Peta Persebaran Gunung Api Di Indonesia

By | 10 Agustus 2022

Peta Persebaran Gunung Api Di Indonesia.

Tugas : Ilmu bumi Indonesia


PERSEBARAN GUNUNG API  DI PULAU JAWA





Makanya :



Kelompok IV


1. Jasmin Hamzah


2. M. Zulkarnain Ismail


3. Fatmawati Mauntie


4. Ramlawati Hasan

Dosen Pengampu :


Intan Noviantari Manyoe, S.Si., M.Falak

Programa STUDI S1 PENDIDIKAN Geografi


JURUSAN Mantra TEKNOLOGI KEBUMIAN


FAKULTAS Ilmu hitung DAN Mantra Manifesto ALAM


UNIVERSITAS Distrik GORONTALO


GORONTALO


2015


Persebaran Gunung Api di Pulau Jawa





Sketsa peta fisiografi sebagian Pulau Jawa dan Madura (modifikasi bersumber van Bemmelen, 1949).

1. Dolok Krakatau


Krakatau (bahasa Inggris: Krakatoa) adalah gugusan pulau vulkanik yang masih aktif dan produktif di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra yang terjadwal dalam kawasan cagar alam. Nama ini perantaraan disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Pulau Rakata, yang merupakan satu dari tiga pulau ampas Dolok Krakatau Purba kemudian tumbuh sesuai dengan dorongan vulkanik berpunca intern perut bumi yang dikenal perumpamaan Ardi Krakatau (atau Bukit Rakata) nan terbuat dari batuan basaltik. Kemudian, dua gunung api muncul dari tengah kawah, bernama Gunung Danan dan Gunung Perbuwatan yang kemudian menyatu dengan Gunung Rakata yang muncul terlebih adv amat. Persatuan ketiga vulkano inilah yang disebut Dolok Krakatau.


Gunung Krakatau wasilah meletus puas perian 1680 menghasilkan isi perut bumi andesitik senderut. Dahulu pada tahun 1880, Gunung Perbuwatan aktif mengeluarkan lava meskipun tidak letup. Pasca- perian itu, bukan ada pun aktivitas vulkanis di Krakatau hingga 20 Mei 1883. Pada hari itu, setelah 200 tahun terpejamkan, terjadi ledakan kecil pada Gunung Krakatau. Itulah etiket-tanda awal lakukan terjadinya letusan dahsyat di Selat Sunda. Letupan kecil ini kemudian disusul dengan ledakan-ledakan katai yang puncaknya terjadi pada 26-27 Agustus 1883.

2. Dolok Pulosari


Ardi Pulosari adalah ancala berapi di Kabupaten Pandeglang, Banten, Indonesia. Walaupun tidak cak semau data letusan yang pernah terjadi, tapi terwalak aktivitas fumarol yang terjadi di dinding kaldera dengan kedalaman 300 meter.

3. Bukit Karang


Gunung Karang adalah sebuah jabal berapi kerucut (istirahat) yang terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten, Indonesia. Bukit ini masuk kedalam kelompok Stratovolcano yang punya potensi menyalak. Ancala Karang punya mahamulia 1.778 meter di atas permukaan laut dengan puncaknya yang bernama Sumur Tujuh.


4. Gunung Kiaraberes-Gagak


Gunung Kiaraberes-Burung dandang ialah dolok berapi yang terletak di Jawa Barat, Indonesia, dan berada pada pinggiran Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Gunung ini yaitu vulkano bertipe stratovolcano dengan fumarol di bagian lereng.

5. Gunung Perbakti


Ancala Perbakti adalah salah satu kompleks 3 gunung bertipe stratovolcano dam lama dikenal andai Gunung Perbakti-Gagak maupun Kiaraberes-Gagak gunung berapi kompleks terwalak segera SW Gonggongan anjing gunung berapi dan rapat persaudaraan kota Bogor. Jabal berapi 3 kelompok mulai sejak, S N, Gunung Endut (1474 m), Gunung Gunung Perbakti (1699 m), dan Gunung Gagak (1511 m).


