Jelaskan Hasil Akulturasi Filsafat Hindu Di Indonesia

By | 11 Agustus 2022

Jelaskan Hasil Akulturasi Filsafat Hindu Di Indonesia.


Pengertian Akulturasi Peradaban


Akulturasi tamadun merupakan suatu proses percampuran diantara unsur-anasir tamadun yang suatu dengan kebudayaan lainnya, sehingga membuat tamadun baru. Peradaban mentah yang merupakan hasil percampuran itu saban tidak kekeringan karakter ataupun ciri khasnya. Oleh sebab itu, untuk bisa berakulturasi, masing-masing kebudayaan harus lah sederajat. Semacam itu pun kongkalikong bagi tamadun Hindu maupun Buddha dari India dengan tamadun Indonesia asli.


Contoh Alkulturasi Peradaban


Berikut ialah contoh hasil akulturasi diantara tamadun Hindu-Buddha dengan tamadun Indonesia steril merupakan ibarat berikut :



  • Seni Bangunan


Lembaga-bentuk gedung candi di Indonesia yang lazimnya ialah susuk akulturasi diantara atom-elemen budaya Hindu atau Buddha dengan zarah budaya Indonesia asli. Bangunan yang meriah, atau patung-patung perwujudan betara atau Buddha, dan bagian-adegan candi serta stupa ialah zarah-elemen dari India. Susuk candi-candi diIndonesia lega hakikatnya adalah punden berundak nan merupakan anasir bermula Indonesia asli. Candi Borobudur yakni pelecok suatu lengkap dari bentuk akulturasi tersebut.



  • Seni Rupa dan Seni Ukir


Masuknya dominasi India bisa membawa perkembangan didalam bidang seni rupa, seni pahat, serta seni ukir. Hal tersebut boleh dilihat berpokok relief maupun seni ukir nan dipahat plong bagian dinding-dinding candi. Contohnya, cukilan nan dipahatkan plong dinding-dinding gerogol langkan di Candi Borobudur yang substansial ukiran riwayat berpangkal Buddha. Di seputar Si Buddha terdapat juga mileu bendera diIndonesia sebagaimana apartemen tempat serta ceceh merpati.

Relief fauna puas adegan Candi Borobudur Sreg cukilan kala makara plong candi tersebut dibuat sangat lah indah. Hiasan relief rasi makara, yang dasarnya merupakan motif dabat serta tumbuh-tumbuhan. Peristiwa tersebut mutakadim dikenal sejak tahun disebelum Hindu. Fauna-hewan itu dipandang suci, maka sering siapa diabadikan dengan mandu di lukis.



  • Seni Sastra dan Huruf


Pengaruh India mengirimkan kronologi di seni sastra Indonesia. Seni sastra waktu itu terserah nan berbentuk prosa serta ada yang berbentuk tembang (syair). Berlandaskan isinya, kesusasteraan boleh dikelompokkan menjadi tiga, merupakan tutur (pitutur kitab religiositas), kitab hukum, serta wiracarita (keberanian). Bentuk wiracarita ternyata silam populer di Indonesia, terutama kitab Ramayana serta Mahabarata. Kemudian kulur lagi wiracarita hasil bersumber gubahan para pujangga di Indonesia.

Contohnya, Baratayuda yang digubah makanya Mpu Sedah serta Mpu Panuluh. Juga munculnya narasi-narasi karangan. Berkembangnya karya sastra tersebut terutama yang berbunga dari Mahabarata serta Ramayana, bersalin seni pementasan wayang kulit atau (n komedi didong mula-mula). Pertunjukan lengkung langit kejenakaan didong kulit di Indonesia, sudah menjadi air mandi khususnya di area Jawa. Isi serta cerita atraksi n komedi didong banyak mengandung nilai yang bersifat edukatif adalah (pendidikan).

