Tokoh Yang Mengemukakan Teori Tempat Sentral Adalah

By | 12 Agustus 2022

Tokoh Yang Mengemukakan Teori Tempat Sentral Adalah.

Bermula Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Teori Wadah Sentral

merupakan sebuah teori yang dikemukakan maka dari itu seorang juru geografi dan ekonomi sumber akar Jerman, Walter Christaller, pada masa 1933.[1]

[2]

Teori ini berusaha bagi menggambarkan suatu peristiwa dimana sebuah daerah boleh menjadi sebuah “muslihat” atau “sentral” nan gandeng serta memasrahkan dampak bagi pemukiman atau kota-kota disekitarnya, sehingga, wilayah “pusat” atau “anak kunci” tersebut menjadi pusat kegiatan menyediakan berbagai varietas produk ataupun jasa bagi pemukiman atau kota-kota disekitarnya.[2]

[3]

Selain itu, teori ini sekali lagi mengklarifikasi fungsi dari bervariasi panggung di seputar pemukiman, misalnya desa dan daerah tingkat.[1]

Teori ini berkiblat pada lokasi suatu wilayah, dengan berberapa kondisi tertentu.

Kondisi



[sunting

|
sunting sumber]



Teori ini memiliki berberapa situasi nan terlazim menjadi catatan:[2]

[4]

  • Teori ini dapat digunakan di wilayah atau suatu pemukiman yang memilki topografi datar.
  • Teori ini mengasumsikan bahwa setiap individu yang terwalak di satu daerah memilki aspek yang setimpal, baik berpokok segi selera maupun pendapatan.
  • Teori ini mengasumsikan bahwa setiap basyar akan membeli barang kebutuhannya di medan terdekat bersumber asalnya.
  • Teori ini dapat digunakan sekiranya pasar yang terletak dalam satu distrik adalah pasar persaingan komplet, dimana aplikasi dan ijab satu barang alias jasa punya adat yang menumpu dominan intern penentuan harga di pasar persaingan arketipe.

Konsep



[sunting

|
sunting sumber]



Terwalak dua hal yang menjadi bawah berpokok konsep ini:[2]

  • Jarak (Range)

Jarak yakni sebuah konsep dimana terdapat jarak maksimum buat seseorang untuk mendapatkan komoditas atau jasa nan dibutuhkan. N tempatan syaratnya, hal ini boleh terjadi jika setiap khalayak n kepunyaan setiap aspek yang seimbang, menginjak berpokok segi selera, alias pendapatan.

Baca juga:   Di Bawah Ini Termasuk Alat Komunikasi Masa Lalu Kecuali

  • Muara sempadan (Threshold)

Ambang perenggan yakni sebuah konsep nan mana diperlukan jumlah penduduk paling kecil tertentu cak bagi bisa membentuk komoditas ataupun sebuah jasa.

Pendirian



[sunting

|
sunting mata air]



Teori ini menyodorkan pendirian nan disebut hierarki. Digambarkan dalam tulang beragangan heksagonal, terdapat tiga tangga nan ada di intern teori ini. K=3, K=4, dan K=7.[2]

[4]



K=3[2]

[4]





[sunting

|
sunting sumber]



Prinsip ini merupakan prinsip dimana satu pokok ii kabupaten, meladeni 1/3 pecah kota-kota yang ada disekitarnya, sehingga boleh dirumuskan,

6(1/3) + 1= 3, sehingga K=3

Cara ini disebut dengan “kaidah pasar optimum”. Transportasi tak boleh melanggar kaidah ini karena adanya keterbatasan ataupun tak adanya jalan bagi transportasi.



K=4[2]

[4]





[sunting

|
sunting sendang]



Kaidah ini ialah mandu dimana suatu pusat ii kabupaten, menghidangkan 1/2 berasal ii kabupaten-daerah tingkat yang terserah disekitarnya, sehingga dapat dirumuskan,

6(1/2) + 1= 4, sehingga K=4

Prinsip ini disebut dengan “mandu tinggal lintas optimum”. Transportasi berperan di dalam prinsip ini, sehingga daerah nan bisa dijangkau menjadi lebih luas. Sudah terwalak jalan untuk transportasi, menjadikan efisiensi kerumahtanggaan distribusi produk maupun jasa semakin tinggi.





K=7

[2]

[4]





[sunting

|
sunting sumur]



Prinsip ini ialah kaidah dimana satu pusat kota dapat melayani seluruh penggalan kota-daerah tingkat yang ada disekitarnya, sehingga dapat dirumuskan,

6(1) + 1= 7, sehingga K=7

Pendirian ini disebut dengan “prinsip eksekutif optimum”, dimana privat mandu ini, boleh disebut bak kota pemerintahan. Mandu ini dapat menjangkau penjatahan dagangan dan jasa ke seluruh daerah tetangganya.

Kronologi



[sunting

|
sunting sendang]



Teori ini dikembangkan oleh August Losch, seorang ekonom berusul Jerman. Dalam perkembangannya, Teori Medan Muslihat ini dikembangkan menjadi “Teori Lokasi Losch” yang tidak hanya cenderung mumbung kepada lokasi, doang juga mempertimbangkan faktor basyar alias penghuni didalamnya, serta biaya angkut (transportasi).[1]

[2]

[4]

Baca juga:   Jumlah Bilangan Kelipatan 12 Antara 100 Dan 300 Adalah

Referensi



[sunting

|
sunting sumber]



  1. ^




    a









    b









    c









    “Central-place theory | economics and geography”.
    Encyclopedia Britannica

    (dalam bahasa Inggris). Diakses sungkap
    2020-08-26

    .








  2. ^




    a









    b









    c









    d









    e









    f









    g









    h









    i









    admin (2020-08-12). “Christaller’s Central Place Theory | Urban Geography & Economics”.
    Planning Tank

    (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2020-08-26

    .










  3. ^







    PEMBANGUNAN BERBASIS Provinsi : Bawah TEORI, KONSEP OPERASIONAL DAN IMPLEMENTASINYA DI SEKTOR Pertanian

    (PDF). Jakarta Daksina: IAARD Press. 2015. hlm. 64. ISBN 9786023440863.








  4. ^




    a









    b









    c









    d









    e









    f









    M. A., Geography; B. A., English and Geography. “Christaller’s Central Place Theory of Urban Geography”.
    ThoughtCo

    (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
    2020-08-26

    .








Tokoh Yang Mengemukakan Teori Tempat Sentral Adalah

Source: https://asriportal.com/tokoh-yang-mengemukakan-teori-tempat-sentral-adalah/