Gandum Berkulit Hitam Hhkk Disilangkan Dengan Gandum Berkulit Kuning Hhkk

By | 12 Agustus 2022

Gandum Berkulit Hitam Hhkk Disilangkan Dengan Gandum Berkulit Kuning Hhkk.

Dhafi Quiz

Find Answers To Your Multiple Choice Questions (MCQ) Easily at cp.dhafi.link. with Accurate Answer. >>

Ini adalah Daftar Pilihan Jawaban yang Tersuguh :

  1. hitam semua
  2. asfar semua
  3. 50% hitam, 50% kuning
  4. 50% hitam, 25% kuning, 25% lugu
  5. 25% hitam, 50% kuning, 25% putih

Jawaban terbaik ialah
D. 50% hitam, 25% kuning, 25% zakiah.

Dilansir berpokok guru Pembuat kuis di seluruh dunia. Jawaban yang sopan buat Pertanyaan❝Gandum berkulit hitam (Hhkk) disilangkan dengan garai berkulit kuning (hhKk), hitam epistasis terhadap kuning maka keturunannya…❞
AdalahD. 50% hitam, 25% asfar, 25% masif.
Saya Menyarankan Kamu lakukan membaca tanya dan jawaban berikutnya, Merupakan Modifikasi rasio 56,25% : 18,75% : 25% dijumpai pada… dengan jawaban nan suntuk akurat.

Klik Buat Mengawasi Jawaban

Apa itu cp.dhafi.link??

Kuis Dhafi Merupakan situs pendidikan pembelajaran online lakukan memberikan pertolongan dan wawasan kepada siswa yang sedang dalam tahap pengajian pengkajian. mereka akan boleh dengan mudah menemukan jawaban atas tanya di sekolah. Kami berusaha untuk menerbitkan kuis Ensiklopedia yang bermanfaat buat siswa. Semua fasilitas di sini 100% Gratis cak bagi anda. Sebaiknya Situs Kami Bisa Bermanfaat Bagi kamu. Syukur telah menyadran.

Pada peristiwa epistasis dan hipostasis, jika gandum berkulit hitam (HHkk) disilangkan dengan cante berkulit asfar (hhKK), puas F2
akan didapatkan sorgum bersisik kuning (silsilah nirmala) dengan persentase …..

    A.


37,5%

    B.


25%

    C.


18,75%

    D.


12,5%

    E.


6,25%


Pembahasan

:

Kita untuk persilangan seperti berikut:

Gandum berkulit asfar galur murni (hhKK) = 1/16 × 100% = 6,25%.



Jawaban: E

—————-#—————-

Jangan tengung-tenging komentar & sarannya

Email:

Kunjungi terus:
masdayat.pukat
 OK! 😁

Nah… sekarang amethyst kepingin nge-posting pertanyaan-soal biologi + pembahasannya… 😀 kiranya bermanfaat bakal nan ngebaca… 😀


Barometer Kompetensi :

Mengklarifikasi konsep radiks hereditas, reproduksi sel dan mutasi


Indikator :






Mendeskripsikan hasil persimpangan pada penyimpanagan semu hukum Mendel.






Menginterpretasi pola hereditas pada turunan


1.



Digresi skala fenotip F1 pada persilangan dengan dua sifat beda, misalnya dari 9 : 3 : 3 : 1 menjadi 9 : 3 : 4 disebut …


a.



Pindah silang


b.



Hipotesis


c.



Epistasis


d.



Polimeri


e.



Kriptomeri

Jawab : e

Penyelesaian :

Nisbah 9 : 3 : 4 yang menyimpang dari hukum Mendel terjadi puas peristiwa kriptomeri. Distorsi yang terjadi karena adanya gen yang tersembunyi dan fenotipnya muncul sekiranya bertarung dengan gen lain yang tertentu.


2.




Gandum berjangat hitam (Hhkk) disilangkan dengan cante berkulit kuning (hhKk), hitam epistasis terhadap kuning maka keturunannya


…. .


a.




hitam semua


b.




kuning semua


c.







50% hitam, 50% kuning


d.




50% hitam, 25% asfar, 25% putih


e.




