Tajwid Qs Luqman Ayat 13 14

By | 10 Agustus 2022

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Bagaimana pemberitaan lawan semua? Semoga semua senantiasa menyepakati karunia dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Sehat dan tidak terbatas berpunca sesuatu apa pun. Meributkan resan bacaan Al-Quran itu berharga. Kali ini kita ingin bahas analisis
aturan tajwid Surat Luqman ayat 13-14 lengkap dengan klarifikasi ataupun alasannya adalah serta latin terjemah dan artinya. Dengan mempelajari aturan tajwidnya secara rinci maka kita akan terbantu nantinya tatkala mau mendaras ayat tersebut.

Tentu namun kita ingin mengaji Al-Alquran secara benar ataupun tartil. Khususnya pada ayat ini dan pada ayat yang tidak secara biasa . Tulisan perihal kajian tajwid seperti ini sungguh berguna  untuk para santri dan pelajar yang medium berguru. Sebetulnya tidak saja bagi santri serta peserta saja. Mereka yang sudah bukan koteng yang berstatus umpama murid maupun sekali lagi santri juga amat membutuhkan ilmu tajwid ini. Kiranya analisis tajwid ini banyak memberi fungsi. Baiklah, silakan teman-teman pribadi menyimak Kopi Luqman ayat 13-14 berikut ini:

Hukum Tajwid Surat Luqman Ayat 13-14

Penjelasan pecah nomor di bawah ayat 13-14 Kopi Luqman di atas yakni :

1. وَاِذْقَا
= Mad orisinil atau mad thabi’i alasannya huruf qaf berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya enggak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Pendirian membacanya tangga 2 harakat.

2. لُقْمٰنَ = Qalqalah sughra alasannya adalah huruf qalqalah qaf’ disukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

3. لُقْمٰنَ = Mad orisinil atau mad thabi’i karena karakter mim berharakat fathah bertarung alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Pendirian membacanya panjang 2 harakat.

4. لِا
بْنِه = Qalqalah sughra alasannya karakter qalqalah ba’ disukun dan posisinya di perdua kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

5. لِا بْنِه
= Mad shilah qashirah karena fiil ha (pronomina)  berjumpa dengan aksara selain hamzah. Cara membacanya pangkat 2 harakat.

6. يَعِظُه
= Mad shilah qashirah alasannya yakni fonem ha (kata saling) berjumpa dengan aksara selain hamzah. Mandu membacanya panjang 2 harakat.

7.
يٰبُنَيَّ  = Mad orisinil ataupun mad thabi’i alasannya huruf ya berharakat fathah berjumpa alif dan setelahnya tak berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya jenjang 2 harakat.

Baca juga:   Hewan Yang Bergerak Dengan Tulang Dan Otot Yang Kuat Yaitu

8.
لَا تُشْرِكْ = Mad asli atau mad thabi’i alasannya karakter lam berharakat fathah berjumpa alif dan setelahnya lain bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

9. بِا
للهِ۫
= Tarqiq alasannya lafaz Halikuljabbar didahului oleh karakter hijaiyah ba berharakat kasrah. Cara membacanya tipis.

10. اِنَّ
= Ghunnah sebab nun bertasydid. Kaidah membacanya dengung dengan ditahan hingga 3 harakat.

11.
الشِّرْكَ = Alif lam syamsiyah sebab huruf alif lam berjumpa aksara syamsiyah syin. Dibaca idgham (masuk ke leter syin).

12. لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ = Idzhar karena abjad mim berharakat dhammah tanwin berjumpa lambang bunyi ‘ain. Dibaca seri.

13. عَظِيْمٌ = Mad arid lissukun alasannya merupakan aksara mad jatuh sebelum aksara nan diwaqaf. Huruf mim dalam peristiwa ini nan diwaqaf. Mandu membacanya panjang 2 sampai 6 harakat.

14. وَصَّيْنَا = Mad layn atau mad tali tap alasannya ialah karakter ya’ sukun didahului oleh abjad shad berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

15. الْاِنْسَانَ = Ikhfa karena karakter nun sukun bertemu lambang bunyi sin. Cara membacanya kurang jelas dengan dengung dan ditahan 3 harakat.

16. الْاِنْسَانَ = Mad asli ataupun mad thabi’i alasannya adalah huruf sin berharakat fathah berjumpa alif dan setelahnya lain bersabung hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya strata 2 harakat.

17. بِوَالِدَيْهِ = Mad bersih atau mad thabi’i sebab aksara wau berharakat fathah berbenturan alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Pendirian membacanya panjang 2 harakat.

18. بِوَالِدَيْهِ = Mad layn maupun mad lin alasannya huruf ya’ sukun didahului oleh fiil shad berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat. Akan doang kalau kita mewaqafkannya lega pasca- aksara ini maka panjangnya menjadi 6 harakat.

19. اُمُّه = Ghunnah karena abjad mim bertasydid. Prinsip membacanya dengung dengan ditahan sampai 3 harakat.

20. اُمُّه
= Mad shilah qashirah alasannya adalah aksara ha (kata ganti) berdapat huruf selain hamzah. Cara membacanya tangga 2 harakat.

Baca juga:   Agar Siswa Mengerti Tentang Anatomi Tubuh Manusia Maka Diperlukan Gambar

21.وَهْنًا عَلىٰ = Idzhar alasannya adalah huruf nun berharakat dhammah tanwin bertemu karakter ‘ain. Dibaca secara terperinci.

