Tari Merak Diiringi Seperangkat Alat Musik

By | 13 Agustus 2022

Tari Merak Diiringi Seperangkat Alat Musik.


Alas kata PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang,

mari Kita

panjatkan khidmat dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan karunia, hadiah, dan inayah-Nya sehingga kertas kerja ini bisa tersusun hingga selesai . Bukan lalai Saya juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.







Dan intensi Saya semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bikin sidang pembaca. Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menggunung isi makalah sebaiknya menjadi lebih baik lagi.






Karena keterbatasan maklumat maupun camar duka Saya, Saya yakin masih banyak kekurangan dalam kertas kerja ini. Oleh karena itu Saya dulu mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi keutuhan makalah ini.


DAFTAR ISI


Kata sambutan


……………………………………………………………………………………….. i


DAFTAR ISI


……………………………………………………………………………………………………. ii


BAB I
PENDAHULUAN


………………………………………………………………………
I-1



I.1 Latar Pantat ………………………………………………………………………. I-1



I.2 Rumusan Masalah ………………………………………………………………….. I-1



I.3 Tujuan Penulisan ……………………………………………………………………. I-2



I.4 Manfaat Penulisan ………………………………………………………………….. I-2


Bab II
PEMBAHASAN



…………………………………………………………………………
II-1



2.1 Pengertian Tari Merak ……………………………………………………………. II-1



2.2 Sejarah Tari Merak ………………………………………………………………… II-2



2.3 Varietas-jenis Persuasi Tari Merak ………………………………………………. II-3



2.4 Perkembangan Tari Merak ……………………………………………………… II-4



2.5 Struktur Iringan Tari Merak ……………………………………………………. II-5


Portal III
Penutup



…………………………………………………………………………………
III-1



3.1 Deduksi ………………………………………………………………………….. III-1



3.2 Saran …………………………………………………………………………………… III-1


DAFTAR PUSTAKA


……………………………………………………………………………………… iii


BAB I


PENDAHULUAN

Dalam makalah ini, selain karena tugas yang diberikan oleh Dosen mata kuliah Dasar Karawitan Tari, juga karena Saya berambisi dengan pembuatan referat ini Saya tetap bisa menjaga dan melestarikan tamadun yang cak semau di Indonesia pada lazimnya, terutama dalam hal ini adalah kebudayaan tentang seni tari, serta ingin memopulerkan seni Tari Merak pada semua orang berusul daerah atau wilayah nan berlainan. Terlebih lagi sekarang banyak negara enggak nan menyepakati kultur Indonesia bagaikan peradaban mereka sendiri. Selain itu, pada era kesejagatan ini banyak para pemuda kita yang kian mengagungkan/menyukai budaya-budaya Barat daripada kebudayaan mereka sendiri. Lakukan itu, dengan pembuatan makalah ini boleh menggugah pribadi para jejaka Indonesia kerjakan lebih memanjakan kebudayaan mereka koteng. Estetika (keindahan) dan amanat atau kisah nan disampaikan n domestik gerakan tari juga menjadi salah satu pertimbangan utama kerumahtanggaan pembuatan referat ini. Karena seperti tari-tari di daerah bukan, Tari Merak umumnya diangkat berbunga sebuah narasi yang punya amanat-amanat yang berfaedah bikin para penikmatnya.

Banyak hal yang terbiasa diketahui dan dipahami oleh semua mahasiswa bagi mencerna dan memahami seni tari yang terserah di Indonesia. Agar terarah dalam penulisan kertas kerja ini, penulis menciptakan menjadikan rumusan masalah seumpama berikut:


1.


Segala pengertian seni Tari Merak?


2.


Jelaskan ki kenangan Tari Merak!


3.


Sebutkan gerak-gerak dalam Tari Merak!


4.


Bagaimana jalan seni Tari Merak nan suka-suka di Indonesia?


5.


Paparkan struktur iringan Tari Merak!

Tujuan penting Saya menulis makalah ini merupakan untuk mendapatkan nilai yang memuaskan. Diluar itu, makalah ini ditulis karena Saya ingin mengingatkan kepada para pembaca bahwa seperti itu banyaknya keunikan-keunikan kesenian di Indonesia sebagai halnya seni tari ini yang harus cinta kita pelajari, lestarikan, dan kita kembangkan agar kesenian itu lain hilang begitu saja.

Baca juga:   We Know From the Text That

Melalui karya tulis ini, Saya boleh mengacapi sebuah pemikiran yang berhubungan dengan karya seni, terutama seni tari intern buram garitan, sehingga orang lain dapat membacanya.

Diharapkan karya catat ini terlampau berguna bagi orang lain bakal menambah wawasannya terhadap kesenian yang ada di Nusantara, sehingga makalh ini menjadi sarana belajar khususnya buat Saya dan umunya bagi orang tidak.


