Mengapa Nabi Muhammad Saw Tidak Mau Mengikuti Tata Cara Ibadah

By | 14 Agustus 2022

Mengapa Nabi Muhammad Saw Tidak Mau Mengikuti Tata Cara Ibadah.

Tembusan al-Kafirun adalah surat ke-109. Kuantitas ayat surat al-Kafirμn 6 (enam) ayat. Surat al-Kafirun menyemboyankan akan halnya pupusnya intensi manusia-orang ateis Qurays Mekah zaman itu tehadap
dakwah Rasul Muhammad saw. Nabi Muhammad saw. tidak kepingin mengikuti tata prinsip beribadah sosok-bani adam kafir Quraisy. Mereka dipersilakan beribadah menurut ajaran agamanya sendiri.

Sahifah al-Kafirun tergolong surat Makkiyah karena diturunkan di Ii kabupaten Mekah setelah pertinggal al- Ma’un. Dinamai ”al-Kafirun” (insan-orang kafir) diambil terbit ucapan ”al-Kafirun” yang terwalak pada ayat pertama surat ini.

A. Membaca Q.S. al-Kafirμn

Surat al-Kafirun
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
١ qul yaa ayyuhaa alkaafiruuna
(Katakanlah (Muhammad), ”Wahai orang-orang kafir!)
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
٢ laa a’budu maa ta’buduuna
(aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,)
لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
٣ walaa antum ‘aabiduuna maa a’budu
(dan sira bukan penyembah barang apa nan aku sembah)
وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
٤ walaa anaa ‘aabidun maa ‘abadtum
(dan aku enggak pernah menjadi pemuja apa yang kamu sembah)
وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ
٥ walaa antum ‘aabiduuna maa a’budu
(dan beliau tidak pernah (pula) menjadi penganut apa yang aku sembah.)
وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
٦ lakum diinukum waliya diini
(Untukmu agamamu, dan untukku agamaku)
كُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

B. Memahami Manfaat Q.S. al-Kafirun

Bagi memahami khasiat salinan Q.S. al-Kafirun, marilah kita dolan ”merangkai kata”. Adat bermain ”merenceng kata” adalah bak berikut.

  1. Siswa dibagi menjadi 6 (enam) gerombolan.
  2. Siswa-siswi n domestik satu kelompok harus merumuskan potongan-potongan plano berformat 3 x 5 cm yang sudah lalu disediakan makanya guru (sesuai keinginan guru) dan telah ditulisi penggalan ayat dan faedah Q.S. al-Kafiuμn makanya guru.
  3. Siswa mencocokkan potongan-rajangan kertas yang berisi penggalan ayat dan fungsi piagam Q.S. al-Kafirun sehingga perkenalan awal-prolog tersebut tersusun menjadi kalimat ayat dan arti ayat utuh.
  4. Kerumunan nan telah memintasi penyusunan ayat dan arti utuh surat, kemudian mencocokkan/memasangkan ayat dan artinya dengan tepat.
  5. Tiap kerubungan harus memasangkan/mencocokkan satu ayat dan artinya.
  6. Tiap kelompok menyusun ayat berikut artinya sehingga menjadi Q.S. al-Kafirun berikut artinya secara utuh.
  7. Gerombolan nan sudah menyandingkan ayat dan arti yang tepat secara bersamasama menyabdakan yel-yel “alhamdulillah.”
Baca juga:   5 4 9 8 13 12 17
Lafal Kemujaraban Lafal Khasiat
قُلۡ Katakanlah (Muhammad) عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ menjadi penyembah apa yang kamu khidmat
يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ duhai orang-orang kafir وَلَا أَنْتُمْ dan beliau tidak pernah (pula)
لَا أَعْبُدُ aku tidak akan menyembah عَابِدُونَ menjadi penyembah
مَا تَعْبُدُونَ apa yang dia sembah مَا أَعْبُدُ apa yang aku sembah
وَلَا أَنْتُمْ dan ia bukan لَكُمْ Untukmu
عَابِدُونَ penyembah دِينُكُمْ agamamu
مَا أَعْبُدُ segala apa yang aku puja وَلِيَ دِينِ dan untukku agamaku
وَلَا أَنَا dan aku tidak aliansi

Artinya:

”Katakanlah (Muhammad), ”Duhai orang-insan kafir! aku enggak akan menyembah apa nan kamu sembah, dan dia bukan pengikut apa yang aku sembah, dan aku lain kawin menjadi penyembah barang apa yang kamu sembah, dan kamu tak pertalian (lagi) menjadi penyembah segala nan aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

  1. Pesan barang apa yang terkadung internal Q.S. al-Kafirμn? (Q.S. al-Kafirμn mengandung wanti-wanti hendaknya kita teguh pendirian dalam beriman kepada Allah Swt. Kita sekadar menyembah kepada Tuhan Swt.)
  2. Apa keistimewaan al-Kafirμn? (Al-Kafirμn artinya orang-bani adam dahriah)
  3. Di kota apa Q.S. al-Kafirμn diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw.? Digolongkan piagam apakah Q.S. al-Kafirμn itu? (Surat al- Kafirun tergolong salinan Makkiyah, karena diturunkan di kota Mekah sesudah surat al- Ma’un)
  4. Mengapa Rasul Muhammad saw. tidak mau mengimak manajemen cara ibadah orang kafir Quraisy? (Rasul Muhammad saw tidak cak hendak mengikuti tata cara ibadah orang kafir Quraisy yang menyembah berhala dan mereka dipersilakan beribadah menurut ramalan agamanya sendiri)
  5. Tuliskan arti ayat keenam terbit Q.S. al-Kafirμn!

كُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

lakum diinukum waliya diini
(Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.)

Baca juga:   Salah Satu Yang Ditinjau Dari Aspek Sosial Geografi Adalah

Mengapa Nabi Muhammad Saw Tidak Mau Mengikuti Tata Cara Ibadah

Source: https://www.mikirbae.com/2019/02/mari-membaca-qs-al-kafirn.html