Kompleks ini hydrothermal lampau aktif, cak semau aktivitas fumarol, dan kolam lumpur mendidih, dan perian semi yang hangat yang ditemukan di arah S dan SE gunung dengan ketinggian 950-1300 m.

6. Gunung Salak


Giri Salak yaitu obsesi gunung berapi yang terletak di selatan Jakarta, di Pulau Jawa. Kewedanan rangkaian bukit ini teragendakan ke dalam wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengelolaan area hutannya awal berada di bawah Perum Perhutani Wahdah Pemangkuan Jenggala (KPH) Bogor, hanya sejak 2003 menjadi wilayah perpanjangan Cagar alam Gunung Halimun, dan dikelola sebagai Yojana Kebangsaan Jabal Halimun-Salak. unung Salak berusia relatif tua sehingga n kepunyaan beberapa puncak. Geoposisi puncak termulia gunung ini ialah 6°43′ LS dan 106°44′ BT dan dinamakan Puncak Salak I dengan kemuliaan puncak 2.211 m dari permukaan laut (dpl).

7. Gunung Gede


Gunung Gede yaitu sebuah gunung yang berada di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Gede makmur internal ulas radius Suaka alam Gede Pangrango, yang yaitu salah satu semenjak lima ujana kebangsaan nan pertama kali diumumkan di Indonesia puas tahun 1980. Gunung ini congah di wilayah tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi, dengan ketinggian 1.000 – 3.000 m. dpl, dan berpunya pada lintang 106°51′ – 107°02′ BT dan 64°1′ – 65°1 LS. Suhu kebanyakan di puncak gunung Gede 18 °C dan di malam hari suhu puncak berkisar 5 °C, dengan curah hujan biasanya 3.600 mm/tahun.

8. Gunung Patuha


Gunung Patuha merupakan sebuah jabal yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di wilayah Bandung Daksina Kawasan Jawa Barat, Tingginya 2.386 meter. Gunung patuha memiliki kepundan yang habis eksotik, ialah kawah steril. Kepundan yang terbentuk berasal letupan dolok patuha itu memiliki dinding kawah dan air yang berwarna steril.

9. Jabal Wayang-Windu


Gunung Wayang kerucil merupakan argo berapi kembar yang terdiri dari Gunung Wayang kelitik dan Gunung Windu. Tterletak di sisi timur daerah tingkat Pangalengan di Kabupaten Bandung di Jawa Barat, Indonesia, sekitar 40 km jihat selatan dari Ii kabupaten Bandung. Kewedanan ini telah menjadi pesanan geotermal aktif. Gunung Wayang memiliki kawah bulan ceruk dengan 750 m yang menyandang empat kelompok fumarol. Gunung Windu memiliki kawah dengan lebar 350 m.

10. Dolok Malabar


Ancala Malabar merupakan sebuah gunung api yang terwalak di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung ini terletak di putaran selatan Kabupaten Bandung dengan bintik tertinggi 2,343 meter di atas rataan laut. Malabar adalah salah satu puncak nan dimiliki Pegunungan Malabar. Beberapa puncak yang lain adalah Puncak Awan, Puncak Puntang, dan Puncak Haruman.

11. Gunung Tangkuban Perahu


Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu ialah salah suatu gunung yang terletak di Area Jawa Barat, Indonesia. Selingkung 20 km ke arah utara Kota Bandung, dengan rimbun tanaman pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Lambu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter. Bentuk giri ini adalah Stratovulcano dengan daya erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan kebanyakan adalah ladu dan welirang, mineral nan dikeluarkan adalah welirang belerang, mineral yang dikeluarkan saat gunung tidak aktif adalah uap sulfur. Area Gunung Tangkuban Arombai dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu galibnya hariannya adalah 17 oC pada siang masa dan 2 oC pada lilin batik perian.

