Persatuan Pingpong Seluruh Indonesia Berubah Nama Menjadi Ptmsi Pada Tahun

By | 10 Agustus 2022

Persatuan Pingpong Seluruh Indonesia Berubah Nama Menjadi Ptmsi Pada Tahun.

Permainan pingpong di Indonesia baru dikenal puas tahun 1930. Sreg tahun itu, tenis meja hanya dilakukan di aula perjumpaan orang-anak adam Belanda sebagai suatu permainan rekreasi. Hanya golongan tertentu saja berusul golongan pribumi yang boleh ikut latihan, antara lain keluarga pamong nan menjadi anggota berpunca aula persuaan tersebut. Sebelum perang dunia ke II pecah, tepatnya tahun 1939, tokoh-pentolan pertenis mejaan mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Plong terlepas 5 Oktober 1951 dalam kongresnya di Surakarta, PPPSI mengalami perubahan nama menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) maupun
All Indonesia Table Tennis Association.

Saat KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) didirikan puas 1967, PTMSI sewaktu menjadi anggota. Di luar negeri, puas 1960, PTMSI resmi menjadi anggota TTFA (Table Tennis Federation of Asia) atau ATTU (Beruntung Table Tennis Union) di perian kini, lega 1961 menjadi anggota ITTF (International Table Tennis Federation), dan pada 1996 menjadi anggota SEATTA (South East Asia Table Tennis Association).

Rataan birit berdirinya PTMSI (Saat masih bernama PPPSI) didasari maka dari itu dua kejadian utama, yakni: memopulerkan olahraga pingpong di Indonesia dan meningkatkan prestasi ahli olahraga-olahragawan pingpong, baik di tingkat nasional maupun internasional. Sependapat dengan transisi dan penyempurnaan Anggaran Asal (AD) PTMSI, latar pantat itu secara implisit terlihat dalam rumusan visi PTMSI, ialah untuk takhlik cita-cita mewujudkan manusia Indonesia sebaik-baiknya yang berada berkarya guna pembangunan, mampu berprestasi dan ikut serta dalam usaha perdamaian dunia. Silam rumusan AD PTMSI berikutnya mengungkapkan misi PTMSI laksana bentuk majemuk visi di atas, begitu juga yang tertuang pada Pasal 4 yang berbunyi:

“Mewujudkan hamba allah Indonesia seutuhnya yang sehat dan cegak baik jasmani maupun rohani, hingga bakir berkarya dan berpartisipasi n domestik pembangunan bangsa dan Negara Kesatuan Indonesia;
Membina dan menjadikan manusia Indonesia rani berprestasi internal satah latihan jasmani tenis meja nasional dan dunia semesta; dan
Memupuk dan membina persahabatan antar nasion.”

Visi dan misi ini secara tidak langsung menonjolkan adanya maksud nan begitu raksasa dan mulia serta cita-cita yang luhur lega olahraga tenis meja di bawah penanganan emak organisasinya. Ketika mula-mula boleh jadi PTMSI terbentuk, Ketua Umum Pengurus Kancing (PP) dipegang makanya Nanlogi selama tiga tahun (1951-1955, 1955-1959 dan 1959-1963). Kemudian empat periode berikutnya dipimpin maka dari itu Sani Lupias Abdurrachman (1963-1967, 1967-1971, 1971-1976 dan 1976-1979). Tampuk kepemimpinan PTMSI seterusnya dipegang oleh Ali Said, SH sepanjang empat hari (1979-1983, 1983-1987, 1987-1991 dan 1991-1996). Siti Hedijati Hariadi Prabowo SE, ataupun yang dikenal dengan nama panggilan rapat persaudaraan Titiek Prabowo kemudian menjabat waktu berikutnya (1996-2000), hanya sayang pada tahun 1997, sira mengundurkan diri menyusul lengsernya sang ayah, Soeharto sebagai Presiden RI.

Baca juga:   Sumber Yang Berasal Dari Orang Kedua Disebut Sumber

PP PTMSI saat itu (tahun 1996-2000) kemudian dikendalikan maka dari itu Sjafrie Sjamsoeddin, nan tetap produktif pada posisi ibarat Wakil ketua Umum. Pada periode lebih jauh tampil Triyanto Saudin (2000-2004) namun karena diderai berbagai masalah, baik internal maupun eksternal, kepemimpinannya berakhir puas 21 April 2002 lewat Munaslub. Bos umum PB PTMSI setelah itu dijabat oleh Dr.Tahir, MBA (2002-2006) (2006-2012).

Pada tanggal 12 Desember 2011 di Hotel Merlynn Jakarta berlangsung Munaslub nan memanjangkan masa kepemimpinan Dr.Asli, MBA hingga waktu 2011-2015 karena adanya dukungan 23 dari 32 Pengprov PTMSI di seluruh Indonesia. Kepengurusan hasil Munaslub 2011 akhirnya dibatalkan oleh Badan Arbitrase Gerak badan Indonesia (BAORI) karena dianggap melanggar AD/ART PTMSI 2008 nan mengharuskan PTMSI kembali menggelar Munas bikin menentukan posisi Pejabat Masyarakat. Puas tanggal 24-25 September bertempat di Balaikota daerah tingkat Surakarta / Tersendiri kesudahannya digelar Munas 2012 bakal menyempurnakan vonis BAORI. Hasil Munas 2012 ternyata sama persis dengan hasil Munaslub 2011 nan memilih kembali Dr.Tahir sebagai Ketua Awam masa bakti 2012-2016 pasca- memenangkan voting melawan Benny Tjokro Saputro. KONI yang tetap tidak merestui hasil Munas, melintasi Satlak Prima membentuk sendiri persaudaraan Timnas nan akan berangkat ke Sea Games Myanmar 2013. Keadaan ini menembakkan kekecewaan Dr. Safi yang kemudian mengundurkan diri berusul posisi Pejabat Mahajana PB. PTMSI. KONI kemudian mengaplus kepengurusan PB. PTMSI dengan membentuk Caretaker yang menjumut alih sementara tugas PB. PTMSI dan bagi menjembatani terlaksananya Munas kembali.

Selain kegiatan-kegiatan, hal enggak nan patut dicatat privat perkembangan pertenismejaan kebangsaan yakni berdirinya Silatama (Sirkuit Laga Tenis Kenap Utama) yang dimulai sreg awal tahun 1983, nan diiselenggarakan setiap 3 bulan sekali (meskipun saat ini sudah lalu vakum) serta Silataruna nan kegiatannya dimulai sejak 1986 setiap 6 bulan sekali.

Baca juga:   Berikut Ini Merupakan Bentuk Materi Kecuali

Persatuan Pingpong Seluruh Indonesia Berubah Nama Menjadi Ptmsi Pada Tahun

Source: https://ptmpemuda.wordpress.com/organisasi/sejarah-tenis-meja-indonesia/