Mengapa Tentara Dan Rakyat Perlu Bersatu Untuk Mempertahankan Kemerdekaan

By | 13 Agustus 2022

Mengapa Tentara Dan Rakyat Perlu Bersatu Untuk Mempertahankan Kemerdekaan.

Panglima TNI : TNI Tetap Bersatu Dengan Rakyat Demi Keselamatan Negara

Jum`at, 9 Juni 2017 12:07:51 – Oleh : admin – Dibaca : 50 kali



Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan bahwa, sampai kapanpun TNI tetap bersatu dengan Rakyat dan para Cerdik pandai termasuk Santri demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta konstan mencagar keselamatan negara dan nasion yang kita cintai bersama.

Demikian dikatakan Panglima TNI pada acara Buka Puasa Bersama dengan ribuan Tokoh Publik, Motor Adat, Santri, Cerdik pandai dan Keluarga Lautan TNI-Polri, di Masjid Al-Munawar, Ternate, Maluku Utara, Peparu malam (7/6/).

Panglima TNI menyatakan bahwa, keberadaan fungsionaris TNI dan Polri dimanapun mereka berada adalah buat melindungi dan menjaga masyarakat agar merasa aman dan tenang.  “Saya mohon kepada seluruh masyarakat Indonesia, apabila mengetahui ada orang-orang yang tidak dikenal dan peluang datang dari Marawih Filipina, segera laporkan kepada pihak Kepolisian ataupun TNI,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menuturkan mengenai  perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman n domestik merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pron bila itu Jenderal Sudirman memelopori perang gerilya bikin merebut provinsi Yogjakarta dari kolonialis Belanda, anak buahnya gegares memanggil Pak Sudirman dengan sebutan Kyai. “Hal ini dikarenakan Jenderal Sudirman merupakan koteng Santri, Guru Agama dan menjadi Kepala Sekolah pecah organisasi keagamaan yaitu Muhammadiyah, yang pelalah menjalankan Syariat Islam,” jelasnya.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa dalam memimpin tentara harus mengutamakan kaidah-mandu agama dan merenjeng lidah kata yang kecil-kecil, seperti yang dicontohkan makanya Utusan tuhan Muhammad SAW.

Dihadapan ribuan jamaah nan hadir, Panglima TNI menceritakan bahwa ada seorang pemuda yang dalam musim catur hari bertelur membangun tembok dengan teliti dan beres, menggunakan 1.000 batu merah. Doang, saat pemuda mengetahui dan meluluk ada 2 alai-belai bata yang tidak bagus pada bangunan tersebut, pemuda itu menyesali dan akan membongkar semua konstruksi. Ketika pemuda tersebut hendak membongkar bangunannya, tiba-tiba ada seorang pria jompo nomplok dan menanyakan air minum kepada teruna tersebut, kemudian dia memuji dan berkata, alangkah indahnya gedung ini, siapa nan membangunnya? cak bertanya lanang lanjut umur itu.

Baca juga:   Puisi Cita Citaku 2 Bait 4 Baris

“Perjaka itu menjawab saya yang membangun tembok itu. Apakah Bapak lain melihat cak semau 2 batu bata yang jelek?. Lalu jawab maskulin wreda, saya mengawasi ada 2 batu bata nan jelek, namun saya lebih menghargai 998 batu bata yang sempurna. Mendengar segala yang dikatakan laki-laki tua tersebut, sang pemuda menjadi sadar dan menyangkarkan niatnya untuk membongkar bangunannya,” ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Bertambah lanjur Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa berpokok kisahan di atas dapat diartikan, semua manusia n kepunyaan kehabisan, yang sempurna hanya milik Allah SWT. “Apabila kita melihat sesuatu, lihatlah nan baik dulu, baru yang jeleknya. Kalau mau menjadi anak adam yang luar biasa, tentu mempunyai banyak kebaikan dan cacat kekurangannya,” ujarnya.

Sementara itu menjawab pertanyaan tubuh sarana tercalit pengamanan wilayah Maluku Lor yang berbatasan dengan Marawih Filipina, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, akan membusut tentara di wilayah Ternate buat patroli di laut, kemudian Pesawat Boeing pengintai dari Koopsau II TNI AU yang akan mencerca, apabila suka-suka perkembangan situasi di wilayah udara lekas memberikan laporan. “Saya menambah personel satu kompi TNI AD dan bilang Kapal TNI AL, selanjutnya akan saya amankan setiap rantau di wilayah Maluku Utara,” pungkasnya.

Mengapa Tentara Dan Rakyat Perlu Bersatu Untuk Mempertahankan Kemerdekaan

Source: https://tni.mil.id/view-114382-panglima-tni-tni-tetap-bersatu-dengan-rakyat-demi-keselamatan-negara.html