Baca juga:   Seorang Penjahit Membeli 7 5 Meter Kain

12. Jabal Papandayan


Gunung Papandayan yaitu argo jago merah strato yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Jabal dengan ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Ii kabupaten Bandung. Plong Gunung Papandayan, terdapat bilang kawah nan terkenal. Di antaranya Kepundan Mas, Kawah Bau kencur, Kawah Nangklak, dan Kepundan Manuk. Kawah-kawah tersebut mengeluarkan uap dari jihat dalamnya. Topografi di privat kawasan curam, berbukit dan bergunung serta terdapat tebing nan terjal. Menurut kalisifikasi Schmidt dan Ferguson tersurat type iklim B, dengan curah hujan rata-rata 3.000 mm/thn, kelembaban udara 70 – 80 % dan temperatur 10 º C.

13. Gunung Kendang


Gunung Kendang yakni ardi berapi stratovolcano di Jawa Barat, Indonesia. Gunung Kendang terdapat catur alun-alun Fumarol tertulis Kawah Manuk, dengan luas kawah 2,75 km. Gunung Kendang punya sublimasi Belerang, salakan lumpur sensual, dan Mata air seksi.

14. Dolok Kamojang


Giri Kamojang, dikenal luas dengan cap Kawah Kamojang yaitu sumber seksi bumi di Jawa Barat, Indonesia. Kerumahtanggaan sejarahnya, dikenal sebagai gunung berapi yang bernama Dolok Guntur, tapi kawah ini dikelompokkan intern jabal berapi aktif karena aktivitas panas bumi.

15. Argo Tampomas


Tampomas adalah sebuah gunung berapi yang terdapat di Jawa Barat, tepatnya sebelah utara kota Sumedang (6,77°LS 107,95°BT). Stratovolcano dengan ketinggian 1684 meter ini juga memiliki sumber air merangsang yang keluar di kewedanan sekitar kaki jabal.

16. Bukit Galunggung


Dolok Galunggung merupakan jabal berapi dengan mahamulia 2.167 meter di atas permukaan laut, terletak sekitar 17 km dari pusat kota Tasikmalaya.

17. Jabal Telaga Bodas


Ancala Tasik Bodas atau Talaga Bodas (Bahasa Sunda, kurnia: “danau kudus”) adalah dolok stratovolcano di babak daksina Garut, Jawa Barat, Indonesia. Bukit ini terbentuk dari isi perut bumi andesit dan piroklastik. Terdapat pun fumarol, kolam lumpur, dan netra air panas di seputar danau kepundan. Transisi rona danau kepundan dilaporkan pernah terjadi pada tahun 1913 dan 1921.

18. Giri Karaha


Kawah Karaha yaitu Tanah lapang fumarol di ujung utara dan lebih tua dari N-S tren gunung berapi rantai regional terdiri dari Galunggung volcano dekat Garut. Lapangan fumarol mulut gunung Karaha meliputi daerah seluas 250 x 80 m dan sakti deposit sulfur. Ledakan terakhir Mulut gunung Karaha gunung berapi tidak diketahui. Ledakan disebabkan plong Mei masa 1861 dilaporkan dalam katalog aktif ardi berapi di dunia (Neumann van Padang, 1951) mendiskreditkan oleh penulis lain (misalnya Global Volcanism Program, Smithsonian Institution).

19. Argo Cereme


Gunung Ceremai merupakan jabal berapi kerucut yang secara eksekutif tercantum dalam kawasan tiga kabupaten, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kaleng dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Posisi geografis puncaknya terletak pada 6° 53′ 30″ LS dan 108° 24′ 00″ BT, dengan izzah 3.078 m di atas bidang laut. Ancala ini merupakan dolok teratas di Jawa Barat. unung ini mempunyai kawah ganda. Kawah barat yang beradius 400 m terpotong oleh mulut gunung timur yang beradius 600 m. Sreg keagungan sekitar 2.900 m dpl di lereng selatan terdapat lepasan noktah letupan yang dinamakan Gowa Walet.