Gapura II


PEMBAHASAN

2.1 Signifikansi TARI MERAK

Tari Merak merupakan ajojing kreasi mentah berbunga wilayah Pasundan, Jawa Barat. Tarian ini diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri, seorang koreografer tari Sunda pada masa 1950-an. Pada tahun 1965, dansa ini juga diperkenalkan dengan kreasi gerak mentah oleh Irawati Urban, seorang wanita pecinta seni tari yang berasal dari daerah Bandung, Jawa Barat. Di provinsi Pasundan, tari Merak seringkali dimainkan saat menyandang keberadaan tamu kehormatan dalam sebuah acara. Dalam sebuah pesta pernikahan kebiasaan Sunda, Tari Merak seringkali menjadi tari menyambut kesanggupan kemantin lanang yang hendak berjalan merentang pelaminan.








Intern sebuah pertunjukan, tari Merak umumnya dimainkan oleh sendiri atau beberapa orang peronggeng wanita. Ketika pertunjukan, mereka mengalungkan seragam yang penuh rona, sama dengan ahmar, kuning, serta bau kencur. Konon, warna itu menggambarkan pesona warna dari zakar merak.






Lakukan membukit kesan menarik, mereka juga menyarungkan sampur yang warnanya senapas dengan kostum penari. Selendang itu terjerat pada pinggang penari Merak. Momen dibentangkan, syal itu tampak seperti sepasang sayap berpunca seekor zakar


Merak. Lain perkariban terlewatkan, penari Merak kembali menggunakan mahkota yang ki berbahagia replika kepala ceceh merak.








Dengan diiringi seperanggu peranti musik gamelan Sunda, pertunjukan tari Merak dimulai. Gerakan lemah gemulai berpokok sang penari Merak menjadi ciri spesifik idiosinkratis berpunca pertunjukan tari Merak. Adakalanya, mereka menyampaikan kampanye layaknya seekor penis yang sedang melompat. Gerakan tari Merak semakin terkesan mempesona saat penayub Merak menari serempak menghampar sepasang sayap yang munjung warna.








Bersumber awal hingga pertunjukan itu usai, penari Merak memainkan gerak yang menggambarkan keanggunan, kegantengan serta keterampilan seekor burung Merak. Menurut ceritanya, keseluruhan gerak dalam pementasan tari Merak ini menggambarkan seekor merak jantan yang berusaha mengganjur hati si merak betina.

2.2 SEJARAH TARI MERAK




Tari Merak yakni tarian tradisional yang berasal bersumber daerah Jawa barat, makna pecah disko merak ini terdapat pada gerakannya yang tulus dan gembira. Sehingga tarian merak ini buruk perut digunakan laksana dansa ufti bagi peziarah atau menyambut pengantin maskulin untuk condong pelaminan. Tari Merak yakni joget populer di daerah jawa dan merupakan tarian kreasi baru dari Tanah Pasundan, yang diciptakan maka itu Raden Tjetjep Somantri pada hari 1950-an, walaupun tarian ini dibawakan oleh penari wanita, cuma sebenarnya tarian ini mengambarkan tingkah laku merak jantan dalam menebatkan pesonanya kepada merak betina, dalam disko ini digambarkan bagaimana manuver merak kesatria kerjakan mengganjur perhatian merak betina dengan memamerkan bulu ekornya yang indah dan panjang. N domestik usahanya menarik merak betina, sang nekat akan menampilkan pesona terbaik yang ada pada dirinya sampai mewujudkan si lebah ratulebah terbawa dan berlangsung hingga perkawinan.

Baca juga:   Optical Fiber Fusion Splice Adalah Alat Yang Digunakan Untuk

2.3 Varietas-Variasi GERAKAN TARI MERAK


Bagian Atasan:

  • ·
    Galieur

Galieur adalah kampanye memutar kepala



  • Gilek

Gilek adalah propaganda mengayun-ayunkan superior ke kanan dan ke kiri


Bagian Tangan:

  • ·
    Ukel

Ukel adalah gerakan memutarkan tangan

  • ·
    Selut

Selut yakni gerakan tangan kanan dan kiri nan digerakan ke depan atau ke atas secara bergantian

  • ·
    Tepak Pundak

Tepak Pundak adalah manuver tangan yang keplak-nepuk bahu, baik itu satu tangan atau dua tangan dan lebih lagi dua tangan ubah bergantian

  • ·
    Capang

Capang merupakan persuasi tangan yang membengkokan pelecok satu tangan

  • ·







    Nyawang

Nyawang merupakan gerakan tangan yang menandakan bahwa semenjana mengaram keadaan yang jauh

  • ·
    Lontang Kidal/Kanan

Lontang adalah gerakan tangan yang menggunakan dua tangan dan digerakan saling cak keramik


Fragmen Kaki:

  • ·

    Duduk Deku

Duduk Deku adalah melipat dua kaki ke kerumahtanggaan

  • ·

    Seser

Jala adalah gerakan kaki yang beringsut ke arah kanan dan kiri

  • ·

    Sirig

Sirig adalah manuver kaki nan menggoyang-goyangkan kedua kaki secara bersamaan


Penggalan Gabungan:

  • ·

    Mincid

Mincid adalah propaganda jalinan pengarah, tangan, dan kaki yang digerakan secara bersamaan belaka tangan dan kaki berbeda, yaitu tangan kanan berpasangan dengan kaki kiri, begitupun sebaliknya




2.4 Perkembangan TARI MERAK



Perkembangan zaman membuat Tari Merak senggang ditinggalkan pemadat. Belaka, tangan tawar rasa Irawati Durban kembali mempopulerkan ajojing ini privat seni pertunjukan. Sira mengubah Tari Merak engan tata persuasi dan kostum yang baru. Penemuan bernama Tari Merak Pusbitari inilah yang banyak dipertunjukan saat ini.