Cerita di kerumahtanggaan atraksi wayang berasal berusul salih bersumber Indonesia. Seni pahat serta ragam luas nan terserah pada wayang patung reca disesuaikan dengan seni yang suka-suka di Indonesia. Di samping gambar serta ulah hias wayang, muncul sekali lagi dedengkot-penggerak pewayangan yang lewat khas Indonesia. Contohnya gembong biduanda selevel dengan Semar, Gareng, serta Petruk dll. Penggerak-biang keladi tersebut bukan ditemukan di India.

Perkembangan seni sastra nan adv amat cepat dan didukung maka itu pengusahaan huruf pallawa, contohnya didalam karya-karya sastra Jawa Historis. di n domestik batu bersurat nan ditemukan terletak atom India dengan elemen budaya Indonesia. Contohnya, ada prasasti dengan huruf Nagari (India) serta huruf Bali Kuno (Indonesia).


  • Sistem Ajudan


Sejak waktu praaksara, bani adam di Kepulauan Indonesia mutakadim mengenal bunyi bahasa-tanda baca yang signifikan filosofis. Misal contohnya, seandainya cak semau orang meninggal, di internal kuburnyaakan disertakan benda-benda. Di antara benda-benda itu kembali terdapat lukisan seseorang mendaki berlepas, peristiwa tersebut memasrahkan makna bahwa cucu adam yang sudah meninggal rohnya akan meneruskan perjalanan ke tempat intensi nan membahagiakan yakni alam anak cucu.

Masyarakat waktu itu sudah percaya adanya kehidupan sesudah ranah, yakni sebagai kehidupan halus. Maka itu sebab itu, sukma nenek moyang akan dipuja maka itu basyar nan masih nasib (animisme). Pasca- masuknya pengaruh India pembantu terhadap arwah lembut pun tidak punah. Contohnya dapat dilihat plong kepentingan candi. Guna candi alias kuil di India merupakan perumpamaan gelanggang pendewaan.

Baca juga:   Bahasa Inggrisnya Tidak Ada Yang Tidak Mungkin

Di Indonesia, di samping bagaikan tempat pengultusan, candi pun merupakan sebagai taman bahagia sri paduka maupun bikin menyimpan abu layon raja yang mutakadim meninggal. Karna itulah peripilih tempat penyimpanan bubuk bangkai pangeran serta didirikan reca sinuhun didalam nya dan gambar mirip betara nan dipujanya. Ini jelas adalah perpaduan di antara kekuatan candi di India dengan tradisi pemakaman serta pengagungan roh pitarah di Indonesia. Bentuk gedung lingga serta yoni lagi ialah lulusan pemujaan terutama di fragmen insan-cucu adam Hindu penyanjung Syiwaisme. Lingga yaitu lambang Batara Syiwa. Secara filosofis lingga serta yoni adalah lambang kesuburan serta lambang kemakmuran. Lingga lambang lanang dan yoni lambang kuntum.



  • Sistem Pemerintahan


Sesudah datangnya pengaturan India di Gugusan pulau Indonesia, dikenal dengan adanya sistem pemerintahan secara primitif. Tadbir nan dimaksud ialah semacam pemerintah di satu desa maupun provinsi tertentu. Rakyat menyanggang sendiri superior ataupun semacam penasihat kaki. Anak adam yang dipilih laksana pengarah rata-rata makhluk yang sudah lampau bertongkat spatula (senior), arif, dan dapat membimbing, memiliki faedah-kelebihan tertentu tersurat didalam parasan ekonomi, berpengaruh, dan memiliki semacam kepentingan gaib (kesaktian). Pasca- pengaturan India turut, maka kepala tadi diubah menjadi paduka tuan serta wilayahnya disebut imperium.

Peristiwa tersebut secara jelas terjadi di Kutai. Dan Salah suatu bukti akulturasi dalam bidang pemerintahan, contohnya seorang baginda harus berkarisma serta dipandang n kepunyaan kekuatan meruap sebagai halnya lega pengarah musim sebelum Hindu ataupun Buddha. Karena itu paduka tuan mempunyai kekuatan sirna, maka maka itu rakyat yang dipertuan akan dipandang dekat dengan dewa. Kaisar kemudian disembah, serta takdirnya mutakadim dahulu meninggal, rohnya pun dipuja-khidmat.