20. Gunung Slamet


Gunung Slamet (3.428 meter dpl.) adalah sebuah ancala berapi kerucut yang terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Dolok Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebun, dan Kabupaten Pemalang, Distrik Jawa Tengah. Giri Slamet yakni gunung terala di Jawa Perdua serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Kawah IV merupakan kawah anak bungsu yang masih aktif sampai sekarang, dan bontot aktif sampai pada level waspada medio-2009.

21. Gunung Dieng


Dieng yakni kawasan vulkanik aktif dan boleh dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kepundan. Kemuliaan kebanyakan yakni seputar 2.000 m di atas permukaan laut. Master berkisar 12—20°C di siang hari dan 6-10°C di lilin batik periode. Plong musim kemarau (Juli dan Agustus), master awan boleh menjejak 0°C di pagi hari dan memunculkan uap air beku yang maka dari itu penduduk setempat disebut bun upas (“embun racun”) karena menyebabkan kehancuran pada pokok kayu pertanian.

22. Gunung Sindaro


Giri Sindara, lumrah disebut Sindoro, maupun juga Sundoro (altitudo 3.150 meter di atas bidang laut) merupakan sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, dengan Temanggung umpama kota terhampir. Gunung Sindara terdapat berhimpit dengan Argo Sumbing.

Kawah nan disertai jurang dapat ditemukan di sisi barat laut ke kidul jabal, dan yang terbesar disebut Kembang. Sebuah kubah lava kecil menempati puncak gunung berapi. Rekaman letusan Ancala Sindara yang sudah terjadi sebagian segara berjenis ringan sampai sedang (letusan freatik).

23. Dolok Sumbing


Gunung Sempak adalah vulkano nan terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Meleleh setinggi 3.371 meter dari permukaan laut, gunung ini terletak di tiga kabupaten Jawa Paruh, yaitu Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo. Bersama-separas dengan Ancala Sindoro, Gunung Sompek membuat bentang pan-ji-panji gunung kembar, seperti Argo Merapi dan Gunung Merbabu, apabila dilihat dari sebelah Temanggung. Celah antara gunung ini dan Ardi Sindoro dilalui maka dari itu jalan provinsi yang mengikat kota Temanggung dan ii kabupaten Wonosobo. Jalan ini halal dijuluki perumpamaan “”Kledung Pass”. Tak diketahui pasti kapan gunung ini meletus, tetapi di puncaknya terdapat kawah yang masih aktif.

Baca juga:   Berikut Ini Merupakan Keunggulan Plastik Untuk Pengemasan Produk Kecuali

24. Gunung Ungaran


Gunung Ungaran adalah gunung berapi nan terwalak di Pulau Jawa, Indonesia tepatnya di Kabupaten Semarang, Jawa Paruh. Dengan ketinggian 2.050 meter, dolok ini adalah jabal tinggi pertama yang dilihat pengendara berpunca Semarang ke arah selatan, di arah kanan (barat).

25. Gunung Telomayo


Gunung Telomoyo adalah giri yang terwalak di wilayah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang, Jawa Perdua. Gunung ini memiliki ketinggian 1.894 m dpl dan adalah vulkano yang berbentuk strato (kerucut) tetapi belum perpautan tercatat letup. Ia terbantah dari kota-daerah tingkat sekeliling, sama dengan Salatiga, Ambarawa, dan Secang, Magelang. Gunung ini diapit oleh Gunung Merbabu, Gunung Kereta kuda, Bukit Sumbing, dan Gunung Ungaran. Beliau terbentuk berpunca jihat selatan Gunung Soropati yang telah tererosi dan drop sejak Pleistosen. Akibat puing ini, terbimbing cekungan berbentuk U. Gunung Telomoyo unjuk di sebelah selatan depresi ini setimbang 600 m berbunga dasar cekungan.


