Pantun Yang Isinya Menggambarkan Kondisi Tubuh Yang Sehat

By | 11 Agustus 2022

Pantun Yang Isinya Menggambarkan Kondisi Tubuh Yang Sehat.

Puisi lama adalah rencana tembang Indonesia (Melayu). Tiap bait biasanya terdiri atas empat baris dan bersajak (a-b-a-b). Dalam setiap derek terdiri atas 8 sampai 12 suku pembukaan. Leret mula-mula dan baris kedua disebut ampaian. Sampiran lakukan mengantarkan rima. Baris ketiga dan keempat disebut isi. Isi merupakan harapan ataupun intensi pecah pantun. Dengan demikian, dapat disimpulkan ciri-ciri dan bagian pantun.

Di Dalam bahasa Jawa contohnya kita mengenal sebagai parikan, dalam bahasa Sunda baku di kenal dengan paparikan padahal di intern bahasa Batak konvensional di ujar misal umpasa. Secara umum kelong memiliki ciri-ciri ibarat berikut

  1. Pantun bersajak a-b-a-b,
  2. Satu bait terdiri atas empat baris,
  3. 3Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku pembukaan.
  4. Kelong terdiri atas dua (2) putaran, yaitu sampran dan isi. Sampiran yaitu prolog-perkenalan awal internal dua baris purwa atau baris kesatu dan kedua di setiap bait. Isi, merupakan kata-perkenalan awal kerumahtanggaan dua baris bontot, atau banjar ketiga dan keempat di setiap kuplet.

Komplet :

Bersinar terik sang matahari (a)
Bagai api panas membara (b)
Selalu berolahraga beladiri (a)
Badan kuat hati gembira (b)

Bagian Pantun
Sampiran Isi
Menyinar terik sang matahari
Bagai api erotis membara
Caruk berolahraga beladiri
Badan langgeng lever gembira

Kelong dapat digolongkan menjadi tiga (3) sesuai siklus hayat (usia) manusia. Suka-suka kelong kanak-kanak, kelong muda, dan kelong wreda. Pantun kanak-kanak ampuh tentang demen cita. Pantun cukup umur mandraguna tentang kronologi. Puisi lama tua kebal akan halnya ular-ular.

Berikut sempurna ketiga pantun tersebut.
A. Contoh Pantun Kanak-Kanak

Pantun kanak-kanak yaitu pantun yang memiliki penggait dengan masa kanak-kanak yang mana pantun ini melukiskan makna demen cita maupun benguk cita

Baca juga:   Perusahaan Yang Memiliki Kontrak Karya Pertambangan Dengan Kandungan Emas
Pening rendah ceceh kutilang
Hinggap di dahan serempak menoleh
Hatiku senang lain kepalang
Ayah pulang mengapalkan bawaan
Sapi putih tarik pedati
Pedatinya berenjut-goyang
Ayah selalu baik lever
Aku ditimang aku disayang.
Kantung kain dengan tali
Rajutnya dengan putri dayang
Ayah pulang lever senang
Wajah ibu sekali lagi riang.
Kolang kaling es kelambir
Campur minus air aren
Ayah pulang bawa barang apa
Ayah pulang bawa gembira
Ceceh amoi terbang melanglang
Hinggapnya di pucuk dedahanan
Setiap kali ayah pulang
Camar hanya suka-suka alat pencernaan
Burung merpati burung dara
Kusut janjang jauh berjalan
Hati ini amat gembira
Sejenak pula ayah pulang

B. Contoh Pantun Muda

Pantun muda yaitu pantun adapun kehidupan masa remaja yang sakti ataupun berjasa perkenalan, hubungan asmara dan rumah pangkat, ingatan (kasih sayang, iba, timburu), dan semangat.

Hujan roboh rintik-rintik
Ada gubug di tepi sawah
Wahai dinda berwajah cantik
Bolehkah kanda main ke rumah
Berpunca Bantan ke Jazirah Kandis
Berlayar ditumbang paksina
Lagi berhadapan mulutnya manis
Balik belakang tak bicara
Rebut puan di atas provokasi
Hendak berlayar ke tanah raya Jawa
Takdirnya tuan berkata begitu
Esok hari kakanda dukung
Ambil puan berasal merinda
Pandan di jawa saya robohkan
Jika empunya mengapalkan adinda
Badan dan nyawa saya serahkan
Kilauan bulan terang kepaya
Raja mesir bertenun kain
Tuan dipandang bertambah caya
Rasaku tak pada yang tak
Ayam jantan belanda sano ke jambi
Pandan di jawa diagungkan
Jika kakanda nengingkar janji
Badan dan nyawa menanggungkan

C. Contoh Pantun Tua

Pantun tua yakni pantun mengenai ayah bunda, budaya, agama, dan petuah. Berikut bilang abstrak pantun berida :

Baca juga:   Bagaimana Langkah Untuk Membuat Motif Kawung
Enak ter-hormat suntuk di Batujajar,
Segar udaranya, sani, dan permai,
Anak sekolah rajinlah membiasakan,
Agar cita-citanya kelak tercapai.
Pohon nangka berhasil lebat
Bilalah masak harum juga
Berperdu pusaka faktual sifat
Daerah berluhak alam beraja
Anak ayam jantan turun deka-
Tenang seekor tinggal sembilan
Bangun pagi sembahyang subuh
Minta ampun kepada Allah
Surai merak rupawan berkaca
Gugur sehelai ke n domestik baldi
Takdirnya tak banyak kitab dibaca
Jangan mengaku khatib dan kadi
Diantara padi dengan selasih
Yang mana satu tuan luruhkan
Diantara kepribadian dengan kasih
Yang mana satu pemilik turutkan
Perang ditetak ke buntang sena
Belah buluh taruhlah temu
Barang dikerja takkan arketipe
Bila tak asosiasi menurunkan aji-aji

Ayo Berkreasi

Sira sudah memahami beberapa teoretis kelong berdasarkan siklus kehidupan (usia) orang. Mulai dari pantun kanak-kanak, puisi lama muda, setakat kelong jompo. Coba, buatlah pantun berdasarkan siklus arwah (usia). Bacakan hasil karyamu di depan inferior secara bergantian. Bcakan juga dengan lafal, intonasi, dan ekspresi nan tepat.

Ayo Menyedang

Coba tuliskan pantun yang isinya menggambarkan kondisi awak yang sehat. Tuliskan dalam kolom berikut.

Si ahmad bersantap ketupat
Makan ketupat sepiring bertiga
Seandainya kamu mau nyawa sehat
Rajin rajinlah berolahraga
Urut-urutan jalan ke pulau kalimantan
Jangan lupa beli mangga
Aku berat sakit sakitan
Karena gemar berolahraga
Bersantap durian suatu bertiga
Sedap nikmat di kerjakan rata
Jikalau rajin berolahraga
Sehat kuatlah tubuh kita
Konsul yamtuan disebut bendahara
Lihat pesawat di dalam kandang pesawat
Perbanyaklah minum air masif
Agar bodi selalu sehat
Makan durian satu bertiga
Lezat legit dibagi rata
Seandainya rajin berolah tubuh
Sehat kuatlah tubuh kita
Tangga kokoh merembah bagak
Baplang nian si pokok kayu jati
Lebih baik kita mencegah
Tinimbang harus kita obati
Baca juga:   Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 5 Halaman 74

Kondisi tubuh basyar yang afiat merupakan di antaranya peredaran darahnya laju.

Pantun Yang Isinya Menggambarkan Kondisi Tubuh Yang Sehat

Source: https://www.mikirbae.com/2018/09/jenis-pantun-berdasarkan-usia.html