22. عَلىٰ
= Mad orisinil atau mad thabi’i sebab huruf lam berharakat fathah bersabung alif dan setelahnya tidak bertumbuk hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

23. وَهْنٍ وَّ
= Idgham bighunnah karena aksara nun berharakat kasrah tanwin berjumpa huruf wau. Dibaca masuk dengan dengung dan ditahan sampai 3 harakat.

24. وَّفِصٰلُه = Mad lugu maupun mad thabi’i alasannya karakter shad berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya bukan berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Prinsip membacanya panjang 2 harakat.

25. وَّفِصٰلُه
= Mad shilah qashirah sebab huruf ha (kata ganti) bertemu dengan aksara selain hamzah. Dalam kejadian ini bertemu aksara fa’. Cara membacanya janjang 2 harakat.

26.
فِيْ
= Mad orisinil alias mad thabi’i karena karakter fa’ berharakat kasrah berlawan ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya tahapan 2 harakat.

27.
عَا
مَيْنِ = Mad ikhlas alias mad thabi’i alasannya yakni karakter ‘alat penglihatan berharakat fathah berjumpa alif dan setelahnya tidak beradu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Pendirian membacanya janjang 2 harakat.

28. عَا
مَيْنِ = Mad layn atau mad tali tap sebab abjad ya’ sukun didahului makanya lambang bunyi mim berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

29. اَنِ اشْكُرْلِيْ
= Mad salih atau mad thabi’i alasannya abjad lam berharakat kasrah berjumpa ya sukun dan setelahnya enggak berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

30. وَلِوَالِدَيْكَ۫ = Mad kudus atau mad thabi’i karena karakter wau berharakat fathah berjumpa alif dan setelahnya tidak berlanggar hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Kaidah membacanya tahapan 2 harakat.

31. وَلِوَالِدَيْكَ۫ = Mad layn atau mad lin karena huruf ya’ sukun didahului oleh huruf daal berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat. Akan tetapi kalau kita mewaqafkannya pada setelah aksara ini maka panjangnya menjadi 6 harakat.

Baca juga:   Jelaskan Cara Mengubah Satuan Panjang Dari Satuan

32.
الْمَصِيْرُ = Alif lam qamariyah karena aksara alif lam bertemu karakter mim. Dibaca terang.

33. الْمَصِيْرُ = Mad arid lissukun alasannya adalah huruf mad jatuh sebelum kepribadian yang diwaqaf. Leter mim di sini nan diwaqaf. Cara membacanya jenjang 2 sebatas 6 harakat.

Teman-sobat yang berbahagia, dari penjelasan aturan tajwid di atas maka kita boleh mengetahui bahwa di dalam surat Luqman ayat 13-14 ini aneka variasi hukum-resan tajwidnya. Dimana jikalau kita merincinya maka diperoleh rincian selaku berikut:

  • Mad orisinil atau mad thabi’i ada 12
  • Qalqalah sughra terserah 2
  • Mad shilah qashirah cak semau 4
  • Tarqiq ada 1
  • Ghunnah terserah 2
  • Alif lam syamsiyah terserah 1
  • Idzhar ada 2
  • Mad arid lissukun cak semau 2
  • Mad layn atau mad lin ada 4
  • Ikhfa cak semau 1
  • Idgham bighunnah cak semau 1
  • Alif lam qamariyah ada 1

Latin berpunca Surat Luqman Ayat 13-14 yaitu

Ayat 13 :

WA IDZ QAALA LUQMAANA LIB NIHII WA YA ‘IZHUHUU YAA BUNAYYA LAA TUSYRIK BILLAHI, INNASY SYIRKA LZHULMUN ‘AZHIIM.

Ayat 14 :

WA WASHAINAL INSAANA BI WAA LIDAIIHI, HAMALATHU UMMUHUU WAHNAN ‘ALAA WAHNIWWA FISHAALUHUU FII ‘AA MAINI ANISYKURLII WA LIWAALI DAIIKA, ILAY YAL MASHIIR.

Kemudian untuk terjemah maupun artinya adalah :

13. dan (ingatlah) saat Luqman bersuara terhadap anaknya, di hari beliau memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kau mempersekutukan Sang pencipta, Sesungguhnya mempersekutukan (Yang mahakuasa) merupakan sungguh-betapa keganasan yang besar”.
14. dan Kami perintahkan terhadap manusia (berbuat baik) kepada dua khalayak ibu-bapaknya; ibunya sudah lalu mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua periode. Bersyukurlah kepadaku dan terhadap dua orang ibu bapakmu, cuma terhadap-Kulah kembalimu.

Pasca- kita menganalisis tajwidnya, tentu kita akan kian merasa gampang kerumahtanggaan membaca kitab suci Al-Alquran ini. Rutin melaksanakan tadarus Al-Alquran hendaknya boleh menjadi bab gaya jiwa kita. Sebagai adendum info buat musuh-sahabat seluruhnya. Dokumen Luqman ini adalah surat nan ke-31 di privat Al-Quran. Semoga postingan ini berguna bagi para pembaca simultan. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Tajwid Qs Luqman Ayat 13 14

Source: https://wargamasyarakat.org/hukum-tajwid-surat-luqman-ayat-13-14-lengkap-latin-penjelasan-dan-artinya/