26. Argo Merbabu


Gunung Merbabu merupakan ardi api nan bertipe Strato (lihat Ancala Berapi) yang terwalak secara geografis sreg 7,5° LS dan 110,4° BT. Secara manajerial gunung ini berada di provinsi Kabupaten Magelang di lereng arah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur dan daksina,Ii kabupaten Salatiga dan Kabupaten Semarang di lereng arah utara, Area Jawa Tengah. Gunung Merbabu dikenal melampaui skenario-naskah hari pra-Islam sebagai Giri Damalung ataupun Gunung Pam(a)rihan. Di lerengnya pertalian terdapat pertapaan terkenal dan pernah disinggahi maka dari itu Bujangga Manik pada abad ke-15. Menurut etimologi, “merbabu” terbit terbit gabungan pembukaan “meru” (gunung) dan “abuk” (bubuk). Nama ini baru unjuk pada catatan-garitan Belanda. Ancala ini pernah meletus pada waktu 1560 dan 1797. Dilaporkan kembali pada waktu 1570 pernah meletus, akan sekadar belum dilakukan konfirmasi dan penelitian lebih jauh. Puncak gunung Merbabu subur pada kebesaran 3.145 meter di atas permukaan air laut.

27. Gunung Merapi


Argo Merapi (keagungan puncak 2.968 m dpl, saban 2006) yakni gunung berapi di bagian perdua Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng arah selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Provinsi Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada n domestik wilayah Kewedanan Jawa Tengah, merupakan Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi paksina dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan pangan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Kewarganegaraan Gunung Merapi sejak tahun 2004. Gunung ini suntuk berbahaya karena menurut catatan bertamadun mengalami erupsi (puncak keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi maka dari itu permukiman nan lewat padat. Sejak masa 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 bisa jadi.[zakar rujukan] Kota Magelang dan Kota Yogyakarta yaitu kota ki akbar terdekat, bercerai di bawah 30 km berpokok puncaknya. Di lerengnya masih terdapat permukiman sampai ketinggian 1700 m dan hanya berjarak empat kilometer dari puncak. Oleh karena tingkat kepentingannya ini, Merapi menjadi salah satu berasal heksa- belas gunung api dunia yang termasuk dalam proyek Vulkano Dekade Ini (Decade Volcanoes).

28. Ardi Muria


Gunung Muria adalah sebuah gunung di provinsi utara Jawa Tengah bagian timur, yang termasuk ke dalam distrik Kabupaten Asli di jihat kidul, di arah barat laut berbatasan dengan Kabupaten Jepara, dan di sisi timur berbatasan dengan Kabupaten Pati.

29. Gunung Lawu


Gunung Lawu (3.265 m) terletak di Pulau Jawa, Indonesia, tepatnya di terpinggirkan Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung Lawu terwalak di antara dua kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pamor gunung ini yaitu gunung api “istirahat” (diperkirakan terahkir meletus plong tanggal 28 November 1885 dan sudah lalu lama tidak aktif, kelihatan dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi. Di lerengnya terdapat kepundan mungil yang masih mengasingkan embun (fumarol) dan belerang (solfatara).

30. Dolok Wilis


Gunung Hijau tua adalah sebuah ardi non-aktif yang terwalak di Pulau Jawa, Wilayah Jawa Timur, Indonesia. Jabal Wilis punya keagungan 2.169 meter diatas permukaan laut (mdpl).

31. Ancala Kelud


Ancala Kelud (sering disalahtuliskan menjadi Kelut dalam bahasa Jawa; internal bahasa Belanda disebut Klut, Cloot, Kloet, atau Kloete) yaitu sebuah gunung berapi di Area Jawa Timur, Indonesia, yang tergolong aktif. Dolok ini berlimpah di perbatasan antara Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang , sangkil-kira 27 km sebelah timur pusat Kota Kediri. Seperti Giri Merapi, Ancala Kelud yakni salah satu dolok berapi paling aktif di Indonesia. Sejak tahun 1000 M, Kelud sudah lalu meletus kian semenjak 30 kelihatannya, dengan letupan terbesar berkekuatan 5 Volcanic Explosivity Index (VEI). Letupan anak bungsu Bukit Kelud terjadi pada tahun 2014.

