Kemampuan Otot Untuk Menggunakan Tenaga Maksimal Terhadap Suatu Tahanan Disebut

By | 11 Agustus 2022

Kemampuan Otot Untuk Menggunakan Tenaga Maksimal Terhadap Suatu Tahanan Disebut.



1.




Kekuatan (Strength)



ü



Faedah yaitu kemampuan urat bagi melakukan kontraksi fungsi menyemangati voltase terhadpa suatu tahanan.



ü



Kekuatan adalah suku cadang yang sangat penting guna meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan.



ü



Maslahat adalah kemampuan bikin menggarangkan force/tegngan terhadap suatu tahanan. Oleh karena itu pelajaran nan cocok buat meningkatkan arti yaitu cak bimbingan-latihan tahanan dimana kita harus mendorong, mengangkat, menghalangi, atau menarik satu kewajiban tertentu.



ü



Latihan kekuatan dibutuhkan faedah mengembangkan power, muslihat tahan otot, stamina, agilitas, kecepatan dan kelentukan.



ü



Latihan yang sesuai unttuk meluaskan kekuatan ialah melampaui benutk cak bimbingan tahanan (resistence exercise) yang terdiri berbunga tahanan dari luar (external resistance) dan tahana bersumber kerumahtanggaan tubuh (internal resistance).

Bentuk-bentuk latihan faedah terdiri berusul :

  1. kontraksi isometric (kontraksi statik)

yaitu penegangan sekawanan otot untuk mengangkat atau mendorong bagasi yang tak mengalir sonder gerakan anggota tubuh dan panjang otot enggak berubah. Seperti mengangkat, menunda atau menraik suatu benda

nan enggak boleh digerakan (tembok, pohon, dsb) sejauh 6 – 10 detik.

  1. Penegangan isotonik

    (penegangan dinamik)

Kontraksi sekelompok otot yang bergerak dengan cara memanjang

dan memendek atau memendek jika tensi dikembangkan. Latihannya berupa cak bimbingan beban dengan mengangkat bodi seorang atau menggotong barbell (weight training).

  1. Kontraksi isokinetik

Yaitu otot mendapatkan terpidana yang sekufu melewati seluruh ruang geraknya sehingga otot bekerja secara maksimal sreg setiap sudut ruang gerak persendiannya.


2.



Sosi Tahan (Endurance)



ü



Anak kunci tahan yaitu kemampuan seseorang cak bagi melakukan kerja intern waktu yang relative lama.



ü



Resep tahan merupakan kejadian alias kondisi tubuh yang gemuk bekerja untuk tahun nan lama, tanp mengalami kelelahan yang berlebihan setelah menyelesaikan karier tersebut.



ü



Daya tahan adalah suatu pelajaran yang mengacu lega suatu kelompok urat yang mampu lakukan melakukan kontraksi yang berturut- turut untuk waktu yang lama maupun kembali mampu mempertahankan kontraksi statis unuk waktu nan lama.

Baca juga:   Mengapa Kita Tidak Boleh Membeda Bedakan Teman



ü



Daya resistan adalah kemampuan awak seseorang untuk melakukukan kerja dalam periode yang relative lama.

Daya resistan terbagi atas :

  1. Daya resistan otot (muscle endurance)

Pokok tahan otot sangat ditentukan oleh dan berhubungan erat dengan keefektifan otot. Oleh karenannya metode untuk berekspansi sendi resistan otot sangat mirip dengan yang digunakan kerjakan meningkatkan kekuatan otot.

  1. Daya tahan jantung, pernapasan, aliran darah (respiratori, cardio, vasculatoir endurance)

Pertambahan gerendel tahan jantung, pernapasan, aliran bakat, terutama dapat dicapai melewati eskalasi tenaga aerobic maksimal (Vo2
maks) dan ambang anaerobic.

Menurut Soekarman (1987) sepatutnya bikin meningkatkan Vo2
maks dilakukan latihan anaerobic dengan interval istirahat. Maka bersumber itu pelaksanaan cak bimbingan daya tahan dalaman, pernapasan, rotasi darah sayang tercalit dengan tenaga aerobic dan anaerobic yang mana unsure tersebut selalu terkait pula dengan system energi yang diperlukan.

Bentuk kursus pokok tahan dalaman, pernapasan, peredaran darah dapat dilaksanakan melalui
lari cepat sekali, lari cepat continue, lari lambat continue, lari dengan jeda, latihan interval, jogging, lari cepat ulang, fartlek alias speed play.



3.




Kelentukan (Flexibility)



ü



Kelentukan adalah Kemampuan seseorang untuk dapat mengerjakan gerak dengan ira gerak nan seluas-luasnya privat persendian.



ü



Kelentukan merupakan Kemampuan gerak dengan pangsa sendi yang seluas-luasnya.



ü



Kelentukan adalah Kemampuan untuk mengerjakan gerkan dalam ruang gerak sendi. Sehingga kelentukan seseorang lalu ditentukan makanya ruang gerak sendinya, elastis tidaknya ototnya, tendo dan ligament disekotar sendi.

Cirri-ciri latihan kelentukan adalah :

  1. meregang persendian,
  2. mengeluru sekawanan otot



4.




Kesamarataan (Balance)



ü



Keseimbangan adalah Kemampuan seseorang kerjakan mempertahankan posisi tubuh baik dalam kondisi statik maupun dinamik.



ü



Dalam keadilan nan perlu diperhatikan ialah waktu refleks, waktu reaksi, dan kecepatan mengalir.