25% hitam, 50% kuning, 25% putih

Jawab : d

Penyelesaian :

P1 :


Hhkk (Hitam)
X


hhKk (Kuning)

G :
Hk,hk
X
hK,hk

F1 :


hK


hk


Hk


HhKk


(Hitam)


Hhkk


(Hitam)


hk


hhKk


(Asfar)


Hhkk


(Safi)

Dari table di atas bisa disimpulkan bahwa keturunan mulai sejak persilangan gandum jangat hitam (Hhkk) dan gandum kulit kuning (hhKk) akan menghasilkan 50% garai kulit hitam, 25% gandum kulit kuning dan 25% gandum kulit zakiah.


3.



Intern sebuah persilangan dihibrid pada ayam jantan berjengger rose (RRpp) dengan ayam berjengger pea (rrPP) akan diperoleh turunan …. .


a.



Rose 100%


b.



Rose 50%


c.



Pea 100%


d.



Pea 50%


e.



Walnut 100%

Jawab : e

Penyelesaian :

P1 :


RRpp (rose)
X


rrPP (pea)

G :
Rp
X


rP

F1 :
100% RrPp (walnut)


4.



Bias perbandingan fenotip F1 pada persimpangan dengan dua rasam cedera, misalnya terbit 9 : 3 : 3 : 1 menjadi 9 : 7 disebut


a.



Pindah Silang


b.



Hipotesis


c.



Epistasis


d.



Polimeri


e.



Gen Komplementer

Jawab : e

Penyelesaian :

Perbandingan 9 : 7 yang melebar terbit hukum Mendel terjadi pada hal gen komplementer.


5.




Penyilangan ayam Walnut (RrPP) dengan Rose (Rrpp) akan mengasihkan probabilitas munculnya ayam aduan bilah sebesar…


a.



100%


b.



75%


c.



50%


d.



25%


e.



0%

Jawab : e

Penyelesaian :

P1 :


RrPP (walnut)
X


Rrpp (rose)

G :


RP,rP


X


Rp,rp

F1 :


Rp


rp


RP


RRPp


(walnut)


RrPp


(walnut)


rP


RrPp


(walnut)


rrPp


(pea)

Pecah table di atas dapat dilihat bahwa persilangan RrPP (walnut) dengan Rrpp (rose) tidak akan menghasilkan bilah.


6.



Dua Ayam jago telah disilangkan didapatkan hasil nasab yang berbagai macam dengan perimbangan = Walnut : Rose : Pea : Bilah bernilai 9 : 3 : 3 : 1

dipastikan Genotif induknya adalah


a.



RrPp X RrPp


b.



RrPP X rrpp


c.



RrPp X Rrpp


d.



RrPp X rrpp


e.



RrPp X rrPp

Jawab : a

Perampungan :

Bagi mendapatkan

Walnut : Rose : Pea : Bilah bernilai 9 : 3 : 3 : 1, genotif keduanya harus walnut. Karena apabila kedua indung enggak walnut maka keempat sifat bukan akan muncul.


Pembuktian :

P1 :


RrPp (walnut)
X


RrPp (walnut)

G :


RP,Rp,rP,rp
X


RP,Rp,rP,rp

F1 :


RP


Rp


rP


rp


RP


RRPP


(walnut)


RRPp


(walnut)


RrPP


(walnut)


RrPp


(walnut)


Rp


RRPp


(walnut)


RRpp


(rose)


RrPp


(walnut)


Rrpp


(rose)


rP


RrPP


(walnut)


RrPp


(walnut)


rrPP


(pea)


rrPp


(pea)


rp


RrPp


(walnut)


Rrpp


(rose)


rrPp


(pea)


rrpp


(single)

Baca juga:   Proses Tawar-menawar Antara Irwan Dan Kepala Sekolah Terjadi Pada Nomor


7.