Agama Hindu dan Budha berasal bersumber India. Kedua agama tersebut timbrung dan dianut oleh penghuni di berbgai kewedanan nusantara plong hari nan damping bersamaan, seputar abad ke catur, bersamaan dengan mulai berkembangnya hubungan membahu antara Indonesia dengan India dan Cina. Sebelum pengaruh Hindu dan Budha timbrung ke Indonesia, diperkirakan penduduk Indonesia menganut ajudan dinamisme dan
animisme.

Agama Budha disebarluaskan ke Indonesia oleh para bhiksu, sedangkan adapun pembawa agama Hindu ke Indonesia terdapat 4 teori umpama berikut :

  • Teori ksatria (masuknya agama Hindu disebarkan maka berpangkal itu para ksatria)
  • Teori waisya (masuknya agama Hindu disebarkan oleh para pengembara nan berkasta waisya)
  • Teori brahmana (masuknya agama Hindu disebarkan oleh para brahmana)
  • Teori sintesis (masuknya agama Hindu disebarkan oleh ksatria, brahmana, atau waisya)

Bukti tertua adanya pengaruh India di Indonesia adalah ditemukannya Reca Budha berusul kaleng di Sempaga, Sulawesi Kidul. Antara abad ke 4 sampai abad ke 16 di berbagai kawasan nusantara bersimbah berbagai ragam rupa kekaisaran yang bercorak agama Hindu dan Budha.



Imperium-Kerajaan Hindu Budha Di Indonesia




Kerajaan Kutai


Kekaisaran Kutai terdapat di Kalimantan Timur, ialah di hulu Mayat air Mahakam. Segel kerajaan ini disesuaikan dengan nama negeri arena penemuan epigraf, adalah di negeri Kutai. Peristiwa ini disebabkan, karena setiap epigraf yang ditemukan tidak terserah nan menyebutkan keunggulan dari kerajaan tersebut. Oleh karena itu, para. Tukang membagi etiket kerajaan itu Kutai. Area Imperium Kutai mencakup area yang pas luas, merupakan hampir menguasai seluruh wilayah Kalimantan Timur. Terlebih pada tahun kejayaannya Kerajaan Kutai n kepunyaan distrik nan silam luas, yaitu hampir sebagian kawasan Kalimantan.



  • Emir Kudungga Raja Kudungga


merupakan raja permulaan nan berkuasa di Kerajaan Kutai. Akan saja, apabila dilihat dari nama sri paduka nan masih meng-gunakan tera tempatan, para juru berpendapat bahwa plong periode tadbir Raja Kudungga kekuasaan Hindu hijau turut ke wilayahnya. Geta Raja Kudungga lega awalnya yakni koteng kepala kaki. Dengan masuknya pengaruh Hindu, ia mengubah struktur pemerintahannya menjadi kerajaan dan menggotong dirinya menjadi sultan, sehingga perubahan raja dilakukan secara bebuyutan.



  • Prabu pemilik Aswawarman


Sunan Aswawarman merupakan seorang kanjeng sultan yang cakap dan kuat. Pada masa pemerintahannya, wilayah kekuasaan Kutai diperluas sekali lagi. Keadaan ini dibuktikan dengan pelaksanaan seremoni Asmawedha. Seremoni-ritual ini sangkut-paut dilakukan di India pada masa pemerintahan Raja Samudragupta ketika mau memperluas wilayahnya. N domestik seremoni itu dilaksanakan pelampiasan aswa dengan harapan bakal menentukan batas dominasi Kerajaan Kutai. Dengan kata lain, sampai di mana ditemukan tapak kaki kuda, maka sebatas di situlah had Kerajaan Kutai. Pelepasan aswa-kuda itu diikuti oleh tamtama Kerajaan Kutai.

Baca juga:   Perbedaan Cat Air Dan Cat Akrilik


  • Aji Mulawarman


Yang dipertuan Aswawarman digantikan oleh putranya yang ernama Tuanku Mulawarman. la yaitu prabu terbesar berpokok Kerajaan Kutai. Di sumber akar pemerintahannya, Kerajaan Kutai mengalami tahun yang gemilang. Rakyat hidup tenteram dan sejahtera. Dengan keadaan sebagaimana itulah risikonya Yang dipertuan Mulawarman mengadakan upacara kurban emas nan amat banyak.



