Layanan Yang Diberikan Pada Industri Perhotelan Buka Selama

By | 13 Agustus 2022

Layanan Yang Diberikan Pada Industri Perhotelan Buka Selama.

KOMPAS.com
– Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sepanjang dua masa terakhir menyebabkan sejumlah perubahan di bineka sektor, salah satunya pariwisata. Perubahan ini menyebabkan urut-urutan kecenderungan di industri, tercatat perhotelan.

Pelancongan menjadi riuk suatu sektor yang memiliki kontribusi besar di dunia, dengan komponen pentingnya, adalah hotel dan kantin.

Selama pandemi, wisatawan menjadi bertambah berhati-hati untuk bepergian maupun bertempoh ke daerah lain, lakukan menghindari penyebaran virus.

Sehingga muncul beberapa tren maupun kecenderungan yang disukai wisatawan saat berbuat penjelajahan selama pandemi, dan untuk tahun-perian mendatang.

Baca juga:

  • Jangan Pelecok, Ini Perbedaan Hotel dan Resort yang Jarang Diketahui


  • 5 Hotel Spesifik berasal Seluruh Manjapada, Ada yang Mirip Iglo dan Anjing





  • 5 Cara Upgrade Kamar Hotel di Indonesia dan Perkiraan Tarifnya



Pelecok satunya menginap di akomodasi yang mengutamakan kebersihan dan teknologi baru tanpa sentuhan.

Taksiran ini disampaikan oleh President and CEO of Archipelago International John Flood dalam webinar bertajuk “Indonesia’s Hotel & Tourism Outlook 2022 – Beyond” yang digelar oleh Archipelago International dan Perhimpunan Hotel dan Kedai kopi Indonesia (PHRI), Kamis (24/2/2022).

Menurutnya, terdapat 10 gaya hijau pabrik perhotelan pada tahun 2022 (new hospitality industry trends 2022). Barang apa sekadar tren-tren tersebut?

1. Menggunakan teknologi bau kencur tanpa senggolan

John mengatakan, salah satu cara hotel dan kedai kopi menerapkan
physical distancing
namun ki ajek memberikan layanan maksimal adalah dengan menggunakan teknologi tanpa sentuhan.

“Hotel-hotel mulai memopulerkan
digital assistant technology
(asisten digital teknologi) yang
touchless
(tanpa sentuhan) bagi mengurangi kontak tubuh antartamu mereka,” jelas ia.

Menurutnya, sebelum endemi, sebagian hotel juga sudah lalu memanfaatkan teknologi plonco ini.

Baca juga:   Di Pasaran Pati Jagung Dikenal Dengan Nama

Misalnya, dengan Google Nest, minus harus menyentuh, tamu dapat berbicara bagi mengontrolremote
AC, lampu busur, telpon, dan alarm.

Baca kembali: Hati-hati, Taktik Kamar Hotel Hilang Boleh Kena Denda


UNSPLASH/TONY YAKOVLENKO
Ilustrasi lorong hotel.

2. Menggunakan aplikasi berpuncasmartphone
pribadi

Kemajuan digital dan fenomena pandemi dunia menyebabkan wisatawan semakin terbiasa menggunakansmartphone
pribadi kerjakan melakukan apapun.

“Khalayak-basyar demen menunggangi perangkat pribadi mereka sesering mungkin,” ujarnya.

Saat ini, para petandang akan menjadi semakin nyaman memperalatsmartphone
mereka kerjakan mengakses ki akal kamar, memanjar menu di kafetaria hotel, mengakses hiburan, dan layanan lainnya tanpa harus bersentuhan dengan benda lain.

Beberapa hotel kembali sudah mempunyai aplikasi spesial layanan mereka cak bagi melincirkan tamu yang menginap.

Baca juga: Hati-lever Jika Dapat Kamar Hotel di Atas Ubin 4, Ini Sebabnya

3. Memindai kode QR

Ilustrasi pemindaian kode QR sertifikat CHSE.
Galengan. Kementerian Tamasya dan Ekonomi Berpunya
Ilustrasi pemindaian kode QR sertifikat CHSE.

Seperti yang diketahui bersama, penggunaan kode QR (QR Code) sudah semakin banyak diterapkan di berjenis-jenis tempat-kancah umum.

Dengan
scan
kode tertentu menerobos ponsel, wisatawan bisa memperoleh kemudahan kerjakan berbagai aktivitas.

Sebagai halnya memilih menu, melakukan penyetoran non -tunai, mengkhianati hasil tes PCR, dan melekatkan koneksi WiFi.

Baca sekali lagi: Barangkali yang Harus Diberi Tip Saat Menginap di Hotel, Begini Aturannya

4. Menerapkan ruangan yang plastis dan multifungsi

Plong futur, menurut John, hotel-hotel akan start menerapkan ruangan multifungsi.

Artinya, ruangan-kolom di hotel, contohnya lobi yang menjadi daerah awam dapat diubah menjadi tempat yang lebih sempat jika furnitur dipindahkan. Hal ini dilakukan misalnya dengan pamrih meninimalisasi pertautan sanding para pengunjung.

Perabotan di lobi hotel juga akan menjadi lebih ringan, mudah dipindahkan, alias dibentuk ulang sesuai dengan hal.

Baca juga:   Jelaskan Perkembangan Trem Pada Masa Pemerintah Belanda Hingga Masa Sekarang

Meski diperkirakan baru akan unjuk selingkung dua sampai tiga tahun ke depan, dia optimistis sejumlah hotel sedang berupaya menerapkan gaya ini.

Baca juga: Barang Paling kecil Cinta Tertinggal di Hotel, Pengisi Kunci setakat Popi

5. Meningkatkan kebersihan

Ketika ini, John mengatakan bahwa sejumlah hotel semakin meningkatkan standar kebersihan mereka akibat pandemi Covid-19.

“Tamu hotel sekarang berpikirnya yakni, ‘Kali tamu yang ada di kamar ini sebelum saya?’,” jelas dia.

Makanya karena itu, bukti akan kebersihan, terutama di area kamar, menjadi pelecok satu yang terpenting. Desain perabotan hotel juga akan semakin dipilih, dengan tujuan agar mudah dibersihkan.

Tak hanya itu, kebersihan restoran hotel juga akan semakin diperhatikan. Menurutnya, wisatawan baru merasa tenang dan tenteram kalau peralatan makan didisinfeksi terlebih dahulu atau dijaga maka itu staf hotel.

Baca juga: Kenapa Tidak Ada Keramik 13 di Hotel? Ini Penjelasan Lengkapnya

Layanan Yang Diberikan Pada Industri Perhotelan Buka Selama

Source: https://travel.kompas.com/read/2022/02/25/190700827/10-tren-baru-industri-perhotelan-tahun-2022-