Pada tanaman air Linaria maroccana :

Gen A = menciptakan menjadikan antosianin dominan terhadap gen a= tidak membentuk

Antosiani
n
Gen B = bereaksi basa (ungu) dominan terhadap gen b = bereaks
i

senderut (merah). Tanaman berusul ungu (AaBb) disilangkan dengan tanaman

bunga sirah (Aabb). Ratio fenotip keturunannya yaitu ………


a.



ungu : merah = 3 : 1


b.



ungu : merah : putih = 4 : 2 : 2


c.



ungu : berma : Putih = 9 : 3 : 4


d.



ungu : putih = 9 : 7


e.



ungu : merah : ceria : 3 : 3 : 2

Jawab : e

Penuntasan :

P1 :


AaBb (ungu)
X


Aabb (merah)

G :


AB,Ab,aB,ab
X


Ab,ab

F1 :


Ab


ab


AB


AABb


(ungu)


AaBb


(ungu)


Ab


AAbb


(merah)


Aabb


(abang)


aB


AaBb


(ungu)


aaBb


(ceria)


ab


Aabb


(merah)


Aabb


(putih)

Semenjak table di atas, boleh disimpulkan bahwa

tanaman berbunga ungu (AaBb) disilangkan dengan tanaman



bunga ahmar (Aabb) akan menghasilkan anakan dengan rasio 3 : 3 : 2 cak bagi ungu : merah : putih.


8.



Pada gandum faktor (H) hitam dominan terhadap (h) kalis padahal faktor (K) kuning dominan terhadap (k) putih.
Faktor (H) hitam dominan terhadap (K) kuning.

Jika garai hitam (HhKk) disilang dengan cante kuning (hhKk) maka rasio fenotip keturunan hitam, asfar dan putih adalah ….


a.



12 : 3 : 1


b.



9 : 3 : 4


c.



6 : 1 : 1


d.



4 : 3 : 1


e.



4 : 2 : 2

Jawab : d

Penyelesaian :

P1 :


HhKk (hitam)


X


hhKk (kuning)

G :


HK,Hk,hK,hk
X


hK,hk

F1 :


hK


hk


HK


HhKK


(hitam)


HhKk


(hitam)


Hk


HhKk


(hitam)


Hhkk


(hitam)


hK


hhKK


(kuning)


hhKk


(kuning)


hk


hhKk


(kuning)


Hhkk


(tulen)

Dari table di atas, bisa disimpulkan bahwa

sorgum hitam (HhKk) disilangkan dengan gandum asfar (hhKk)


akan menghasilkan anakan dengan perbandingan 4 : 3 : 1 untuk hitam : kuning : bersih.


9.



Pada penyilangan bunga Linaria marocana, rente merah (Aabb) dengan bunga putih (aaBB) menghasilkan rente ungu (AaBb). Apabila F1 disilangkan dengan bunga bangkang (Aabb), berapakah proporsi fenotip F2 nya antara ungu : putih : merah…


a.



3 : 2 : 3


b.



6 : 2 : 8


c.



9 : 3 : 4


d.



9 : 4 : 3


e.



12 : 3 : 1

Jawab : a

Perampungan :

P1 :


AaBb (ungu)
X


Aabb (merah)

G :


AB,Ab,aB,ab
X


Ab,ab

F1 :


Ab


ab


AB


AABb


(ungu)


AaBb


(ungu)


Ab


AAbb


(sirah)


Aabb


(bangkang)


aB


AaBb


(ungu)


aaBb


(putih)


ab


Aabb


(merah)


Aabb


(asli)

Berasal table di atas, dapat disimpulkan bahwa

tanaman berbunga ungu (AaBb) disilangkan dengan pohon



anak uang merah (Aabb) akan menghasilkan anakan dengan perbandingan 3 : 2 : 3 untuk ungu : putih : merah.


10.



Ayam berjengger rose dikawinkan dengan ayam aduan berjengger sumpel.

Turunannya :

Hal ini disebabkan karena genotip parentalnya adalah …


a.



Rrbb x RRBb


b.



RrBb x Rrbb


c.



Rrbb x RRBB


d.



Rrbb x RRBb


e.



RRBB x Rrbb

Jawab : b

Penyelesaian :

Untuk mendapatkan anakan nan terwalak bilah, maka kedua indung harus mempunyai gamet rb karena genotip bilah merupakan genotip yang paling resesif, merupakan rrbb.



11.





Laki-laki “bisutuli” (BBtt) dengan perempuan “kelu tuli” (bbTT) menikah, maka kemungkinan munculnya anak normal (bisa mengomong dan bisa mendengar) sebesar…





a.





100%





b.





75%





c.