Irawati yakni keseleo seorang pelajar Tjetje Somantri, Sarjana seni rupa Institut Teknologi Bandung ini banyak menimba ilmu tarian puas sejumlah maestro. Antara lain dalang topeng, Sujana (1971); artis tari Garut, Nugraha Sudireja (1973); dan pengajar tari di Berkeley, AS, Martati Harnanto (1974).





Irawati menciptakan Tari Merak Pusbitari puas perian 1965. Berbeda dengan cikal bakalnya, tari merak ini kian dinamis.aksi tari lebih menggambarkan kecekatan merak kosen nan berlenggak-cak berlenggaklenggok memamerkan bulu ekornya. Tari merak ii khas dengan aksi kaki ”mincid”, berputar membentuk lingkaran sembari tangan mengembangkan selendang.




Imaji ekor merak yang terkembang hadir saat penari membentangkan selendang yang terlilit di pinggang. Selendang berbahan tipis melambai ini berhias motif payet berwarna-warni. Watak merak janta
yang mempersolek juga tergambar dari mahkota replika pejabat merak dan kemben berwarna baru keemasan.



Demi mendapatkan rupa kalam merak nan patut, Irawati menjujut pelukis realis Barli Sasmitawinata bagi merancang seragam lengkap dengan atributnya. Ide ini kemudian diwujudkan menjadi rok yang imajinatif dan atraktif oleh Kusumah. Baju tari ini terus-menerus dikembangkan demi mengimak pertukaran selera zaman.

Baca juga:   Ekoregion Yang Rawan Gempa Bumi Dan Tsunami Adalah




2.5 STRUKTUR IRINGAN TARI MERAK



Tari Merak diiringi dengan menggunakan gamelan laras pelog, dengan tambahan molekul perabot musik lain sama dengan suling. Menggunakan lagu catrik yang mempunyai embat sawilet (satu wilet).

“TARI MERAK”





NG


Tataran Saron:



4
2
3
5
3
4
5








4


1


4


2












4


1








4


5









Ideal Nekara Catrik (sawilet):



Slentem

4

1
4

2




4

1
4

5

Saron I1
1
3
12
2
4
2



1
1
3
15
5
3
5

Saron II
02
04
02
103
05
03
2



02
04
02
104
02
04
5

Peking
12
14
32
123
25
43
2



12
14
32
154
52
34
5

Demung
12
03
32
0123
04
43
02










12
03
32
0154
03
34
05

Kenong



1


2






1


5

Bonang
1/1

1/1
2/2

2/2



1/1

1/1
5/5

5/5

Rincik             01/1


01/1


01/1


     01/1


                     02/2


02/2


      02/2


02/2



01/1


01/1


01/1


01/1


05/5


05/5


05/5


05/5

Goong

K


K





K

K
K

G









Pola Tabuh Catrik (kering)

Slentem

4

2
4

2




4

5
4

5

Saron I2
2
4
22
2
4
2



5
5
3
55
5
3
5

Saron II
03
05
03
203
05
03
2



04
02
04
504
02
04
5

Peking
2
4
3
22
4
3
2



5
3
4
55
3
4
5

Demung
2
4
2
2
4
2



5
4
5
5
4
5

Kenong



2


2






5


5

Bonang          2/2


      2/2


        2/2


      2/2





  2/2


    2/2


      2/2       2/2


                       5/5


      5/5


       5/5


       5/5


                        5/5


       5/5


      5/5       5/5

Rincik02/2



02/2

02/2


                      02/2


02/2     02/2


                      05/5


        05/5


05/5


                      05/5


       05/5


     05/5

Goong

K


K





K

K
K

G


Bab III


Penghabisan

3.1 KESIMPULAN

Dari pembahasan di atas dapat ditarik sejumlah penali, bahwa:


1.


Seni Tari merupakan riuk satu rajah seni gerak


2.


Tari Merak ialah tari kreasi baru dari provinsi Pasundan, Jawa Barat


3.


Tari Merak diiringi dengan menggunakan gamelan laras pelog, dengan adendum elemen alat musik lain seperti mana bangsi. Menggunakan lagu catrik nan memiliki embat sawilet (suatu wilet)

3.2

SARAN


Saran yang boleh Saya sampaikan adalah:


1.


Kita harus bertambah memperdalam wawasan tentang budaya yang ada di Indonesia, salah satunya adalah seni tari


2.


Timbrung menjaga dan melestarikan tamadun itu melampaui segala apa bentuk kegiatan yang dapat memajukan kebudayaan tersebut


3.


Bertambah dapat menghargai kebudayaan bangsa sendiri

Tari Merak Diiringi Seperangkat Alat Musik

Source: http://iralistiawan.blogspot.com/2018/12/katapengantar-dengan-menyebut-nama.html