Pernyataan Yang Salah Tentang Kolonialisme Dan Imperialisme Adalah

By | 11 Agustus 2022

Pernyataan Yang Salah Tentang Kolonialisme Dan Imperialisme Adalah.

Quipperian, gimana kabar sira semua? Seharusnya masih punya hayat belajar yang tinggi di papan bawah 11 ini, ya! Apalagi sebentar lagi kamu mau menaiki ke kelas 12 dan menghadapi berbagai ujian. Kalau sekarang hanya sudah lalu mulai surut semangatnya, gimana dapat menghadapi kelas bawah 12 kemudian hari?

Terimalah, cak agar proses sparing kamu tetap menyabarkan dan simpel, belajar bareng Quipper Blog belaka, mari. Kali ini Quipper Blog akan ceratai materi Rekaman penjajahan dan imperialisme. Mutakadim pernah tangkap suara tentang materi yang satu ini? Kalau belum,


cusss


serampak simak di bawah ini!


Pengertian Kolonialisme dan Imperialisme

Kolonialisme ataupun penjajahan yaitu sebuah sistem di mana suatu negara menguasai rakyat dan sumur anak kunci negara lain, semata-mata masih bersambung dengan negara asal.

Sejarah kolonialisme bangsa Eropa dibagi dalam tiga tingkat, merupakan:

  1. Abad ke-15 sebatas Revolusi Industri plong 1763, menunjukkan kemunculan kuasa Eropa seperti Spanyol dan Portugis.
  2. Pasca- Revolusi Industri sampai 1870-an.
  3. Mulai semenjak 1870-an sampai 1914 bilamana Perang Dunia I, merupakan titik klimaks pertikaian kuasa-kuasa imperialis.

Sementara itu imperialisme ialah sebuah kebijakan di mana negara osean boleh memegang kendali alias rezim atas daerah tidak mudah-mudahan negara itu boleh dipelihara atau berkembang. Contoh imperialisme ilaha ketika sebuah negara menundukkan atau menempati tanah-kapling itu.


Buram-bentuk Kolonialisme

Nah, setelah tahu pengertiannya, kali ini Quipper Blog kepingin menjabarkan bentuk-tulangtulangan kolonialisme lewat nih, Quipperian. Barang apa saja?

  1. Protektorat Pemanfaatan, yaitu pendudukan satu daerah atau area lakukan diperas dulu tenaga penduduknya dengan prinsip kerja periang ataupun kerja rodi. Tidak saja penghuni, mata air resep alamnya sekali lagi diambil buat kepentingan negara yang melakukan koloni.
  2. Koloni penduduk, yaitu penundukan suatu daerah atau wilayah yunior dengan cara mengusir masyarakat pribumi nan kemudian digantikan oleh pengembara, sehingga takhlik penduduk pribumi terabaikan.
  3. Protektorat penghalauan, merupakan suatu daerah maupun area protektorat nan dijadikan sebagai ajang kerjakan membuang terpidana nan bukan dapat tertangani oleh pemerintah. Galibnya narapidana nan punya hukuman sama tua jiwa. Mereka juga dijadikan tenaga kerja tanpa diberikan bayaran sebagai ganti dari keharusan pemerintah menjatah bersantap mereka sama tua spirit.
  4. Penjajahan kelebihan penduduk, yaitu rancangan penjajahan di mana penguasaans uatu kawasan alias daerah ditujukan bikin menampung kerapatan penduduk.
  5. Kolonialisme sekunder, adalah susuk kolonialisme di mana daerah yang dikuasai akan dijadikan sebagai kemustajaban militer atau strategi perang.
Baca juga:   Bentuk Kata Baku Dari Sistem Kwitansi Dan Praktek Adalah


Kerangka Imperialisme

Sehabis ceratai bentuk-kerangka kolonialisme, sekarang kita bahas yuk segala apa saja bentuk-rangka imperialisme. Simak selengkapnya di bawah ini, ya.

  1. Berlandaskan masa munculnya

    • Imperialisme kuno (

      ancient imperialism

      ) ialah imperialisme yang terjadi kurang lebih sejak 1500 M yang berlangsung pada zaman kuno sampai zaman pertangahan. Semboyan berbunga saat ini merupakan 3G, adalah


      gold


      (mendapatkan kekayaah)

      , glory


      (mencapai kemajuan)

      ,


      dan


      gospel


      (menyebarkan agama). Imperialisme ini dipelopori oleh Portugal dan Spanyol.
    • Imperialisme maju (

      maju imperialism

      ) yakni imperialisme yang terjadi pada detik mulanya revolusi industri (1500 M) sampai dengan pengunci Perang Dunia II sreg 1942.
    • Imperialisme ultramodern (neokolonialisme) ialah imperialisme yang berlanjut setelah Perang Marcapada II setakat sekarang. Imperialisme ini lebih mengutamakan penguasaan ideologi, mental, dan ilmu jiwa.

  2. Beralaskan tujuan penguasaannya

    • Imperialisme kebijakan ialah kerangka imperialisme di mana penjajah menguasai seluruh arwah politik dari negara lain.
    • Imperialisme ekonomi, bertujuan untuk menguasai rataan perekonomian dari negara nan dikuasai
    • Imperialisme kultur, dilakukan dengan menanamkan nilainilai kebudayaan ke negara yang dijajah.
    • Imperialisme militer ialah satu bentuk imperialisme di mana penguasaan suatu daerah ditujukan keistimewaan khasiat perang.