56%





d.





44%





e.





0%



Jawab : a

Penyelesaian :

P1 :


bbTT (kelu tuli)
X


BBtt (kelu tuli)

G :





bT
X


Bt

F1 :
BbTt (100% normal)



12.





Pada tanaman rambutan rafiah, buah buntar (B) dominan terhadap biji pelir lonjong (b) dan kulit warna merah (M) dominan terhadap warna kuning (m). Tanaman rambutan aceh biji zakar buntar ahmar dikawinkan dengan rambutan buah elips kuning, dihasilkan tanaman rambutan jantan dengan fenotipe buah bulat ahmar, buntak kuning, lonjong bangkang, oval kuning dengan ratio fenotipe 1 : 1 : 1 : 1. Maka masing-masing genotipe terbit kedua induknya, adalah…





a.





BbMm dan bbmm





b.





BbMm dan bbMm





c.





BBMm dan bbmm





d.





BbMM dan bbmm





e.





BBMM dan bbmm



Jawab : a

Penyelesaian :

Genotip mulai sejak parental bulat panjang kuning adalah bbmm, tentatif untuk mendapatkan lonjong kuning pada anakan, kedua parental harus n kepunyaan gamet bm, dan parental buntar merah yang paling memungkinkan adalah buntar merah yang bergenotip BbMm, sehingga akan dihasilkan :

P1 :


BbMm (bulat sirah)
X


bbmm (lonjong asfar)

G :





BM,Bm,bM,bm
X


bm

F1 :


bm


BM


BbMm


(bulat merah)


Bm


Bbmm


(bundar kuning)


bM


bbMm


(lonjong merah)


bm


bbmm


(lonjong kuning)



13.





Objek dari epistasi dominan rangkap adalah…




a.



Bulu tungkai pada unggas


b.



Jengger ayam


c.



Bulu cigak


d.



Rambut tikus


e.



Warna bulu ayam Leghorn dan White silkie

Jawab : a

Penyelesaian :

Surai kaki pada unggas = Epistasis dominan rangkap

Menjolok ayam = Interaksi gen antarlokus

Bulu monyet = Epistasis dominan

Rambut tikus = Epistasis resesif

Corak penyapu Leghorn dan White silkie = Epistasis dominan resesif



14.





Gandum berkulit angka hitam (HHkk) disilangkan dengan gandum berbiji alat peraba kuning (hhKK). Turunan permulaan 100% berkulit hitam. Insan kedua (F2) terdiri atas hitam, asfar dan putih. Frekuensi turunan bersisik kuning ialah


 …



Baca juga:   Puisi Ibu Kartini 3 Bait 4 Baris


a.



6,25%


b.



12,50%


c.



18,75%


d.



25,00%


e.



93,75%

Jawab : c

Penyelesaian :

P1 :


HHkk (hitam)
X


hhKK (kuning)

G :


Hk
X


hK

F1 :
HhKk (hitam) 100%

P2 :


HhKk (hitam)
X



HhKk (hitam)

G :


HK,Hk,hK,hk
X


HK,Hk,hK,hk

F2 :


HK


Hk


hK


hk


HK


HHKK


(hitam)


HHKk


(hitam)


HhKK


(hitam)


HhKk


(hitam)


Hk


HHKk


(hitam)


HHkk


(hitam)


HhKk


(hitam)


Hhkk


(hitam)


hK


HhKK


(hitam)


HhKk


(hitam)


hhKK


(kuning)


hhKk


(kuning)


hk


HhKk


(hitam)


Hhkk


(hitam)


hhKk


(kuning)


hhkk


(asli)

Dari table di atas dapt dilihat proporsi hitam : asfar : putih adalah 12 : 3 : 1. Kaprikornus, frekuensi cante kuning merupakan 18,75%.



15.





Berbunga persimpangan ayam walnut (Sumpel) genotif RrPp dengan ayam berpial pea (kredit) genotif rrPp, kemungkinan akan diperoleh nasab Walnut : rose : pea : bilah dengan perbandingan


 …





a.





1 : 1 : 3 : 3





b.





1 : 3 : 3 : 1





c.





3 : 3 : 1 : 1





d.





3 : 1 : 3 : 1





e.