Imperium Taruma Negara


Imperium itu adalah di provinsi Jawa Barat, dengan pusat kekaisaran terwalak di sekeliling kewedanan Bogor kini. Adapun area kekuasaan Tarumanegara menghampari provinsi Banter^ Jakarta, setakat tepian Cirebon, sehingga boleh ditafsirkan bahwa puas perian pemerintahan Raja Purnawarman wilayah pengaruh Kerajaan Tarumanegara karib mengatasi seluruh wilayah Jawa Barat.



Kerajaan Holing


Terwalak sejumlah pendapat nan menyatakan letak berpokok Kerajaan Holing Menurut Berita Cina Berita Cina yang dari berpokok Dinasti N’ang menyebutkan bahwa letak Kerajaan Holing berbatasan dengan laut jihat selatan, Ta-Hen-La (Kamboja) di arah lor, Po-Li (Bali) sisi timur, dan To-Po-Teng di sisi barat. Nama lain mulai sejak Holing adalah Cho-Po (Jawa), sehingga bersendikan berita tersebut boleh disimpulkan bahwa Kekaisaran Holing terwalak di Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah.



Kerajaan Melayu


Kerajaan nan bercorak agama Buddha di Sumatera adalah Kekaisaran Melayu. Imperium ini bisa digolongkan ke dalam kerajaan tertua di Indonesia. Alasannya, imperium ini menempati kedudukan singularis di delam urut-urutan album Indonesia. Kerajaan Jawi yaitu salah satu kekaisaran terkemuka di Sumatra episode selatan waktu itu.



Kerajaan Sriwijaya


Kerajaan Sriwijaya merupakan pelecok satu imperium besar yang lain saja dikenal di area Indonesia, hanya dikenal di setiap nasion maupun negara yang portal berjebah jauh di luar Indo¬nesia. Peristiwa ini disebabkan letak Kekaisaran Sriwijaya yang sangat politis dan rapat persaudaraan dengan Selat Malaka. Telah kita ketahui, Selat Malaka pada saat itu ialah kolek perdagangan nan suntuk gegap-gempita dan boleh menghubung-kan antara pengelana-petualang berpokok Cina dengan India alias Romawi.



Kekaisaran Mataram Bersejarah


Imperium Mataram di Jawa Paruh kerajaan mataram terletak di jawa tengah dengan daerah pusatnya disebut bhumi mataram. Imperium Mataram didirikan pada abad ke VIII (8) di JawaTengah sisi barat kota Magelang .Pada awalnya terletak di Jawa Tengah. Kawasan Mataram dikelilingi maka dari itu banyak gunung-gunung dan di tengahnya banyak mengalir sungai segara diantaranya wai Progo, Bogowonto, Elo, dan Sungai Solo. Keadaan tanahnya bakir sehingga pertumbuhan penduduknya sepan pesat.

a)Prasasti Kalasan

Ditemukan di desa Kalasan Yogyakarta berduri tahun 778 M, ditulis kerumahtanggaan fonem Pranagari (India Lor) dan bahasa Sansekerta. Isinya menceritakan mandu bangunan suci lakukan bidadari Rival dan biara cak bakal padri oleh raja Panangkaran atas aplikasi batih Syaelendra dan Panangkaran pun menghadiahkan desa Kalasan untuk para Sanggha (umat Budha

b)Epigraf Mantyasih

Ditemukan di Mantyasih Kedu, Jateng berangka tahun 907 M yang memperalat bahasa Jawa Kuno. Isi dari prasasti tersebut adalah daftar alur raja-raja Mataram nan menganjuri Bality yaitu Sri paduka Sanjaya, Rakai Panangkaran, Rakai Panunggalan, Rakai Warak, Rakai Garung, Rakai Pikatan, Rakai Kayuwangi, Rakai Watuhumalang, dan Rakai Watukura Dyah Balitung. Untuk itu prasasti Mantyasih/Kedu ini kembali disebut dengan prasasti Belitung.

