shutdown mendadak bukan akan sejauh pada Ext2. Belaka ini menjadi kekurangan dari Ext3, karena dengan adanya fitur journaling, maka membutuhkan memori yang lebih dan memperlambat operasi I/Ozon (Input/Output).
  • Integritas data,
    Ext3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kebinasaan atau unclean shut down. Ext3 memungkinkan kita memilih jenis dan variasi proteksi dari data.
  • Kepantasan,
    daripada menggambar data lebih dari sekali, Ext3 mempunyai throughput nan lebih lautan daripada Ext2 karena Ext3 mengoptimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kelancaran, cuma integritas data lain terjamin.
  • Mudah dilakukan migrasi,
    kita dapat berpindah berpokok sistem file Ext2 ke sistem file Ext3 sonder melakukan format ulang.

3. Ext4 (4th
Extended)

Ext4 merupakan peningkatan berpunca sistem file Ext3. Ext4 dirilis secara kamil dan stabil mulai dari kernel 2.6.28. Keuntungan menggunakan Ext4 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit blok yang artinya dia akan n kepunyaan 1 EiB = 1.048.576 TB. Ukuran maksimum sistem file 16 TB.

4. JFS (Journalis File System)

JFS maupun dikenal lagi dengan nama IBM Journal File System merupakan sistem file pertama nan menawarkan journaling. JFS sudah bertahun-tahun digunakan dalam IBM AIX® OS sebelum digunakan ke GNU/Linux. JFS saat ini menggunakan sumber sendi CPU minimum sedikit dibandingkan sistem file GNU/Linux lainnya. JFS lewat cepat diformat, mounting dan fsck, serta n kepunyaan pengejawantahan dahulu baik, terutama berkaitan dengan deadline I/Ozon scheduler. Biarpun begitu, dukungan terhadap JFS tidak seluas sistem file Ext atau Reiser FS.

Baca juga:   Contoh Teks Deskripsi Tentang Hewan Peliharaan Kucing

5. Reiser FS

Sistem file Reiser dibuat bersendikan balance tree yang cepat dan berjaya privat hal kinerja, dengan algoritma yang kian rumit. Sistem file Reiser pula memiliki buku harian yang cepat dan ciri-cirinya mirip sistem file Ext3. Sistem file Reiser kian efisien intern pemanfaatan ruang disk, dimana dapat menghemat disk sebatas dengan 6 persen. Contohnya seandainya kita menulis file 100 bytes, sahaja ditempatkan dalam satu blok sementara sistem file lain menempatkannya dalam 100 blok. Reiser file system tidak memiliki pengalokasian yang taat bagi inode.

sumber:http://dosen.gufron.com/artikel/mengenal-sistem-file-file-system-linux/18/

File System Yang Digunakan Pada Sistem Operasi Linux Adalah

Source: http://blog.unnes.ac.id/ayukwitantri/2016/03/18/mengenal-sistem-file-file-system-linux/