3 : 1 : 1 : 3



Jawab : d

Penyelesaian :

P1 :


RrPp (walnut)
X


rrPp (pea)

G :


RP,Rp,rP,rp
X


rP,rp

F1 :


rP


rp


RP


RrPP


(walnut)


RrPp


(walnut)


Rp


RrPp


(walnut)


Rrpp


(rose)


rP


rrPP


(pea)


rrPp


(pea)


rp


rrPp


(pea)


rrpp


(single)

Semenjak table di atas dapat dilihat perbandingan walnut : rose : pea : single adalah 3 : 1 : 3 : 1.



16.





Seorang lanang normal menikahi wanita absah yang ayahnya hemofilia. Prospek anak lanang mereka yang hemofilia adalah


 …





a.





0%





b.





12,5%





c.





25%





d.





50%





e.





75%




Jawab : d


Penuntasan :


Karena ayah wanita yang dinikahi adalah hemophilia, maka wanita nan dinikahi tersebut yakni wanita carier, sehingga :

P1 :


XHXh
X


XHY

G :


XH,Xh
X


XH,Y

F1 :
XHXH = dayang (normal)



XHY = laki-laki (jamak)



XHXh = perempuan (carier)



XhY = laki-laki (hemophilia)

Probabilitas anak laki-suami mereka terkena hemophilia adalah 50%



17.







Jika nomor 1 golongan darah A (IAIO) maka nomor 2 mempunyai genotip…



a.





IOIO





b.





IBIO





c.





IAIO





d.





IAIA





e.





IBIB




Jawab : b

Penyelesaian :

Bagi berkat anak uang yang bergolongan darah AB, A, dan B dari riuk seorang induk nan bergolongan bakat A heterozigot, maka induk yang lain harus n kepunyaan golongan darah B yang juga heterozigot.



18.





Empunya Budi berpenglihatan normal tetapi istrinya buta warna. Mereka n kepunyaan 1 orang anak pemudi, perpautan dengan koteng pria buta warna. Prosentase cucu tuan dan nyonya Budi nan buta warna kemungkinannya


 …





a.





100%





b.





75%





c.





50%





d.





25%





e.





0%



Jawab : c

Perampungan :

P1 :


XcbXcb (buta dandan)
X


XCbY

G :


Xcb,Xcb
X


XCb,Y

F1 :
XCbXcb = putri (pegangan)





XCbXcb = perawan (karier)





XcbY = lanang (buta rona)



XcbY = maskulin (buta rona)

P2 :


XCbXcb (carier)
X


XcbY (buta warna)

G :


XCb,Xcb
X


Xcb,Y

F2 :
XCbXcb = nona (carier)





XCbY = adam (normal)



XcbXcb = perempuan (buta rona)





XcbY = lanang (buta warna)

Jadi, presentase cucu tuan dan nyonya Budi buta warna yaitu 50%.



19.





Menurut sistem penggolongan darah ABO, seorang anak bergolongan darah O, tidak mungkin lahir dari saingan suami istri…





a.





A >< B





b.





A >< O





c.





B >< O





d.





AB >< B





e.





O >< O



Jawab : d

Penyelesaian :

Anak bergolongan darah hanya akan lahir apabila kedua induknya mempunyai gen resesif IO. Pada golongan pembawaan AB >< B, golongan darah O bukan akan muncul karena AB tidak memiliki gamet IO.


20.




Bila sifat andan dikendalikan gen a, bagaimanakah genotif orang tua pada no 1 dan 2 puas peta tersebut…



a.





AA >< AA





b.





AA >< Aa





c.





AA >< aa





d.





Aa >< Aa





e.





Aa >< aa




Jawab : d


Penyelesaian :


Apabila kedua parental adalah stereotip tapi mempunyai anakan yang berwatak bule, maka bisa dipastikan bahwa kedua parental membawa sifat bulai (Aa = lazim carrier).



21.





Perhatikan bagan berikut :







Berdasarkan kar silsilah kemungkinan X menderita bulai ialah…



a.





12,5%





b.





25%





c.





50%





d.





75%





e.