Perbedaan dan Kemiripan Kolonialisme dan Imperialisme

Quipperian, berikut ini perbedaan-perbedaan antara kolonialisme dan imperialisme.

Penjajahan

Imperialisme

Bertujuan lakukan menguras habis sumber anak kunci kalimantang nan cak semau dari negara yang berkepentingan bagi dibawa ke negara induk.

Konsep terdahulu dari penjajahan ialah terjadinya evakuasi warga dari kewedanan asal ke daerah jajahan.

Bertujuan bagi ki memasukkan otoritas pada semua bidang semangat negara nan berkepentingan dengan mengajarkan bangsa yang dijajahnya bagi modern dan mempunyai cara nyawa yang sederajat dengan negara induk.
Contohnya negara Indonesia, di mana Belanda membentuk kota Batavia sebagai ajang lalu bangsa Eropa yang terpisah dari bumiputera. Contohnya yaitu imperialisme Inggris di Malaysia dan Singapura.
Baca juga:   Magma Yang Masuk Dan Berada Di Antara Batuan Sedimen

Adapun pertepatan kolonialisme dan imperialisme merupakan membuat negara yang dijajah semakin sengsara dan menderita (terpuruk) dan membuat negara yang menjajah semakin makmur.


Dampak Kolonialisme dan Imperialisme

Quipperian, berikut ini Quipper Blog jabarkan dampak-dampak yang ditimbulkan karena penjajahan dan imperialisme nan boleh kamu temui seutuhnya di

Quipper Video
.


  1. Dampak di permukaan politik

    • Daendels maupun Raffles telah menurunkan bawah pemerintahan yang modern. Semua Bupati dijadikan pegawai kawasan dan digaji (dibayar), sedangkan menurut aturan-istiadat kursi bupati adalah merosot-temurun dan mendapatkan upeti dari rakyat. Sreg hari ini Bupati dijadikan bak organ kekuasaan pemerintah kolonial. Pamong praja yang dahulu bersendikan garis keturunan berubah menjadi sistem kepegawaian.
    • Jawa dijadikan seumpama tempat pusat pemerintahan dan membaginya menjadi distrik prefektur.
    • Pada awalnya hukum yang digunakan adalah syariat adat, sahaja berubah menjadi hukum barat maju.
    • Belanda dan Inggris melakukan intrusi terhadap persoalan kerajaan. Hal ini menyebabkan peranan elite kekaisaran berkurang dalam kebijakan serta berakibat pada kemunduran kekuasaan pribumi.

  1. Dampak di Bidang Sosial

    • Pembentukan pamor sosial di mana bangsa Eropa menduduki harga diri sosial tertinggi, kemudian Asia dan Timur Jauh, dan bikin status yang ragil ditempati bagi suku bangsa pribumi.
    • Terjadinya pemerasan dan penindasan secara keji.
    • Wilayah Indonesia yang dikelilingi laut menyebabkan kehidupan awam mendatangi berkembang ke pedalaman. Terjadinya deklinasi perdagangan di laut ini kemudian menganjurkan budaya aristokrasi di pedalaman. Dengan adanya kekonservatifan, rakyat pribumi dipaksa setia pada tuan tanah nasion Barat atau Timur Asing sehingga semangat penduduk pribumi melandai.

  1. Dampak di Satah Ekonomi

    • Perkebunan di Jawa terus berkembang dan maju, tetapi di Sumatra mengalami kesulitan buat mendapatkan tenaga kerja sehingga dilakukan program transmigrasi.
    • Eksploitasi ekonomi dan monopoli bisnis VOC menyebabkan perdagangan Nusantara mengalami dekadensi di dunia sejagat. Peran syahbandar pun diganti maka dari itu pejabat Belanda.
    • Belanda membangun ril kereta api dengan harapan memperlancar bursa.
    • Kebijakan tanam momentum sampai sistem ekonomi liberal menjadikan Indonesia sebagai penghasil korban mentah. Bangsa Belanda seumpama eksportir dan sebagai perantara yaitu basyar timur asing terutama Tiongkok, sedangkan bangsa Indonesia tetapi misal pengecer.
    • Pabrikan dari kalangan pribumi dengan modal kecil kalah bersaing dengan pedagang besar karena pintu politik terbuka.

  1. Dampak di Meres Budaya

    • Imperialisme dan koloniaisme membuat peranan kebijakan para elite yang turun menjadikan raja alias bangsawan mengalihkan perhatiannya ke bidang seni dan budaya.
    • Perlakuan Belanda untuk menghilangkan kedudukan menurut kebiasaan penguasa pribumi takhlik mereka menjadi pegawai pemerintah, mewujudkan jatuhnya kewibawaan tradisional penguasa pribumi.
    • Masuknya agama Katolik dan Protestan di Indonesia.
Baca juga:   Daerah Pertambangan Minyak Bumi Ditunjukkan Pada Angka Romawi


So,


gimana dengan penjelasan di atas? Lengkap banget, ketel! Kalau sira masih ingin belajar lebih jauh tentang materi kolonialisme dan imperialisme atau materi lainnya, langsung saja


subscribe


Quipper Video
. Di sana ia dapat belajar bareng para tutor mustakim sangat video, rangkuman, dan latihan tanya. Karuan belajar jadi simpel, seru, dan menentramkan. Buruan gabung, ya!

Panitera: Serenata

Pernyataan Yang Salah Tentang Kolonialisme Dan Imperialisme Adalah

Source: https://www.quipper.com/id/blog/mapel/sejarah/kolonialisme-dan-imperialisme/