c)Epigraf Klurak

ditemukan di desa Prambanan berduri tahun 782 M ditulis dalam huruf Pranagari dan bahasa Sansekerta .isinya menceritakan pembuatan reca Manjusri maka dari itu Yamtuan Perkakas pencium yang bergelar Sri Sanggramadananjaya.

d).Candi Rara Jonggrang maupun Lara

Jonggrang nan terletak di Prambanan adalah mania candi Hindu terbesar di Indonesia.Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi makanya salah koteng berbunga kedua makhluk ini, ialah: Rakai Pikatan, prabu kedua dinasti Mataram I atau Balitung Maha Sambu, semasa dinasti Sanjaya.Plong waktu ini, ditulis karya sastra Ramayana dalam Bahasa Kawi.



Kekaisaran Palagan Kemulang


Kerajaan Nasi-nasi Kamulan terdapat di Jawa Timur, yakni di kuala wai Brantas.ibu kotanya bernama Tanah air Mas. Kekaisaran ini didirikan oleh Mpu Sindok, sesudah ia menjangkitkan kunci pemerintahannya berpokok Jawa Tengah ke Jawa Timur. Hanya, wilayah pengaruh Kerajaan Nasi-nasi Kamulan sreg waktu pemerintahan Mpu Sindok mencakup distrik Nganjuk disebelah barat, distrik Pasuruan di sebelah timur, daerah Surabaya di sebelah lor, dan distrik Malang di arah selatan. Internal jalan seterusnya, wilayah pengaruh Kekaisaran Delik bangas Kamulan mencakup erat seluruh wilayah Jawa Timur.

Baca juga:   Jupiters Four Moons Through a Telescope by Galileo


Kerajaan Kediri


Plong akhir kekuasaan pemerintahan Airlangga, membagi wilayah kekaisaran menjadi dua, bikin menyingkir perang sipil. Maka muncul imperium Kediri dengan ibu ii kabupaten Daha, diperintah maka dari itu Jaya Warsa di kerajaan Jenggala dengan ibu daerah tingkat Kahuripan diperintah oleh Jayengrana. Semata-mata intern kronologi selanjutnya imperium Kediri sampai ke kemajuan bertambah pesat bermula kekaisaran Rimba.

a. Sumber-sumber

  • Batu bersurat Biram Keting (1104 M);
  • Epigraf Ambai (1181 M);
  • Epigraf Kamulan (1194 M);
  • Batu bersurat Padlegan;
  • Epigraf Panumbangan;
  • Batu bertulis Candi Tuban; Provokasi bertulis Tangkulan.

b. Jiwa garis haluan
Ditemukan prasasti-batu bersurat bersumber syah-kanjeng sultan yang kontak memerintah. Emir-tuanku tersebut antara lain :

  • Syah Jaya Warsa (1104 M),
  • Sunan Baweswara (1117-1130 M),
  • Raja Jayabaya (1135-1157 M),
  • Pangeran Sarweswara dan Raja Aryeswara,
  • Raja Gandra,
  • Paduka Kameswara,
  • Syah Kertajaya.


Kerajaan SingaSari


Kekaisaran Singasari alias sering pula ditulis Singasari, merupakan sebuah imperium di Jawa Timur nan didirikan oleh Ken Arok sreg musim 1222. Lokasi kekaisaran ini kini diperkirakan berada di daerah Singosari, Malang.Sejarah Imperium Singasari berawal dari distrik Tumapel, nan dikuasai maka dari itu sendiri akuwu (bupati). Letaknya di kewedanan ancala-giri yang bakir di area Malang, dengan pelabuhannya bernama Pasuruan.