0%




Jawab : b


Penyelesaian :


Puas peta alur di atas dapat dilihat bahwa pada cikal bakal pihak ayah berasal “X” merupakan penderita albino, namun pada keturunannya sesekali tidak menghasilkan anakan nan menderita albino, bermakna istrinya adalah wanita halal. Begitupula dengan nini pihak ibu dari “X”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua parental dari “X” per membawa sifat albino (carier) sehingga diperoleh :

P2 :


Aa (carier)
X


Aa (carier)

G :


A,a
X


A,a

F2 :
AA = normal





Aa = carier



Aa = carier





aa = bule

Bintang sartan, probabilitas X penderita albino merupakan 25%



22.





Antiwirawan suami istri gelap bergolongan darah A Rh-





dan O RH+





ternyata di antara anak-momongan mereka suka-suka yang bergolongand jihat O Rh-





maka kebolehjadian lain golongan darah anak-anak asuh mereka adalah…





a.





A Rh-





dan O Rh-





b.





A Rh+





dan O Rh-





c.





A Rh+





A Rh-





dan Udara murni Rh+





d.





A Rh+, O Rh+





dan Ozon Rh-





e.





A Rh-, O Rh+, dan O Rh-




Jawab : c


Penuntasan :

P1 :


IAIO (golongan darah A Rh-)
X


IOIO (golongan darah O Rh+)

Baca juga:   Contoh Soal Metode Numerik Dan Jawabannya

G :


Anda,IO
X


IO,IO





Rh-Rh-




Rh+Rh-

F1 :
IAIO Rh+Rh- = A Rh+



IAIO Rh-Rh- = A Rh-



IOIO Rh+Rh- = O Rh+



IOIO Rh-Rh- = Ozon Rh-

Jadi, probabilitas lain golongan talenta anak asuh mereka selain O Rh- yakni
A Rh+, A Rh-, dan Ozon Rh+



23.





Seandainya seorang putri heterozigot buta corak memiliki suami sendiri suami-laki berpenglihatan normal, kemungkinan anak perempuannya nan buta warna adalah …



a.





0%



b.





25%



c.





50%



d.





75%



e.





100%


Jawab : a


Penyelesaian :


P :








Carier
X







Normal





XBXb
X

XBY




XB, Xb
X

XB


XB


Y


XB


XBXB


XBY


Xb


XBXb


XbY


Genotip yang dilingkari plong table di atas adalah nona carier buta warna. Jadi, kemungkinan anak asuh perempuannya buta corak yakni 0%.



24.





Persentase anak yang normal dari hasil perkawinan laki-laki hemophilia dengan perempuan resmi adalah …



a.





0%



b.





25%



c.





50%



d.





75%



e.





100%


Jawab : c


Penyelesaian :


P :
hemophilia
X


normal




XhY
X
XHXH


G :
Xh,Y
X
XH,XH


F1:
(1) XHXh :


wanita carier




(2) XHY :


pria lumrah


Kaprikornus, rente yang dihasilkan yaitu masing-masing 50% bikin anakan konvensional dan carier


25.



Jika koteng wanita bergolongan darah A heterozigot menikah dengan maskulin golongan talenta B heterozigot, maka probabilitas golongan darah anak asuh-anaknya adalah…



a.





A dan B



b.





A dan AB



c.





B dan AB



d.





A, B, dan O



e.





A, B, AB, dan O


Jawab : e


Penyelesaian :


P1 : A (Heterozigot)
X
B (Heterozigot)




IAIO
X
IBIO


F1 :

IAIB = AB
IBIO = B




IAIO = A
IOIO = O


Jadi, kemungkinan golongan darah anaknya adalah A, B, AB, dan O



26.





Sistem penentuan keberagaman kelamin pada belalang, yaitu …



a.





XY



b.





XO



c.





XX



d.





ZW



e.





ZZ


Jawab : b


Penyelesaian :


Macam sistem penentuan jenis kelamin :


Sistem

XY : Manusia dan sebagian besar sosok hidup


Sistem XO : Belalang (insek)


Sistem ZW : Ikan, titit dan kupu-kupu


Sistem penentuan diversifikasi kelamin pada tabuhan sembayan.


Jadi, sistem penentuan jenis kelamin lega belalang adalah XO



27.





Seorang lelaki bergolongan darah AB menikah dengan seorang wanita bergolongan darah AB pula. Golongan talenta anak-anaknya yaitu…



a.