32. Jabal Butak


Gunung Butak adalah vulkano yang terletak di Malang dan Blitar, Jawa Timur. Gunung ini n kepunyaan ketinggian 2.868 mdpl. Gunung Kawi memiliki kembaran seperti halnya Bukit Arjuno dan Gunung Welirang.

33. Gunung Arjuno


Dolok Arjuno (sesekali dieja Ardi Arjuna) adalah sebuah ardi berapi kerucut (istirahat) di Jawa Timur, Indonesia dengan kemuliaan 3.339 m dpl.

34. Jabal Penanggungan


Dolok Penanggungan (dahulu bernama Gunung Pawitra) (1.653 m dpl) ialah gunung berapi kerucut (istirahat) nan terletak di Jawa Timur, Indonesia. Posisinya berada di dua kabupaten, adalah Kabupaten Mojokerto (sebelah barat) dan Kabupaten Pasuruan (sisi timur), berjarak invalid lebih 55 km pecah Surabaya. Gunung Penanggungan yakni dolok kecil yang berada pada satu kluster dengan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang yang jauh lebih besar.

Baca juga:   Tiga Buah Mesin Fotokopi Mampu Mencetak 420 Lembar Per Menit

35. Argo Semeru


Gunung Semeru maupun Sumeru ialah sebuah ardi berapi kerucut di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Gunung Semeru juga merupakan gunung berapi tertinggi ketiga di Indonesia pasca- Gunung Kerinci di Sumatera dan Ardi Rinjani di Nusa Tenggara Barat[1]. Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloko. Gunung Semeru secara administratif termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Area Jawa Timur. Gunung ini termasuk dalam kawasan Yojana Kewarganegaraan Bromo Tengger Semeru. Semeru mempunyai distrik hutan Dipterokarp Bukit, wana Dipterokarp Atas, alas Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan ardi. Posisi geografis Semeru terletak antara 8°06′ LS dan 112°55′ BT. Lega waktu 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka n kepunyaan kubah dengan mahamulia 3.744,8 m hingga akhir November 1973. Disebelah selatan, kubah ini mendobrak siring kawah menyebabkan arus isi perut bumi mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang.

36. Dolok Lemongan


Ancala Lemongan adalah sebuah argo berapi varietas maar, di Jawa Timur. Ancala ini yaitu episode dari kelompok Pegunungan Iyang. Puncaknya adalah Tarub (1.651 m). Gunung Lemongan tertulis dalam wilayah dua kabupaten, yaitu Lumajang dan Probolinggo. Gunung Lemongan dikelilingi 27 maar yang garis tengahnya berkisar antara 150 dan 700 meter. Beberapa maar mempunyai telaga. Argo Lemongan sekali lagi memiliki 60 puncak. Yang masa ini aktif terletak 650 meter di sebelah barat daya puncak Tarub. Danau, di antaranya Ranu Pakis, Ranu Klakah dan Ranu Bedali, terletak di lereng barat dan timur. Maar yang kering terletak terutama di lereng utara. Lain diketahui letusan maar yang tercatat dalam memori. Gunung Lemongan sempat lampau aktif bermula hari 1799, letupan pertamanya yang tertulis kerumahtanggaan sejarah, sampai penutup abad ke-20.

37. Dolok Lurus


Gunung Lurus adalah gunung berapi kompleks berlokasi di Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini terletak di pantai lor Jawa Timur, termasuk internal kawasan Gunung-gemunung Iyang.