Sumur-sumber sejarah Kerajaan Singasari berbunga dari:

• Kitab Pararaton, menceritakan mengenai pangeran-paduka Singasari.
• Kitab Negara Kertagama, mandraguna galur prabu-raja Majapahit yang n eigendom perikatan hampir dengan yamtuan-tuanku Singasari.
• Bisikan bersurat-epigraf sehabis perian 1248 M.
• Berita-berita asing (berita Cina),
• menyatakan bahwa Kaisar Khubilai
• Peninggalan-warisan purbakala



Imperium Bali


Imperium Bali terletak di pulau kecil yang tidak jauh dari Jawa Timur. Sumber-sendang akan halnya Kerajaan Bali bisa diketahui melangkahi beberapa sendang, sebabat dengan perigi-sumur berita dari Kekaisaran Bali (misalnya berita dari Jawa) dan bangunan candi diantaranya :

  • Kompleks Candi Bukit Kawi (Terlihat Comberan)
  • Prasasti Sanur (839 Cl917 M) Epigraf Sanur merupakan salah satu epigraf nan ditemukan makanya para tukang. Epigraf ini menunjukkan adanya dominasi kanjeng paduka tuan-sultan pecah Wangsa atau Dinasti Warmadewa.
  • Prasasti Calcuta, India (1042 M) Kerumahtanggaan batu bersurat ini disebutkan tentang asal-usul Yang dipertuan Airlangga, ialah bersumber keturanan raja-kaisar Bali, Dinasti Warmadewa.


Kerajaan Hierarki


Setelah runtuhnya Imperium Tarumanegara, enggak pernah diberitakan tentang berdirinya kerajaan di Jawa Barat. Kendatipun di Desa Cangkuang dempang Leles (Garut) ditemukan satu candi, namun tidak bisa memperjelas keadaan ini. Cuma, pasca- ditemukannya berita-berita simpatisan, akhirnya diketahui bahwa di Jawa Barat merembas dan berkuasa satu imperium yang bernama Kerajaan Pajajaran, namun tidak wasilah diketahui dengan pasti pusat pemerintahanya.

a. Mata air Album

  • Batu bertulis Rakryan Juru Pangambat (923 M) Epigraf ini ditemukan di Bogor dengan menggunakan bahasa Jawa Kuno berbaur dengan bahasa Melayu.
  • Prasasti Horen (terbit semenjak Imperium Majapahit)
  • Prasasti citasih (1030 M) – Prasasti Astanagede (di Kawali, Ciamis)
  • Kitab Carita Kidung Sundayana
  • Kitab Kisah Parahyangan

b. Umur Kebijakan
Lembaga dan sistem pemerintahan baginda-tuanku Pajajaran hanya bisa diketahui semenjak beberapa turunan sultan cuma. Berikut Kaisar-sinuhun yang diketahui asosiasi memerintah di Kerajaan Pajajaran di antaranya sebagai berikut :

  • Maharaja Jayabhupati N domestik batu berkirim surat ditulis Maharaja Jayabhupati menegur dirinya Haji-ri-Sunda.
  • Rahyang Niskala Wastu Emas
  • Rahyang Dewa Niskala Sinuhun Batara Mujarad atau Rahyang Ningrat Kencana
  • Sri Baduga Maharaja
  • Hyang Wuni Sora
  • Emir Samian atau Prabu Surawisesa
  • Sri paduka tuan Paduka empunya Dewata (1535-1543)


Kerajaan Majapahit


Dalam sejarah Indonesia Kekaisaran Majapahit merupakan suatu kerajaan yang besar nan disegani oleh banyak bangsa asing. Belaka sejarah Majapahit pada hakikatnya mengakui banyak unsur strategis, kebudayaan, sosial, ekonomi berbunga Kerajaan Singasari sehingga pembahasan Kerajaan Majapahit tidak bisa dipisahkan bersumber rekaman Kekaisaran Singasari.

demikianlah artikel bermula
duniapendidikan.co.id

adapun Akulturasi Keubudayaan Hindu Budha : Pengertian, Contoh, Tipe Memori, sepatutnya artikel ini berguna cak lakukan anda semuanya.

Jelaskan Hasil Akulturasi Filsafat Hindu Di Indonesia

Source: https://duuwi.com/70045/jelaskan-hasil-akulturasi-filsafat-hindu-di-indonesia.html