A dan B



b.





A dan AB



c.





B dan AB



d.





A, B, dan O



e.





A, B, dan AB


Jawab :


Penyelesaian :


P1 :

AB
X
AB




IAIB
X
IAIB


F1 : IAIA = A
IAIB = AB




IAIB = AB
IBIB = B


Makara, golongan darah anaknya adalah A, B, dan AB



28.





Warna surai puas kelinci ditentukan oleh alela anda dengan gosokan dominasi C+ > Cch > cH > c, dimana :



C = kelabu,
cH = Himalaya,

Cch = chincila, c = albino

Perkawinan kucing tupai kelabu C+c dengan Cchc akan menghasilkan keturunan…





a.





kelabu : chincila : albino = 1 : 2 : 1





b.





kelabu : chincila : albino = 1 : 1 : 2





c.





kelabu : chincila : albino = 2 : 1 : 1





d.





kelabu: andan = 3 : 1





e.





kelabu : chincila = 3 : 1




Jawab : c


Penyelesaian :


P1 :


C+c
X


Cchc


G :


C+,c

X


Cch,c


F1 :



Cch


c


C+


C+ Cch


(Kelabu)


C+c


(Kelabu)


c


Cchc


(Chincilla)


cc


(Albino)


Bersumber table di atas bisa disimpulkan bahwa perkawinan kelinci kelabu C+c dengan Cchc akan menghasilkan nasab 2 kelabu, 1 chincilla, dan 1 albino.


29.



Koteng ibu hamil memiliki golongan darah A heterozigot pemandu sifat hemofilia. Kalau suamin
ya bergolongan darah B heterozigot dan absah. Berapakah kemungkinan anak laki-laki yang lahir dengan golongan talenta O dan hemofilia?


a.



50%


b.



6,25%


c.



25%


d.



2,125%


e.



12,5%

Jawab : b

Penyelesaian :

P1 :


A (heterozigot, hemophilia)
X


B (heterozigot, normal)

G :
IA,IO
X
IBIO



XH,Xh
X
XH,Y

F1 :
IAIB = AB
XHXH = dara (normal)



IAIO = A
XHY = junjungan-laki (absah)



IBIO = B
XHXh = Gadis (carier)



IOIO = Ozon
XhY = suami-laki (hemophilia)

Berpokok hasil F1 di atas dapat disimpulkan bahwa kemungkinan golongan darah anaknya O yakni 25% dan kemungkinan laki-suami hemophilia juga 25%. Jadi, probabilitas anak lanang menderita hemophilia yakni 6,25%.


30.



Berikut ini beberapa penyakit pertalian keluarga.


(1)



Andan


(2)



Buta dandan


(3)



Hemofilia


(4)



Distropi otot Duchene


(5)



FKU

Jenis keburukan yang disebabkan gen resesif ki gandrung kromosom syahwat yaitu …


a.



1, 2, dan 3


b.



1, 3, dan 4


c.



2, 3, dan 4


d.



2, 3, dan 5


e.



3, 4, dan 5

Jawab : c

Penuntasan :

Albino (kelainan genetis tertarik kromosom autosom) = kelainan herediter pada tubuh yang tidak terdidik pigmentasi secara normal.

Buta dandan (terpaut kelamin lega sosok) = kelainan puas seseorang yang tidak dapat membedakan warna.

Hemofilia (terpaut kelamin plong manusia) = darah sulit mengkristal.

Distropi otot Duchene (terpaut kelamin pada manusia) = menyebabkan kelemahan otot-otot yang dekat dengan batang fisik.

FKU (kelainan genetis terpaut kromosom autosom) = kekurangan enzim yang memproses asam amino fenilalanin sehingga terjadi penumpukan fenilalanin dalam darahnya.


NB : ada sejumlah gambar nan nggak bisa di tampilin… mianhae… 🙁 … tapi semoga mendukung… 😀


Page 2

Gandum Berkulit Hitam Hhkk Disilangkan Dengan Gandum Berkulit Kuning Hhkk

Source: https://idkuu.com/gandum-berkulit-hitam-hhkk-disilangkan-dengan-gandum-berkulit-kuning-hhkk