38. Giri Argapura


Argo Argapura (sering dieja Bukit Argopuro) adalah sebuah gunung berapi kompleks nan terletak di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Argapura mempunyai ketinggian selaras 3.088 meter. Jabal Argapura ialah wadah jabal berapi yang waktu ini sudah tidak aktif lagi. Jabal ini tertera fragmen bermula Pegunungan Iyang, sehingga kompleks ini gelojoh disebut Iyang-Argapura. Kompleks Iyang-Argapura merupakan mania bukit berapi raksasa nan mendominasi beber alam antara Gunung Raung dan Giri Lemongan di Jawa Timur, Indonesia. Di kegandrungan ini terdapat untaian tong sedalam 1.000 m. unung Argapura yaitu puncak termulia dari Pegunungan Iyang serta berada pada posisi di antara Jabal Semeru dan Jabal Mengerang. Ada beberapa puncak yang dimiliki oleh gunung ini. Puncak nan terkenal bernama Puncak Rengganis / Sulfur (topografichen Dienst 1928). Sedangkan puncak tertingginya bakir puas jarak ± 200 m di arah selatan puncak Rengganis.

39. Gunung Mengaung


Gunung Menderam (puncak tertinggi: 3.344 m dpl) adalah gunung berapi kerucut nan terdapat di ujung timur Pulau Jawa, Indonesia. Secara administratif, area argo ini termasuk intern wilayah tiga kabupaten di wilayah Besuki, Jawa Timur, adalah Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember. Secara geografis, lokasi giri ini bakir n domestik kawasan mania Pegunungan Ijen dan menjadi puncak teratas dari gugusan rangkaian gunung tersebut. Dihitung bermula tutul tertinggi, Bukit Raung merupakan gunung teratas kedua di Jawa Timur setelah Bukit Semeru, serta menjadi yang termulia keempat di Pulau Jawa. Kaldera Gunung Raung lagi yaitu kaldera gersang yang terbesar di Pulau Jawa dan terbesar kedua di Indonesia setelah Dolok Tambora di Nusa Tenggara Barat[1]. Terdapat catur bintik puncak, yakni Puncak Duaja, Puncak 17, Puncak Tusuk Persneling, dan, nan tertinggi, Puncak Sejati (3.344 m)

40. Jabal Ijen


Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi aktif yang terdapat di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia. Bukit ini n kepunyaan ketinggian 2.443 m dan sudah beberapa kelihatannya meletus. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1999. Salah satu fenomena alam yang minimal tenar berusul Dolok Ijen adalah kawah yang terletak di puncaknya.

41. Gunung Baluran


Gunung Baluran adalah sebuah dolok di Jawa Timur, Indonesia. Gunung Baluran berketinggian 1.247 meter di atas satah laut. Gunung ini secara manajerial tersurat dalam wilayah Kabupaten Situbondo. Giri ini merupakan gunung minimal timur di Pulau Jawa dan subur di dalam kawasan Cagar alam Baluran.


Tipe-Jenis Gunung api yang ada di Pulau Jawa


















Seismisitas Pulau Jawa





Bentuk Koordinat episentrum-episentrum gempa di sekujur pulau Jawa hingga 2007 TU.

Nampak dua lokasi di zona subduksi yang telah melepaskan gempa besar dan tsunaminya. Per di sebelah timur (sumber gempa besar Banyuwangi 1994) dan sebelah barat (sumber gempa Pangandaran 2006). Nampak pula dua lokasi musykil gempa (ditandai garis putus-putus), per di selatan Jawa Barat dan selatan Jawa Perdua (ditandai sebagai seismic gap). Dua lokasi tersebut diprediksi bagi menjadi sumber gempa lautan dan tsunami mendatang. Sendang: Natawidjaja, 2007.


Teks :

1. Megatrust. (2014, 26 Desember). Menuju Kebumen Prayitna Tsunami. Diakses lega tanggal 30 Oktober 2015, bermula https://ekliptika.wordpress.com/tag/megathrust/.


2. Mualmaul. (2009, 7 Oktober). Ki kenangan Ilmu bumi Zona Pegunungan Daksina Jawa Timur. Diakses pada tanggal 26 Oktober 2015, dari https://wingmanarrows.wordpress.com/2009/10/07/rekaman-geologi-zona-pegunungan-selatan-jawa-timur/

Peta Persebaran Gunung Api Di Indonesia

Source: https://mahasiswa.ung.ac.id/451413017/home/2015/11/3/persebaran-gunung-api-di-pulau-jawa.html