Baca juga:   Langkah Membuat Gambar Ilustrasi Adalah Membuat Gagasan Sketsa Dan



ü



Rata-rata latihan keadilan dilakukan bersamaan dengan latihan kelincahan dan kelajuan bahkan kelentukan.

Ada dua diversifikasi kesamarataan yaitu ;


1.


keadilan statis adalah mempertahankan sikap pada posisi diam di panggung. Ira gerkanya kebanyakan terlampau kecil seperti berdidir dia atas alas yang sempit


2.


keseimbangan dinamis adalah kemampuan seseorang kerjakan mempertahanakan posisi tubuhnya pada waktu bersirkulasi seperti sepatu pit, selancar air, dan sport nan sejenisnya.



5.




Kecepatan (Speed)



ü



Menurut Dick (1989) kecepatan adalah kapasitas gerak dari anggota tubuh atau bagian berbunga system pengungkit tubuh atau kecepatan pergerakan dari seluruh awak yang dilaksanakan dalam waktu yang singkat.



ü



Menurut Bloomfield kecepatan adalah kederasan berkontraksi berbunga beberapa otot buat menggerakan anggota fisik secara cepat atau kemampuan takhlik gerakan melawan terpidana gerak yang berlainan-beda dengan kecepatan yang sederajat-tingginya. Batasan ini mengacu pada kecepatan maksimal yang siklis atau kelajuan maksimal yang asiklis. (Bloomfield, Ackland, Elliot. 1994)

Terwalak heksa- distrik yang bisa meningkatkan kecepatan (Dick. 1989) anata lain :

  1. melatih reaksi dengan sinyal
  2. mengacapkan kapasitas gerak
  3. daya produksi bagi mengatur keseimbangan kepantasan
  4. meningkatkan penampakan bermula kecepatan maksimum
  5. produktivitas mempertahankan kecepatan maksimum
  6. kapasitas akhir dari pengaruh faktor daya tahan pada kederasan.



6.




Power (Elastic/Fast Strength)



ü



Power yakni Kemampuan urat untuk mengerahkan kekuatan maksimal dalam waktu yang sangat cepat.



ü



Power ialah Tingkat kondisi tubuh yang tinggi daripada kekuatan



ü



Menurut Bucher (Harsono, 1988) dikatakan bahwa seorang individu nan mempunyai power yaitu orang yang memiliki :


a.


derajat kekutan nan tinggi


b.


derajat kecepatan yang pangkat


c.


derjat yang panjang kerumahtanggaan keterampilan menggabungkan kecepatan dan kekuatan otot.



ü



Beberapa tulang beragangan kursus untuk meluaskan power diantaranya adalah dengan mengamalkan latihan muatan/barbells (12-16 RM) ataupun tuntunan arti (8-12 RM) dan dilanjutkan dengan tuntunan kecepatan.

Baca juga:   Pak Dedi Meminjam Uang Di Bank Sebesar 600



7.




Stamina



ü



Stamina adalah komponen fisik nan tingkatannya lebih tinggi dari daya
tahan.



ü



Stamina adalah tingkatan daya tahan nan lebih tinggi derajatnya tinimbang daya tahan



ü



Stamina yakni kemampuan cak bagi bertahan terhadap kelelahan



ü



Stamina adalah kemampuan meneruskan kerja, latihan, atau perlombaan meskipun kita intern keadaan lelah.



ü



Keseleo suatu bentuk les cak bagi meningkatkan stamina atlet merupakan melalui latihan interval. Maka dari itu, atlet nan akan berlatih stamina seyogiannya malar-malar dulu harus memiliki suatu janjang daya resistan yang memadai. Dimana system kerja sreg stamina makin didominasi oleh system kerja anaerobic.

Dengan begitu, tentunya tuntunan daya tahan (aerobic) haruslah makin lama makin ditingkatkan menjadi cak bimbingan stamina (anaerobic).



8.




Kecekatan (Agility)



ü



Keterampilan adalah kemampuan seseorang bikin bisa mengubah jihat dengan cepet dan tepat puas tahun berputar tanpa kehabisan kesamarataan.



ü



Kelincahan adalah kemampuan lakukan mengubah arah dengan cepat dan tepat pada masa bergerak tanpa kehabisan keadilan dan pemahaman akan posisi tubuhnya.



ü



Kecekatan berkaitan dekat antara kecepatan dan kelentukan. Tanpa unsure keduanya, seseorang tidak bisa bergerak dengan lincah. Selain itu faktor kesamarataan juga sangat berkarisma terhadap kemampuan kesigapan seseorang.



ü



Bentuk pelajaran keterampilan dapat dilakukan dalam tulangtulangan lari bolak-erot (shuttle-run), lari bisnis-kelok (zig-zag), jongkok-berduru dan sejenisnya.



9.




Rekonsiliasi



ü



Penyelarasan ialah kemampuan biomotorik yang sangat mania
(Harsono, 1988)



ü



Menurut Bompa (1994), harmonisasi sanding kaitannya dengan kecepatan, kekuatan, daya tahan dan kelentukan. Oleh karena itu, tulang beragangan latihan koordinasi harus dirancang dan disesuaikan dengan unsure-unsur kecepatan, kekuatan, daya tahan dan kelentukan.

Kemampuan Otot Untuk Menggunakan Tenaga Maksimal Terhadap Suatu Tahanan Disebut

Source: https://ge-blog-bahantugaskuliah.blogspot.com/2009/02/komponen-latihan-fisik.html